Showing posts with label lippen. Show all posts
Showing posts with label lippen. Show all posts

Friday, 29 April 2022

, , , , ,

Colorkey Soft Matte Lip Cream: Lokal, Murah, Berkualitas

Era lip cream sepertinya emang gak ada akhirnya ya. Gak heran sih, selain kepraktisan dan formulanya yang awet, pilihan warna yang beragam dari berbagai brand yang ada juga menjadi alasan kenapa orang-orang gak bisa move on dari lip cream, termasuk saya! Setiap ada brand baru yang mengeluarkan produk lip cream, saya pasti penasaran buat coba. Meskipun terlihat serupa, tiap brand biasanya punya ciri khas yang bikin lip cream mereka berbeda dari brand lain, entah dari tekstur, staying power, atau yang tadi saya bilang, pilihan warnanya. 

Kali ini, muncul lagi brand lokal yang menarik perhatian saya karena baru aja ngeluarin lip cream, yaitu Colorkey Beauty. Brand ini baru pertama kali saya denger, tapi begitu melihat kemasan produknya yang minimalis, chic, girly ini, jadi penasaran. Colorkey Soft Matte Lip Cream ini hadir dalam 5 warna, yaitu Waffle, Cherry On Top, Pancake, Milkshake, dan Maple.

KEMASAN

Colorkey Soft Matte Lip Cream ini hadir dengan kemasan yang minimalis. Gak terlalu besar, hanya seukuran telunjuk (ya, telunjuk saya), jadi gak ngabisin tempat di pouch make up. Beberapa orang ada yang lebih suka lip cream yang kemasannya panjang karena gak kagok pada saat pengaplikasian lip creamnya. Tapi buat saya gak ada bedanya, tetap nyaman-nyaman saja.

Lalu, seperti yang tadi saya bilang, designnya gak macem-macem. Sederhana dan manis, dominasi warna peach bikin lip cream ini terlihat girly.

KLAIM

Uniknya, produk ini gak dilengkapi dengan informasi klaim produk secara detail. Penjelasannya hanya sebatas transferproof, pigmented, dan long lasting. Umumnya, produk-produk kecantikan mencantumkan key ingridients di bagian kemasannya, sebagai highlight informasi produk. Tapi, untuk produk ini, saya gak tau kandungan utama yang menarik dalam lip cream ini apa. Mungkin saya harus googling satu persatu manfaat dari kandungan yang ada, secara manual.

KANDUNGAN

Isododecane, Trimethylsiloxysilicate, Mica, Silica, Hydrogenated Polydecene, Dimethicone Crosspolymer, Nylon-12, Dimethicone, Disteardimonium Hectorite, Propylene Carbonate, Phenoxyethanol, Tocopherol

TEKSTUR, AROMA, DAN WARNA

Teksturnya kental tapi spreadable. Yang perlu diacungi jempol adalah tekstur yang ringan. Saya juga bingung, teksturnya padahal cream pada umumnya, tapi begitu diaplikasikan, aluuus banget dan ringan di bibir, warnanya langsung menyatu ke bibir. Kalian pasti pernah kan nemu lip cream yang waktu dipakai, jatohnya jadi kayak pakai cat di bibir? Gak nyatu dan keliatan banget ada lapisan di atas bibir. Kalau ini, nggak! Pemakaian 1x oles, sensasinya mirip kaya abis pakai lip tint, lebih berat sedikit lah, sedikit banget. Pemakaian 2x oles, tentu terasa lebih berat tapi tetap nyaman, dan yang jelas, pemakaian 2x oles bisa mengcover warna bibir dengan sempurna.

Aromanya enak, manis seperti kue, tapi gak menyengat. Begitu diaplikasikan juga aromanya menghilang. Jadi gak masalah buat saya yang gak suka wewangian di kosmetik dan skincare.

Seperti yang tadi saya bilang, Colorkey Soft Matte Lip Cream ini hadir dengan 5 warna, yaitu Waffle, Cherry On Top, Pancake, Milkshake, dan Maple. Aku bakal review tiap-tiap warnanya ya!

1. Waffle : Warna bata, yang mungkin banyak orang bilang juga teracota. Warnanya masuk ke semua skintone, natural semi bold. Konsistensinya bagus, sekali poles bisa langsung mengcover bibir.

2. Cherry On Top : Warna merah ala bibirnya Snow White. Kalau shade waffle ada tone orangenya, shade ini ada sedikit tone pinknya yang bikin warna ini bisa masuk juga ke kulit dengan undertone warm.

3. Pancake : Warna paling nude dan paling sheer coverage. Cocok untuk base ombre. Butuh 2x oles untuk mengcover warna bibir saya. Warna ini juga paling tricky saat dipakai, 1x oles gak cukup nutupin garis hitam bibir, 2x oles kok ya rasanya jadi neon. Warna-warna gini emang bermasalah di kulit sawo matang saya, pakai ini harus sambil pakai make up, kalau nggak, bakal aneh di muka kusem saya. 

4. Milkshake : Warna pink fuschia yang cantik banget. Sebenarnya tekstur dan konsistensinya masih di bawah Waffle, tapi saya suka hasilnya di bibir yang bikin bibir pink natural. Tanpa pakai make up wajah, pakai warna ini di bibir aja udah fresh banget.

5. Maple : Kalau Cherry On Top lebih cocok untuk kulit dengan cool under tone, shade Maple ini dibuat khusus pecinta lippen merah dengan undertone warm. Ada hint orange kecoklatan yang bikin warnanya gak terlalu neon ketika diaplikasikan. Ini warna favorit saya.

Untuk ketahanan dari Colorkey Soft Matte Lip Cream ini, tergantung dari apa yang kamu makan dan minum. Kalau lagi puasa, ya 12 jam juga tahan-tahan aja. Tapi kalau makan makanan berminyak, ya luntur sedikit, malah ngeri gak sih kalau gak luntur. Lalu, soal transferproof juga terbukti benar, lip cream ini gak ninggalin noda di tisu atau di tangan ketika saya cium.

KESIMPULAN

+ Produk lokal
+ Harga terjangkau
+ Aroma enak
+ Design minimalis
+ Staying power bagus
+ Bisa mengcover garis hitam di bibir
+ Ringan dipakai
- Minim informasi produk pada kemasan
- Pilihan warna masih terbatas

Yang lebih menarik lagi, dengan semua ulasan positif yang saya bagikan, Colorkey Soft Matte Lip Cream ini dijual dengan harga yang super terjangkau, hanya 59.000 aja. Bahkan kalau kamu beli bundling langsung 5 warnanya sekaligus, harganya hanya 180.000, kalau dihitung satuannya hanya 38.000 aja, ya Tuhan murah banget tolong. Cus yang penasaran dan mau coba, lansung aja cari di shopeenya Colorkey Beauty , dan kalau penasaran sama brand ini dan produk-produk lainnya, intip aja instagramnya Colorkey Beauty, mereka sering share info-info menarik seputar produknya.

Continue reading Colorkey Soft Matte Lip Cream: Lokal, Murah, Berkualitas

Saturday, 13 March 2021

, , , , , ,

REVIEW : Lipghost Bare Nightmare, Lip Creamnya Jurnal Risa

Siapa di sini penonton Jurnal Risa? Dulu saya termasuk orang yang malas banget nonton konten Jurnal Risa, karena durasinya lama buangeeeet. Tapi, karena saya dikelilingi oleh orang-orang yang nonton Jurnal Risa, saya jadi penasaran apa yang bikin mereka betah banget mantengin konten yang durasinya berjam-jam. Ternyata, pertama kali saya nonton Jurnal Risa, saya langsung nonton beberapa episode sekaligus, ternyata emang senagih itu! 

Lipghost Bare Nightmare

Anyway... di sini saya gak akan bahas soal konten youtubenya Jurnal Risa, tapi saya mau bahas tentang project cewek-cewek Jurnal Risa, yaitu Teh Risa, Teh Riri, dan Indy. Jadi, akhir tahun 2020 kemarin, ketiga cewek Jurnal Risa tersebut mengeluarkan sebuah produk baru berupa lip cream, dengan nama Lipghost (mentang-mentang mainnya bareng huntu mulu ya!). Tapi, menurutku ini adalah ide yang brilian dan sesuai dengan karakter mereka. Ada 4 warna yang mereka keluarkan saat itu, yaitu Amethyst (lilac), Bare Nightmare (nude brown), Moonphase (blush pink), dan Phantom Phantasia (striking red) . Sebagai kolektor lippen nude, terang saja pilihan saya jatuh pada Bare Nightmare.

KEMASAN

 Kemasan Lipghost 
Kemasannya lain dari yang lain. Unik dan sesuai dengan image misteri. Bentuknya seperti tongkat sihir dengan warna ungu lilac, warna yang lagi ngehits saat ini. Dengan kemasan yang unik seperti ini, menurut saya punya nilai plus untuk brandnya sendiri. Kalau brand lain punya kemasan yang mirip satu sama lain, lip cream ini akan mudah dikenali meskipun kita hanya melihat sekilas. Minusnya sih karena ini pertama kali saya menggunakan kemasan seperti ini, agak canggung memegang tutupnya yang lancip. Gak menyulitkan saat aplikasi sih, cuma ya agak sedikit berbeda aja rasanya. 

KLAIM

Warna nude-brown dari Bare Nightmare dapat menjadi wadah eksplorasi mu yang membuat mu leluasa untuk mengenakannya dengan sendiri atau mencampurkannya dengan warna lain.

Diformulasikan dengan Olive Oil, UV Protection, dan Paraben-Free, it definitely will protect your lip!

KANDUNGAN

 Kandungan Lipshost 
Hero Ingredients:

1. Olive Oil: Formula ini akan memberi kelembapan pada bibirmu.
2. UV Protection: Formula ini akan menjaga bibirmu dari radiasi sinar ultaviolet
3. Paraben – Free: Produk kami bebas dari bahan pengawet sehingga aman untuk ibu hamil / menyusui

TEKSTUR, AROMA, DAN WARNA

Karena judulnya saja sudah lip cream, teksturnya ya creamy. Tidak ada aroma apapun yang mengganggu. Dan untuk warnanya, bare nightmare ini adalah warna nude-brown, paling pucat di antara warna lainnya. 

Baca Juga : REVIEW : Maybelline Super Stay Matte Ink, 6 Warna Favorit!

HASIL PEMAKAIAN

Ada alasan dibalik mengapa saya memilih Bare Nightmare ini dibanding warna-warna lainnya (selain karena saya pecinta nude ya!). Jawabannya karena warna nude termasuk warna yang sulit untuk cocok di kulit saya. Jadi saya selalu penasaran dan mencari warna nude terbaik yang dapat dipakai di kulit sawo matang saya. Selain itu, warna nude adalah warna yang sudah pasti akan terpakai. Kalaupun terlalu terang, masih bisa diakali dengan dijadikan base ombre atau ditimpa dengan warna lain. Jadi intinya, gak akan rugi!

Coverage Lipghost

Kalau diswatch di tangan, warnanya sesuai dengan yang saya harapkan, nude brown. Tapi, ketika diaplikasikan di bibir, rasanya kok jadi lebih terang dari yang saya bayangkan. Kulit saya yang sawo matang jadinya terlihat kontras dengan warna lip cream ini. Tadinya saya agak sedih, tapi begitu saya pakai make up, kulit lebih flawless, lip cream ini jadi enak dilihat. Jadi, kesimpulan saya, untuk memakai Lipghost Bare Nightmare ini, kamu harus punya kulit yang cerah dan bersih, kalau nggak ya mau gak mau harus pakai make up. Kalau punya kulit dengan permasalahan seperti kulit saya, big pores, bekas jerawat, dan lainnya, warna nude lip cream ini bikin dosa-dosa di kulit mejadi lebih terlihat.

Untuk teksturnya sendiri, saya salut dengan kemampuannya dalam menutupi garis hitam di bibir. Menurut saya, garis hitam bibir saya sangat mencolok, jadi gak mudah mendapatkan produk lippen yang mampu menutupinya. Makanya, kalau ada produk yang mampu menutupinya, berarti produknya punya coverage yang emang luar biasa. Lip cream ini gak bikin kering, tapi ini mungkin karena saya selalu memakai lipbalm sebelum memakai lip cream merk apapun. Karena sepengalaman saya, semua lip cream matte memang punya potensi untuk bikin cepat kering, jadi memakai lipbalm sebelumnya itu adalah kewajiban.

Review Lipghost

Lip cream ini punya staying power yang menurut saya lumayan. Kalau cuma minum air putih aja sih ya gak akan hilang. Tapi ya masa iya seharian cuma minum air putih? Jadi saya coba tes dengan makan bakso dan makanan-makanan yang berminyak. Hasilnya? Bagian pinggirnya sedikit terhapus dan garis hitam di bibir mulai terlihat sedikit demi sedikit. Tapi untuk bibir bagian dalam, masih tetap stay meskipun teksturnya menjadi sedikit cracky

Staying Power Lipghost

Overall, saya gak menyesal punya lip cream ini, tapi belum kepikiran untuk nambah koleksi lainnya, berhubung warna-warna lainnya bukan warna yang biasa saya pakai. Mungkin kalau mereka ngeluarin warna lain yang menarik, gak menutup kemungkinan saya akan coba juga.

KESIMPULAN

+ Packaging unik, lucu
+ Tekstur creamy mudah dibaurkan
+ Coverage oke, menutup garis hitam di bibir
+ Staying power lumayan oke
+ Gak bikin bibir kering selama pakai lipbalm sebelumnya 
+ Mengandung UV protection dan paraben free
+ Cocok untuk jadi base ombre
- Terlalu terang untuk dipakai di kulit sawo matang (harus make up dulu)
- Pilihan warna masih sedikit
- Harganya lumayan pricey 

Harga : 120.000
Nilai : 3/5
 
Disclaimer : Artikel ini ditulis atas pengalaman pribadi penulis, bukan sponsor maupun endorsement
Continue reading REVIEW : Lipghost Bare Nightmare, Lip Creamnya Jurnal Risa

Wednesday, 8 April 2020

, , , , ,

REVIEW : Madame Gie Magnifique Lip Crayon Satin (504, 507, 508), Lippen Seharga Semangkuk Bakso

Udah lama gak mainan sama make up, akhirnya saya tertarik lagi dengan produk make up yang dikeluarin oleh Madame Gie. Madame Gie ini adalah brand lokal kepunyaan Mamanya Gempi, iya Mami Gisel! Brand ini udah lama banget launching dan ngeluarin produk-produk yang terkenal dengan harganya super duper terjangkau dengan kualitas yang bisa dibilang oke. Produk-produknya sangat bervariasi, dari mulai eyeliner, eyeshadow, cushion, blush on, dan berbagai produk lippen yang menurut saya lengkap banget.

 Review Madame Gie Magnifique Lip Crayon Satin

Sebelumnya, saya sempat tertarik untuk beli eyeshadownya. Tapi berhubung saya jarang banget pakai eyeshadow, saya urung beli. Sampai akhirnya, kemarin saya diracun teman sesama beauty blogger, yang bilang kalau lip crayon satin keluaran Madame Gie punya kualitas yang oke dengan harga officialnya 29.900 aja. Tapi, saya beli waktu Madame Gie lagi ngadain diskon gede-gedean, sehingga lipstick ini saya beli hanya dengan 7.300 aja. Huhu.. 7.300 lah, masih mahalan batagor depan rumah saya.

Sebetulnya lip crayon ini ada 2 versinya, yang satin dan yang matte. Tapi, berhubung koleksi lipstick matte saya udah bejibun, jadi saya pilih yang satin aja. Madame Gie Magnifique Lip Crayon Satin ini terdiri dari 8 shades, dari 501 sampai 508. Saya hanya pilih 3 shades yang tampaknya memang jadi favorit banyak orang, yang juga ternyata jadi favorit saya. Penasaran seperti apa kualitas Madame Gie Magnifique Lip Crayon Satin ini? Baca teruuus!

KEMASAN

 Review Madame Gie Magnifique Lip Crayon Satin

Kemasannya ngingetin saya sama lip crayonnya Just Miss dengan kualitas setingkat di atasnya. Dibanding Just Miss, tutup plastiknya Madame Gie lebih tebal yang saya rasa gak akan pecah/retak. Lip crayon ini dipress plastik yang bertuliskan kandungan-kandungannya. Jadi, pastikan kalian baca dulu sebelum melepas plastiknya. Satu hal yang menarik, design tulisan merknya dibuat timbul yang kemungkinan gak akan terhapus ataupun hilang. Tapi, yang bikin sedih adalah, saya gak tau di mana salahnya, tapi 1 dari 3 produk yang saya dapat, isi produknya sudah keluar dari kemasannya dan menempel di tutupnya. Bukan hanya saya, tapi banyak teman-teman yang mendapat produk 'rusak dalam pengiriman' seperti yang saya dapatkan. Mudah-mudahan teman-teman R&D Madame Gie bisa cari solusi untuk masalah ini.

TEKSTUR

Teksturnya veryyyy verryyyy creamy dan buttery. Bakalan effortless pokoknya buat kalian yang punya bibir lembap, tapi untuk yang punya bibir kering seperti saya, harus terima nasib dengan hasil akhir yang agak mengecewakan. Apa coba?

AROMA

Ada sedikit aroma tapi gak terlalu kecium kecuali kamu sengaja mengendus-ngendus produknya.

KANDUNGAN

Sayangnya saya gak ngeuh, keburu buang plastiknya. Nanti, kalau saya udah tau kandungannya apa aja, bakal saya update ya!

KLAIM

Lip Crayon dengan hasil akhir Matte yang nyaman dipakai seharian dengan formula melembabkan sehingga tidak membuat bibir kering. Pengaplikasian lebih presisi dan mudah. 

PILIHAN WARNA DAN HASIL PEMAKAIAN

Seperti yang tadi saya bilang, Madame Gie Magnifique Lip Crayon Satin ini punya 8 shades. Saya pilih 3 warna yang saya anggap warm tone dan netral untuk dipakai sehari-hari, sehingga pilihan jatuh ke no 504, 507, dan 508. Seenggaknya, kalau formulanya kurang oke, saya masih bisa legowo dengan warna-warnanya yang cantik. Menurut saya, 3 warna ini sangat mirip satu sama lain, saking miripnya saya kesulitan untuk mendeskripsikannya melalui kata-kata. Jadi, lebih baik kalian menilai perbedaannya dari foto-foto yang saya cantumkan ya.

 Review Madame Gie Magnifique Lip Crayon Satin

Saat pertama diaplikasikan, tekstur dari Madame Gie Magnifique Lip Crayon Satin ini sangat creamy. Saking creamynya, begitu saya swatch di tangan, saya dapat dengan mudah menghapusnya dengan tissue, tanpa make up remover. Tapi agak berbeda ketika saya apply di bibir, gak secreamy dan sepigmented seperti sebelumnya. Dugaan saya sih karena tekstur bibir saya yang kurang lembap sehingga membuat pengaplikasian lip crayon ini jadi terasa seret.

 Review Madame Gie Magnifique Lip Crayon Satin

Hal pertama yang saya kurang suka dari produk ini adalah teksturnya yang mudah menggumpal saat diaplikasikan di bibir. Mungkin juga ini akibat bibir saya yang kering, tapi yang jelas, produk ini lumayan memperjelas garis-garis di bibir, yang menurut saya kurang oke dipakai oleh bibir kering, meskipun klaimnya bilang formula produk ini melembapkan tanpa membuat bibir kering. Selain itu coveragenya kayaknya masih biasa aja, belum betul-betul bisa menutupi garis hitam di bibir saya. Gak akan jadi masalah buat kalian yang terlahir dengan bibir yang pink tanpa garis hitam.

 Review Madame Gie Magnifique Lip Crayon Satin
Seperti produk lippen pada umumnya, beda warna, beda juga hasil pemakaian di bibir. Di antara ketiga  Madame Gie Magnifique Lip Crayon Satin yang saya punya ,no 504 adalah yang paling patchy. Sangat wajar, karena no 504 adalah warna yang paling terang. Sedangkan no 508 gak terlalu patchy, namun masih membuat bibir saya terlihat agak kering.

 Review Madame Gie Magnifique Lip Crayon Satin

Staying powernya sangat biasa-biasa saja, karena memang produk ini gak mengklaim akan tahan lama. Bahkan gak minum dan makanpun, tiba-tiba warnanya menipis. Kemanakah perginya? Saya juga bingung, mungkinkah menguap? Tadinya saya pikir, setelah bebrapa menit pemakaian, produknya akan terserap dan hanya beleberan sedikit kalau digosok. Ternyata, setelah 30 menit saya diamkan dan saya gosok, tetap beleberan juga. But once again, produk seharga 7.300, atau normalnya 29.900 ini masih layak dikoleksi, mengingat harganya sepadan dengan kualitasnya. Bahkan, dengan sedikit perbaikan formula, mungkin akan banyak bermunculan pecinta Madame Gie Magnifique Lip Crayon Satin ini.

KESIMPULAN

+ Brand lokal
+ Harga yang super duper terjangkau
+ Tekstur creamy
+ Pilihan warnanya oke untuk sehari-hari
- Staying powernya biasa
- Coverage biasa
- Beberapa warna patchy
- Lama-lama bikin bibir kering

Nilai : 2.5/5
Harga : IDR 7.300, tapi harga normal IDR 29.900

Disclaimer : Artikel ini ditulis atas pengalaman pribadi penulis, bukan sponsor maupun endorsement


Continue reading REVIEW : Madame Gie Magnifique Lip Crayon Satin (504, 507, 508), Lippen Seharga Semangkuk Bakso