Showing posts with label makeup. Show all posts
Showing posts with label makeup. Show all posts

Friday, 29 April 2022

, , , , ,

Colorkey Soft Matte Lip Cream: Lokal, Murah, Berkualitas

Era lip cream sepertinya emang gak ada akhirnya ya. Gak heran sih, selain kepraktisan dan formulanya yang awet, pilihan warna yang beragam dari berbagai brand yang ada juga menjadi alasan kenapa orang-orang gak bisa move on dari lip cream, termasuk saya! Setiap ada brand baru yang mengeluarkan produk lip cream, saya pasti penasaran buat coba. Meskipun terlihat serupa, tiap brand biasanya punya ciri khas yang bikin lip cream mereka berbeda dari brand lain, entah dari tekstur, staying power, atau yang tadi saya bilang, pilihan warnanya. 

Kali ini, muncul lagi brand lokal yang menarik perhatian saya karena baru aja ngeluarin lip cream, yaitu Colorkey Beauty. Brand ini baru pertama kali saya denger, tapi begitu melihat kemasan produknya yang minimalis, chic, girly ini, jadi penasaran. Colorkey Soft Matte Lip Cream ini hadir dalam 5 warna, yaitu Waffle, Cherry On Top, Pancake, Milkshake, dan Maple.

KEMASAN

Colorkey Soft Matte Lip Cream ini hadir dengan kemasan yang minimalis. Gak terlalu besar, hanya seukuran telunjuk (ya, telunjuk saya), jadi gak ngabisin tempat di pouch make up. Beberapa orang ada yang lebih suka lip cream yang kemasannya panjang karena gak kagok pada saat pengaplikasian lip creamnya. Tapi buat saya gak ada bedanya, tetap nyaman-nyaman saja.

Lalu, seperti yang tadi saya bilang, designnya gak macem-macem. Sederhana dan manis, dominasi warna peach bikin lip cream ini terlihat girly.

KLAIM

Uniknya, produk ini gak dilengkapi dengan informasi klaim produk secara detail. Penjelasannya hanya sebatas transferproof, pigmented, dan long lasting. Umumnya, produk-produk kecantikan mencantumkan key ingridients di bagian kemasannya, sebagai highlight informasi produk. Tapi, untuk produk ini, saya gak tau kandungan utama yang menarik dalam lip cream ini apa. Mungkin saya harus googling satu persatu manfaat dari kandungan yang ada, secara manual.

KANDUNGAN

Isododecane, Trimethylsiloxysilicate, Mica, Silica, Hydrogenated Polydecene, Dimethicone Crosspolymer, Nylon-12, Dimethicone, Disteardimonium Hectorite, Propylene Carbonate, Phenoxyethanol, Tocopherol

TEKSTUR, AROMA, DAN WARNA

Teksturnya kental tapi spreadable. Yang perlu diacungi jempol adalah tekstur yang ringan. Saya juga bingung, teksturnya padahal cream pada umumnya, tapi begitu diaplikasikan, aluuus banget dan ringan di bibir, warnanya langsung menyatu ke bibir. Kalian pasti pernah kan nemu lip cream yang waktu dipakai, jatohnya jadi kayak pakai cat di bibir? Gak nyatu dan keliatan banget ada lapisan di atas bibir. Kalau ini, nggak! Pemakaian 1x oles, sensasinya mirip kaya abis pakai lip tint, lebih berat sedikit lah, sedikit banget. Pemakaian 2x oles, tentu terasa lebih berat tapi tetap nyaman, dan yang jelas, pemakaian 2x oles bisa mengcover warna bibir dengan sempurna.

Aromanya enak, manis seperti kue, tapi gak menyengat. Begitu diaplikasikan juga aromanya menghilang. Jadi gak masalah buat saya yang gak suka wewangian di kosmetik dan skincare.

Seperti yang tadi saya bilang, Colorkey Soft Matte Lip Cream ini hadir dengan 5 warna, yaitu Waffle, Cherry On Top, Pancake, Milkshake, dan Maple. Aku bakal review tiap-tiap warnanya ya!

1. Waffle : Warna bata, yang mungkin banyak orang bilang juga teracota. Warnanya masuk ke semua skintone, natural semi bold. Konsistensinya bagus, sekali poles bisa langsung mengcover bibir.

2. Cherry On Top : Warna merah ala bibirnya Snow White. Kalau shade waffle ada tone orangenya, shade ini ada sedikit tone pinknya yang bikin warna ini bisa masuk juga ke kulit dengan undertone warm.

3. Pancake : Warna paling nude dan paling sheer coverage. Cocok untuk base ombre. Butuh 2x oles untuk mengcover warna bibir saya. Warna ini juga paling tricky saat dipakai, 1x oles gak cukup nutupin garis hitam bibir, 2x oles kok ya rasanya jadi neon. Warna-warna gini emang bermasalah di kulit sawo matang saya, pakai ini harus sambil pakai make up, kalau nggak, bakal aneh di muka kusem saya. 

4. Milkshake : Warna pink fuschia yang cantik banget. Sebenarnya tekstur dan konsistensinya masih di bawah Waffle, tapi saya suka hasilnya di bibir yang bikin bibir pink natural. Tanpa pakai make up wajah, pakai warna ini di bibir aja udah fresh banget.

5. Maple : Kalau Cherry On Top lebih cocok untuk kulit dengan cool under tone, shade Maple ini dibuat khusus pecinta lippen merah dengan undertone warm. Ada hint orange kecoklatan yang bikin warnanya gak terlalu neon ketika diaplikasikan. Ini warna favorit saya.

Untuk ketahanan dari Colorkey Soft Matte Lip Cream ini, tergantung dari apa yang kamu makan dan minum. Kalau lagi puasa, ya 12 jam juga tahan-tahan aja. Tapi kalau makan makanan berminyak, ya luntur sedikit, malah ngeri gak sih kalau gak luntur. Lalu, soal transferproof juga terbukti benar, lip cream ini gak ninggalin noda di tisu atau di tangan ketika saya cium.

KESIMPULAN

+ Produk lokal
+ Harga terjangkau
+ Aroma enak
+ Design minimalis
+ Staying power bagus
+ Bisa mengcover garis hitam di bibir
+ Ringan dipakai
- Minim informasi produk pada kemasan
- Pilihan warna masih terbatas

Yang lebih menarik lagi, dengan semua ulasan positif yang saya bagikan, Colorkey Soft Matte Lip Cream ini dijual dengan harga yang super terjangkau, hanya 59.000 aja. Bahkan kalau kamu beli bundling langsung 5 warnanya sekaligus, harganya hanya 180.000, kalau dihitung satuannya hanya 38.000 aja, ya Tuhan murah banget tolong. Cus yang penasaran dan mau coba, lansung aja cari di shopeenya Colorkey Beauty , dan kalau penasaran sama brand ini dan produk-produk lainnya, intip aja instagramnya Colorkey Beauty, mereka sering share info-info menarik seputar produknya.

Continue reading Colorkey Soft Matte Lip Cream: Lokal, Murah, Berkualitas

Saturday, 13 March 2021

, , , , , ,

REVIEW : Lipghost Bare Nightmare, Lip Creamnya Jurnal Risa

Siapa di sini penonton Jurnal Risa? Dulu saya termasuk orang yang malas banget nonton konten Jurnal Risa, karena durasinya lama buangeeeet. Tapi, karena saya dikelilingi oleh orang-orang yang nonton Jurnal Risa, saya jadi penasaran apa yang bikin mereka betah banget mantengin konten yang durasinya berjam-jam. Ternyata, pertama kali saya nonton Jurnal Risa, saya langsung nonton beberapa episode sekaligus, ternyata emang senagih itu! 

Lipghost Bare Nightmare

Anyway... di sini saya gak akan bahas soal konten youtubenya Jurnal Risa, tapi saya mau bahas tentang project cewek-cewek Jurnal Risa, yaitu Teh Risa, Teh Riri, dan Indy. Jadi, akhir tahun 2020 kemarin, ketiga cewek Jurnal Risa tersebut mengeluarkan sebuah produk baru berupa lip cream, dengan nama Lipghost (mentang-mentang mainnya bareng huntu mulu ya!). Tapi, menurutku ini adalah ide yang brilian dan sesuai dengan karakter mereka. Ada 4 warna yang mereka keluarkan saat itu, yaitu Amethyst (lilac), Bare Nightmare (nude brown), Moonphase (blush pink), dan Phantom Phantasia (striking red) . Sebagai kolektor lippen nude, terang saja pilihan saya jatuh pada Bare Nightmare.

KEMASAN

 Kemasan Lipghost 
Kemasannya lain dari yang lain. Unik dan sesuai dengan image misteri. Bentuknya seperti tongkat sihir dengan warna ungu lilac, warna yang lagi ngehits saat ini. Dengan kemasan yang unik seperti ini, menurut saya punya nilai plus untuk brandnya sendiri. Kalau brand lain punya kemasan yang mirip satu sama lain, lip cream ini akan mudah dikenali meskipun kita hanya melihat sekilas. Minusnya sih karena ini pertama kali saya menggunakan kemasan seperti ini, agak canggung memegang tutupnya yang lancip. Gak menyulitkan saat aplikasi sih, cuma ya agak sedikit berbeda aja rasanya. 

KLAIM

Warna nude-brown dari Bare Nightmare dapat menjadi wadah eksplorasi mu yang membuat mu leluasa untuk mengenakannya dengan sendiri atau mencampurkannya dengan warna lain.

Diformulasikan dengan Olive Oil, UV Protection, dan Paraben-Free, it definitely will protect your lip!

KANDUNGAN

 Kandungan Lipshost 
Hero Ingredients:

1. Olive Oil: Formula ini akan memberi kelembapan pada bibirmu.
2. UV Protection: Formula ini akan menjaga bibirmu dari radiasi sinar ultaviolet
3. Paraben – Free: Produk kami bebas dari bahan pengawet sehingga aman untuk ibu hamil / menyusui

TEKSTUR, AROMA, DAN WARNA

Karena judulnya saja sudah lip cream, teksturnya ya creamy. Tidak ada aroma apapun yang mengganggu. Dan untuk warnanya, bare nightmare ini adalah warna nude-brown, paling pucat di antara warna lainnya. 

Baca Juga : REVIEW : Maybelline Super Stay Matte Ink, 6 Warna Favorit!

HASIL PEMAKAIAN

Ada alasan dibalik mengapa saya memilih Bare Nightmare ini dibanding warna-warna lainnya (selain karena saya pecinta nude ya!). Jawabannya karena warna nude termasuk warna yang sulit untuk cocok di kulit saya. Jadi saya selalu penasaran dan mencari warna nude terbaik yang dapat dipakai di kulit sawo matang saya. Selain itu, warna nude adalah warna yang sudah pasti akan terpakai. Kalaupun terlalu terang, masih bisa diakali dengan dijadikan base ombre atau ditimpa dengan warna lain. Jadi intinya, gak akan rugi!

Coverage Lipghost

Kalau diswatch di tangan, warnanya sesuai dengan yang saya harapkan, nude brown. Tapi, ketika diaplikasikan di bibir, rasanya kok jadi lebih terang dari yang saya bayangkan. Kulit saya yang sawo matang jadinya terlihat kontras dengan warna lip cream ini. Tadinya saya agak sedih, tapi begitu saya pakai make up, kulit lebih flawless, lip cream ini jadi enak dilihat. Jadi, kesimpulan saya, untuk memakai Lipghost Bare Nightmare ini, kamu harus punya kulit yang cerah dan bersih, kalau nggak ya mau gak mau harus pakai make up. Kalau punya kulit dengan permasalahan seperti kulit saya, big pores, bekas jerawat, dan lainnya, warna nude lip cream ini bikin dosa-dosa di kulit mejadi lebih terlihat.

Untuk teksturnya sendiri, saya salut dengan kemampuannya dalam menutupi garis hitam di bibir. Menurut saya, garis hitam bibir saya sangat mencolok, jadi gak mudah mendapatkan produk lippen yang mampu menutupinya. Makanya, kalau ada produk yang mampu menutupinya, berarti produknya punya coverage yang emang luar biasa. Lip cream ini gak bikin kering, tapi ini mungkin karena saya selalu memakai lipbalm sebelum memakai lip cream merk apapun. Karena sepengalaman saya, semua lip cream matte memang punya potensi untuk bikin cepat kering, jadi memakai lipbalm sebelumnya itu adalah kewajiban.

Review Lipghost

Lip cream ini punya staying power yang menurut saya lumayan. Kalau cuma minum air putih aja sih ya gak akan hilang. Tapi ya masa iya seharian cuma minum air putih? Jadi saya coba tes dengan makan bakso dan makanan-makanan yang berminyak. Hasilnya? Bagian pinggirnya sedikit terhapus dan garis hitam di bibir mulai terlihat sedikit demi sedikit. Tapi untuk bibir bagian dalam, masih tetap stay meskipun teksturnya menjadi sedikit cracky

Staying Power Lipghost

Overall, saya gak menyesal punya lip cream ini, tapi belum kepikiran untuk nambah koleksi lainnya, berhubung warna-warna lainnya bukan warna yang biasa saya pakai. Mungkin kalau mereka ngeluarin warna lain yang menarik, gak menutup kemungkinan saya akan coba juga.

KESIMPULAN

+ Packaging unik, lucu
+ Tekstur creamy mudah dibaurkan
+ Coverage oke, menutup garis hitam di bibir
+ Staying power lumayan oke
+ Gak bikin bibir kering selama pakai lipbalm sebelumnya 
+ Mengandung UV protection dan paraben free
+ Cocok untuk jadi base ombre
- Terlalu terang untuk dipakai di kulit sawo matang (harus make up dulu)
- Pilihan warna masih sedikit
- Harganya lumayan pricey 

Harga : 120.000
Nilai : 3/5
 
Disclaimer : Artikel ini ditulis atas pengalaman pribadi penulis, bukan sponsor maupun endorsement
Continue reading REVIEW : Lipghost Bare Nightmare, Lip Creamnya Jurnal Risa

Wednesday, 4 November 2020

, , , , ,

REVIEW : Implora Urban Lip Cream Matte (All Shades), Lip Cream Murah dengan Warna-Warna Hits

Siapa di sini pecinta lippen murah meriah? Maaf, saya gak ikut tunjuk jari. Tapi, kalau pertanyaannya diganti jadi 'siapa pecinta lippen murah meriah dengan kualitas oke?' Saya bakal angkat tangan, kalau bisa ikut angkat kaki juga deh. Menemukan lipstick atau lip cream (pokoknya produk pewarna bibir deh, sebut saja lippen) dengan harga murah, gak sulit. Apalagi kalau kalian pergi ke pasar baru, banyak sekali produk-produk lippen dengan harga di bawah 20.000, tapi gak ada yang bisa menjamin kandungan dan kualitasnya saat dipakai. Makanya, kalau saya nemuin lippen dengan harga murah tapi kualitasnya sangat lumayan, dan tentunya sudah terdaftar BPPOM, ingin rasanya saya berbagi cerita.

Produk lippen yang saya ulas sekarang berasal dari brand lokal. Sempat ngehits dengan pensil alisnya yang harganya gak sampai 10.000, tapi punya banyak penggemar, termasuk saya. Saya bukan tukang ngalis, skill saya kurang mumpuni untuk membuat alis menjadi lancip, presisi, dan indah. Tapi, pensil alis satu itu, membuat aktivitas alis mengalis jadi lebih mudah. Udah kebanyang belum brand apa yang akan saya ulas (pasti udah dong dari judulnya juga ah), Implora! Nah, produk yang akan saya ulas dari implora adalah lippennya yang bernama Implora Urban Lip Cream Matte.

Review Implora Urban Lip Cream Matte Semua Warna

Sudah jelas ya dari namanya, kalau ini adalah lip cream. Buat saya, lip cream adalah jenis lippen yang wajib dimiliki semua wanita. Beda sama lip gloss atau liptint, yang bahkan sayapun kayaknya cuma punya 1, lip cream adalah jenis lippen yang paling mudah dipakai, multifungsi, dan tahan lama. Makanya, sampai sekarang brand-brand kosmetik gak berhenti bikin inovasi produk lip creamnya. Meskipun begitu, sulit juga untuk menemukan lip cream yang cocok. Ada beberapa kriteria yang bikin saya memilih 1 lipstik, yaitu warnanya, teksturnya, coveragenya, dan ketahanannya. Apakah Implora Urban Lip Cream Matte ini masuk kesemua kriteria?Yuk disimak!

KEMASAN

Review Implora Urban Lip Cream Matte Semua Warna

Gak ada yang menarik dengan kemasan dari  Implora Urban Lip Cream Matte. Dengan harga sekitar IDR 20.000, gak perlu juga deh terlalu berharap dengan kemasan yang fantastis. Ada informasi produk yang lengkap dan aplikatornya, sudah cukup buat saya. Meskipun aplikatornya memang berbeda dengan aplikator lip cream mahal, gak buruk-buruk amat kok. Anyway, saya suka dengan design boxnya, terlihat ekslusif dan gak murahan (meskipun sebetulnya memang murah).

KLAIM

Lip cream matte dengan formula yang lembut dan membantu menjaga kelembapan bibir secara alami.

KANDUNGAN

Isododecane, Diisostearyl Malate, Hydrated Silica, Hydrogenated Polycyclopentadiene, Glyceryl Behenate/Eicosadioate, Nylon-12, Trimethylsiloxysilicate, Cyclohexasiloxane, Isopropyl Myristate, PEG-8 Beeswax, Isononyl Isononanoate, Tocopherol (Vitamin E), Quaternium-90 Bentonite, Methylparaben, Propylene Carbonate, Flavor, Propylparaben, BHT, Isopropyl Titanium Triisostearate, Stearalkonium Hectorite, Polyhydroxystearic Acid

Review Implora Urban Lip Cream Matte Semua Warna
 
IMPLORA Urban Lip Cream Matte ini juga aman banget karena sudah terdaftar di BPOM, dan lagi dia gak mengandung sulfate, alkohol, dan silikon.
 
TEKSTUR
 
Teksturnya creamy, jelas karena lip cream. Namun, tiap warna punya kepekatan yang berbeda. Saya yakin dengan perbedaan kepekatan ini juga akan berdampak dengan perbedaan coverage pada masing-masing warna.
 
REVIEW
 
Sebelum saya mulai membahas lebih dalam, saya ingin membahas tentang pilihan warna dari Implora Urban Lip Cream Matte ini. Ada 12 warna yang variatif. Pilihan warnanya cantik-cantik, dan didominasi oleh warna-warna warm. Sayangnya, saya masih mengharapkan ada lebih banyak warna nude dengan hint brown, bukan pink. But overall, pilihan warnanya keren-keren, dan gak norak. Warna favorit saya banyak, tapi kalau disuruh pilih 1, no 01 adalah yang sering saya pakai.

Review Implora Urban Lip Cream Matte Semua Warna

Lip cream ini mudah kering dan menyatu dengan bibir. Rasanya ringan di bibir dan gak lengket ketika saya mengatupkan bibir. Lip cream ini belum bisa menutup garis hitam bibir saya, jika hanya dengan 1 layer. Tapi, ketika saya menambah layer lip cream ini, bibir rasanya terasa tebal. Jadi balik lagi ke preferensi, lebih mementingkan kenyamanan atau coverage. Kalau saya sih, kenyamanan adalah segalanya.

Review Implora Urban Lip Cream Matte Semua Warna

Mengenai ketahanannya, lip cream ini transferproof jika dicoba di punggung tangan. Akan tetapi, saya masih bisa menemukan sedikit produk yang menempel di sisi gelas ketika saya minum. Untuk aktivitas yang ringan tanpa makan dan minum, lip cream ini akan sangat tahan lama. Tapi begitu makan, apalagi makanan yang mengandung minyak, bisa hilang tak berbekas.

Review Implora Urban Lip Cream Matte Semua Warna

Teksturnya benar-benar matte saat dipakai, membuat garis-garis bibir menjadi lebih terlihat. Akan tetapi, hebatnya, setelah dihapus, bibir gak menjadi kering ataupun pecah-pecah, seperti kebanyakan yang terjadi saat saya menggunakan lip cream. Tadi di awal saya menyinggung tentang karakterisrik lip cream andalan saya, tentang warna, ketahanan, tekstur, dan  coveragenya. Implora Urban Lip Cream Matte ini hanya memiliki 2 di antaranya, yaitu warna yang cantik dan tekstur yang mudah dibaurkan. Tapi balik lagi, bahkan Implora pun gak mengklaim bahwa Implora Urban Lip Cream Matte ini memiliki coverage dan staying power yang oke, jadi ya jangan ngadi-ngadi ah.

Ini adalah swatches kedua belas warnanya Implora Urban Lip Cream Matte. Ada pengaruh cahaya pada saat pengambilan gambar, tapi ini sudah saya usahakan semaksimal mungkin untuk mendekati warna aslinya. 
 
Review Implora Urban Lip Cream Matte Semua Warna

01 : Ini adalah favoritku yang pertama. Warna-warna mlbb, my lips but better. Ini adalah warna-warna yang dipakai kalau kamu malas dandan, tapi gak mau keliatan pucat. Ini adalah warna paling muda, paling nude, dan paling bisa dijadikan dasar untuk kamu yang suka nge ombre lippen.
02 : Warna mauve kecoklatan dengan tone warm.
03 : Merah cool tone. Saya sering menyebut warna seperti ini dengan "warna bibir snow white".
04 : Pertama diaplikasikan, warnanya orange sekali. Tapi begitu sudah teroksidasi, menjadi bright red alias merah moronyoy.
05 : Pink mauve natural. Seperti no 02, tapi lebih pink.
06 : Pink fanta, ada juga yang menyebutnya magenta. Ini yang biasa saya pakai untuk ombre bagian dalam. Warnanya cerah, saya suka.
07 : Mauve natural, ini juga tipe-tipe warna mlbb. Mirip dengan no 05 tapi ada hint abu-abunya.
08 : Pink nude, lagi-lagi tipe mlbb.
09 : Warna orange kecoklatan, teksturnya agak light dan patchy, sehingga rasanya sulit menutup garis hitam di bibir
10 : Warnanya setingkat lebih gelap dari 09. Teksturnya lebih pekat dan enak untuk diaplikasikan.
11 : Bright red, merah cabe. Teksturnya pekat, cukup 1 kali oles langsung bisa menutup warna asli bibir beserta garis-garis hitamnya
12 : Warnanya coklat gelap. Warna paling gelap dalam rangkaian Implora Urban Lip Cream ini, tapi sayangnya teksturnya patchy. Agak tricky pakainya karena jika hanya 1x swipe, hasilnya gak maksimal, gak menutup garis bibir. Tapi jika ditimpa, malah jadi gak rata.

KESIMPULAN

+ Murah
+ Design box terlihat mewah
+ Produk lokal! *proud* 
+ Warnanya cantik-cantik
+ Gak bikin bibir kering setelah pemakaian
+ Mudah dicari
- Beberapa tekstur patchy
- Warnanya cantik-cantik, tapi terlalu banyak warna mauve pink, seandainya ditambahin lagi warna-warna nude brown pasti lebih oke

HARGA : IDR 18.000 - IDR 22.000 (tergantung tempat)
NILAI : 3.5/ 5 (P.S : Saya gak masukin staying power sebagai kekurangan, karena produknya sendiri gak mengklaim itu)

Continue reading REVIEW : Implora Urban Lip Cream Matte (All Shades), Lip Cream Murah dengan Warna-Warna Hits

Sunday, 12 April 2020

, , , , , ,

REVIEW : Madame Gie Eyeliner Silhoutte, Eyeliner 15.000 Yang Super Tahan Lama!

Secinta-cintanya sama eyeliner pencil, saya gak pernah nyobain eyeliner pencil dengan warna warni meriah. Sejauh ini, hitam dan silver adalah dua warna yang pernah saya punya dan pakai. Bukannya gak tertarik, tapi karena aktivitas saya yang sekarang lebih banyak di rumah, agak bingung juga buat ngoleksi make up yang warna warni. Ditambah lagi, kebanyakan produk eyeliner pencil yang berisi hanya beberapa gram tersebut, harganya "lumayan". Jadi kan bakal sayang banget kalau udah mahal-mahal tapi cuma berakhir jadi pajangan meja rias.

Tapi, opini saya bergeser waktu lihat produk ini, produk yang juga keluaran brand yang beberapa waktu lalu sempat saya bahas, yaitu Madame Gie. Meskipun masih ada beberapa poin yang kurang dan masih perlu perbaikan, tapi saya salut dengan Madame Gie yang sukses membangun produk kosmetik yang super lengkap dengan harga yang super miring. Kenapa saya bikin super lengkap? Karena Madame Gie ini menyediakan produk-produk make up sesuai tren masa kini. Dari mulai cushion, deretan lip cream, lip crayon, dan yang paling bikin saya penasaran adalah eyelinernya, yang juga akan saya bahas di sini, yaitu Madame Gie Silhouette Eyeliner.

Review  Madame Gie Eyeliner Silhoutte 

Madame Gie Silhoutte Eyeliner ini punya 10 pilihan warna yaitu Electric Blue, Lime Green, Milky White, Bling Silver, Nasty Pink, Funky Purple, Choco Brown, Sunny Gold, Dark Chocolate dan Midnight Black. Warna-warna yang cantik ini adalah salah satu alasan saya penasaran coba produknya. Alasan lainnya adalah karena melihat harganya yang super miring, bikin saya mikir ini yang nulis harga apa gak typo. Ya bayangin aja, 1 produknya dihargai 15.000 saja, bahkan kemarin saya lihat di shopee, produk ini lagi didiskon hingga 10.000 saja. Karena harganya yang super gak masuk akal, saya borong beberapa warna yang menurut saya unik dan belum pernah saya gunakan sebelumnya, yaitu Electric Blue, Lime Green, Sunny Gold, Milky White, Funky Purple, dan Bling Silver.

KEMASAN

Review  Madame Gie Eyeliner Silhoutte 

Kemasan Madame Gie Silhouette Eyeliner ini berwarna silver dengan bentuk pensil seperti eyeliner pada umumnya. Bahannya sih saya rasa plastik tebal, bukan kayu. Saya sempat berpikir kalau produk ini diputar, bukan diserut. Padahal, produk ini ya diserut. Meskipun bahannya terasa tebal dan keras, tapi saat diserut terasa mudah-mudah saja kok. Bagian ujungnya berwarna sesuai dengan warna produk di dalamnya, memudahkan kita untuk mencari warna yang akan digunakan.

KANDUNGAN 

Aqua, Acrylates Copolyme, Glycerin, Polyglyceril-3, Methylglucose Distearate, Ceresin, Rosemarinus Offcinalis Extract, Sodium Hyaluronate, Ethylhexylglycerin, Tocopheryl Acetate, O-cymen-5-ol. May Contain: CI 77891, CI 77000, CI 19140, CI 77019, CI 77742

TEKSTUR

Tekstur Madame Gie Eyeliner Silhoutte ini  mengingatkan saya dengan lip crayon satin yang juga keluaran Madame Gie. Oleh karena itu, kita perlu hati-hati saat menyerutnya, supaya produknya yang 'lembek' ini gak hancur saat diserut. Teksturnya creamy ketika saya swatch di pergelangan tangan, tapi apakah teksturnya akan tetap secreamy ini di kelopak mata? Selain itu, teksturnya juga akan lebih terasa creamy setelah diserut.

KLAIM

Dari website resminya, dituliskan kalau Madame Gie Eyeliner Silhoutte ini memiliki ujung pensil yang lembut untuk menghasilkan garis intens di atas kelopak mata dan waterline. Smudgeproof, waterproof, dan tahan hingga 48 jam.


PILIHAN WARNA DAN HASIL PEMAKAIAN

Dari 6 warna yang saya miliki, hampir semuanya punya konsistensi warna yang oke. Tiap warna memang punya tekstur dan konsistensi yang berbeda, beberapa unggul, sebagian lagi biasa saja, dan hanya ada 1 warna yang bikin saya kecewa. Seperti biasa, saya akan langsung menunjukkan warna-warnanya, sehingga kalian bisa mendeskripsikan sendiri jenis warnanya.

Review  Madame Gie Eyeliner Silhoutte

Bisa dilihat kan, ada beberapa warna yang terlihat lebih menonjol, dan ada juga yang warnanya kurang smooth dan patchy. Favorit saya adalah Electric Blue dan Funky Purple. Tekstur  Madame Gie Eyeliner Silhoutte ini sangat creamy, sekali swatch langsung keluar. Untuk lime green, sunny gold, dan bling silver, membutuhkan 3 atau 4 kali swatch sampai warnanya keluar. Yang paling bikin kecewa adalah warna Milky White, teksturnya sangat patchy dan susah keluar, jatuhnya malah seperti kapur. 

 Review  Madame Gie Eyeliner Silhoutte

Dari enam warna yang saya punya, hanya warna Electric Blue yang gak mengandung glitter, sisanya ada glitternya meskipun partikel glitternya kecil, sehingga kalau kita lihat sekilas kemungkinan gak akan terlihat. Partikel glitter yang sangat mudah terlihat ada pada warna Funky Purple.

Hasil pemakaian produk ini di pergelangan tangan tentu akan berbeda dengan pemakaian langsung di kelopak mata. Di kelopak mata saya yang berminyak, tentu membutuhkan usaha lebih untuk membuat warna eyeliner ini keluar. Tapi, untuk kalian yang punya kelopak mata normal, gak berminyak, mungkin akan merasa eyeliner ini sangat-sangat membantu dan bahkan bisa jadi eyeshadow on the go. Simple dan effortless.

Staying Power Madame Gie Eyeliner Silhoutte, luar biasa. Warnanya masih tetap bertahan saat saya gosok pakai tangan, gosok di bawah pancuran air, dan juga ketika saya bersihkan dengan sabun. Betul-betul gak bergeser, kecuali warna yang memang paling creamy, yaitu Electric Blue dan Funky Purple, tapi itupun hanya sedikit saja. Satu-satunya cara menghapus eyeliner ini adalah dengan memakai minyak. Makanya, lagi-lagi, untuk saya yang memiliki kelopak mata yang berminyak, produk ini menjadi kurang bersahabat. 

Review  Madame Gie Eyeliner Silhoutte

Jadi gak salah kalau Madame Gie mengklaim bahwa Madame Gie Eyeliner Silhoutte ini akan tahan selama 48 jam, tapi dengan beberapa catatan, eyelidmu gak berminyak. Selain itu, eyeliner ini bisa jadi pilihan oke buat kamu yang sedang cari eyeliner dengan warna-warna unik, harga yang terjangkau, dan tahan hingga 48 jam. Btw, apa ada kalian yang pakai eyeliner selama 2 hari tanpa dihapus?

KESIMPULAN

+ Tekstur creamy (mostly)
+ Harga super terjangkau
+ Pilihan warna banyak 
+ Bisa dijadikan eyeshadow
+ Kemasan oke, mudah diserut, mudah diaplikasikan
+ Staying power super duper oke
+ Konsistensi oke dengan harga 15.000
+ Oke untuk yang eyelid normal (tidak berminyak)
- Kurang oke untuk dipakai di kelopak mata berminyak
- Warna milky white susah keluar

Harga : IDR 15.000 di website resminya Madame Gie
Nilai : 3.5/5

Disclaimer : Artikel ini ditulis atas pengalaman pribadi penulis, bukan sponsor maupun endorsement
Continue reading REVIEW : Madame Gie Eyeliner Silhoutte, Eyeliner 15.000 Yang Super Tahan Lama!

Wednesday, 29 May 2019

, , , , , ,

REVIEW : Lip On Lip Velvet Matteness, Lipstick Matte Anti Bibir Kering

Bosan dengan lip cream yang bikin bibir pecah-pecah tapi gak bisa move on dari hasil akhir yang matte? Kalian pasti bakal jatuh cinta dengan produk yang bakal saya ulas sekarang. Produk lokal, harga terjangkau, pilihan warna yang cantik-cantik, hasil matte velvet yang bikin bikin bibir tetap lembap sepanjang hari, yaitu Lip On Lip Velvet Matteness!

Produk keluaran Rohto ini salah satu produk lipstick yang menurut saya underrated, kurang dikenal, padahal kualitasnya setara 10 jempol! Saya gak berlebihan, bayangin aja, dengan harga 37.000 aja, kamu bisa dapetin lipstick dengan kualitas gak main-main ini.

Review Lip On Lip Velvet Matteness Anisa Firdausi

INFORMASI PRODUK
Lip On Lip Velvet Matteness
Manufactured by PT. Rohto Laboratories Indonesia
Jl. Raya Cimareme No.203 Padalarang
Bandung Barat 40552 - Indonesia
POM NA 18171302370

KEMASAN

Review Lip On Lip Velvet Matteness Anisa Firdausi

Review Lip On Lip Velvet Matteness Anisa Firdausi

Box luarnya punya warna-warna yang berbeda, mengikuti shade lipsticknya. Kemasannya langsing dan gak makan tempat. Termasuk sederhana, tapi gak kelihatan murah. Tipe kemasan yang saya suka, karena ngerasa simple aja. Ukurannya dan kemasannya ngingetin saya sama produk long lasting lipsticknya Wardah dalam versi yang lebih kokoh.

KLAIM

 Review Lip On Lip Velvet Matteness Anisa Firdausi
  • Bold
  • Long lasting
  • Antioxidant Vit E
  • Enriched with natural moisturizer
 CARA PAKAI

Review Lip On Lip Velvet Matteness Anisa Firdausi

Oleskan Lip On Lip Matte di bibir, beberapa kali hingga warna yang muncul sesuai dengan keinginan. Simpan di tempat yang sejuk dan hindari sinar matahari langsung. Hentikan pemakaian jika terjadi iritasi/ alergi di daerah bibir.

KANDUNGAN
 
Review Lip On Lip Velvet Matteness Anisa Firdausi

Disostearyl Malate, Ozokerite, Caprylic/ Capric Triglyceride, Cera Alba, Isododecane, Triethylthexanoin, Cocos Nucifera (Coconut) Oil, Polybutene, Butyrospermum Parkil (Shea) Butter, Cera Misro cristallina, Hydrogenated Soybean Oil, Hydrogenated Polysobutene, Simmondsia Chinensis (Jojoba) Seed Oil, Hydrogenated Soy Polyglycerides, Tocopheryl Acetate, BH, Methylparaben, Propylparaben, C15-23 Alkana

TEKSTUR, WARNA, DAN AROMA

Poin yang selalu saya angkat dan saya banggakan dari produk ini adalah betapa teksturnya sangat enak, buttery tapi juga punya pigmentasi yang juara. Meskipun untuk warna peony butuh beberapa kali oles untuk menutupi garis hitam di bibir saya, tapi warna yang lain hanya butuh 1x oles saja. 5 warna yang disediakan oleh Lip on Lip hanya ada 5, tapi dari 5 saja, saya sudah puas karena warna-warnanya masih masuk ke skintone saya. Mungkin kalau mau lebih variatif lagi, Lip on Lip bisa ngeluarin warna-warna plum yang lebih gelap, atau juga warna nude peach.

Aroma dari lipstick ini gak ganggu, karena ya emang gak ada wanginya juga. Tambahan poin positif bagi saya pecinta kosmetik tak beraroma!

HASIL PEMAKAIAN

Biasanya, dari klaim yang disebutkan oleh suatu produk, hanya beberapa yang sesuai. Tapi, klaim yang dinyatakan oleh Lip On Lip tentang produk mereka ini, saya bisa pastikan semuanya lulus uji coba. Dari mulai warnanya yang bold, sekali oles mampu tutupi garis hitam di bibir saya. Untuk ketahanan, meskipun dia gak transferproof, butuh waktu cukup lama sampai lipstick ini benar-benar hilang total dari bibir. Biasanya meskipun sudah makan, lipstick ini masih bertahan setengahnya. Saya sih gak komplain, gak ngarep lipstick ini bisa betul-betul transferproof, karena saya yakin bikin formula seperti itu malah bakal bikin bibir kering.

Vitamin E dan moisturizer yang terkandung dalam produk inipun bisa saya rasakan, karena selama saya pakai produk ini, gak sekalipun bibir saya jadi kering. Bibir saya tetap lembap dan gak memperjelas garis-garis bibir. Apalagi, kalau liat kandungan yang tertera di kemasannya, produk ini beberapa kali mention bahan-bahan yang memang berfungsi untuk melembapkan bibir seperti coconut oil dan shea butter.

Untuk warna-warnanya sendiri, ada 5 warna. Saya akan coba deskripsikan warnanya sebisa saya, karena pengetahuan saya tentang warna kadang masih jelimet.

Review Lip On Lip Velvet Matteness Anisa Firdausi

1. Peony : Warna pink yang agak neon dan terang. Sebetulnya lebih cocok untuk orang-orang dengan cool undertone, tapi di undertone saya yang warm juga masih masuk kok. Shade ini satu-satunya yang agak patchy, pigmentasinya gak sebagus yang lainnya. Saya butuh 2 sampe 3x oles untuk bisa menutupi garis hitam di bibir.

2. Pinkish : Untuk shade ini, pinknya lebih masuk skintone saya. Gak neon, jadi masih kelihatan natural tapi tetap fresh.

3. Reddish : Warna merahnya betul-betul merah, gak ada orange-orangenya, yang artinya saya suka, karena tetap bisa dipakai tanpa bikin riasan kelihatan menor.

4. Rossie : Warna favorit saya, dan pastinya juga jadi favorit banyak orang. Warnanya pink kecoklatan, masuk ke semua skintone!

5. Nude : Nomor 2 favoritku! Nudenya betul-betul nude, nude yang ke arah coklat. Tipe-tipe warna mlbb (my lip but better).


Review Lip On Lip Velvet Matteness Anisa Firdausi

KESIMPULAN

+ Kemasan langsing dan kokoh
+ Tekstur buttery
+ Pigmentasi oke
+ Melembapkan bibir, sama sekali gak bikin bibir kering
+ Cukup tahan lama
+ Harga terjangkau
+ Produk lokal
+ Gak ada aroma sama sekali
+ Pilihan warna cantik-cantik
- Sama sekali gak transferproof, nempel kemana-mana

Harga : IDR 37.000
Nilai : 4/5

Continue reading REVIEW : Lip On Lip Velvet Matteness, Lipstick Matte Anti Bibir Kering

Thursday, 17 January 2019

, , , , , , ,

REVIEW : Pixy Make It Glow Dewy Cushion Medium Beige (301), Cushion dengan Coverage Juara!

Produk yang akan saya ulas sekarang adalah produk yang udah jadi wishlist saya dari mulai pertama kali muncul. Untungnya Tuhan Maha Baik, biar saya bisa tetap ngehits dan gak kudet, melalui tampilcantik.com, Dia kirim saya 2 produk keluaran Pixy seri Make It Glow. Sebenarnya, Pixy Make It Glow ini punya 3 produk, Beauty Skin Primer, Dewy Cushion, dan Silky Powdery Cake. Saya dikirim Cushion dan Powdery Cakenya, lagi-lagi saya bersyukur, because I'm not really a fan of primer, selalu skeptis sama fungsinya primer, kecuali punyanya Benefit. 

Sebenarnya agak lucu saya mengulas 2 produk seri Make It Glow ini. Sudah jelas ini produk yang diformulakan untuk kulit kering atau normal agar mendapatkan hasil makeup yang dewy. Lalu apa ceritanya, saya yang punya kulit dengan seliter minyak cadangan di bawah kulit, pakai produk ini? Mudah-mudahan saya gak dibilang gak tau diri. Gak papa toh, sempat dibikin kecewa dengan produk matte powder keluarannya Make Over yang kemarin, bikin saya kangen dengan makeup yang lembap dan dewy. Gak bohong juga sih kalau bilang makeup dewy kelihatan lebih fresh dan sehat. Setuju gak?

Tadinya saya mau gabungin ulasan 2 produk ini, tapi kayaknya bakal gak sistematis dan takutnya jadi kurang informatif. Walaupun akan saya pisah, reviewnya bakal berderet kok. Saya janji gak akan lama-lama ngepostnya. Tentunya saya akan mulai dengan Cushionnya dulu, baru dilanjut dengan Silky Powdery Cake.

 
 INFORMASI PRODUK




Pixy Make It Glow Dewy Cushion (Netto: 15 gr)
Manufactured by PT. Cosmax Indonesia
Jl. Raya Bogor Km 26,4, Jakarta 13740, Indonesia
Manufactured for PT. Mandom Indonesia, Tbk
Jl. Irian, MM 2100 Industrial Town Bekasi - Indonesia. www.pixy.co.id
Licensed by Mandom Corporation Japan

KEMASAN



 Ah, gak usah banyak-banyak saya cerita tentang kemasannya. Warna dan designnya bagus! Untuk sisanya ya kayak cushion pada umumnya. Tapi untuk sponsya, menurut saya agak keras hmm.

KLAIM


Cushion dengan tekstur ringan dan daya tutup tinggi, menyamarkan noda dengan hasil tampak natural dan tahan lama hingga 10 jam. Memberikan hasil tata rias wajah yang tampak bercahaya, tanpa minyak berlebih. Dilengkapi dengan :
  • Moisturizing Botanical Extract (Olive Oil, Jojoba Oil, Yuzu Extreact) yang menyebabkan dan membuat kulit tampak sehat berseri
  • Smooth Polished Powder yang membuat formula menyatu di kulit serta membuat kulit halus dan lembut
  • SPF 23 & PA++ sebagai perlindungan optimal terhadap sinar UVB dan UV
Pixy seri Make It Glow ini punya keterangan daya coverage dan glowy finish di setiap produknya. Untuk cushion ini coveragenya 4/5, sedangkan glowy finishnya 5/5. Waktu saya baca ini, saya sudah terbayang bagaimana wajah saya akan bersinar. Hmm. 

KANDUNGAN



Water, Titanium Dioxide, Cyclopentasiloxane, Diphenylsiloxy Phenyl Trimethicone, Butylene Glycol, Ethylhxyl Methoxycinnamate, Dicaprylyl Carbonate, Lauryl PEG-9 Polydimethylsiloxyethyl Dimethicone, Cyclohexasiloxane, Glycerin, Caprylic/Capric Triglyceride, Trimethylsiloxysilicate, Phenyl Trimethicone, Pentylene Glycol, Polypropylsilsesquioxane, PEG-10 Dimethicone, Phenoxyethanol, Magnesium Sulfate, Dipentaerythrityl Hexa C5-9 Acid Esters, Dimethicone, Triethoxycaprylylsilane, Dimethicone Crosspolymer, Polyhydroxystearic Acid, Aluminum Hydroxide, Disteardimonium Hectorite, Stearic Acid, Fragrance (Parfum), Ethylhexylglycerin, Lecithin, Ethylhexyl Palmitate, Isostearic Acid, Isopropyl Myristate, Hydrogenated Castor Oil Isostearate, Polyglyceryl-3 Polyricinoleate, Disodium EDTA, Synthetic Fluorphlogopite, BHT, Tocopherol, Olea Europaea (Olive) Fruit Oil, Simmondsia Chinensis (Jojoba) Seed Oil, Citrus Junos Fruit Extract.

May Contain : CI 77492, CI 77947, CI 77491, CI 77499.

TEKSTUR


Karena ini adalah cushion pertama seumur hidup saya, saya gak bisa ngukur seberapa bagus teksturnya. Sepengamatan saya, cushion ini teksturnya ya kayak foundation aja, foundation yang kental.

AROMA
 
Saya mencium wangi parfum yang agak menyengat. Sebagai pecinta produk kosmetik tak berparfum, saya ya kurang suka sama baunya.

WARNA



Pixy Make It Glow Dewy Cushion ini  punya 3 shade, 101 (light beige), 201 (natural beige), 301 (medium beige). Saya dapat yang no 301, warna yang paling gelap. Walaupun saya salut Pixy yang bisa ngeluarin cushion dengan warna yang lumayan gelap, tapi saya masih merasa undertonenya masih peach. Mudah-mudahan, selanjutnya Pixy ngeluarin warna-warna lain yang lebih masuk ke skintone perempuan Indonesia, yang undertonenya yellow. Tapi, dengan adanya shade medium beige pun udah prestasi banget sih. Coba lah tengok cushion lain dengan harga yang sama, saya udah pesimis duluan liat warna-warnanya.

CARA PAKAI


Sapukan dengan spons secara merata ke seluruh wajah. Lipat spons menjadi dua bagian untuk meratakan di daerah bawah mata dan bawah hidung.
HASIL PEMAKAIAN

Saya sudah menggunakan Pixy Make It Glow Dewy Cushion ini selama kurang lebih 2 minggu. Jadi rasanya sudah bisa memutuskan apakah saya suka atau enggak dengan cushion ini.

Kali pertama saya coba cushion ini, saya langsung notice sponsnya yang gak terlalu enak dipakai. Saya merasa sponsnya ini bahannya gak terlalu lembut dan terlalu menyerap produk. Jadi saat pemakaian, produknya sulit diratakan, malah jadi kegeser-geser gitu, you know what I mean? Jadi yang tadinya saya mau meratakan produknya, eh sponsnya malah ngangkat cushionnya.

Makanya kebanyakan beauty enthusiast menggunakan beauty blendernya untuk pengaplikasian cushion ini, begitupun saya. Saya pakai miracle sponge Real Technique yang saya punya, dan waktu saya coba, gampang banget buat ngeratainnya!

Pertama kali saya pakai, saya takjub dengan coveragenya, nutup pisan! Bahkan lebih nutup dari liquid foundation yang saya punya. Hasil akhirnya, sesuai namanya, glowy banget! Tapi anehnya saya suka, kulit saya kelihatan lebih sehat dan segar. Shadenya menurut saya pas (walaupun entah kenapa di kamera terlihat lebih putih, mungkin karena ada kandungan sunblocknya), tapi undertonenya masih agak peach sehingga masih sedikit terlihat abu-abu.


Karena saya suka dengan hasil glowynya ini yang bikin kulit lebih cerah dan sehat, akhirnya sekali waktu saya pernah nyoba cuhion ini tanpa diset dengan bedak.


Ternyata gak nyampai setengah jam, bulu mata dan rambut aja nempel-nempel ke muka, apa kabar debu dan kuman yang berkeliaran di udara? Makanya, saya tetap pada kesimpulan kalau penggunaan bedak setelah cushion udah gak bisa ditawar-tawar lagi, seenggaknya buat saya dan kamu-kamu yang kulitnya super berminyak. Nah, bedak yang saya pakai masih dari keluaran Pixy Make It Glow juga, dan kalian bisa baca reviewnya di sini : REVIEW : Pixy Make It Glow Silky Powdery Cake Medium Beige (301)

 KESIMPULAN

+ High coverage
+ Membuat wajah terlihat lebih cerah dan sehat
+ Harga terjangkau, mudah didapat
+ Dibandingkan cushion lain, shadenya mendekati skintone orang Indonesia
+ Mengandung SPF 23 & PA ++
+ Staying power oke
- Sponsnya agak keras dan terlalu menyerap produk
- Undertonenya peach, sedikit bikin abu-abu

Harga : 125.000
Nilai : 4/5
Rekomendasi : Yes, for sure!
Continue reading REVIEW : Pixy Make It Glow Dewy Cushion Medium Beige (301), Cushion dengan Coverage Juara!

Thursday, 10 January 2019

, , , , ,

REVIEW : Make Over Powerstay Matte Powder Foundation W42 (Warm Sand)

Saya termasuk orang yang antusias tiap Make Over ngeluarin produk baru, karena selama ini Make Over selalu memberikan kesan positif di setiap produk-produknya. Kualitas produknya udah gak perlu diragukan lagi. Begitu pula saat produk ini launching, Make Over Powerstay Matte Powder Foundation, secepat itu juga saya langsung coba produknya.


INFORMASI PRODUK


Make Over Powerstay Matte Powder Foundation 12 gr
Produced by:
PT. Paragon Technology and Innovation
Industri Road IV Blok AG No. 4
Jatake Industrial Area, Tangerang-Indonesia

KEMASAN


Sebenarnya saya bosan kalau harus mendeskripsikan kemasannya Make Over, karena kemasannya sudah pasti saya suka. Warna hitam yang gak berisik, terbuat dari plastik yang cukup kokoh, lalu disertai dengan cermin dan juga puffnya. Tapi kadang saya suka sedih sama kemasannya ini, plek plekan mirip banget sama kemasan tetangga. Tapi, beberapa orang memang bilang kalai ini adalah dupenya. Tapi, apa harus kemasannya juga dimiripin banget? (Lalu saya baru sadar terlalu banyak bilang "tapi")

KLAIM


Diciptakan dengan pigmen warna berteknologi tinggi, formula powder ini memberikan coverage sedang hingga tinggi yang dapat meratakan warna kulit, menghasilkan tampilan kulit mulus. Mengandung mikropartikel, soft focus agent, dan oil absorber, memberikan hasil yang matte, halus, dan tahan lama, yang menyatu dengan baik dengan kulit, juga menyamarkan pori dan garis halus. Cocok untuk kulit normal sampai berminyak.

KANDUNGAN

Talc, Ethylhexyl Methoxycinnamate, Silica, Isopropyl Myristate, Nylon-12, Octyldodecanol, Dipentaerythrityl, Hexahydroxystearate/ Hexastearate/ Hexarosinate, Zinc Oxide, Phenoxyethanol, Triethoxycaprylylsilane, PCA Dimethicone, Hydrogen Dimethicone, Aluminum Hydroxide, HDI/ Trimethylol Hexyllactone Crosspolymer, Dimethicone,Polymethyl Methacrylate, Ethylhexylglycerin, Methicone, Fragrance, Tocopheryl Acetate, Glycyrrhiza Glabra (Licorice) Root Extract, Tocopherol.

May Contain: Cl 77891, Cl 77492, Cl 77491, Cl 77499, Cl 42090

TEKSTUR

Teksturnya halus, seperti yang dibilang, produk ini mengangdung mikropartikel. Jadi ya gak heran.

AROMA

Aromanya seperti bedak pada umumnya, tapi samar banget. Kalau diaplikasiin sih gak akan kecium wangi apa-apa, jadi gak ada masalah.

WARNA


Warnanya cukup banyak, ada 8 warna. Saya pilih no W42 (Warm Sand) yang memang sesuai dengan warna kulit saya. Biasanya saya pilih warna yang setingkat lebih terang, takut-takut produknya oxidize, tapi BA nya bilang produk ini gak oxidize, jadi saya pilih warna yang benar-benar sesuai dengan warna kulit saya. Tapi saya lupa perhatiin undertonenya, yang ternyata adalah peach. :(

HASIL PEMAKAIAN

Karena saya ingin tahu betul kualitas produk ini, saya gak pakai foundation ataupun primer sebelumnya. Saya pakai langsung setelah menggunakan sunblock, menggunakan puffnya untuk mendapatkan coverage yang tinggi. Setelah beberapa kali pakai dengan cara tersebut, akhirnya saya punya kesimpulan tentang performa Make Over Powerstay Matte Powder Foundation.
Pertama, saya ingin komentar tentang warnanya. Sebenarnya saya gak bisa komentar banyak karena salah pilih shade.
1. Produk ini oxidizenya lumayan ganggu, sejam setelah saya pakai, muka saya kucel banget, menggelap. Bahkan jauh lebih gelap dari warna asli kulit saya. Jadi saya agak bete waktu BA nya bilang kalau produk ini gak oxidize.
2. Karena saya salah pilih shade yang undertonenya peach, jatohnya di muka ya abu-abu. Lagi-lagi, saya gak nyalahin produknya, karena ini akibat salah pilih shade.

Make Over Powerstay Matte Powder Foundation ini mengklaim kalau formula powder ini memberikan coverage sedang hingga tinggi yang dapat meratakan warna kulit, menghasilkan tampilan kulit mulus. Untuk ini saya setuju, coveragenya memang lumayan untuk menutupi kemerahan dan bekas jerawat. Tapi saya agak kesulitan untuk melayer produk ini tanpa membuat makeup menjadi pecah/ patchy.


Make Over Powerstay Matte Powder Foundation ini juga mengklaim bahwa kandungan soft focus agent, dan oil absorbernya dapat memberikan hasil yang matte, halus, dan tahan lama, yang menyatu dengan baik dengan kulit, juga menyamarkan pori dan garis halus. Untuk oil absorbernya memang sukses membuat wajah saya jauh dari minyak, tapi... saking keringnya, malah bikin pori-pori dan garis halus di kulit saya terlihat. Intinya, powder ini terlalu matte, bahkan di kulit saya yang berminyak.

Jadi saya menyimpulkan kalau powder ini lebih baik dipakai sebagai finishing, setelah menggunakan foundation. Lalu, penggunaannya pun tidak perlu terlalu banyak, cukup pakai brush saja, supaya gak over matte, dan bikin makeup jadi patchy.


KESIMPULAN

+ Pilihan warna cukup banyak
+ Teksturnya halus
+ Oil controlnya juara
+ Coverage lumayan, dapat menutup kemerahan dan bekas jerawat
+ Mudah dicari
- Oxidize
- Terlalu matte, membuat pori-pori dan garis halus terlihat lebih jelas
Harga : sekitar 150.000
Nilai : 2/5

Continue reading REVIEW : Make Over Powerstay Matte Powder Foundation W42 (Warm Sand)