Showing posts with label BEAUTY. Show all posts
Showing posts with label BEAUTY. Show all posts

Tuesday, 26 September 2023

, ,

Rekomendasi Sunscreen Lokal Untuk Kulit Berjerawat

Bagi orang-orang dengan tipe kulit acne prone atau kulit-kulit yang mudah berjerawat, pencarian sunscreen layaknya pencarian jodoh. Sulit banget rasanya. Kekeliruan dalam memilih sunscreen dapat memperparah kondisi kulit yang berjerawat. Saya, sebagai pemilik kulit acne prone, harus melewati trial error dan sedekah sunscreen ke teman-teman akibat ketidakcocokkan sunscreen yang saya gunakan. Sempat kesal dan ingin mengabaikan pentingnya sunscreen, tapi ya gimana, gak mungkin rasanya saya membiarkan kulit saya terpapar sinar matahari tanpa perlindungan apapun. Apalagi, paparan berlebihan terhadap sinar UV matahari juga bisa memperburuk kondisi kulit berjerawat, mengakibatkan peradangan lebih lanjut, hiperpigmentasi, dan bahkan merusak jaringan kulit. Makanya, lega banget rasanya ketika sudah mengenal kriteria sunscreen yang cocok di kulit saya, sehingga saya bisa membagikannya di sini.

Jadi, teman-teman dengan kulit acne prone, ada beberapa poin yang harus diperhatikan ketika kalian memutuskan untuk menggunakan sunscreen , di antaranya:
  • Pilih Sunscreen Non-Komedogenik: Sunscreen yang komedogenik dapat menyumbat pori-pori kulit, yang dapat memperburuk jerawat. Pilihlah sunscreen yang dirancang khusus untuk kulit berjerawat, yang tidak akan menyumbat pori-pori. 
  • Bahan-Bahan Aktif: Beberapa sunscreen mengandung bahan-bahan aktif seperti zinc oxide atau titanium dioxide yang dapat membantu melawan peradangan kulit. Bahan-bahan ini juga dapat membantu menyerap kelebihan minyak, menjadikannya pilihan yang baik untuk kulit berjerawat.
  • SPF yang Tepat: Pilih sunscreen dengan faktor perlindungan matahari (SPF) yang sesuai. SPF 30 hingga 50 biasanya sudah cukup untuk melindungi kulit dari sinar UVB yang merusak. Selain itu, pastikan sunscreen juga melindungi dari sinar UVA dengan mencari label "Broad Spectrum."
  • Hindari Bahan-Bahan Iritan: Kulit yang rentan terhadap jerawat sering kali sensitif terhadap bahan-bahan tertentu. Hindari sunscreen yang mengandung pewangi atau bahan-bahan kimia yang dapat memicu iritasi.
Poin 1 dan 2 sebetulnya mengacu pada tipe sunscreen yang selalu saya sarankan pada teman-teman dengan kulit berjerawat, yaitu physical sunscreen. Bagi teman-teman yang belum tau, sunscreen terbagi atas 2 jenis, yaitu physical sunscreen dan chemical sunscreen, Bedanya? Kalian bisa simak di postingan saya beberapa waktu yang lalu. 
Rekomendasi Sunscreen Lokal Untuk Kulit Berjerawat

Kebanyakan sunscreen produk lokal merupakan jenis chemical sunscreen. Asumsi saya sih sepertinya karena bahannya lebih murah, secara tekstur lebih enak, dan tidak meninggalkan whitecast. Tapi, hamdallah, di antara gempuran chemical sunscreen murah dan bagus, masih ada brand-brand lokal yang mau memproduksi physical sunscreen, dan 3 ini adalah physical sunscreen lokal yang cocok di kulit acne prone saya, yaitu:

Sunscreen Untuk Kulit Jerawat

1. Glowlabs Physical Sunscreen

Glowlabs Physical Sunscreen ini terbilang produk baru, termasuk yang saya baru coba juga dalam beberapa waktu terakhir. Kemasannya tube ramping dengan lubang kecil, sehingga pengaplikasiannya mudah, gak bleberan. Mengandung titanium dioxide, teksturnya ringan seperti gel, mudah diratakan, Ada sedikit whitecast, tapi gak mencolok. Kandungan lain yang bikin saya melirik produk ini adalah Centella Asiatica. Ini adalah kandungan yang bersahabat dengan kulit saya yang sensitif. Maka gak heran selama pemakaian, saya gak merasakan keluhan apapun. 

Glowlabs Physical Sunscreen

Harganya tergolong murah, sekitar 80.000an. Saya sempat tanya ke adminnya soal tidak adanya keterangan SPF dan PA di kemasan Glowlabs. Ternyata mereka sedang dalam proses uji in vivo, tapi untuk Glowlabs sendiri memiliki kandungan SPF 50 PA +++.

2. Dear Me Beauty Skin Barrier Sunscreen Gel

Ini adalah favorit saya! Semuanya serba pas. Teskturnya gel yang mudah diratakan. Meski kekentalannya sedikit di atas Glowlabs, entah kenapa saya malah merasa perlindungan yang diberikan sunscreen ini jadi lebih total gitu. Kalau Glowlabs memakai titanum dioxide di urutan kedelapan dalam deretan ingridientsnya, Dear Me Beauty mengandung titanium dioxide dan zinc dioxide di urutan kedua dan ketiga. Dengan kombo titanium dioxide dan zinc oxide, serta SPF 50 dan PA++++, saya jadi semakin yakin kalau proteksi yang diberikan oleh sunscreen ini lebih mantul.

Dear Me Beauty Skin Barrier Sunscreen Gel

Dia juga mengandung bahan-bahan pelembap, seperti glycerin, sodium hyaluronite, dan ceramide 3. Sehingga kulit bisa tetap lembap dan terlindungi dari sinar matahari secara optimal. Harganya berkisar 90ribu sampai 100ribu untuk 35 ml. Menurut saya ini sih harga yang sangat terjangkau untuk sunscreen sebagus ini. 

3. Avoskin The Great Shield Sunscreen 

Yang ini sebetulnya hybrid sunscreen. Apalagi itu? Ya sesuai namanya, hybrid ini campuran antara physical dan chemical sunscreen. Tapi, meski ini hybrid sunscreen, produk ini memiliki efek whitecast yang paling kelihatan dibanding 2 produk sebelumnya yang pure physical sunscreen. Asumsi saya, karena produk ini menggunakan banyak sekali bahan sunscreen, yaitu Ethylhexyl Methoxycinnamate, Zinc Oxide, Butyl Methoxydibenzoylmethane, Polysilicone-15, Titanium Dioxide. Teskturnya creamy padat, butuh waktu untuk diblend, tapi finishnya tuh enak aja kok, gak kering. Di awal ada kesan berat di muka, tapi lama-lama nggak, whitecastnya pun akan memudar dan lebih menyerap ke warna kulit. 

Avoskin The Great Shield

Harganya 135.000an dengan ukuran 30 ml. Kalau melihat ingridientsnya, saya gak bisa bilang produk ini mahal. Soalnya kandungannya gak main-main, langsung 5 bahan pelindung kulit dari sinar matahari. Saya gak selalu cocok dengan hybrid sunscreen, karena ya itu, kadang masih sensitif sama bahan-bahan chemical sunscreen. Tapi, suprisingly, Avoskin ini benar-benar cocok di kulitku, gak bikin iritasi, dan somehow, saya tuh merasa percaya diri banget kalau panas-panasan ketika pakai sunscreen ini, kerasa banget kalau produknya benar-benar melindungi kulit saya.

Nah, itu adalah 3 rekomendasi sunscreen lokal yang cocok untuk kulit acne prone dan sensitif. Sebetulnya, sunscreen apapun itu, yang paling penting adalah penggunaannya secara disiplin dan jangan lupa untuk selalu membersihkannya secara optimal melalui double cleansing, karena kadang secara gak sadar, residu dari sunscreen inilah yang memperparah kondisi jerawat di kulit.
Continue reading Rekomendasi Sunscreen Lokal Untuk Kulit Berjerawat

Sunday, 24 September 2023

, ,

Perbedaan Physical Sunscreen dan Chemical Sunscreen, Mana Yang Lebih Bagus?

Di antara rangkaian skincare yang digunakan sehari-hari, bagi saya sunscreen menempati urutan pertama sebagai tahapan skincare yang wajib digunakan, tidak boleh diskip sama sekali. Rasanya, percuma saja kalau kita mengeluarkan ratusan ribu bahkan jutaan rupiah untuk skincare dan treatment klinik, kalau penggunaan sunscreennya masih tidak disiplin. Meskipun begitu, pemilihan sunscreenpun gak semudah itu. Niatnya kan, sunscreen merupakan pelindung kulit, agar semua perawatan yang kita gunakan tidak sia-sia. Tapi, gak jarang, beberapa sunscreen memang tidak ditakdirkan berjodoh di kulit kita, malah menimbulkan masalah baru, seperti kemerahan, gatal-gatal, komedo, hingga jerawat. 

Upaya pencarian sunscreen yang cocok di kulit, menambah pengetahuan saya soal persunscreenan, bahwasanya sunscreen itu terdiri dari 2 jenis, yaitu chemical sunscreen dan physical sunscreen. Lalu, bedanya apa? Ada beberapa poin yang menjadi pembeda antara chemical sunscreen dan physical sunscreen, yang akan saya ulas di sini.

Perbedaan sunscreen


1. Komposisi

Chemical sunscreen mengandung bahan kimia seperti oksibenzon, avobenzon, octisalate, dan lainnya. Ketika terkena sinar matahari, bahan-bahan ini menyerap radiasi UV dan mengubahnya menjadi panas yang kemudian dilepaskan dari kulit. Sedangkan physical sunscreen mengandung bahan-bahan fisik seperti titanium dioxide atau zinc oxide. Mereka bekerja dengan cara menciptakan lapisan fisik di atas kulit yang memantulkan sinar matahari. 

2. Cara Kerja

Chemical sunscreen bekerja dengan menyerap sinar UV dan mengubahnya menjadi panas. Ini berarti tabir surya kimia harus diaplikasikan sekitar 15-30 menit sebelum terkena sinar matahari agar efektif. Berbeda dengan chemical sunscreen yang bekerja dengan menyerap radiasi UV dan mengubahnya menjadi panas, physical sunscreen menciptakan penghalang fisik di atas kulit yang memantulkan sinar matahari. Ini berarti sinar UV dihamburkan dan tidak dapat meresap ke dalam kulit.

3. Perlindungan Spektrum

Chemical sunscreen cenderung memberikan perlindungan lebih luas terhadap sinar UVA dan UVB jika terdapat berbagai jenis bahan kimia di dalamnya. Namun, beberapa bahan kimia mungkin tidak efektif melawan spektrum tertentu. Physical sunscreen memberikan perlindungan yang merata terhadap spektrum UVB dan UVA tanpa perlu mengandalkan berbagai bahan kimia.

4. Kemungkinan Reaksi Kulit

Beberapa orang dengan kulit sensitif dapat mengalami iritasi atau reaksi alergi terhadap bahan kimia dalam chemical sunscreen. Sedangkan physical sunscreen cenderung lebih cocok untuk kulit sensitif karena tidak mengandung bahan kimia yang menyerap ke dalam kulit.

5. Tampilan Pada Kulit

Chemical sunscreen sering kali memiliki konsistensi lebih ringan dan transparan, sehingga dapat lebih mudah meresap ke dalam kulit tanpa meninggalkan residu putih, sedangkan physical sunscreen cenderung lebih tebal dan dapat meninggalkan lapisan putih pada kulit, meskipun produk terbaru cenderung lebih halus dan transparan. Ini yang disebut whitecast.

6. Daya Tahan

Chemical sunscreen memiliki kecenderungan untuk lebih cepat hilang dari kulit karena menyerap sinar matahari. Oleh karena itu, perlu diterapkan ulang secara teratur, sedangkan physical sunscreen biasanya lebih tahan lama karena tidak mudah terhapus oleh keringat atau air. Ini membuatnya cocok untuk aktivitas luar ruangan yang intens.

Itu adalah 6 perbedaan antara chemical sunscreen dan physical sunscreen. Mana yang lebih bagus? Semuanya kembali ke preferensi pribadi. Buat saya, dengan kulit sensitif dan acne prone, saya sudah membuktikan bahwa kulit ini berjodoh dengan physical sunscreen, sunscreen-sunscreen dengan kandungan zinc oxide dan titanium dioxide selalu aman di kulit saya. Sedangkan bahan-bahan chemical sunscreen, pasti membuat masalah di kulit saya, kemerahan, gatal, dan beruntusan sudah pasti muncul. Meskipun physical sunscreen memberikan efek whitecast, saya bodo amat, yang penting kulit saya aman. Lagipula, produk-produk physical sunscreen sekarang, whitecastnya gak gitu heboh, lebih seperti memberikan efek tone up saja. 
Mau chemical sunscreen ataupun physical sunscreen, yang terpenting adalah kedisiplinan dalam menggunakannya. Ingat untuk selalu menggunakannya setiap hari sebelum beraktivitas di dalam ruangan, apalagi di luar ruangan. Jangan lupa untuk reapply jika kamu beraktivitas di luar ruangan dalam waktu yang lama ya!
Continue reading Perbedaan Physical Sunscreen dan Chemical Sunscreen, Mana Yang Lebih Bagus?

Thursday, 21 September 2023

Tanda Kulitmu Mengalami Dehidrasi: Kenali dan Atasi

Beda dengan permasalahan kulit saya di usia belasan hingga 20 tahunan, memasuki kepala 3, permasalahan kulit saja justru adalah kondisi kulit yang saya idamkan pada saat remaja. Ya, waktu saya muda, kulit saya super oily, mudah berkeringat, sehingga gak jarang menghadapi jerawat. Maka, dulu seringkali berandai-andai punya kulit kering, sehingga make up gak mudah luntur karena keringat, dan pori-pori akan lebih kecil. Ternyata, begitu memasuki usia 30 tahunan, entah bagaimana awalnya, kulit saya terasa lebih kering. Bukannya senang, ternyata punya kulit kering juga gak seenak itu (emang ya, manusia gak pernah puas!). Make up sulit menempel, kerutan lebih terlihat jelas, dan ternyata kulit keringpun tetap bisa berjerawat! Maka, PR saya sekarang dalam menjaga kulit agar tetap sehat adalah menjaga kadar air di kulit agar tetap seimbang, jangan sampai dehidrasi.




Penyebab Kulit Dehidrasi

Loh, kulit juga bisa dehidrasi? Bisa, dong! Dehidrasi kulit adalah kondisi di mana kulit kehilangan terlalu banyak air, dan ini dapat menyebabkan berbagai masalah kulit. Ada beberapa penyebab terjadinya dehidrasi pada kulit, di antaranya:
  • Paparan sinar matahari yang berlebihan : Seiring waktu, sinar UV dapat merusak serat kulit yang disebut elastin. Ketika serat ini rusak, kulit akan mengendur dan meregang, kulit juga akan menjadi lebih kasar dan kering. Saat terlalu kering, kulit jadi mudah keriput sehingga akan terlihat lebih tua dari yang sebenarnya.
  • Terlalu lama berada di dalam ruangan berAC : Udara dingin dapat mengurangi kelembapan pada kulit. Jika tidak dilapisi dengan pelembap yang cukup, kadar air dalam kulit akan berkurang dengan cepat sehingga membuat kulit lebih cepat kering.
  • Jarang minum air putih : 64% struktur kulit manusia terdiri dari air. Kekurangan konsumsi air putih juga berpengaruh pada kesehatan kulit. Salah satunya menyebabkan gejala keriput pada kulit. Hal ini disebabkan kulit kehilangan elastisitasnya karena aliran darah terhambat.
  • Lifestyle yang buruk : Merokok dan minum alkohol adalah contoh dari kebiasaan buruk yang berdampak buruk bagi kesehatan kulit. Merokok dapat membuat kulit kendur, terutama di bawah mata dan di sekitar garis rahang. Merokok juga dapat menyebabkan penuaan dini karena menyempitkan pembuluh darah (membatasi jumlah oksigen yang didapat kulit), meningkatkan produksi radikal bebas, dan menurunkan kadar vitamin A di kulit. Sedangkan alkohol dapat melebarkan pori-pori kulit, menyebabkan komedo dan komedo putih
Tanda-Tanda Kulit Mengalami Dehidrasi

Kulit yang dehidrasi dapat dikenali dengan mudah, tidak perlu harus menunggu diperiksa oleh dokter. Kamu bisa memeriksa sendiri kondisi kulitmu untuk melihat tanda-tanda kulit yang mengalami dehidrasi, di antaranya :
  • Kulit kering dan kasar: Salah satu tanda paling jelas dari kulit yang mengalami dehidrasi adalah kulit yang terasa kering dan kasar. Kulit yang sehat seharusnya terasa lembut dan halus. Namun, jika kamu merasa kulit terasa kering dan kasar, itu bisa menjadi tanda bahwa kulitmu membutuhkan lebih banyak hidrasi.
  • Garis-garis halus dan keriput: Dehidrasi kulit dapat menyebabkan munculnya garis-garis halus dan keriput lebih awal. Ini karena kurangnya air dalam kulit dapat membuatnya kehilangan elastisitasnya, sehingga membuat tanda-tanda penuaan lebih terlihat.
  • Kemerahan dan gatal: Kulit yang mengalami dehidrasi juga cenderung menjadi lebih sensitif. Ini dapat menyebabkan kemerahan, iritasi, dan bahkan gatal-gatal. Kalau kamu sering merasa gatal pada kulitmu, itu bisa menjadi tanda bahwa kulitmu membutuhkan lebih banyak kelembapan.
  • Tampak lecet dan bersisik: Kulit yang sangat dehidrasi dapat tampak lecet dan bersisik. Ini terjadi ketika kulit kehilangan kemampuannya untuk menjaga lapisan luar yang sehat dan terhidrasi.
  • Munculnya jerawat: Meskipun terdengar kontradiktif, kulit yang dehidrasi juga bisa menyebabkan munculnya jerawat. Ketika kulit kering, kelenjar minyak cenderung memproduksi lebih banyak minyak untuk mengatasi kekeringan. Ini bisa menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat.
Cara Mengatasi Dehidrasi Kulit

Jika kamu menemukan tanda-tanda dehidrasi pada kulitmu, gak perlu panik! Ayo mulai perbaiki sebelum terlambat. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi dehidrasi kulitpun gak ribet, cenderung hal-hal sederhana yang rutin dilakukan setiap hari, ini soal kebiasaan baik yang harus diterapkan tiap hari, yaitu :
  • Konsumsi cukup air: Cara terbaik untuk mengatasi dehidrasi kulit adalah dengan minum cukup air. Pastikan kamu minum setidaknya 8 gelas air per hari untuk menjaga tubuhmu terhidrasi dengan baik.
  • Gunakan pelembap: Pilih pelembap yang cocok untuk jenis kulit kamu dan gunakan secara teratur. Pelembap membantu menjaga kelembapan kulit dan mencegah kehilangan air. 
  • Hindari mandi air panas: Mandi dengan air panas dapat mengeringkan kulitmu. Cobalah untuk mandi dengan air hangat dan hindari penggunaan sabun yang mengandung alkohol yang bisa membuat kulit semakin kering.
  • Jaga pola hidup yang sehat: Konsumsi makanan yang mengandung vitamin dan antioksidan dapat membantu menjaga kesehatan kulit. Buah-buahan, sayuran, dan makanan yang kaya akan asam lemak omega-3 dapat membantu menjaga kulit tetap sehat. Olahraga teratur, hindari rokok dan alkohol juga dapat membantu mempertahankan kesehatan kulitmu.
  • Gunakan produk perawatan kulit yang tepat: Pilih produk perawatan kulit yang dikhususkan untuk kulit kering, seperti Oilum Hydrating Care Series.
OILUM Hydrating Care Series adalah produk perawatan kulit kering yang diformulasikan oleh dokter kulit, mengandung bahan-bahan yang berfungsi mengembalikan keseimbangan hidrasi alami (kelembaban) kulit agar halus, lembut, elastis. Tersedia dalam bentuk Cleanser Bar 85 gr, body Wash Bottle 210 ml, Body Wash Pouch 175 ml, Body Lotion 70 ml. Seluruh rangkaiannya fokus mengembalikan kelembapan kulit, menghilangkan tanda-tanda kulit kering, mencegah terjadinya keriput dan penuaan dini. Produk Oilum ini dapat dengan mudah ditemukan di offline store ataupun online storenya. 

Sekarang sudah paham kan soal dehidrasi pada kulit? Kalau kulitmu termasuk kulit yang terhidrasi, tetap jaga kelembapan untuk mencegah dehidrasi pada kulit. Tapi kalau kulitmu memiliki tanda-tanda dehidrasi seperti yang tadi disebutkan, ayo lekas perbaiki dan rawat kulitmu dengan baik!
Continue reading Tanda Kulitmu Mengalami Dehidrasi: Kenali dan Atasi

Monday, 4 September 2023

,

Ingin Miliki Kulit yang Sehat? Jangan Lupa Konsumsi Makanan Ini!

Bagi saya (dan mungkin kebanyakan wanita juga), kesehatan kulit adalah aspek penting dalam menjaga penampilan dan rasa percaya diri. Selain perawatan dari luar, makanan yang kita konsumsi juga memainkan peran kunci dalam kesehatan kulit. Percuma kalau skincare lengkap 7 step, dari toner, essence, serum, moisturizer, kalau sepanjang hari yang dimakan gak jauh dari gorengan, mie bakso,  minuman-minuman boba, ya sama saja bohong. Oleh karena itu, dalam artikel kali ini, saya akan berbagi cerita soal makanan-makanan yang selama ini membantu menjaga kesehatan kulit saya.

Makanan Sehat Untuk Kulit Cantik


1. Buah dan Sayuran Berwarna-warni

Buah dan sayuran yang berwarna-warni, seperti wortel, tomat, dan bayam, mengandung antioksidan yang tinggi. Antioksidan membantu melawan radikal bebas yang dapat merusak sel-sel kulit. Selain itu, mereka mengandung vitamin A, C, dan E yang penting untuk regenerasi kulit dan produksi kolagen. Urusan buah dan sayuran, biasanya saya gak terlalu picky. Karena yakin semua sayuran dan buah ini punya manfaat, ya saya mampu-mampu aja nelennya. Bahkan yang tadinya saya anti, sekarang bisa ketagihan sebegitunya. Misalnya, pare. Gak semua suka dengan sensasi pahit sayuran ini, tapi karena merasa sayuran ini punya banyak manfaat, saya nikmati aja. Awalnya emang terasa aneh, tapi lama-lama, cinta banget sama pare ini.

2. Ikan Berlemak

Ikan seperti salmon, sarden, dan makarel mengandung asam lemak omega-3 yang membantu menjaga kelembapan kulit dan mengurangi peradangan. Asam lemak ini juga meningkatkan elastisitas kulit dan membantu dalam penyembuhan luka. Dibanding makan sayur dan buah, makan ikan ini PR banget bagi saya. Tapi, karena sekarang sudah ada anak, dan saya sering stok ikan-ikanan untuk dia, ujung-ujungnya juga saya ikut makan. 

3. Kacang-kacangan dan Biji-bijian

Kacang-kacangan seperti almond, kenari, dan biji bunga matahari mengandung vitamin E, selenium, dan zat besi yang mendukung kesehatan kulit. Vitamin E memiliki sifat anti-penuaan dan membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UV. Perhatikan jenis kacangnya dan metode yang digunakan untuk mengolahnya. Di sini saya gak bilang kalau kacang lebaran yang digoreng dengan minyak berlimpah ini baik untuk kesehatan kulitmu, ya!

4. Air Putih

Minum air yang cukup sangat penting untuk menjaga kelembapan kulit. Air membantu dalam proses detoksifikasi dan pengangkutan nutrisi ke sel-sel kulit. Pastikan minum setidaknya 8 gelas air per hari. Orang-orang terdekat saya pasti ketawa lihat saya menulis ini. Gimana nggak, sudah terlalu sering saya masuk rumah sakit karena infeksi yang diakibatkan kurang minum. Hehe. Sekarang sudah taubat dan dalam proses memperbaiki pola minum. Biasanya untuk urusan minum air putih ini, kita butuh alarm manusia, karena kalau sekedar alarm biasa, gak mempan. Karena masalah jarang minum ini bukan karena lupa, tapi lebih sering karena malas.

5. Teh Hijau

Teh hijau mengandung polifenol yang disebut epigallocatechin gallate (EGCG), yang memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan. Mengonsumsi teh hijau secara teratur dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari dan mengurangi risiko kanker kulit.

6. Yogurt dan Probiotik

Yogurt dan makanan yang mengandung probiotik membantu menjaga keseimbangan bakteri baik dalam tubuh. Ini dapat membantu kita dalam mengatasi masalah kulit seperti jerawat dan peradangan. Usahakan pilih yogurt plain tanpa gula, karena gula adalah musuh bagi kulit.

Selama 30an hidup, saya merasakan betul bagaimana asupan makanan dan minuman memiliki dampak yang signifikan pada kesehatan kulit Anda. Dengan mengintegrasikan makanan-makanan sehat ini ke dalam pola makan sehari-hari kita, kita dapat membantu menjaga kulit tetap sehat, berkilau, dan tampil cantik secara alami. Selain itu, selalu ingat untuk menjaga kebiasaan hidrasi yang baik dan menghindari konsumsi berlebihan alkohol serta merokok, karena hal ini juga dapat berdampak buruk pada kulit kita. Jadi, untuk mendapatkan kulit yang sehat, tidak melulu soal membeli skincare hingga jutaan, Justru makanan dan minuman yang harganya tidak seberapa, bisa memberi efek yang signifikan bagi kesehatan kulit kita.
Continue reading Ingin Miliki Kulit yang Sehat? Jangan Lupa Konsumsi Makanan Ini!

Thursday, 4 May 2023

, , ,

Review Skincare : Dear Me Beauty Skin Barrier Water Cream

Kalau kemarin saya review soal toner essencenya, kali ini saya mau bahas soal water creamnya, atau biasa saya sebut moisturizer. Fungsinya kurang lebih mirip dengan toner essencenya, yaitu untuk menyehatkan dan melembapkan, namun dengan intensitas yang lebih tinggi, karena teksturnya pun memang jauh lebih kental, sehingga memberikan hasil yang lebih lembap.

Kemasan Water Cream Dear Me Beauty

Water Cream ini punya kemasan baru yang menarik dan saya suka banget. Inovasi model tube dengan pump di dalamnya ini memberikan kesan praktis dan higienis. Dibanding sebelumnya yang bentuk jar, saya jauuuuh lebih suka kemasan yang sekarang. Buat saya, kemasan jar untuk sebuah skincare itu sudah ketinggalan zaman gak sih. Ribet harus colak colek, kadang lapisan penutupnya kelempar, lebih mudah terkontaminasi juga, pokoknya lebih ribet. "Tapi kan kalau di jar, produknya bisa digunakan hingga habis tak tersisa?" Jangan salah, Bunda-Bunda hemat. Kemasan water cream Dear Me Beauty ini juga bisa dihabiskan sampai kinclong! Meskipun model pump, kemasannya bisa dibuka, sehingga kita bisa lihat isian dalamnya, dan bisa kita terus pakai hingga produknya tak tersisa sedikitpun.
Water cream ini memiliki tekstur gel yang cukup kental. Meskipun kental, karena bahan dasarnya air, dia mudah menyerap dan tidak meninggalkan kesan lengket. 1x pump bagi saya cukup untuk keseruhan wajah, dan sisanyapun bisa untuk leher (meskipun cuma kebagian tipis-tipis saja). Tapi, kalau pakai 2 pump pun, bakal nyaman-nyaman aja kok di kulit, gak meninggalkan kesan berat sama sekali. Saya sih, mengingat slogan favorit saya, less is more, ditambah kulit saya gak kering-kering amat, jadi 1 pump juga sudah cukup kok.

Kandungan Water Cream Dear Me Beauty

Water cream ini juga memiliki kandungan-kandungan yang selama ini cocok di kulit saya. 5% Niacinamide, 75X Ceramide, Hyaluronic Acid, 80% Purity of Cica, dan 10X Madecassoside. Niacinamide, Ceramide, Hyaluronic Acid, dan Cica adalah kandungan skincare yang jadi selalu jadi kebutuhan utama untuk permasalahan kulit saya. Nah, untuk yang terakhir, Madecassoside ini, saya juga baru pertama kali dengar. Dari informasi yang saya dapatkan, Madecassoside ini termasuk dalam soothing ingridients, mirip-mirip sama Cica. Fungsinya juga gak beda jauh, untuk meredakan kemerahan, mempercepat pemyembuhan luka, bersifat anti-inflammatory. 

Tekstur Water Cream Dear Me Beauty

Tekstur Dear Me Beauty

Sejujurnya, selama ini saya masih nyetok cream anti acne dari dokter, hanya 1 jenis, tapi ampuh mencegah jerawat model apapun (especially beruntusan). Pemakaiannya, biasanya setelah toner dan sebelum moisturizer. Namun, sudah beberapa waktu ke belakang, saya gak restock krim anti acne tersebut dan hanya menggunakan rangkaian skincare dari Dear Me Beauty. Hasilnya? Sejauh ini gak ada masalah di kulit saya, gak ada jerawat yang muncul. Malah anehnya, kulit saya, meskipun jadi terlihat lebih glowy, tapi tetap gak bikin kulit jadi komedoan atau jerawatan. Saya jadi merasa rangkaian skincare saya saat ini sudah sangat optimal, membuat kulit saya ada di kondisi terbaiknya, setiap produknya memberikan manfaatnya, saya jadi gak perlu make up tebal-tebal lagi untuk nutupin flaw di wajah. I love it!
Continue reading Review Skincare : Dear Me Beauty Skin Barrier Water Cream

Tuesday, 2 May 2023

, , ,

Review Skincare Dear Me Beauty Skin Barrier Toner Essence, Kulit Sehat Seketika

Produk kedua dari Set Skin Barrier milik Dear Me Beauty yang akan saya ulas adalah Toner Essencenya. Dulu saya gak begitu peduli soal toner, essence, atau apapun itu. Biasanya, setelah cuci muka, langsung ke moisturizer juga gak apa-apa banget. Tapi setelah setahunan kebelakang saya rutin menggunakan toner setelah cuci muka, rasanya kok enak. Ada perbedaan yang cukup signifikan antara pakai dan tidak pakai toner setelah cuci muka. Pemakaian toner setelah cuci muka, membuat kulit jauuh lebih lembap, plumpy, lebih siap untuk menyerap rangkaian skincare berikutnya. Itu yang saya rasakan dulu ketika mencoba toner keluaran Skintific. 

Sebetulnya, saya gak ada masalah dengan Skintific, saya mencoba beberapa produknya dan tak ada keluhan apapun. Namun, ketika saya tau Dear Me Beauty mengeluarkan toner dengan kandungan Ceramide dan Hyaluronic Acid, lalu mengingat facial washnya yang nampol di kulit saya, dan harga yang lebih murah, maka saya pikir, kenapa tidak saya coba produk satu ini? Kalau ternyata cocok, saya kan bisa lebih hemat juga, dan skincare saya bisa lebih "kawin" karena berasal dari brand yang sama.

Kemasan Toner Essence Dear Me Beauty

Kemasan Toner Essence ini agak unik. Tutupnya sih standar, model ulir, namun berbentuk bulat. Jadi lucu aja kalau dipajang (oke, ini gak penting). Kemasannya ini aman banget untuk dibawa berpergian, karena selain tutupnya model ulir, di dalamnyapun ada mode locknya gitu, gak langsung lubangnya. Awal-awal agak kesel karena jadi kurang sat set sat set kalau mau pakai, tapi setelah dipikir-pikir, begini kan lebih higienis juga, sebetulnya.

Tekstur Toner Dear Me Beauty

Seperti toner essence pada umumnya, teksturnya ada di tengah-tengah toner dan essence, gak seencer toner, tapi juga gak sekental essence, makanya disebutnya toner essence. Saya suka dengan teksturnya yang mudah menyerap (gak sampai 30 detik), namun tetap meninggalkan kesan yang lembap dan sehat.

Baca Juga : Review Skin Barrier Face Gel Cleanser Dear Me Beauty

Sebelum saya memutuskan untuk mencoba produk ini, tentu saja, saya juga mencari tau soal kandungannya. Sebetulnya, yang saya perhatikan belakangan, tren skincare khusus memperbaiki skin barrier ini memang belum usai. Banyak brand lain yang mengeluarkan produk dengan konsep yang mirip-mirip, dan kandungan yang serupa juga. Makanya, sekarang rasanya lumayan sering dengar Ceramide dengan berbagai jenisnya, karena memang Ceramide punya fungsi yang sangat baik dalam memperbaiki dan merawat skin barrier. Ini juga menjadi salah satu kandungan utama toner essencenya Dear Me Beauty. Selain Encapsulated Ceramide Complex, toner ini juga mengandung Quadruple Hyaluronic Acid, Polyglutamic Acid, Cica, dan Greentea Extract. 

Kandungan Toner Dear Me Beauty

Ceramide, Hyaluronic Acid, dan Cica adalah sahabat kulit saya. Maka, saya cukup optimis dengan produk ini. Dan benar saja, hanya dalam 1 sampai 2 hari, ada kemajuan yang saya rasakan pada kulit wajah saya, khususnya untuk teksturnya, jauh lebih halus dan kenyal. Sangat terasa kalau toner ini mengembalikan pH kulit kita setelah kita mencuci muka, lembap dan plumpy, sehingga kulit jadi lebih siap untuk diberikan rangkaian perawatan selanjutnya.

Minusnya, karena botolnya ini berwarna merah pekat dengan plastik yang cukup tebal, agak kesulitan untuk mencari tau isi dari produknya, kecuali kalau kamu lihat baik-baik di bawah lampu, baru kelihatan. Tapi, overall, toner essence dengan kandungan yang kaya akan manfaat ini, lalu harganya hanya 70.000, yaa it's super worth to try!

Baca Juga : Review Skin Barrier Water Cream Dear Me Beauty

Continue reading Review Skincare Dear Me Beauty Skin Barrier Toner Essence, Kulit Sehat Seketika

Monday, 1 May 2023

, , ,

Review Skincare: Dear Me Beauty Skin Barrier Face Gel Cleanser, Kulit Lembut dan Bersih

Pencuci muka ini adalah produk pertama dari rangkaian Skin Barrier Dear Me Beauty yang saya coba. Meskipun sering dianggap remeh, bagi saya, facial wash justru salah satu rangkaian skincare yang paling essensial. Efek cocok gak cocoknya, bakal cepat terlihat di kulit saya. Ada beberapa reaksi yang biasanya akan ditunjukkan oleh kulit saya yang rewel ini, antara kulit menjadi kemerahan, jadi kering atau terlalu kesat, gatal, atau tiba-tiba muncul beruntusan. Dan ini, bisa terjadi hanya dalam 2x pemakaian. Maka, ketika saya sudah menggunakan produk ini selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan, tentu saja produk ini sudah approved!


Kemasan dari Dear Me Beauty ini gak begitu spesial, standar Facial wash pada umumnya, dengan warna merah terang. Jadi, memang untuk seri Skin Barrier ini konsepnya merah tok, biasa aja sebetulnya. Tapi yang saya suka adalah, informasi produknya jelas tercetak di kemasannya, bukan di plastik luar kemasan. Kadang saya suka sebal ketika beli produk dengan informasi yang dicetak di plastik kemasan, sehingga ketika sudah dipakai, saya harus buka google jika ingin cari tau kembali soal informasi produk tersebut.
Hal positif lainnya dalam produk ini adalah aromanya. Gak ada aromanya sama sekali! Haha. Saya gak suka banget skincare yang ditimpa sama wewangian menyengat, ada sugesti bikin gatal, entah kenapa. Produk ini, tidak berbau, berwarna bening, berbentuk gel, sangat minimalis and I super duper loveee it! Busa yang dihasilkan oleh produk ini juga gak begitu melimpah, tapi juga gak pelit, pas saja. Ukuran 1 biji jagung, cukup untuk membersihkan muka dan leher saya.


Karena fungsi facial wash ini adalah membersihkan kulit dengan lembut, tanpa merusak skin barrier, maka sangat wajar jika produk ini meminimalisir kandungan-kandungan yang punya resiko membuat kulit iritasi, misalnya fragrance dan alkohol. Saya sebagai pemilik kulit sensitif sih sepakat, produk-produk yang meniadakan alkohol dan fragrance di dalamnya, rasanya lebih ringan di kulit dan minim iritasi. Kandungan utama pada Dear Me Beauty Skin Barrier Face Gel Cleanser ini adalah Betaine, Glycerin, 3 Ceramide Complex, dan Phytosphingosine. Kandungan-kandungan tersebut memang bermanfaat memberikan kelembapan pada kulit, memberikan nutrisi dan membuat kulit lebih sehat, kenyal, dan bersih tentunya, bahkan betaine berfungsi dalam memberikan efek silky-smooth skin.

Meskipun konsepnya adalah pencuci wajah yang lembut, tapi facial wash ini tetap mengangkat sisa-sisa kotoran dengan maksimal. Kenapa saya bilang sisa kotoran? Karena sebelum menggunakan ini, saya biasanya menggunakan cleansing oil, untuk mengangkat make up di wajah. Ya, jangan harap kamu bisa membersihkan make up hanya dengan facial wash ya, saya cubit nanti! Nah, meskipun sisa kotoran di wajah ini sudah terangkat dengan maksmal, kulit tetap terasa lembut, gak kering. Kalau dipegang, masih terasa kenyal-kenyal gitu, haluuus banget. Benar saja klaim salah satu kandungannya yaitu betaine, yang bisa memberikan efek silky smooth skin! Harganya hanya sekitar 79.000, sering diskon jadi hanya 50.000 saja, lalu sering juga ada promo seperti yang saya dapatkan, buy 1 get 1 mini size, such a good deal!
Continue reading Review Skincare: Dear Me Beauty Skin Barrier Face Gel Cleanser, Kulit Lembut dan Bersih
, , , , , , ,

Review Skincare : Rangkaian Dear Me Beauty Skin Barrier

Sudah sekian abad lamanya rasanya, saya gak menulis sesuatu yang berbau kecantikan. Tapi, kali ini saya akan menyempatkan diri untuk membahas 1 rangkaian produk yang menurut saya harganya terjangkau (jika dibandingkan brand lain dengan kandungan yang mirip), padahal kualitasnya pwoool. Bahkan saya merasa kulit saya sedang ada dalam kondisi terbaiknya, hanya dengan memakai rangkaian skincare ini (psst.. ini saya tidak diendorse!). Brand yang akan saya review di sini juga bukan brand yang sebetulnya sering saya gunakan, selain lip creamnya yang saya beli saat ada diskon gila-gilaan. Tapi, itupun merupakan pengalaman dan penemuan yang sungguh di luar dugaan, karena lip cream mereka adalah satu-satunya lip cream yang gak bikin bibir saya kering ataupun pecah-pecah. Makanya, saya penasaran untuk coba rangkaian skincarenya, yang kebetulan memiliki kandungan-kandungan yang cocok dengan kulit saya.

Dear Me Beauty, itu adalah brandnya. Saya yakin beberapa sudah tidak asing dengan brand ini, meski kebanyakan masih mengira kalau brand ini hanya mengeluarkan produk kosmetik saja (foundation mereka sudah terkenal di kalangan beauty enthusiast). Tapi, kala itu, saya yang tadinya mau beli facial wash Somethinc, tiba-tiba malah kepincut dengan facial wash Dear Me Beauty. Karena apa? Betul ibu-ibu! Karena sedang diskon, beli 1 facial wash ukuran normal, gratis 1 facial wash ukuran travel size. Apalagi ketika dilihat-lihat kandungannya, ini sepertinya cocok untuk kulit saya yang sensitif, tipe-tipe facial wash kekinian, yang gentle, gak bikin kering, dan berfungsi untuk merawat skin barrier. Itu adalah awal mulanya saya berpaling dari rangkaian skincare saya sebelumnya, dan mulai membeli seluruh rangkaian perawatan skin barrier dari Dear Me Beauty. Semuanya akan saya ulas secara terpisah, supaya apa? Supaya gak lieur, Bund... Tunggu yaaa..

Review Dear Me Beauty Skin Barrier

Review Dear Me Beauty Skin Barrier Water Cream
Review Dear Me Beauty Skin Barrier Sunscreen Gel
Continue reading Review Skincare : Rangkaian Dear Me Beauty Skin Barrier

Tuesday, 22 November 2022

, ,

Review Skincare : Erha 10 Home Peeling 1 dan Erha 11 Home Peeling 2, Eksfoliasi Mudah di Rumah

Produk eksfoliasi kulit yang bagus, sudah banyak bertebaran di luar sana. Saya sendiri, merasa kalau eksfoliasi itu salah satu treatment yang penting. Mengangkat sel kulit mati akan membuat produk skincare yang kita pakai sehari-hari, lebih menyerap dan bekerja secara optimal. Ada 2 jenis produk eksfoliasi kulit, yang physical dan juga yang chemical. Dari namanya, kita bisa langsung paham ya, physical exfoliator adalah produk eksfoliasi yang menggunakan butiran scrub untuk mengangkat sel kulit mati, sedangkan chemical exfoliator adalah produk eksfoliasi yang menggunakan zat aktif yang dapat mengangkat sel kulit mati, contohnya AHA.

Saya sendiri, sebetulnya merasa kalau keduanya punya plus minus. Physical exfoliator seringkali tidak bersahabat dengan kulit sensitif, beberapa produk punya scrub yang terlalu besar sehingga meningkatkan resiko iritasi akibat gesekan scrub dengan kulit. Namun, physical exfoliator menurut saya paling ampuh dalam mengatasi komedo-komedo, terutama komedo di bagian hidung, bisa langsung bikin hidung mulus seketika. Sedangkan untuk chemical exfoliator, meskipun painless, saya ngerasa kurang nendang di kulit, kulit gak otomatis kerasa mulus dan bersih seperti yang biasa dirasakan saat memakai physical exfoliator.

Uniknya, produk yang akan saya review kali ini, terdiri dari 2 jenis exfoliator tersebut, dan keduanya dipakai bersamaan, saling melengkapi. Produk keluaran Erha ini sengaja dibuat untuk kita yang ingin melakukan treatment ekfoliasi di rumah, makanya namanya adalah Erha Home Peeling. Seperti yang tadi saya sebutkan, Erha Home Peeling ini terdiri dari 2, yaitu Erha 10 dan Erha 11, saya gak tau 10 dan 11 ini kode apa, tapi memang pemakaiannya dilakukan berurutan, pertama Erha 10 lalu dilanjutkan dengan Erha 11.

Erha Home Peeling

Basically, Erha 10 Home Peeling ini adalah chemical exfoliator. Ia mengandung glycolic acid sebanyak 5% dan lactic acid sebesar 4,5%. Teksturnya krim dengan konsistensi yang padat, seperti mentega. Sedangkan Erha 11 Home Peeling ini adalah keduanya, ya chemical, juga physical. Ia juga mengandung glycolic acid sebesar 10%. Meskipun begitu, Erha 11 Home Peeling memiliki tekstur yang berbeda karena mengandung scrub halus di dalamnya.

Erha Home Peeling

Cara pemakaiannya juga mudah, bahkan bisa dilakukan sambil rebahan atau ngedrakor. Yang pertama, cuci wajah menggunakan sabun hingga bersih, lalu oleskan Erha 10 Home Peeling 1 ke seluruh permukaan kulit. Setelahnya, diamkan selama 30 menit. Sesudah 30 menit, lanjut dengan mengoleskan Erha 11 Home Peeling secukupnya ke seluruh wajah, dan pijat dengan gerakan memutar selama kurang lebih 1 menit. Setelah itu, bilas dan keringkan. Sangat mudah kan?

2 kombo ini ampuh banget buat bersihin kotoran di muka saya. Pasca treatment emang kulit kelihatan lebih merah, namanya juga abis exfoliasi ya, cuma kulit jauh lebih halus dan kerasa lebih ringan (mungkin ini semacam sugesti karena kotoran seperti sudah terangkat, ya). Kalau besok-besoknya disambung dengan pemakaian skincare secara rutin, bakal ngerasa kalau skincare kalian jadi lebih ngefek (jelas lah ya, kan lapisan kulit matinya mulai terkikis!). Sejauh ini, 2 produk ini merupakan exfoliator favorit saya. Dibandingkan produk-produk eksfoliasi sebelumnya, yang bikin kulit cekat-cekit gak nyaman, 2 produk ini jauh lebih bersahabat di kulit saya. 

Erha Home Peeling

Baca Juga : Review Skincare : Somethinc AHA BHA PHA Peeling Solution

Sejauh ini, sampai produknya sudah habis, saya gak nemu kesan negatif selain ukurannya yang mungil. Masing-masing hanya berukuran 10 gr dengan harga berkisar 150.000 untuk bundling kedua produk (saat promo). Tapi, karena dipakainya juga paling sering seminggu sekali (tergantung waktu senggang), lumayan awet. Oh ya, karena produk-produk yang saya ulas ini menggunakan AHA yang memungkinkan membuat sensitifitas kulit terhadap matahari jadi meningkat, maka sangat wajib hukumnya menggunakan sunscreen dengan tepat. Kalau bisa, ya hindari aktivitas outdoor. Kalau saya, biasanya kalau emang mau ada aktivitas di luar ruangan, sehari sebelumnya saya gak akan melakukan treatment ini.  

Diclaimer: Artikel ini ditulis atas pengalaman pribadi penulis, bukan sponsor maupun endorsement.


Continue reading Review Skincare : Erha 10 Home Peeling 1 dan Erha 11 Home Peeling 2, Eksfoliasi Mudah di Rumah

Wednesday, 16 November 2022

, , , , ,

Review Skincare: Skintific 4D Hyaluronic Acid Barrier Essence Toner, Terfavorit di Tahun Ini!

Toner adalah salah satu step skincare yang wajib banget buat saya! Kulit saya ini seringkali kering, tapi kalau udah kepanasan, langsung otomatis jadi pabrik minyak. Kalau saya gak pakai toner, kulit saya makin kering, dan kalau kepanasan malah bikin kulit keliatan makin kusam juga. Makanya, saya senang banget koleksi toner. Oh ya, toner yang saya maksud di sini bukan toner yang teksturnya plek plekan cair, yang pengaplikasiannya menggunakan kapas. Toner yang saya maksud lebih seperti essence, gak sekental serum, tapi juga gak seringan air. Ngerti kan ya? 

Untuk toner yang akan saya review di sini, bukan toner yang sulit didapat. Bahkan, sepertinya banyak yang menjadikan toner ini salah satu favorit skincarenya, termasuk saya. Skintific 4D Hyaluronic Acid Barrier Essence Toner. Ada cerita dibalik penggunaan Skintific 4D Hyaluronic Acid Barrier Essence Toner ini. Mei tahun ini, berarti 6 bulan yang lalu, saya beli sepaket skincare Skintific yang khusus untuk kulit kusam, direkomendasikanlah 3 produk oleh admin Skintific, kalau gak salah namanya paket glowing skin, isinya Skintific 4D Hyaluronic Acid Barrier Essence Toner, Skintific 10% Niacinamide Brightening Serum, dan Skintific 5x Ceramide Barrier Moisture Gel. Di antara 3 produk yang ada dalam paket glowing skin tersebut, produk ini adalah yang paling murah, tapi juga ternyata yang paling awet, dan paling berjasa di kulit saya.

Review Toner Skintific

Toner Skintific ini sebenarnya isinya gak banyak-banyak amat, standar toner, 100 ml, tapi sampai 6 bulanpun, produknya masih tersisa 1 cm lagi kalau dilihat dari luar. Menurut saya ini awet sekali, padahal saya hampir selalu memakainya tiap hari, pagi dan malam, setelah selesai cuci muka. 

Produknya dikemas dalam box karton tebal. Botol yang digunakan adalah jenis botol plastik yang tebal, dengan tutup model ulir. Saya juga lebih suka tutup model ulir di banding model flip top yang secara ajaib suka tiba-tiba ngebuka kalau dibawa traveling. 

Review Toner Skintific

Hal pertama yang saya suka dari produk ini jelas kandungannya. Maksud dari 4D hyaluronic acid di sini adalah kombinasi dari 4 tipe hyaluronic acid yang memperbaiki, memberikan dan mengunci kelembapan secara intensif dan instan. 1 jenis hyaluronic acid aja rasanya sudah cukup lembap, produk ini memiliki 4 sekaligus, surely kulit saya auto lembap. Belum lagi kandungan lainnya, yaitu ceramide, centella, dan provitamin B5. Centella, juga adalah salah satu kandungan favorit saya. Dia punya manfaat yang baik untuk menenangkan kulit, dan membuat kulit minim iritasi. Sedangkan ceramide, yang sedang hype ini, punya tugas melindungi skin barrier. Dengan banyaknya manfaat yang diberikan, 90.000 menurut saya murah sih. Apalagi jika mengingat produknya yang awet dan gak cepat habis.

Untuk pengaplikasiannya, saya gak butuh banyak produk. Cukup 2 tetes, saya gosokkan di telapak tangan, lalu aplikasikan ke wajah, dan 1 tetes lagi untuk di leher. Teksturnya cair, namun sedikit kental. Lalu saat dibaurkan ke seluruh bagian wajah, terasa licin. Maksud licin di sini bukan dalam artian negatif ya, lebih seperti spreadable, gitu. Butuh waktu 1 menit untuk menyerap. Makanya, saya bilang teksturnya berbeda dengan toner cair pada umumnya. Kalau toner yang bentuknya cair, akan menyerap dalam beberapa detik saja. Produk ini, meskipun membutuhkan waktu untuk menyerap, namun ketika sudah menyerap, dia menyerap dengan sempurna. Lembap, namun tidak lengket.

Review Toner Skintific

Hal lain yang menjadi nilai plus adalah aromanya. Gak ada aroma wewangian apapun itu yang menyegakkan hidung. Saya agak-agak mudah tertanggu dengan skincare yang ada aromanya, meskipun aromanya wangi. 

Review Toner Skintific

Baca Juga : Review Skintific Eye Cream Massager

Review Skintific ini seharusnya menyertakan foto before after. Karena saya gak punya foto 6 bulan yang lalu dalam keadaan bare face, saya hanya bisa menyertakan foto before after dalam sehari, hanya untuk menunjukkan efek melembapkan yang diberikan oleh produk ini. Tapi, meskipun tanpa bukti, saya bisa merasa kulit saya jauh lebih normal dari biasanya, gak ada minyak berlebih yang membuat kulit saya berjerawat, seperti yang biasanya terjadi. Kulit jauh lebih halus dan enak dipegang. Jadi, sebagai penutup, untuk skincare seharga 90.000 yang awet hingga 6 bulan, memiliki kandungan yang punya banyak manfaat untuk kulit wajah, toner Skintific ini masuk ke dalam list skincare favorit saya tahun ini!

Continue reading Review Skincare: Skintific 4D Hyaluronic Acid Barrier Essence Toner, Terfavorit di Tahun Ini!

Friday, 29 April 2022

, , , , ,

Colorkey Soft Matte Lip Cream: Lokal, Murah, Berkualitas

Era lip cream sepertinya emang gak ada akhirnya ya. Gak heran sih, selain kepraktisan dan formulanya yang awet, pilihan warna yang beragam dari berbagai brand yang ada juga menjadi alasan kenapa orang-orang gak bisa move on dari lip cream, termasuk saya! Setiap ada brand baru yang mengeluarkan produk lip cream, saya pasti penasaran buat coba. Meskipun terlihat serupa, tiap brand biasanya punya ciri khas yang bikin lip cream mereka berbeda dari brand lain, entah dari tekstur, staying power, atau yang tadi saya bilang, pilihan warnanya. 

Kali ini, muncul lagi brand lokal yang menarik perhatian saya karena baru aja ngeluarin lip cream, yaitu Colorkey Beauty. Brand ini baru pertama kali saya denger, tapi begitu melihat kemasan produknya yang minimalis, chic, girly ini, jadi penasaran. Colorkey Soft Matte Lip Cream ini hadir dalam 5 warna, yaitu Waffle, Cherry On Top, Pancake, Milkshake, dan Maple.

KEMASAN

Colorkey Soft Matte Lip Cream ini hadir dengan kemasan yang minimalis. Gak terlalu besar, hanya seukuran telunjuk (ya, telunjuk saya), jadi gak ngabisin tempat di pouch make up. Beberapa orang ada yang lebih suka lip cream yang kemasannya panjang karena gak kagok pada saat pengaplikasian lip creamnya. Tapi buat saya gak ada bedanya, tetap nyaman-nyaman saja.

Lalu, seperti yang tadi saya bilang, designnya gak macem-macem. Sederhana dan manis, dominasi warna peach bikin lip cream ini terlihat girly.

KLAIM

Uniknya, produk ini gak dilengkapi dengan informasi klaim produk secara detail. Penjelasannya hanya sebatas transferproof, pigmented, dan long lasting. Umumnya, produk-produk kecantikan mencantumkan key ingridients di bagian kemasannya, sebagai highlight informasi produk. Tapi, untuk produk ini, saya gak tau kandungan utama yang menarik dalam lip cream ini apa. Mungkin saya harus googling satu persatu manfaat dari kandungan yang ada, secara manual.

KANDUNGAN

Isododecane, Trimethylsiloxysilicate, Mica, Silica, Hydrogenated Polydecene, Dimethicone Crosspolymer, Nylon-12, Dimethicone, Disteardimonium Hectorite, Propylene Carbonate, Phenoxyethanol, Tocopherol

TEKSTUR, AROMA, DAN WARNA

Teksturnya kental tapi spreadable. Yang perlu diacungi jempol adalah tekstur yang ringan. Saya juga bingung, teksturnya padahal cream pada umumnya, tapi begitu diaplikasikan, aluuus banget dan ringan di bibir, warnanya langsung menyatu ke bibir. Kalian pasti pernah kan nemu lip cream yang waktu dipakai, jatohnya jadi kayak pakai cat di bibir? Gak nyatu dan keliatan banget ada lapisan di atas bibir. Kalau ini, nggak! Pemakaian 1x oles, sensasinya mirip kaya abis pakai lip tint, lebih berat sedikit lah, sedikit banget. Pemakaian 2x oles, tentu terasa lebih berat tapi tetap nyaman, dan yang jelas, pemakaian 2x oles bisa mengcover warna bibir dengan sempurna.

Aromanya enak, manis seperti kue, tapi gak menyengat. Begitu diaplikasikan juga aromanya menghilang. Jadi gak masalah buat saya yang gak suka wewangian di kosmetik dan skincare.

Seperti yang tadi saya bilang, Colorkey Soft Matte Lip Cream ini hadir dengan 5 warna, yaitu Waffle, Cherry On Top, Pancake, Milkshake, dan Maple. Aku bakal review tiap-tiap warnanya ya!

1. Waffle : Warna bata, yang mungkin banyak orang bilang juga teracota. Warnanya masuk ke semua skintone, natural semi bold. Konsistensinya bagus, sekali poles bisa langsung mengcover bibir.

2. Cherry On Top : Warna merah ala bibirnya Snow White. Kalau shade waffle ada tone orangenya, shade ini ada sedikit tone pinknya yang bikin warna ini bisa masuk juga ke kulit dengan undertone warm.

3. Pancake : Warna paling nude dan paling sheer coverage. Cocok untuk base ombre. Butuh 2x oles untuk mengcover warna bibir saya. Warna ini juga paling tricky saat dipakai, 1x oles gak cukup nutupin garis hitam bibir, 2x oles kok ya rasanya jadi neon. Warna-warna gini emang bermasalah di kulit sawo matang saya, pakai ini harus sambil pakai make up, kalau nggak, bakal aneh di muka kusem saya. 

4. Milkshake : Warna pink fuschia yang cantik banget. Sebenarnya tekstur dan konsistensinya masih di bawah Waffle, tapi saya suka hasilnya di bibir yang bikin bibir pink natural. Tanpa pakai make up wajah, pakai warna ini di bibir aja udah fresh banget.

5. Maple : Kalau Cherry On Top lebih cocok untuk kulit dengan cool under tone, shade Maple ini dibuat khusus pecinta lippen merah dengan undertone warm. Ada hint orange kecoklatan yang bikin warnanya gak terlalu neon ketika diaplikasikan. Ini warna favorit saya.

Untuk ketahanan dari Colorkey Soft Matte Lip Cream ini, tergantung dari apa yang kamu makan dan minum. Kalau lagi puasa, ya 12 jam juga tahan-tahan aja. Tapi kalau makan makanan berminyak, ya luntur sedikit, malah ngeri gak sih kalau gak luntur. Lalu, soal transferproof juga terbukti benar, lip cream ini gak ninggalin noda di tisu atau di tangan ketika saya cium.

KESIMPULAN

+ Produk lokal
+ Harga terjangkau
+ Aroma enak
+ Design minimalis
+ Staying power bagus
+ Bisa mengcover garis hitam di bibir
+ Ringan dipakai
- Minim informasi produk pada kemasan
- Pilihan warna masih terbatas

Yang lebih menarik lagi, dengan semua ulasan positif yang saya bagikan, Colorkey Soft Matte Lip Cream ini dijual dengan harga yang super terjangkau, hanya 59.000 aja. Bahkan kalau kamu beli bundling langsung 5 warnanya sekaligus, harganya hanya 180.000, kalau dihitung satuannya hanya 38.000 aja, ya Tuhan murah banget tolong. Cus yang penasaran dan mau coba, lansung aja cari di shopeenya Colorkey Beauty , dan kalau penasaran sama brand ini dan produk-produk lainnya, intip aja instagramnya Colorkey Beauty, mereka sering share info-info menarik seputar produknya.

Continue reading Colorkey Soft Matte Lip Cream: Lokal, Murah, Berkualitas

Wednesday, 23 February 2022

, , , ,

REVIEW: Avoskin Retinol Miraculous Ampoule, Kulit Menjadi Kembali Muda, Kenyal, dan Sehat!

Kali ini, ulasannya juga masih tentang retinol, dan juga masih dari brand Avoskin. Produk ini adalah step selanjutnya yang diaplikasikan setelah Toner. Konon, Mbah Suhay juga takjub dengan produk ini, karena menurutnya produk ini betul-betul mampu menyamarkan kerutan di wajahnya, meskipun beliau masih merasa tidak percaya, too good to be true mungkin buat beliau.

Review Avoskin Retinol Miraculous Ampoule

Saya juga, gak muluk-muluk, gak berharap kalau produk ini mampu bikin saya terlihat lebih muda, menghilangkan kerutan-kerutan dan semacamnya. Saya cuma berharap kulit saya beregenerasi dengan optimal, mengurangi noda-noda lama bekas jajahan jerawat selama ini. Tapi, gimana ya hasilnya? Simak teruss!

KEMASAN

Review Avoskin Retinol Miraculous Ampoule

Masih dengan warna yang serupa dengan produk sebelumnya, Avoskin Miraculous Retinol Ampule ini dikemas dalam bentuk botol dengan aplikator pipet. Gak ada komplain apapun, apalagi saya pecinta kemasan botol pipet, memudahkan untuk menakar produk yang akan dipakai, dan lebih higienis tentunya.

KANDUNGAN

Water, Propylene Glycol, Glycerin, Phenoxyethanol, Carbomer, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Caprylic/Capric Triglyceride, Camellia Sinensis (Green Tea) Leaf Extract, Methyl Methacrylate Crosspolymer, Polyglutamic Acid, Tetrasodium EDTA, Retinol, Hydrogenated Lecithin, Ethylhexylglycerin, Cholesterol, Biosaccharide gum-1, Tocopheryl Acetate, Rubus Idaeus (Raspberry) Fruit Extract, BHT, Punica Granatum (Fruit) Extract, Butylene Glycol, Phaseolus Radiatus Seed Extract BHA, Avena Sativa (Oat) Meal Extract, Palmitoyl Hexapeptide-12

KLAIM

Avoskin Miraculous Retinol Ampoule memiliki kandungan utama 3% Actosome Retinol yang 50% lebih rendah efek samping pada kulit dibandingkan dengan retinol lainnya. Dipadu dengan kandungan Vitamin E, ekstrak buah pomegranate, dan ekstrak green tea yang bekerja secara optimal untuk memicu regenerasi sel kulit sehingga meningkatkan produksi kolagen alami pada kulit.

Review Avoskin Retinol Miraculous Ampoule

Produk Miraculous Retinol Ampoule ini efektif untuk: 

  • Menunda munculnya tanda penuaan dini pada kulit. 
  • Menyamarkan noda hitam dan garis halus. 
  • Menjaga kekenyalan atau elastisitas kulit. 
  • Mencerahkan kulit wajah dan meredakan jerawat.

CARA PEMAKAIAN

  • Aplikasikan secara merata pada kulit wajah menggunakan ujung jari 
  • Bilas keesokan harinya, dan jangan lupa gunakan sunscreen favoritmu

HASIL PEMAKAIAN

Seperti yang saya duga, tekstur dari Avoskin Retinol Miraculous Ampoule sedikit lebih kental dari Avoskin Retinol Miraculous Toner. Berwarna putih dengan aroma yang gak bisa dideskripsikan, namun gak mengganggu karena aromanya menghilang dengan cepat saat kita aplikasikan. Sama dengan tonernya, Avoskin Retinol Miraculous Ampoule ini juga cepat menyerap. Hanya butuh 1 tetes untuk seluruh wajah. Setelah memakai produk ini, gak ada perasaan lengket atau gak nyaman seperti kebanyakan skincare retinol yang pernah saya coba. Ini merupakan poin yang menyenangkan, karena saya sebetulnya paling malas kalau harus tidur dengan kondisi wajah yang lembapnya berlebihan, bikin parno kalau debu-debu, kuman, dan kotoran di udara, bantal, selimut, akan bersarang di wajah saya.

 Review Avoskin Retinol Miraculous Ampoule 
Seperti yang saya bilang, saya gak muluk-muluk soal kerutan dan sebagainya. Terlalu serakah rasanya kalau mengharapkan produk ini mengabulkan semua inginnya saya. Poin utamanya hanyalah saya ingin kulit wajah saya sehat, lebih normal, gak berlebihan minyak, ataupun kekurangan minyak, yang sedang-sedang saja kalau kata lagu dangdut. 

Pemakaian sebulan, saya langsung merasakan hasil yang lebih optimal dibanding dengan saya hanya memakai Avoskin Retinol Miraculous Toner. Tektur kulit jauh lebih halus, kulit lebih bersih, beruntus semakin berkurang, pokoknya tekstur kulit saya terasa enak untuk dipegang-pegang. Garis senyum dan flek hitam, masih terlihat begitu-begitu saja, tapi saya gak tau kalau dilihat pakai mikroskop, mungkin sedikitknya ada perubahan. Lagipula, garis senyum saya memang sudah dalam dari sananya, jadi ya mungkin agak sulit ya untuk diotak-atik.

Suatu kali, saya melihat review orang lain mengenai ampoule ini. Lalu, saya agak terkejut waktu membaca salah satu review seperti ini, "karena mengandung retinol, ampoule ini gak disarankan dipakai setiap hari, maksimal seminggu 3x". Wew, saya tau kalau retinol ini cukup "keras" untuk kulit sensitf, tapi yang saya tau, tiap brand punya formulanya masing-masing, sehingga ada beberapa yang membolehkan untuk pemakaian sehari-hari. Saya pikir produk ini adalah salah satunya, karena saya gak melihat ada larangan penggunaan tiap hari pada kemasannya. Tapi ya, saya juga agak-agak cemas, takut saya ketinggalan informasi, jadi saya langsung menanyakannya pada admin Avoskin di Instagram. Hamdallah, adminnya jawab bahwa semuanya tergantung kulit masing-masing, kalau sudah terbiasa pakai retinol tiap hari dan gak ada efek samping apapun, gak masalah untuk pemakaian tiap malam, yang penting tetap pakai sunscreen! Ya, jelas, saya hajar aja pakai tiap hari, dan hasilnya juga buagyus bangettt!

Baca Juga : Review Avoskin Toner, Retinol Untuk Kulit Sensitif

KESIMPULAN

+ Tekstunya enak, mudah menyerap
+ Aroma gak mengganggu
+ Kandungan retinolnya aman untuk kulit sensitif
+ Tekstur kulitmenjadi lembap dan kenyal
+ Komedo jauh berkurang, pori-pori terlihat lebih bersih
- Kemasannya mirip dengan seri refining
 
Harga : 200.000/ 30 ml
Nilai : 5/5

Disclaimer : Artikel ini ditulis atas pengalaman pribadi penulis, bukan sponsor maupun endorsement
Continue reading REVIEW: Avoskin Retinol Miraculous Ampoule, Kulit Menjadi Kembali Muda, Kenyal, dan Sehat!
, , , ,

REVIEW : Skintific 360° Crystal Massager Lifing Eye Cream, Gak Heran Kalau Produk Ini Viral!

Memasuki kepala 3, fokus utama saya dalam perawatan wajah adalah segala sesuatu yang bisa menunda munculnya tanda-tanda penuaan wajah. Area mata, seringkali menjadi area awal yang mendapatkan tanda-tanda ini. Kerutan atau garis-garis halus di ujung mata, kantung mata dan lingkar hitam di area mata, membuat tampilan keseluruhan wajah menjadi "layu". Oleh karenanya, segala produk yang berfokus untuk menjaga kecantikan area mata ini sudah pasti saya kejar, termasuk satu produk yang akan saya ulas kali ini.

Produk ini berkali-kali bikin saya terpesona, bikin saya merasa lompat ke abad 22, alias canggih betul  yaitu Skintific 360 Crystal Massager Lifing Eye Cream yang dikenal juga sebagai Crystal Pen. Well, basically, seperti namanya, produknya adalah eye cream, tapi ada banyak hal yang membuat produk ini menjadi berbeda dibanding dengan produk eye cream lainnya. Kenapa? Baca terus!
 
Review Skintific  360° Crystal Massager Lifing Eye Cream
Sebelum saya mengulas banyak mengenai eye cream ini, saya ingin bercerita sedikit mengenai brand yang menaunginya, yaitu Skintific. Brand Skintific ini diformulasikan di Canada, dengan tagline Skincare Powered by Science. Kita semua pastinya sudah paham, bahwa teknologi di Canada sudah beberapa langkah lebih jauh dibanding di Indonesia. Oleh karena itu, saya percaya bahwasanya produk-produk yang mereka keluarkanpun memiliki keunggulan dalam beberapa hal, seperti formula dan kemasannya, yang tentunya lebih canggih.

KEMASAN

Produk ini datang dengan box berwarna silver mewah. Begitu saya keluarkan produknya, waw. Waw. Saya gak pernah berharap banyak dari kemasan eye cream, karena ya sudahlah, hanya sebatas eye cream, memang kemasannya bisa diupgrade seperti apalagi? Tapi produk ini beneran lain.

Kalau saya melihat di gambar, rasanya produknya berukuran imut, hanya seukuran jari saja, karena biasanya eye cream kan begitu ya, dengan alasan produk yang dipakai kan hanya untuk sekitaran mata, jadi ya sedikit saja. Tapi begitu produk ini datang, ukurannya ternyata lebih panjang dan lebih berat dari yang saya bayangkan.
 
Review Skintific  360° Crystal Massager Lifing Eye Cream
Bentuknya ramping, dan aplikatornya betul-betul berbeda. Ini yang menjadi keunggulan produk ini. Produk ini dilengkapi dengan teknologi 360 ° Crystal Rolling Massager, sebuah teknologi Lift-Tech ™ dari Jerman dengan 184 permukaan kristal dan dapat berputar searah 360 °, sehingga membantu daya serap kandungan aktif pada kulit dan mengurangi garis-garis halus yang terlihat dan kantung mata di waktu yang bersamaan. Yahoo!!

KANDUNGAN DAN KLAIM

3D Peptides: 
  1. Maytixytl™ 3000 Peptide: Mengurangi garis halus, menstimulasi produksi kolagen dan memperbaiki tanda-tanda penuaan 
  2. SKN™-AKE Peptide: Mengurangi tampilan mata sembab, mengurangi kontraksi-mikro pada otot kulit sehingga mencegah pembentukan kerutan dan garis-garis ekspresi pada mata. 
  3. Acetyl™ Tetrapeptide-5: Mengurangi tampilan bawah mata yang gelap, membantu mengurangi melanin dengan menghambat aktivitas elastase. 
Niacinamide: Mencerahkan area mata dan mengurangi tampilan bawah mata yang gelap. 
Caffeine: Membantu untuk meningkatkan sirkulasi dan menyempitkan pembuluh darah pada area mata sehingga meminimalisir penampilan area bawah mata yang gelap dan mengurangi tampilan matasembab.

Lift-Tech™ 360 ° Crystal Roll Massager yang terdapat pada eye cream ini membantu mengurangi garis-garis halus/ fine lines dalam 3 menit, mengurangi area bawah mata yang gelap, dan mengurangi tampilan mata sembab.

CARA PEMAKAIAN

  1. Tekan dan oleskan krim mata dalam jumlah yang tepat di sekitar area mata.
  2. Sentuh bagian besi pada Activation Metal Area dan tekankan pada kulit untuk menghidupkan vibrasi/getaran dari massager.
  3. Pijat area mata sebelum terserap sempurna.
  4. Bisa digunakan untuk memijat seluruh wajah.
HASIL PEMAKAIAN

Sebelum saya cerita tentang hasil dari pemakaian produk ini, saya justru gak sabar buat share ke temen-temen, betapa menyenangkannya pengaplikasian produk ini. Sebelum ini, saya masih menggunakan eye cream yang kemasannya jar (kalau kata Ivan Gunawan sih sungguh lawle ya, alias lawas banget). Tapi ya, sudah. Saya pikir bentuk dan kemasan gak akan punya pengaruh signifikan terhadap performa produknya tersebut, padahal sebetulnya, semuanya adalah satu kesatuan.
 
 Review Skintific  360° Crystal Massager Lifing Eye Cream
 
Sedetik saya melihat Skintific 360 Crystal Massager Lifing Eye Cream saja, saya sudah bisa menilai bahwa produk ini bukan produk kaleng-kaleng. Dari mulai designnya, bobotnya yang berasa, kandungannya yang gak kaleng-kaleng, lalu yang terakhir, yang paling utama, yaitu aplikator produknya yang telah saya sebut tadi, yaitu menggunakan teknologi 360° Crystal Rolling Massager, sebuah teknologi Lift-Tech ™ dari Jerman dengan 184 permukaan kristal dan dapat berputar searah 360°. Jadi, yang biasanya saya harus mengandalkan jari-jari kasar saya untuk memijit area mata, kini saya sudah bisa mengandalkan eye cream ini untuk bekerja mandiri, tinggal oles-oles aja. Selain bisa berputar, aplikatornya juga dapat bergetar ketika menyentuh area mata yang berlemak. Getarannya sebanyak 12.000 kali/ menit.

Review Skintific  360° Crystal Massager Lifing Eye Cream

Kesan pertama pemakaian sih sudah jelas ya, dengan adanya sensasi dingin dari permukaan aplikator, ditambah lagi dengan vibrasi yang diberikan, mata saya serasa sedang diterapi. Peredaran darah di sekitar mata terasa lebih lancar, penyerapan zat aktif ke dalam kulitpun lebih optimal, alhasil rasanya rileks banget. Banyak skincare di luar sana yang punya kandungan yang oke-oke, tapi kalau penyerapannya gak optimal, kan jadinya percuma ya. Produk ini mendobrak kekhawatiran itu, jadi kandungan-kandungan utama yang sudah diformulasikan, sudah pasti terserap ke dalam kulit secara optimal, jadi gak sia-sia kan!

Tekstur dari eye cream inipun gak terlalu padat juga gak over watery. Pas aja. Cukup untuk melembapkan dan spreadable ketika diaplikasikan. Jadi saat aplikator kristalnya digunakan, terasa licin dan nyaman dipakai, kulit gak kerasa sakit ataupun ketarik-tarik.
 
Review Skintific  360° Crystal Massager Lifing Eye Cream

Skintific 360° Crystal Massager Lifing Eye Cream ini juga membantu saya tiap mata saya terasa pegal. Apalagi jika seharian saya sibuk di depan laptop, atau kelamaan baca buku, atau juga kelamaan baca webtoon di HP, kelopak mata rasanya seperti ditumpangi thanos, berat banget. Jadi, ada efek instan yang saya rasakan dari Skintific 360 Crystal Massager Lifing Eye Cream ini. Dengan 3 menit saja,   produk ini membuat mata yang lelah menjadi lebih segar dan gak tegang, bahkan kantung mata dan lingkaran hitampun terlihat lebih manusiawi. Selain itu, tekstur kulit di area matapun terasa lebih lembap. Kelembapan inilah yang membuat garis-garis halus di sekitar mata menjadi tersamarkan dan gak sejelas biasanya. Foto di bawah ini adalah hasil pemakaian dalam seminggu, bisa dilihat kan ada perubahan yang cukup signifikan? Kantung mata memudar dan gak segelap di awal, kerutan di ujung matapun lebih tersamarkan.


Sebetulnya, dalam 3 menit pemakaian saja sudah terasa perbedaannya. Lebih lembap. So, aku happy! Kalau dalam beberapa menit saja, hasilnya sudah begini, kebayang gak sih kayak gimana hasilnya dalam jangka waktu yang lebih lama?
KESIMPULAN

+ Design mewah
+ Aplikator canggih, beda dari eye cream pada umumnya
+ Teksturnya enak, mudah dibaurkan
+ Praktis, 2 in 1, ada produk dan ada massagernya
+ Getaran 12.000/ menit mempercepat penyerapan kandungan aktif, mengurangi garis
+ Menyegarkan mata
+ Menyamarkan kantung mata dan mata panda
+ Melembapkan area mata sehingga meminimalisir timbulnya garis atau kerutan halus pada mata

Harga : IDR 189.000
 
Kalau kalian ingin tau lebih lanjut tentang produk ini atau bahkan produk lain dari Brand Skintific yang juga gak kalah canggih, go check on their IG account @skintificid ! Let me know kalau kalian udah pernah coba produk mereka juga ya!
Continue reading REVIEW : Skintific 360° Crystal Massager Lifing Eye Cream, Gak Heran Kalau Produk Ini Viral!