Showing posts with label REVIEW PRODUK. Show all posts
Showing posts with label REVIEW PRODUK. Show all posts

Tuesday, 26 September 2023

, ,

Rekomendasi Sunscreen Lokal Untuk Kulit Berjerawat

Bagi orang-orang dengan tipe kulit acne prone atau kulit-kulit yang mudah berjerawat, pencarian sunscreen layaknya pencarian jodoh. Sulit banget rasanya. Kekeliruan dalam memilih sunscreen dapat memperparah kondisi kulit yang berjerawat. Saya, sebagai pemilik kulit acne prone, harus melewati trial error dan sedekah sunscreen ke teman-teman akibat ketidakcocokkan sunscreen yang saya gunakan. Sempat kesal dan ingin mengabaikan pentingnya sunscreen, tapi ya gimana, gak mungkin rasanya saya membiarkan kulit saya terpapar sinar matahari tanpa perlindungan apapun. Apalagi, paparan berlebihan terhadap sinar UV matahari juga bisa memperburuk kondisi kulit berjerawat, mengakibatkan peradangan lebih lanjut, hiperpigmentasi, dan bahkan merusak jaringan kulit. Makanya, lega banget rasanya ketika sudah mengenal kriteria sunscreen yang cocok di kulit saya, sehingga saya bisa membagikannya di sini.

Jadi, teman-teman dengan kulit acne prone, ada beberapa poin yang harus diperhatikan ketika kalian memutuskan untuk menggunakan sunscreen , di antaranya:
  • Pilih Sunscreen Non-Komedogenik: Sunscreen yang komedogenik dapat menyumbat pori-pori kulit, yang dapat memperburuk jerawat. Pilihlah sunscreen yang dirancang khusus untuk kulit berjerawat, yang tidak akan menyumbat pori-pori. 
  • Bahan-Bahan Aktif: Beberapa sunscreen mengandung bahan-bahan aktif seperti zinc oxide atau titanium dioxide yang dapat membantu melawan peradangan kulit. Bahan-bahan ini juga dapat membantu menyerap kelebihan minyak, menjadikannya pilihan yang baik untuk kulit berjerawat.
  • SPF yang Tepat: Pilih sunscreen dengan faktor perlindungan matahari (SPF) yang sesuai. SPF 30 hingga 50 biasanya sudah cukup untuk melindungi kulit dari sinar UVB yang merusak. Selain itu, pastikan sunscreen juga melindungi dari sinar UVA dengan mencari label "Broad Spectrum."
  • Hindari Bahan-Bahan Iritan: Kulit yang rentan terhadap jerawat sering kali sensitif terhadap bahan-bahan tertentu. Hindari sunscreen yang mengandung pewangi atau bahan-bahan kimia yang dapat memicu iritasi.
Poin 1 dan 2 sebetulnya mengacu pada tipe sunscreen yang selalu saya sarankan pada teman-teman dengan kulit berjerawat, yaitu physical sunscreen. Bagi teman-teman yang belum tau, sunscreen terbagi atas 2 jenis, yaitu physical sunscreen dan chemical sunscreen, Bedanya? Kalian bisa simak di postingan saya beberapa waktu yang lalu. 
Rekomendasi Sunscreen Lokal Untuk Kulit Berjerawat

Kebanyakan sunscreen produk lokal merupakan jenis chemical sunscreen. Asumsi saya sih sepertinya karena bahannya lebih murah, secara tekstur lebih enak, dan tidak meninggalkan whitecast. Tapi, hamdallah, di antara gempuran chemical sunscreen murah dan bagus, masih ada brand-brand lokal yang mau memproduksi physical sunscreen, dan 3 ini adalah physical sunscreen lokal yang cocok di kulit acne prone saya, yaitu:

Sunscreen Untuk Kulit Jerawat

1. Glowlabs Physical Sunscreen

Glowlabs Physical Sunscreen ini terbilang produk baru, termasuk yang saya baru coba juga dalam beberapa waktu terakhir. Kemasannya tube ramping dengan lubang kecil, sehingga pengaplikasiannya mudah, gak bleberan. Mengandung titanium dioxide, teksturnya ringan seperti gel, mudah diratakan, Ada sedikit whitecast, tapi gak mencolok. Kandungan lain yang bikin saya melirik produk ini adalah Centella Asiatica. Ini adalah kandungan yang bersahabat dengan kulit saya yang sensitif. Maka gak heran selama pemakaian, saya gak merasakan keluhan apapun. 

Glowlabs Physical Sunscreen

Harganya tergolong murah, sekitar 80.000an. Saya sempat tanya ke adminnya soal tidak adanya keterangan SPF dan PA di kemasan Glowlabs. Ternyata mereka sedang dalam proses uji in vivo, tapi untuk Glowlabs sendiri memiliki kandungan SPF 50 PA +++.

2. Dear Me Beauty Skin Barrier Sunscreen Gel

Ini adalah favorit saya! Semuanya serba pas. Teskturnya gel yang mudah diratakan. Meski kekentalannya sedikit di atas Glowlabs, entah kenapa saya malah merasa perlindungan yang diberikan sunscreen ini jadi lebih total gitu. Kalau Glowlabs memakai titanum dioxide di urutan kedelapan dalam deretan ingridientsnya, Dear Me Beauty mengandung titanium dioxide dan zinc dioxide di urutan kedua dan ketiga. Dengan kombo titanium dioxide dan zinc oxide, serta SPF 50 dan PA++++, saya jadi semakin yakin kalau proteksi yang diberikan oleh sunscreen ini lebih mantul.

Dear Me Beauty Skin Barrier Sunscreen Gel

Dia juga mengandung bahan-bahan pelembap, seperti glycerin, sodium hyaluronite, dan ceramide 3. Sehingga kulit bisa tetap lembap dan terlindungi dari sinar matahari secara optimal. Harganya berkisar 90ribu sampai 100ribu untuk 35 ml. Menurut saya ini sih harga yang sangat terjangkau untuk sunscreen sebagus ini. 

3. Avoskin The Great Shield Sunscreen 

Yang ini sebetulnya hybrid sunscreen. Apalagi itu? Ya sesuai namanya, hybrid ini campuran antara physical dan chemical sunscreen. Tapi, meski ini hybrid sunscreen, produk ini memiliki efek whitecast yang paling kelihatan dibanding 2 produk sebelumnya yang pure physical sunscreen. Asumsi saya, karena produk ini menggunakan banyak sekali bahan sunscreen, yaitu Ethylhexyl Methoxycinnamate, Zinc Oxide, Butyl Methoxydibenzoylmethane, Polysilicone-15, Titanium Dioxide. Teskturnya creamy padat, butuh waktu untuk diblend, tapi finishnya tuh enak aja kok, gak kering. Di awal ada kesan berat di muka, tapi lama-lama nggak, whitecastnya pun akan memudar dan lebih menyerap ke warna kulit. 

Avoskin The Great Shield

Harganya 135.000an dengan ukuran 30 ml. Kalau melihat ingridientsnya, saya gak bisa bilang produk ini mahal. Soalnya kandungannya gak main-main, langsung 5 bahan pelindung kulit dari sinar matahari. Saya gak selalu cocok dengan hybrid sunscreen, karena ya itu, kadang masih sensitif sama bahan-bahan chemical sunscreen. Tapi, suprisingly, Avoskin ini benar-benar cocok di kulitku, gak bikin iritasi, dan somehow, saya tuh merasa percaya diri banget kalau panas-panasan ketika pakai sunscreen ini, kerasa banget kalau produknya benar-benar melindungi kulit saya.

Nah, itu adalah 3 rekomendasi sunscreen lokal yang cocok untuk kulit acne prone dan sensitif. Sebetulnya, sunscreen apapun itu, yang paling penting adalah penggunaannya secara disiplin dan jangan lupa untuk selalu membersihkannya secara optimal melalui double cleansing, karena kadang secara gak sadar, residu dari sunscreen inilah yang memperparah kondisi jerawat di kulit.
Continue reading Rekomendasi Sunscreen Lokal Untuk Kulit Berjerawat

Wednesday, 16 November 2022

, , , , ,

Review Skincare: Skintific 4D Hyaluronic Acid Barrier Essence Toner, Terfavorit di Tahun Ini!

Toner adalah salah satu step skincare yang wajib banget buat saya! Kulit saya ini seringkali kering, tapi kalau udah kepanasan, langsung otomatis jadi pabrik minyak. Kalau saya gak pakai toner, kulit saya makin kering, dan kalau kepanasan malah bikin kulit keliatan makin kusam juga. Makanya, saya senang banget koleksi toner. Oh ya, toner yang saya maksud di sini bukan toner yang teksturnya plek plekan cair, yang pengaplikasiannya menggunakan kapas. Toner yang saya maksud lebih seperti essence, gak sekental serum, tapi juga gak seringan air. Ngerti kan ya? 

Untuk toner yang akan saya review di sini, bukan toner yang sulit didapat. Bahkan, sepertinya banyak yang menjadikan toner ini salah satu favorit skincarenya, termasuk saya. Skintific 4D Hyaluronic Acid Barrier Essence Toner. Ada cerita dibalik penggunaan Skintific 4D Hyaluronic Acid Barrier Essence Toner ini. Mei tahun ini, berarti 6 bulan yang lalu, saya beli sepaket skincare Skintific yang khusus untuk kulit kusam, direkomendasikanlah 3 produk oleh admin Skintific, kalau gak salah namanya paket glowing skin, isinya Skintific 4D Hyaluronic Acid Barrier Essence Toner, Skintific 10% Niacinamide Brightening Serum, dan Skintific 5x Ceramide Barrier Moisture Gel. Di antara 3 produk yang ada dalam paket glowing skin tersebut, produk ini adalah yang paling murah, tapi juga ternyata yang paling awet, dan paling berjasa di kulit saya.

Review Toner Skintific

Toner Skintific ini sebenarnya isinya gak banyak-banyak amat, standar toner, 100 ml, tapi sampai 6 bulanpun, produknya masih tersisa 1 cm lagi kalau dilihat dari luar. Menurut saya ini awet sekali, padahal saya hampir selalu memakainya tiap hari, pagi dan malam, setelah selesai cuci muka. 

Produknya dikemas dalam box karton tebal. Botol yang digunakan adalah jenis botol plastik yang tebal, dengan tutup model ulir. Saya juga lebih suka tutup model ulir di banding model flip top yang secara ajaib suka tiba-tiba ngebuka kalau dibawa traveling. 

Review Toner Skintific

Hal pertama yang saya suka dari produk ini jelas kandungannya. Maksud dari 4D hyaluronic acid di sini adalah kombinasi dari 4 tipe hyaluronic acid yang memperbaiki, memberikan dan mengunci kelembapan secara intensif dan instan. 1 jenis hyaluronic acid aja rasanya sudah cukup lembap, produk ini memiliki 4 sekaligus, surely kulit saya auto lembap. Belum lagi kandungan lainnya, yaitu ceramide, centella, dan provitamin B5. Centella, juga adalah salah satu kandungan favorit saya. Dia punya manfaat yang baik untuk menenangkan kulit, dan membuat kulit minim iritasi. Sedangkan ceramide, yang sedang hype ini, punya tugas melindungi skin barrier. Dengan banyaknya manfaat yang diberikan, 90.000 menurut saya murah sih. Apalagi jika mengingat produknya yang awet dan gak cepat habis.

Untuk pengaplikasiannya, saya gak butuh banyak produk. Cukup 2 tetes, saya gosokkan di telapak tangan, lalu aplikasikan ke wajah, dan 1 tetes lagi untuk di leher. Teksturnya cair, namun sedikit kental. Lalu saat dibaurkan ke seluruh bagian wajah, terasa licin. Maksud licin di sini bukan dalam artian negatif ya, lebih seperti spreadable, gitu. Butuh waktu 1 menit untuk menyerap. Makanya, saya bilang teksturnya berbeda dengan toner cair pada umumnya. Kalau toner yang bentuknya cair, akan menyerap dalam beberapa detik saja. Produk ini, meskipun membutuhkan waktu untuk menyerap, namun ketika sudah menyerap, dia menyerap dengan sempurna. Lembap, namun tidak lengket.

Review Toner Skintific

Hal lain yang menjadi nilai plus adalah aromanya. Gak ada aroma wewangian apapun itu yang menyegakkan hidung. Saya agak-agak mudah tertanggu dengan skincare yang ada aromanya, meskipun aromanya wangi. 

Review Toner Skintific

Baca Juga : Review Skintific Eye Cream Massager

Review Skintific ini seharusnya menyertakan foto before after. Karena saya gak punya foto 6 bulan yang lalu dalam keadaan bare face, saya hanya bisa menyertakan foto before after dalam sehari, hanya untuk menunjukkan efek melembapkan yang diberikan oleh produk ini. Tapi, meskipun tanpa bukti, saya bisa merasa kulit saya jauh lebih normal dari biasanya, gak ada minyak berlebih yang membuat kulit saya berjerawat, seperti yang biasanya terjadi. Kulit jauh lebih halus dan enak dipegang. Jadi, sebagai penutup, untuk skincare seharga 90.000 yang awet hingga 6 bulan, memiliki kandungan yang punya banyak manfaat untuk kulit wajah, toner Skintific ini masuk ke dalam list skincare favorit saya tahun ini!

Continue reading Review Skincare: Skintific 4D Hyaluronic Acid Barrier Essence Toner, Terfavorit di Tahun Ini!

Tuesday, 5 July 2022

, , , , ,

Nyobain Lash Lift di Rumah dengan Natulash, Gak Kecewa!

Saya ingat betul deh, waktu saya kecil, bulu mata tuh panjang dan lentik, kayak boneka. Makin gede, kok makin gak keliatan, entah rontok atau emang muka saya yang ngegedein sehingga si bulu mata jadi terkesan menciut. Rasanya ingin punya bulu mata yang lentik dan panjang lagi, seperti dulu. Mata terlihat lebih bulat dan cantik. Sebenarnya memang ada beberapa solusi untuk permasalahan bulu mata yang kurang bergairah ini. Solusi pertama, jelas maskara. Frankly I'm not a big fan of it. Dari mulai pengaplikasiannya, hasil, dan pembersihannya, gak saya suka. Karena saya jarang ngaplikasiin maskara, jadi tragedi maskara nyolok mata tuh dah pasti terjadi tiap saya pakai maskara, dah gitu, saya gak terlalu suka pakai maskara karena ketika saya pakai kacamata, si bulu mata terlalu panjang dan jadi menggores lensa kaca mata saya (kebayang kan?). Yang terlahir, pembersihannya yang butuh effort luar biasa. Belum lagi, kalau ngebersihinnya gak bener, mata langsung mendadak jadi kayak Susana. Makanya, saya jarang banget beli maskara kecuali kalau emang lagi diskon gede-gedean aja.

Solusi yang kedua adalah dengan bulu mata palsu. Saya inginnya punya bulu mata yang lentik dari mulai bangun tidur sampai tidur lagi. Gak mungkin rasanya kan ya kalau pakai bulu mata palsu, saya sedang gak ingin nambah keribetan dalam hidup. Lalu, solusi lainnya adalah extension bulu mata, yang jelas gak akan dibolehin sama suami. Lagian, saya juga ga tertarik karena sepertinya terlihat kotor dan kurang natural, apalagi ketika bulu matanya dah mulai rontok-rontok, jadi carang-carang gitu, jelek. Nah, yang terakhir adalah yang udah lumayan lama saya pengenin, tapi gak pernah sempat, yaitu lash lift. Lash lift sendiri adalah prosedur semi permanen yang membuat tampilan bulu mata terkesan lebih penuh, panjang, dan lentik. Tren lash lift ini juga udah dari tahun tahun kemarin, tapi waktu itu saya agak males kalau harus ke salon dan ninggalin anak di rumah. Tapi, baru banget sebulanan yang lalu, saya baru tau dari sepupu kalau ternyata lash lift itu bisa dilakuin sendiri di rumah dan harganya pun supeerr dupeeer murah!


Ada banyak brand yang mengeluarkan produk lash lift ini. Yang saya pakai di sini adalah rekomendasi sepupu saya, nama produknya adalah Natulash. 1 kit ini harganya gak mahal, cuma 119.000, itupun bisa dipakai berkali-kali. Hemat banget jika dibandingkan dengan lash lift di salon, bisa 100 sampai 200ribu untuk sekali treatment.

Dalam 1 kit ini terdapat 2 bantalan silikon, 1 lem bulu mata, lash bud, perm lotion, setting lotion, nourish oil, dan lash bud. Petunjuk penggunaannya dituliskan pada kemasannya, tapi sayang punya saya hilang, jadi kurang lebih urutannya seperti ini.


Cara pengaplikasiannya menurut saya sangat mudah, jika sudah melewati tahap awal, yaitu menempelkan bulu mata ke silikonnya. Saya gak ngitung deh berapa kali istigfar karena bolak balik harus menahan bulu mata untuk tetap menempel, susah bangeeeeetttt. Sampai akhir pengaplikasianpun saya masih harus menahan-nahan bulu mata supaya tetap menempel. Dan karena udah terlanjur capek dan gak sabar, saya biarkan saja seadanya, dan ternyata hasilnya... menyedihkan banget, gak signifikan.


Karena gemas dan penasaran, akhirnya seminggu yang lalu saya coba lagi. Kali ini, saya lebih sabar dan telaten. Gak akan lanjut ke step berikutnya kalau bulu mata saya belum menempel sempurna. Dan saya juga betul-betul memberikan waktu tiap selesai mengaplikasian lotion, gak terburu-buru maju ke step  berikutnya. Dan hasilnya? Kalian bisa lihat hasilnya di gambar yang saya sematkan ya.


Kelihatannya sih oke ya, tapi kalau dilihat lebih detail, saya mikir ini kayaknya terlalu tegak banget. Karena bulu mata saya panjang, jadi bulunya sampai nyentuk kelopak mata saya, agak kaget juga sih. Mungkin ada sedikit kesalahan peletakan bantalan silikon, sehingga hasilnya bukan seperti lentik, tapi lebih seperti bulu mata yang direbonding ke atas. Tapi, gak masalah, tetap oke sih. Apalagi, kata sepupu saya, dari waktu ke waktu bulu matanyajuga akan turun kembali, nanti juga akan lentik secara alami. 


Menurut saya, produk ini layak banget dicoba untuk kalian yang menginginkan bulu mata lentik tanpa harus pakai penjepit. Hasilnya sih gak seperti pakai maskara, kecuali kalau bulu matamu tebal dan panjang.Harganya cuma 119.000, itupun bisa dipakai sampai 4 atau 5x buat saya, jadi irit banget. Tiap pemakaian bisa tahan hingga sebulan sampai 2 bulan Tipsnya supaya dapat hasil yang oke cuma satu sih, sabar, sabar, dan sabar! Jadi anggap aja ini treatment untuk menguji kesabaran juga. Selamat mencoba dan lemme know ya hasilnya!
Continue reading Nyobain Lash Lift di Rumah dengan Natulash, Gak Kecewa!

Friday, 29 April 2022

, , , , ,

Colorkey Soft Matte Lip Cream: Lokal, Murah, Berkualitas

Era lip cream sepertinya emang gak ada akhirnya ya. Gak heran sih, selain kepraktisan dan formulanya yang awet, pilihan warna yang beragam dari berbagai brand yang ada juga menjadi alasan kenapa orang-orang gak bisa move on dari lip cream, termasuk saya! Setiap ada brand baru yang mengeluarkan produk lip cream, saya pasti penasaran buat coba. Meskipun terlihat serupa, tiap brand biasanya punya ciri khas yang bikin lip cream mereka berbeda dari brand lain, entah dari tekstur, staying power, atau yang tadi saya bilang, pilihan warnanya. 

Kali ini, muncul lagi brand lokal yang menarik perhatian saya karena baru aja ngeluarin lip cream, yaitu Colorkey Beauty. Brand ini baru pertama kali saya denger, tapi begitu melihat kemasan produknya yang minimalis, chic, girly ini, jadi penasaran. Colorkey Soft Matte Lip Cream ini hadir dalam 5 warna, yaitu Waffle, Cherry On Top, Pancake, Milkshake, dan Maple.

KEMASAN

Colorkey Soft Matte Lip Cream ini hadir dengan kemasan yang minimalis. Gak terlalu besar, hanya seukuran telunjuk (ya, telunjuk saya), jadi gak ngabisin tempat di pouch make up. Beberapa orang ada yang lebih suka lip cream yang kemasannya panjang karena gak kagok pada saat pengaplikasian lip creamnya. Tapi buat saya gak ada bedanya, tetap nyaman-nyaman saja.

Lalu, seperti yang tadi saya bilang, designnya gak macem-macem. Sederhana dan manis, dominasi warna peach bikin lip cream ini terlihat girly.

KLAIM

Uniknya, produk ini gak dilengkapi dengan informasi klaim produk secara detail. Penjelasannya hanya sebatas transferproof, pigmented, dan long lasting. Umumnya, produk-produk kecantikan mencantumkan key ingridients di bagian kemasannya, sebagai highlight informasi produk. Tapi, untuk produk ini, saya gak tau kandungan utama yang menarik dalam lip cream ini apa. Mungkin saya harus googling satu persatu manfaat dari kandungan yang ada, secara manual.

KANDUNGAN

Isododecane, Trimethylsiloxysilicate, Mica, Silica, Hydrogenated Polydecene, Dimethicone Crosspolymer, Nylon-12, Dimethicone, Disteardimonium Hectorite, Propylene Carbonate, Phenoxyethanol, Tocopherol

TEKSTUR, AROMA, DAN WARNA

Teksturnya kental tapi spreadable. Yang perlu diacungi jempol adalah tekstur yang ringan. Saya juga bingung, teksturnya padahal cream pada umumnya, tapi begitu diaplikasikan, aluuus banget dan ringan di bibir, warnanya langsung menyatu ke bibir. Kalian pasti pernah kan nemu lip cream yang waktu dipakai, jatohnya jadi kayak pakai cat di bibir? Gak nyatu dan keliatan banget ada lapisan di atas bibir. Kalau ini, nggak! Pemakaian 1x oles, sensasinya mirip kaya abis pakai lip tint, lebih berat sedikit lah, sedikit banget. Pemakaian 2x oles, tentu terasa lebih berat tapi tetap nyaman, dan yang jelas, pemakaian 2x oles bisa mengcover warna bibir dengan sempurna.

Aromanya enak, manis seperti kue, tapi gak menyengat. Begitu diaplikasikan juga aromanya menghilang. Jadi gak masalah buat saya yang gak suka wewangian di kosmetik dan skincare.

Seperti yang tadi saya bilang, Colorkey Soft Matte Lip Cream ini hadir dengan 5 warna, yaitu Waffle, Cherry On Top, Pancake, Milkshake, dan Maple. Aku bakal review tiap-tiap warnanya ya!

1. Waffle : Warna bata, yang mungkin banyak orang bilang juga teracota. Warnanya masuk ke semua skintone, natural semi bold. Konsistensinya bagus, sekali poles bisa langsung mengcover bibir.

2. Cherry On Top : Warna merah ala bibirnya Snow White. Kalau shade waffle ada tone orangenya, shade ini ada sedikit tone pinknya yang bikin warna ini bisa masuk juga ke kulit dengan undertone warm.

3. Pancake : Warna paling nude dan paling sheer coverage. Cocok untuk base ombre. Butuh 2x oles untuk mengcover warna bibir saya. Warna ini juga paling tricky saat dipakai, 1x oles gak cukup nutupin garis hitam bibir, 2x oles kok ya rasanya jadi neon. Warna-warna gini emang bermasalah di kulit sawo matang saya, pakai ini harus sambil pakai make up, kalau nggak, bakal aneh di muka kusem saya. 

4. Milkshake : Warna pink fuschia yang cantik banget. Sebenarnya tekstur dan konsistensinya masih di bawah Waffle, tapi saya suka hasilnya di bibir yang bikin bibir pink natural. Tanpa pakai make up wajah, pakai warna ini di bibir aja udah fresh banget.

5. Maple : Kalau Cherry On Top lebih cocok untuk kulit dengan cool under tone, shade Maple ini dibuat khusus pecinta lippen merah dengan undertone warm. Ada hint orange kecoklatan yang bikin warnanya gak terlalu neon ketika diaplikasikan. Ini warna favorit saya.

Untuk ketahanan dari Colorkey Soft Matte Lip Cream ini, tergantung dari apa yang kamu makan dan minum. Kalau lagi puasa, ya 12 jam juga tahan-tahan aja. Tapi kalau makan makanan berminyak, ya luntur sedikit, malah ngeri gak sih kalau gak luntur. Lalu, soal transferproof juga terbukti benar, lip cream ini gak ninggalin noda di tisu atau di tangan ketika saya cium.

KESIMPULAN

+ Produk lokal
+ Harga terjangkau
+ Aroma enak
+ Design minimalis
+ Staying power bagus
+ Bisa mengcover garis hitam di bibir
+ Ringan dipakai
- Minim informasi produk pada kemasan
- Pilihan warna masih terbatas

Yang lebih menarik lagi, dengan semua ulasan positif yang saya bagikan, Colorkey Soft Matte Lip Cream ini dijual dengan harga yang super terjangkau, hanya 59.000 aja. Bahkan kalau kamu beli bundling langsung 5 warnanya sekaligus, harganya hanya 180.000, kalau dihitung satuannya hanya 38.000 aja, ya Tuhan murah banget tolong. Cus yang penasaran dan mau coba, lansung aja cari di shopeenya Colorkey Beauty , dan kalau penasaran sama brand ini dan produk-produk lainnya, intip aja instagramnya Colorkey Beauty, mereka sering share info-info menarik seputar produknya.

Continue reading Colorkey Soft Matte Lip Cream: Lokal, Murah, Berkualitas

Wednesday, 23 February 2022

, , , ,

REVIEW : Skintific 360° Crystal Massager Lifing Eye Cream, Gak Heran Kalau Produk Ini Viral!

Memasuki kepala 3, fokus utama saya dalam perawatan wajah adalah segala sesuatu yang bisa menunda munculnya tanda-tanda penuaan wajah. Area mata, seringkali menjadi area awal yang mendapatkan tanda-tanda ini. Kerutan atau garis-garis halus di ujung mata, kantung mata dan lingkar hitam di area mata, membuat tampilan keseluruhan wajah menjadi "layu". Oleh karenanya, segala produk yang berfokus untuk menjaga kecantikan area mata ini sudah pasti saya kejar, termasuk satu produk yang akan saya ulas kali ini.

Produk ini berkali-kali bikin saya terpesona, bikin saya merasa lompat ke abad 22, alias canggih betul  yaitu Skintific 360 Crystal Massager Lifing Eye Cream yang dikenal juga sebagai Crystal Pen. Well, basically, seperti namanya, produknya adalah eye cream, tapi ada banyak hal yang membuat produk ini menjadi berbeda dibanding dengan produk eye cream lainnya. Kenapa? Baca terus!
 
Review Skintific  360° Crystal Massager Lifing Eye Cream
Sebelum saya mengulas banyak mengenai eye cream ini, saya ingin bercerita sedikit mengenai brand yang menaunginya, yaitu Skintific. Brand Skintific ini diformulasikan di Canada, dengan tagline Skincare Powered by Science. Kita semua pastinya sudah paham, bahwa teknologi di Canada sudah beberapa langkah lebih jauh dibanding di Indonesia. Oleh karena itu, saya percaya bahwasanya produk-produk yang mereka keluarkanpun memiliki keunggulan dalam beberapa hal, seperti formula dan kemasannya, yang tentunya lebih canggih.

KEMASAN

Produk ini datang dengan box berwarna silver mewah. Begitu saya keluarkan produknya, waw. Waw. Saya gak pernah berharap banyak dari kemasan eye cream, karena ya sudahlah, hanya sebatas eye cream, memang kemasannya bisa diupgrade seperti apalagi? Tapi produk ini beneran lain.

Kalau saya melihat di gambar, rasanya produknya berukuran imut, hanya seukuran jari saja, karena biasanya eye cream kan begitu ya, dengan alasan produk yang dipakai kan hanya untuk sekitaran mata, jadi ya sedikit saja. Tapi begitu produk ini datang, ukurannya ternyata lebih panjang dan lebih berat dari yang saya bayangkan.
 
Review Skintific  360° Crystal Massager Lifing Eye Cream
Bentuknya ramping, dan aplikatornya betul-betul berbeda. Ini yang menjadi keunggulan produk ini. Produk ini dilengkapi dengan teknologi 360 ° Crystal Rolling Massager, sebuah teknologi Lift-Tech ™ dari Jerman dengan 184 permukaan kristal dan dapat berputar searah 360 °, sehingga membantu daya serap kandungan aktif pada kulit dan mengurangi garis-garis halus yang terlihat dan kantung mata di waktu yang bersamaan. Yahoo!!

KANDUNGAN DAN KLAIM

3D Peptides: 
  1. Maytixytl™ 3000 Peptide: Mengurangi garis halus, menstimulasi produksi kolagen dan memperbaiki tanda-tanda penuaan 
  2. SKN™-AKE Peptide: Mengurangi tampilan mata sembab, mengurangi kontraksi-mikro pada otot kulit sehingga mencegah pembentukan kerutan dan garis-garis ekspresi pada mata. 
  3. Acetyl™ Tetrapeptide-5: Mengurangi tampilan bawah mata yang gelap, membantu mengurangi melanin dengan menghambat aktivitas elastase. 
Niacinamide: Mencerahkan area mata dan mengurangi tampilan bawah mata yang gelap. 
Caffeine: Membantu untuk meningkatkan sirkulasi dan menyempitkan pembuluh darah pada area mata sehingga meminimalisir penampilan area bawah mata yang gelap dan mengurangi tampilan matasembab.

Lift-Tech™ 360 ° Crystal Roll Massager yang terdapat pada eye cream ini membantu mengurangi garis-garis halus/ fine lines dalam 3 menit, mengurangi area bawah mata yang gelap, dan mengurangi tampilan mata sembab.

CARA PEMAKAIAN

  1. Tekan dan oleskan krim mata dalam jumlah yang tepat di sekitar area mata.
  2. Sentuh bagian besi pada Activation Metal Area dan tekankan pada kulit untuk menghidupkan vibrasi/getaran dari massager.
  3. Pijat area mata sebelum terserap sempurna.
  4. Bisa digunakan untuk memijat seluruh wajah.
HASIL PEMAKAIAN

Sebelum saya cerita tentang hasil dari pemakaian produk ini, saya justru gak sabar buat share ke temen-temen, betapa menyenangkannya pengaplikasian produk ini. Sebelum ini, saya masih menggunakan eye cream yang kemasannya jar (kalau kata Ivan Gunawan sih sungguh lawle ya, alias lawas banget). Tapi ya, sudah. Saya pikir bentuk dan kemasan gak akan punya pengaruh signifikan terhadap performa produknya tersebut, padahal sebetulnya, semuanya adalah satu kesatuan.
 
 Review Skintific  360° Crystal Massager Lifing Eye Cream
 
Sedetik saya melihat Skintific 360 Crystal Massager Lifing Eye Cream saja, saya sudah bisa menilai bahwa produk ini bukan produk kaleng-kaleng. Dari mulai designnya, bobotnya yang berasa, kandungannya yang gak kaleng-kaleng, lalu yang terakhir, yang paling utama, yaitu aplikator produknya yang telah saya sebut tadi, yaitu menggunakan teknologi 360° Crystal Rolling Massager, sebuah teknologi Lift-Tech ™ dari Jerman dengan 184 permukaan kristal dan dapat berputar searah 360°. Jadi, yang biasanya saya harus mengandalkan jari-jari kasar saya untuk memijit area mata, kini saya sudah bisa mengandalkan eye cream ini untuk bekerja mandiri, tinggal oles-oles aja. Selain bisa berputar, aplikatornya juga dapat bergetar ketika menyentuh area mata yang berlemak. Getarannya sebanyak 12.000 kali/ menit.

Review Skintific  360° Crystal Massager Lifing Eye Cream

Kesan pertama pemakaian sih sudah jelas ya, dengan adanya sensasi dingin dari permukaan aplikator, ditambah lagi dengan vibrasi yang diberikan, mata saya serasa sedang diterapi. Peredaran darah di sekitar mata terasa lebih lancar, penyerapan zat aktif ke dalam kulitpun lebih optimal, alhasil rasanya rileks banget. Banyak skincare di luar sana yang punya kandungan yang oke-oke, tapi kalau penyerapannya gak optimal, kan jadinya percuma ya. Produk ini mendobrak kekhawatiran itu, jadi kandungan-kandungan utama yang sudah diformulasikan, sudah pasti terserap ke dalam kulit secara optimal, jadi gak sia-sia kan!

Tekstur dari eye cream inipun gak terlalu padat juga gak over watery. Pas aja. Cukup untuk melembapkan dan spreadable ketika diaplikasikan. Jadi saat aplikator kristalnya digunakan, terasa licin dan nyaman dipakai, kulit gak kerasa sakit ataupun ketarik-tarik.
 
Review Skintific  360° Crystal Massager Lifing Eye Cream

Skintific 360° Crystal Massager Lifing Eye Cream ini juga membantu saya tiap mata saya terasa pegal. Apalagi jika seharian saya sibuk di depan laptop, atau kelamaan baca buku, atau juga kelamaan baca webtoon di HP, kelopak mata rasanya seperti ditumpangi thanos, berat banget. Jadi, ada efek instan yang saya rasakan dari Skintific 360 Crystal Massager Lifing Eye Cream ini. Dengan 3 menit saja,   produk ini membuat mata yang lelah menjadi lebih segar dan gak tegang, bahkan kantung mata dan lingkaran hitampun terlihat lebih manusiawi. Selain itu, tekstur kulit di area matapun terasa lebih lembap. Kelembapan inilah yang membuat garis-garis halus di sekitar mata menjadi tersamarkan dan gak sejelas biasanya. Foto di bawah ini adalah hasil pemakaian dalam seminggu, bisa dilihat kan ada perubahan yang cukup signifikan? Kantung mata memudar dan gak segelap di awal, kerutan di ujung matapun lebih tersamarkan.


Sebetulnya, dalam 3 menit pemakaian saja sudah terasa perbedaannya. Lebih lembap. So, aku happy! Kalau dalam beberapa menit saja, hasilnya sudah begini, kebayang gak sih kayak gimana hasilnya dalam jangka waktu yang lebih lama?
KESIMPULAN

+ Design mewah
+ Aplikator canggih, beda dari eye cream pada umumnya
+ Teksturnya enak, mudah dibaurkan
+ Praktis, 2 in 1, ada produk dan ada massagernya
+ Getaran 12.000/ menit mempercepat penyerapan kandungan aktif, mengurangi garis
+ Menyegarkan mata
+ Menyamarkan kantung mata dan mata panda
+ Melembapkan area mata sehingga meminimalisir timbulnya garis atau kerutan halus pada mata

Harga : IDR 189.000
 
Kalau kalian ingin tau lebih lanjut tentang produk ini atau bahkan produk lain dari Brand Skintific yang juga gak kalah canggih, go check on their IG account @skintificid ! Let me know kalau kalian udah pernah coba produk mereka juga ya!
Continue reading REVIEW : Skintific 360° Crystal Massager Lifing Eye Cream, Gak Heran Kalau Produk Ini Viral!

Tuesday, 30 November 2021

, , , , ,

SNP Prep Cafferonic, Rawat Kulit dengan Ekstrak Biji Kopi Arabika dan 5 Jenis Hyaluronic Acid

Menggunakan ekstrak biji kopi sebagai salah satu kandungan skincare dan bodycare mungkin sudah biasa. Gak heran karena memang kopi punya banyak manfaat, gak cuma bagi kesehatan, tapi juga untuk kecantikan. Biji kopi kaya akan kandungan antioksidan alami yang bermanfaat bagi peremajaan kulit. Bubuk kopi juga dapat dimanfaatkan sebagai scrub kulit dalam mengangkat sel-sel kulit mati. Salah satu brand favorit saya, SNP, juga akhirnya melahirkan anak barunya, yaitu SNP Prep Cafferonic. Rangkaian SNP Prep Cafferonic ini terdiri dari 3 produk, yaitu SNP Prep Cafferonic Body Wash, SNP Prep Cafferonic Body Lotion, dan SNP Prep Cafferonic Body Scrub

 

Meskipun SNP bukan satu-satunya brand yang memiliki rangkaian perawatan berbasis kopi, tapi ada hal yang membuat saya tertarik dengan rangkaian SNP Prep Cafferonic ini. Kandungan utama dari Rangkaian SNP Prep Cafferonic bukan hanya biji kopi saja, tapi juga ada 5 jenis hyaluronic acid di dalamnya! Gak cuma 1 lho ini! Lima! Makanya, saya penasaran ingin tau, bagaimana sih rasanya merawat tubuh dengan biji kopi yang juga disertai 5 jenis hyaluronic acid? Yuk simak!

SNP Prep Cafferonic Body Wash (500 mL, IDR 180.000)

 

KLAIM : Body wash dengan kandungan Ekstrak Biji Kopi Arabika, 5 jenis Hyaluronic Acid, dan 3 jenis probiotik efektif untuk membersihkan tanpa menjadikan kulit terasa kering. SNP Prep Cafferonic Body Wash juga mampu untuk merawat dan menjadikan kulit terasa lebih lembut. Formulanya yang bebas sulfat cocok digunakan untuk kulit sensitif.

KANDUNGAN UTAMA :

  • Coffea Arabica Seed Extract 
  • 5 jenis Hyaluronic Acid 
  • 3 jenis probiotik

CARA PEMAKAIAN : Tuang sabun saat mandi, lalu usapkan ke seluruh tubuh, kemudian bilas hingga bersih 

KESAN PEMAKAIAN : 1x pump saja cukup untuk membersihkan seluruh tubuh. Tentu saja, saya selalu menggunakan shower puff, karena supaya irit, juga supaya busanya lebih keluar. Busa yang dihasilkan oleh SNP Prep Cafferonic Body Wash ini memang gak terlalu banyak, apalagi jika pemakaiannya tidak menggunakan shower puff. Bagi saya, ini justru hal yang bagus. Busa yang terlalu banyak pada produk sabun menandakan bahwa produk tersebut mengandung banyak SLS (Sodium Lauryl Sulfate), kandungan yang kurang baik untuk dipakai secara berlebihan karena dapat memicu kulit menjadi kering dan iritasi. Makanya, saya senang sekali ketika mendapati produk ini gak terlalu memberikan banyak busa, dan memang, setelah dibilas, kulit bukan hanya terasa bersih, tapi juga terasa lembap. 

 

Aroma dari SNP Prep Cafferonic Body Wash sangat lembut. Teksturnya gel dengan warna bening. Aroma kopinya dikombinasikan dengan aroma vanilla yang manis, pokoknya enak. Aromanya juga gak berlebihan, sangat lembut tapi tetap terasa segar.

SNP Prep Cafferonic Body Lotion (310 mL, 180.000)

KLAIM : Body lotion yang mengandung Ekstrak Biji Kopi Arabika, 5 jenis Hyaluronic Acid, 3 jenis probiotik, Shea Butter, dan Ceramide mampu membuat kulit lebih lembab, membantu menutrisi, dan menjaga kesehatan kulit. Formula hypoallergenic yang aman digunakan untuk seluruh tipe kulit, cepat meresap, dan tidak lengket. 


KANDUNGAN UTAMA :

  • Coffea Arabica Seed Extract 
  • 5 jenis Hyaluronic Acid 
  • 3 jenis probiotik 
  • Shea Butter
  • Ceramide NP

CARA PEMAKAIAN : Setelah mandi, tuang body lotion ke tangan lalu usapkan ke tubuh secara merata

KESAN PEMAKAIAN : Klaim yang dituliskan tadi, memang terbukti adanya. Pertama kali, saya sempat underestimate dengan teksturnya yang cenderung light. Meskipun tekstur ringan seperti ini membuat produk lebih cepat menyerap dan gak lengket, namun seringkali setelah terkena air, kulit menjadi licin dan gak nyaman. Tapi, hal tersebut gak terjadi pada produk ini. Produk ini cepat menyerap, tapi juga gak licin saat terkena air. Bagi saya, ini adalah poin penting yang harus dimiliki pada sebuah lotion.

 
Aroma kopinya sangat lembut, bukan tipe lotion yang kalau dipakai, seisi ruangan bisa jadi wangi. Tapi juga, bukan poin yang krusial karena sejatinya ini adalah lotion, bukan parfum. Kalau body washnya saja sudah membuat lembap sebegitunya, begitu saya bakai lotionnya, ditambah lagi lembapnya. Suka!

3. SNP Prep Cafferonic Body Scrub (180 mL, IDR 180.000)


KLAIM : Mild exfoliator yang mampu mengangkat sel kulit mati dan membersihkan kotoran pada tubuh dengan kandungan Serbuk Kopi Arabica dan Serbuk Cangkang Kenari. Kandungan 5 jenis hyaluronic acid dapat menjaga kelembapan kulit dan mencegah terjadinya iritasi.

KANDUNGAN UTAMA :

  • Coffea Arabica Seed Powder
  • 5 jenis Hyaluronic Acid 
  • Walnut Shell Powder

CARA PEMAKAIAN : Tuang secukupnya lalu gosok dengan lembut ke seluruh bagian tubuh kemudian bilas hingga bersih. Gunakan maksimal 3x seminggu.

KESAN PEMAKAIAN : Di antara 3 produk ini, menurut saya, aroma dari SNP Prep Cafferonic Body Scrub adalah yang paling tercium kopinya. Warnanyapun seperti kopi bercampur creamer betulan. Scrub dengan kemasan tube begini juga sangat mempermudah pemakaian. Saya sudah sering memakai scrub yang ada di kemasan jar, dan seringkali produknya jadi benyek-benyek karena saya harus mengambil langsung menggunakan tangan, yang terkadang tangan saya basah. Ukuran butiran scrubnya pas. Gak terlalu mikro, juga gak terlalu besar, sehingga kulit terasa bersih dan halus, tanpa membuatnya iritasi. 

Saya suka dengan teksturnya yang spreadable. Kebanyakan produk scrub atau lulur, mudah diaplikasikan hanya ketika tubuh sudah dibasahi air. Tapi untuk SNP Prep Cafferonic Body Scrub, meskipun tubuh belum dibasahi air, produknya tetap mudah diaplikasikan, gak seret, betul-betul seperti mentega rasanya. Saya punya tips untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam menggunakan scrub. Jadi begini, gunakan pada saat tubuh kering, diamkan beberapa menit, lalu basahi tubuh sedikit demi sedikit sambil menggosok tubuh dengan gerakan memutar. Setelah semua bagian digosok, diamkan semenit, baru bilas. Saya sudah menerapkan teknik ini selama bertahun-tahun, dan saya rasa hasilnya jauh lebih baik daripada memakainya secara biasa-biasa saja. Alhasil, setelah menggunakan SNP Prep Cafferonic Body Scrub ini, kulit lebih halus, dan saya rasa lebih bersih. Saya yakin, untuk pemakaian yang teratur, hasilnya akan lebih baik lagi.

KESIMPULAN

Secara keseluruhan, saya bisa langsung menilai kalau SNP sangat memerhatikan kualitas kemasannya di seri Cafferonic ini. Dari mulai kemasan luar, hologram dan segel di setiap produk, informasi yang lengkap di setiap produknya, membuat SNP Prep Cafferonic ini terlihat ekslusif. Aroma dari ketiga produk ini, meskipun semuanya mengandung kopi, ada perbedaan sedikit, meskipun semua aroma kopinya lembut dan gak mengganggu, bahkan bagi saya yang bukan penikmat kopi, wanginya enak. 


Hal terakhir yang paling paling saya sukai dari ketiga produk ini adalah kelembapan yang diberikan tanpa membuat kulit menjadi lengket ataupun licin saat digunakan. Gak heran, produk ini menggunakan 5 jenis hyaluronic acid yang memang ditujukan untuk memberikan kelembapan bagi kulit. Jadi, tidak hanya bersih dan wangi, kulit tetap lembap dan sehat sepanjang hari.


Rangkaian SNP Prep Cafferonic ini hanya bisa kalian temukan di official storenya SNP di Tokopedia (exclusive launch), sementara untuk produk SNP lainnya, kalian bisa cek di Shopee, Lazada, Sociolla, dan iStyle. Kalian juga dapat follow akun resmi SNP Indonesia di Instagram , untuk mengetahui promo, produk baru, giveaway, dan informasi menarik lainnya! Selamat mencoba!

Continue reading SNP Prep Cafferonic, Rawat Kulit dengan Ekstrak Biji Kopi Arabika dan 5 Jenis Hyaluronic Acid

Thursday, 4 November 2021

, , , ,

REVIEW : Avoskin Miraculous Retinol Toner, Retinol Untuk Kulit Sensitif

Avoskin bukanlah brand yang terlalu asing untuk didengar, bahkan banyak yang berpendapat bahwa Avoskin justru salah satu brand lokal yang sukses mengeluarkan produk-produk skincarenya. Bahkan, PHTEnya pun mendapatkan pernghargaan di female daily awards 2020. Sebetulnya, saya juga sempat mencoba produk yang disebut-sebut sebagai dupenya SK II itu, tapi sayangnya, emang bukan jodohnya kulit saya yang banyak maunya ini.

Setelah itu, saya gak terlalu penasaran lagi dengan produk-produk yang dikeluarkan oleh Avoskin. Bukan karena jelek, tapi saya menduga kalau ya.. memang gak cocok aja di kulit saya. Namun, begitu ia mengeluarkan produk baru, seri retinolnya, yang mana saya adalah fans berat retinol, saya mulai kembali lirik-lirik, penasaran, dan membaca serta menonton lebih banyak review tentangnya, sampai akhirnya saya memutuskan untuk mencobanya.

Avoskin Retinol series ini terdiri dari 3 produk, toner, ampoule, dan eye creamnya. Saya beli 2 di antaranya, yaitu toner dan ampoule. Eye creamnya gak saya coba karena stok eye cream di rumah masih ada, dan saya sedang dalam fase gak suka numpuk-numpuk produk yang punya fungsi sama. Tadinya, saya mau langsung menggunakan keduanya, tapi karena saya ingin tau performa masing-masing produk, maka saya gunakan tonernya terlebih dulu, baru seminggu kemudian saya gunakan berbarengan dengan ampoule nya, supaya saya bisa mendapatkan kesimpulan yang akurat untuk 2 produk ini. Maka dari itu, saya pun akan mereviewnya secara terpisah. Artikel kali ini, saya khususkan untuk membahas tonernya, Avoskin Miraculous Retinol Toner.
 
Avoskin Miraculous Retinol Toner

KEMASAN
 
Saya gak ada masalah dengan kemasan Avoskin. Dari mulai botol, box, bahkan, saya suka dengan design kemasannya yang minimalis namun informatif. 
 
Avoskin Miraculous Retinol Toner
 
Hanya 1 masalahnya, rangkaian Avoskin retinol ini sangat mirip pek ketiplek dengan rangkaian refiningnya. Menurut saya ini cukup menjadi masalah bagi orang awam yang gak begitu mengikuti Avoskin dan produk-produknya. Sangat gak menutup kemungkinan terjadi kekeliruan pada saat memesan produk, apalagi bagi orang-orang yang mengidentifikasi produk melalui warnanya. Seperti saya yang biasa menyebut rangkaian Olay Retinol dengan sebutan Olay yang ungu, karena saya gak selalu mengingat nama produk secara lengkap. Ini masih menjadi pertanyaan sih, dari sekian banyak warna, mengapa Avoskin bersikeras memakai warna yang sama?
 
KANDUNGAN
 
Avoskin Miraculous Retinol Toner
 
Water, Propylene Glycol, Niacinamide, Glycerin, Polysorbate 20, Phenoxyethanol, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Polyglyceryl-2 Stearate, Caprylic/Capric Triglyceride, Glyceryl Stearate, Stearyl Alcohol, Camellia Sinensis (Green Tea) Leaf Extract, Methyl Methacrylate Crosspolymer, Polyglutamic Acid, Tetrasodium EDTA, Retinol, Hydrogenated Lecithin, Ethylhexylglycerin, Cholesterol, Xanthan Gum, Tocopheryl Acetate, Rubus Idaeus (Raspberry) Fruit Extract, BHT, Punica Granatum (Pomegranate) Fruit Extract, Butylene Glycol, Phaseolus Radiatus Seed Extract, BHA, Avena Sativa (Oat) Meal Extract, Palmitoyl Hexapeptide-12

KLAIM
 
Avoskin Miraculous Retinol Toner memiliki ingredients terbaik sebagai perawatan kulit anti aging. Perpaduan kandungan Niacinamide, Retinol, Peptide, yang diperkaya dengan ekstrak buah pomegranate akan bekerja secara efektif untuk mengatasi garis halus, meratakan tekstur kulit, dan mencerahkan kulit. Selain itu, produk ini juga berfungsi untuk memaksimalkan proses regenerasi sel kulit serta meningkatkan produksi kolagen secara alami.
 
Avoskin Miraculous Retinol Toner
 
Toner ini bebas fragrance dan mengandung 1% Actosome Retinol yaitu sekitar 0,03% Active Retinol, 0,1% Hexapeptide, sehingga cocok untuk kulit yang sensitif.
 
CARA PEMAKAIAN
  1. Tuang secukupnya produk Miraculous Retinol Toner pada telapak tangan setelah membersihkan kulit wajah. 
  2. Usap dari area tengah wajah ke arah luar dengan gerakan ke atas dan biarkan menyerap. 
  3. Bilas keesokan harinya, dan jangan lupa gunakan sunscreen favoritmu.

Tips: Jika muncul kemerahan atau iritasi, kurangi frekuensi penggunaan.

HASIL PEMAKAIAN

Sebetulnya, dalam pemakaian semalam saja, saya sudah bisa sedikit menyimpulkan performa dari produk ini. Tapi, lagi-lagi, saya ingin lebih akurat, jadi saya menunggu kurang lebih seminggu. Setiap malam, saya aplikasikan 4 tetes toner ini untuk seluruh wajah dan leher, ini sudah lebih dari cukup. Yang menarik dari toner ini adalah teksturnya. Meskipun namanya toner, tapi teksturnya sedikit lebih kental dari toner pada umumnya. Meskipun begitu, toner ini mudah sekali menyerap, meninggalkan kesan lengket sesaat yang kemudian hilang dan berganti menjadi sensasi lembap dan plumpy. Mudah-mudahan kalian paham dengan apa yang saya maksud ya!
 
Avoskin Miraculous Retinol Toner
 
Ada yang unik dari aroma Avoskin Miraculous Retinol Toner. Meskipun fragrance free-dan memang saat dicium dari botolnya pun tidak ada aroma apapun-, namun begitu diaplikasikan, saya bisa mencium aroma yang jika dideskripsikan mungkin bisa dibilang aroma-aroma asam. Tapi tenang, aroma ini akan menghilang dengan cepat pada saat produknya sudah menyerap ke dalam kulit.
 
Pagi hari setelah pemakaian Avoskin Miraculous Retinol Toner, kulit terasa lebih bersih. Padahal baru sekali pemakaian, tekstur kulitpun menjadi super haluuus. Biasanya, produk-produk yang mengandung retinol, meskipun membuat kulit menjadi lebih bersih, kadang membuat kulit menjadi lebih kering. Namun, produk ini tidak. Justru sebaliknya, saya merasa kulit tetap lembap dan kenyal. Setelah 2 minggu pemakaian, sama sekali gak ada reaksi negatif yang saya rasakan, alhamdulillah, artinya produk ini cocok di kulit acne prone dan sensitif saya. Mungkin ya itu tadi, kandungan retinol pada Avoskin Miraculous Retinol Toner ini bukan retinol biasa, sehingga untuk kulit sensitif.
 
Ada satu hal yang agak bikin saya bingung, saya mendapatkan manfaat lain di luar yang diklaim oleh produk ini, yaitu tentang whitehead di kedua pipi saya yang tiba-tiba jauh berkurang. Berkurangnya komedo di pipi ini juga membuat pori-pori di pipi saya menjadi bersih dan menjadi terlihat kecil. Ajaib memang, saya juga bingung, tapi ya tentu gak akan komplain juga. Maka dari itu, saya jadi optimis, sepertinya pemakaian dalam jangka waktu lama yang juga dilengkapi dengan Avoskin Miraculous Retinol Ampoule sepertinya akan memberikan hasil yang menakjubkan di kulit saya.
 
KESIMPULAN

+ Tekstur tonernya enak
+ Gak ada aroma yang mengganggu
+ Kandungan retinolnya aman untuk kulit sensitif
+ Membuat kulit lebih bersih
+ Komedo jauh berkurang, pori-pori terlihat lebih bersih
- Kemasannya mirip dengan seri refining
 
Harga : 169.000/ 100 ml
Nilai : 5/5

Disclaimer : Artikel ini ditulis atas pengalaman pribadi penulis, bukan sponsor maupun endorsement
Continue reading REVIEW : Avoskin Miraculous Retinol Toner, Retinol Untuk Kulit Sensitif

Wednesday, 15 September 2021

, , , ,

REVIEW : Azalea Deep Hydration Rose Water, Bukan Sekedar Air Mawar Biasa

Sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang punya manfaat. Lalu, bagaimana dengan skincare? Bagi saya juga, sebaik-baiknya skincare adalah yang punya banyak manfaat, dan halal, juga murah (banyak maunya memang!). Terdengar mustahil, tapi ternyata banyak kok produk semacam itu yang saya temukan, termasuk yang akan saya ulas kali ini, produk terbaru dari Azalea. Sebelum saya mengulas tentang produknya, kalian pasti sudah pernah dengar brand Azalea kan? Brand yang dikenal dengan produk-produknya, gak hanya di perawatan badan dan rambut tapi kini semakin berkembang di area perawatan wajah, dan tentunya halal! Ini bukan kali pertama saya mencoba produk Azalea, produk-produk haircarenya masih menjadi favorit saya karena membuat rambut saya tetap wangi dan segar meskipun tertutup hijab. Makanya, ketika saya tahu bahwa Azalea mengeluarkan produk baru, saya langsung penasaran!

Review Azalea Deep Hydration Rose Water

Nah, produk terbaru yang mereka keluarkan kali ini, adalah sesuatu yang mengandung mawar. Hmm, langsung ketebak gak sih? Haha. Iya, Rose Water! Nama anak barunya Azalea ini adalah AZALEA DEEP HYDRATION ROSE WATER.

KEMASAN 

Dikemas dalam botol plastik dengan design ala Azalea, warna cerah dengan gambar wanita berhijab, yang secara gak langsung sudah menunjukkan kalau produk-produknya halal. Botolnya sendiri terbuat dari plastik yang aman untuk dibawa berpergian, dan berukuran 75 ml. Tutup botolnya bermodelkan flip top yang kokoh sehingga rasanya gak mungkin produknya akan tumpah saat dibawa berpergian.

Review Azalea Deep Hydration Rose Water

KLAIM   

Review Azalea Deep Hydration Rose Water

  • Mengandung ekstrak bunga mawar asli, zaitun oil, allantoin, dan niacinamide yang berfungsi untuk menyejukkan, melembapkan, dan mencerahkan kulit wajah. 
  • Dapat digunakan sebagai campuran masker dan cairan untuk sheet mask
  • Cepat menyerap, sehingga nyaman untuk digunakan
  • Cocok untuk kulit sensitif 

Selain itu, Azalea Deep Hydration Rose Water juga no alcohol, no paraben, no fragrance, halal, dan sudah BPOM.

CARA PEMAKAIAN

  1. Teteskan ke kapas, aplikasikan ke wajah secara merata
  2. Aplikasikan perlahan ke arah atas untuk penyerapan yang lebih maksimal
  3. Gunakan rutin setiap pagi dan malam hari (ketika skincare-an)

REVIEW 

Azalea Deep Hydration Rose Water. Jika dibaca sekilas, kita mungkin hanya memahami bahwa  produk ini hanya menitikberatkan pada fungsi melembapkan secara maksimal saja, padahal ternyata kandungannya yang beragam punya fungsi yang juga beragam. Kandungan utamanya sudah jelas, ekstrak bunga mawar asli. Dari dulu, bunga mawar ini sudah dikenal memiliki manfaat untuk kulit wajah. Dengan kandungan vitamin E, vitamin K, vitamin B, zat tanin, geraniol, nerol dan flavanoid, bunga mawar dipercaya mampu membuat kulit lebih sehat, cerah, dan lembap. Makanya, gak heran kalau produsen skincare berbondong-bondong membuat produk skincare berbasis bunga mawar.

Hebatnya, meskipun judulnya rose water, Azalea Deep Hydration Rose Water ini gak hanya mengandalkan bunga mawar saja, tapi juga zaitun oil, allantoin, dan niacinamide. Bagi kalian pengguna skincare, mungkin sudah familiar dan paham mengenai zaitun oil dan niacinamide, berikut dengan manfaatnya. Tapi untuk allantoin, saya juga baru pertama kali dengar. Naah.. setelah membaca beberapa artikel, akhirnya saya paham mengapa Azalea memasukkannya ke dalam produk terbarunya. Dikuti dari fimela.com, kandungan allantoin ini bersifat anti-inflamasi dan mampu menghidrasi kulit dengan baik. Bahkan allantoin mampu melindungi kulit dan bisa memperbaiki luka ringan. Allantoin juga mempunyai sifat antioksidan yang tinggi, dan bisa bekerja sebagai bahan exfoliant, serta merangsang pertumbuhan kolagen pada kulit. Sungguh manfaat yang luar biasa kan? 

Review Azalea Deep Hydration Rose Water

Tekstur dari produk ini sangat cair. Bahkan rasanya ya seperti air putih biasa, namun memiliki aroma saat dicium. Aromanya khas bunga mawar, lembut, dan gak mengganggu bahkan buat saya yang sensitif terhadap wewangian pada skincare. Ada beberapa cara dalam menggunakan Azalea Deep Hydration Rose Water. Saya biasanya menggunakan rose water ini sebagai campuran masker bubuk, efeknya masker terasa lebih dingin dan adem saat diaplikasikan di wajah. Selain itu, terkadang saya menyelipkannya dalam urutan rutinitas skincare, yaitu setelah melakukan double cleansing. Ada sensasi nyesss adem dan segar begitu mengusap wajah menggunakan kapas yang sudah dituangi oleh Azalea Deep Hydration Rose Water ini. Saya juga yakin betul bahwa produk ini membuat kulit wajah saya lebih rileks dan bersih, sehingga saya merasa kalau penyerapan skincare lainnya menjadi lebih optimal.

Ada 1 lagi hal menyenangkan tentang produk ini. Dengan sebegitu banyaknya deretan manfaat yang didapat dari kandungan-kandungan yang sudah saya jelaskan tadi, Azalea Deep Hydration Rose Water ini bisa kalian dapatkan di supermarket terdekat di kota kalian dengan harga kisaran 9.000 saja, gak lebih mahal dari semangkok bakso di rumah saya! Hayooo, pilih makan bakso atau punya kulit wajah yang sehat? Pasti kalian jawab dua-duanya deh ah! Sama kayak saya.

Continue reading REVIEW : Azalea Deep Hydration Rose Water, Bukan Sekedar Air Mawar Biasa