Showing posts with label indonesian beauty blogger. Show all posts
Showing posts with label indonesian beauty blogger. Show all posts

Sunday, 6 November 2016

, , , ,

REVIEW : Emina Sun Protection SPF 30 PA+++

Menurutku, sunscreen ataupun sunblock adalah skincare terpenting dalam dunia kecantikan. Kenapa? Karena mencegah lebih baik daripada mengobati, ya kan? Tapi sayangnya, aku bukan penggemar Sunblock. Tipikal sunblok hampir semuanya memberikan efek white cast, lengket, dan setelahnya bikin break out. Ugh! Niatnya mau mencegah masalah kulit malah datengin masalah ini sih.

Akhirnya selama ini aku belum pernah menemukan sunblock yang cocok di kulitku yang berminyak ini, kecuali sunblock dari dokter. Makanya daridulu walaupun aku tidak pakai krim siang/malam dari dokter, aku selalu minta resep sunblocknya.

Aku sudah pernah pakai beberapa brand Sunblock dari mulai produk lokal seperti Wardah, Skin Aqua, sampai brand luar yaitu salah satunya Clinique City Block Anti Polution yang harganya cukup menguras kantong. Tapi tetap saja, ujung-ujungnya bikin kulit main terlihat berminyak dan lengket.

Beberapa waktu yang lalu aku iseng browsing dan menemukan review dari salah satu blogger mengenai sunblock yang kini jadi andalannya dengan harga murah meriah. Sunblock ini keluaran Emina. Setelah itu aku cari lebih banyak review mengenai sunblock ini dan hampir 90% reviewnya positif. Dari mulai teksturnya yang cepat menyerap, tidak bikin break out, dan tentunya dengan harga terjangkau!

Karena selama ini akupun selalu cocok dengan produk Emina, akhirnya aku memutuskan membelinya. Saat itu aku beli di counter Emina di Bandung Indah Plaza dengan harga HANYA 27.500 aja sebanyak 60 ml.

Ini adalah penampakannya :


Harga
Harganya 27.500, cukup murah untuk sunblock sebanyak 60 ml, karena sekali kamu pakai paling hanya sebesar biji kedelai. Gak tau kapan abisnya haha.

Kemasan 
Untuk kemasan, 11 12 banget sama Facial Scrub Sugar Rushnya Emina. Perbedaannya hanya pada tulisan dan warnanya, di mana si Facial Scrub warnanya lebih coklat sedangkan Sunblocknya lebih orange. Untuk bentuk dan ukuran benar-benar sama!

Kandungan
Berikut kandungannya :


Tekstur
Teksturnya light, ringan, dan betul cepat menyerap. Agak mirip dengan Wardah tapi kayanya lebih ringan Emina deh.

Aroma
Ini salah satu minusnya. Menurutku wanginya terlalu menyengat. Wanginya seperti wangi Stella Lemon, walaupun setelahnya aromanya juga akan menghilang. Tetap saja, aku bukan pecinta skincare/makeup beraroma.

Hasil
Too bad, aku gak cocok dengan Sunblock ini. Ada beberapa hal yang akhirnya aku memutuskan untuk gak lanjut pakai sunblock ini. Yang pertama, dia memang cepat menyerap, tapi kesan lengket masih ada di wajahku (karena wajahku super oily!).  Dia bikin wajahku semakin  berminyak. Yang kedua, it sadly breaks my skin out! Padahal aku selalu bersihin makeup berkali-kali, menghindari residu yang tertinggal. Tapi tetap saja, setiap habis pakai sunblock ini, di bagian dagu dan rahang muncul jerawat kecil dan komedo yang mengendap. Walaupun gak terlalu kelihatan, tapi saat dipegang, kerasa bedanya. Dan yang terakhir, tentu saja aromanya! 

Kalau untuk fungsinya sendiri, aku gak tau ya karena yang namanya sunblock baru terlihat hasilnya beberapa puluh tahun ke depan jadi aku gak bisa komen untuk itu.

Jadi, ini kesimpulannya untuk Emina Sun Protection :

+ Harga terjangkau dan mudah ditemukan
+ Tekstur light dan mudah menyerap
+ Sepertinya lebih cocok untuk kulit kering
+ Mengandung SPF 30 dengan PA+++

- Membuat kulit semakin berminyak
- Menyumbat pori sehingga mempertinggi resiko break out
- Wanginya terlalu strong buatku, kaya pake parfum lemon ke muka

Nilai : 2/5
Beli lagi? No. Sorry, Emina. I expected more than this.

Sekian review dari aku. Kalau kalian udah pernah coba sunblock ini? Atau kalian mungkin ada rekomendasi sunblock apa yang ringan dan gak bikin breakout untuk tipe kulit berminyak sepertiku? Komen di bawah ya!
XOXO.

Continue reading REVIEW : Emina Sun Protection SPF 30 PA+++

Saturday, 29 October 2016

, , , , ,

REVIEW : Pixy Lip Cream (01, 02, 03, 04)

Setelah penantian sebulan, akhirnya yang ditunggu-tunggu datang juga. Okey, sekarang matte lip cream semakin menggila. Banyak brand lokal yang udah launching produk matte lip cream, termasuk  yang akan aku review, yaity PIXY LIP CREAM.


Pixy Lip Cream hadir dengan 4 shades, yang menurutku masih sedikit dan kurang variatif. Tapi mungkin kedepannya Pixy bakal ngeluarin warna-warna baru, siapa tahu ya? Di sini aku bakal review keempat shades yang ada yaitu dari mulai 01 Chic Rose, 02 Party Red, 03 Classic Red, 04 Fun Fuschia. Penasaran gimana kualitasnya? Shade mana yang jadi favoritku? Simak terus ya!

HARGA
Kalian bisa beli ini di dept.store, drug store, atau ke counternya langsung, dan biasanya harganya beragam. Untuk harga aslinya adalah 45.000. It’s a great deal, right?

KEMASAN

Mulai dari kemasan, Pixy Lip Cream ini dibungkus dengan box yang yang bertuliskan keterangan mengenai produk ini. Untuk kemasannya sendiri, Pixy Lip Cream ini mirip dengan lip cream mineral botanica atau zoya. Di bagian bawahnya ada kaca yang di dalamnya berwarna sesuai dengan warna lip cream tersebut. Tapi, dibandingkan dengan Mica, penampakan warna di kaca Pixy ini lebih mirip dengan aslinya. Untuk tutupnya, semua shades tutupnya pink, khas produk Pixy. Overall aku gak ada masalah dengan kemasan, tapi kayanya bakal lebih cute kalau bagian tutupnyapun berwarna sesuai dengan warna lip creamnya.

KOMPOSISI
Di sini aku cantumkan saja gambar dari boxnya ya, kalau tulisannya kurang kebaca, tinggal diklik untuk memperbesar

KETERANGAN PRODUK
Di sini dijelaskan bahwa Lip Cream ini memiliki hasil akhir matte, tekstur lembut, ringan, dan tahan lama. Bener gak ya?

AROMA
Ada aroma manis-manis gitu, mirip LT Pro Longlasting Matte Lip Cream. Menurutku wanginya gak mengganggu sih.

TEKSTUR DAN COVERAGE
Nah, untuk tekstur sendiri, ini adalah lip cream dengan tekstur paling cair yang pernah aku pakai. Tapi aku gak tau ya kalau ada yang lebih encer dari ini. Teksturnya yang ringan ini emang bikin pengaplikasian jadi lebih mudah, tapi eng ing eng, untuk sekali layer hasilnya sheer banget, jatohnya kaya pake lip tint, apalagi yang warna merahnya. Jadi untuk warna yang lebih pop, harus 2 kali layer. Untungnya lip cream ini cukup buildable, jadi gak akan terlalu menggumpal.

Walaupun teksturnya ringan, tapi yang namanya produk lippen dengan hasil matte kebanyakan jatohnya kering di bibir, termasuk punyanya Pixy ini. Sebenernya sih gak kering kaya bikin bibir ngelupas-lupas gitu, tapi lebih ke cracking, memperjelas garis-garis bibir. Jadi wajib hukumnya pake lipbalm sebelum pake lip cream (gak hanya lip cream ini aja loh ya!)

DAYA TAHAN
Untuk warna 02 dan 03 lebih cenderung tahan lama dibandingkan dengan no 01 dan 04. Mereka bisa tahan sampai 8 jam (padahal aku makan dan minum juga). Tapi untuk no 01 dan 04, dia cepat hilang terutama di bibir bagian dalam, jadi mesti sering touch up. Sebenernya  bisa aja sih si 01 dan 04 ini bertahan lama di bibir, asal jangan makan aja (ya kaleee).

SWATCHES AND REVIEW SHADES
Nah ini bagian yang ditunggu-tunggu. Aku bakal kasih swatch masing-masih shades lengkap dengan detail warnanya. Sebelum kita review satu-satu, di bawah ini adalah swatch keempat produk Lip Cream dari Pixy


Nah sekarang kita bahas satu persatu ya

01 Chic Rose


Warna nude pink ini adalah warna aman untuk semua warna kulit. Mau yang punya warm skintone atau cool skintone, it’ll looks good on you. Warna ini sangat cocok untuk penggunaan sehari-hari, gak too much dan bikin wajah kelihatan lebih fresh! Cuma minusnya, untuk shade ini kamu bakal sering touch up karena daya tahannya kurang oke. Too bad.

02 Party Red


Aku bukan penggila lipstick merah, tapi untuk penggunaan di acara-acara formal, I can totally trust this shade.  Ini adalah warna kedua (setelah Chic Rose) yang jadi favoritku. Dia masuk ke warm skintone ku. Gak bikin lenong ataupun hinyay (?). Warna merahnya redup, gelap, gak nyala-nyala gitu. So, I’m gonna tell you that this my 2nd fav!

Dan di antara ke 4 shades, shade ini adalah yang paling tahan lama! Jadi jam 11 tadi aku pergi ke acara nikahan sodaraku, dan sampai aku nulis ini (sekarang jam 07.45 pm), ini masih on! Gila gak. Padahal tadi aku makan dan minum dengan brutalnya dan udah sedia lippen juga untuk touch up dan ternyata gak kepake. Haha. Tapi tetap ya, aku pake 2 layer, kalau hanya 1 layer gak akan menutup garus hitam bibir dan jatohnya kaya pake lip tint.

03 Classic Red


Kalau tadi yang 02 itu cocok untuk warm skintone ku, untuk no 03 ini aku gak terlalu suka karena warnanya terang banget. Kalau orang Sunda bilang sih merahnya moronyoy (?), gonjreng. Merahnya cenderung ke orange neon, jadi ya gitu... Tapi masih bisa diakalin sih, campur aja sama shade yang lain. Ya gak ya gak?
04 Fun Fuschia


Menurutku untuk dibilang Fuschia, pink ini kurang gelap.  Di aku masih agak terang dan jatohnya malah kaya fresh pink gitu. Yang aku kurang suka dari shade ini adalah teksturnya. Aku ngerasa shade ini paling  cracking di bibir dan bikin bibir kering. Too bad.

Sebenernya aku berharap lebih dari Lip Cream ini. Tapi kalau dibandingkan dengan Wardah dan Mica, Lip Cream ini lebih cocok di bibir aku, tapi tetep.. belum ada yang bisa ngalahin LT Pro Longlasting Matte Cream. Hehe.

So kesimpulannya :

+ Harga terjangkau
+ Mudah dicari/ didapat
+ Packaging oke, warna di kaca bagian bawah hamper menyerupai warna asli lip cream
+ Wangi soft tidak mengganggu
+ Tekstur ringan dan mudah diaplikasikan

-       -   Coverage sheer, perlu 2x layer dalam pengaplikasian
-       -   Bikin bibir sedikit cracking (bisa disiasatin dengan selalu memakai lip balm)
-       -   Untuk beberapa warna, daya tahannya kurang oke
-       -   Pilihan warna kurang banyak

Nilai : 3/5

Beli lagi? No, kecuali kalau ada warna baru yang menarik hati

Kalian udah coba lip cream ini? Kalau udah, share dong shade mana yang kalian suka. Atau kalau kalian punya rekomendasi lip cream lain yang lebih oke, let me know ya!


XOXO!



Continue reading REVIEW : Pixy Lip Cream (01, 02, 03, 04)

Thursday, 22 September 2016

, , , , , , ,

REVIEW : Fanbo Eyebrow Pencil

Aku termasuk salah satu yang beruntung bisa cobain produk pensil alisnya Fanbo. Sebenarnya, pensil alis ini udah dateng dari Agustus kemarin, tepatnya saat lamaran aku. Makanya orang-orang mikirnya Fanbo sengaja ngasih hadiah di hari lamaranku. Haha. Box cantik berwarna putih ini berisi 2 pensil alis, yaitu warna hitam dan coklat dan dilengkapi dengan serutannya.


Aku bukan pecinta pensil alis, tapi aku setuju kalau ada yang bilang pensil alis itu penting banget di dunia permakeupan. Hanya saja untuk sehari-hari, biasanya aku selalu gak keburu untuk bikin alis. 

Oke, balik lagi ke pensil alisnya Fanbo.

Untuk bentuknya ya... pensil alis pada umumnya. Di belakangnya ada warna untuk membedakan warna coklat atau hitam. Walaupun di ruang yang minim cahaya, terlihat mirip.


Tekstur
Aku pecinta pensil alis yang bertekstur agak creamy, karena lebih mudah diaplikasikan. Sayangnya, pensil Fanbo ini keras. Jadi sulit untuk membingkai alis dan mengisinya dengan rapi. Rasanya kaya pakai pensil HB. :'(

Pigmentasi
Warnanyapun gak terlalu keluar. Tipis banget dan harus ditekan agar warnanya lebih keluar. Tapi kan malah bikin alis sakit yak -_-




Jadi, menurut aku

+ Warna coklatnya masuk ke rambut alis aku, tidak terlalu terang maupun gelap. Coklatnya pas
+ Harga terjangkau, kalau gak salah sih 20.000 an
+ Karena teksturnya keras, jadi gak mudah patah saat diraut

- Keras, sulit dipakai
- Warnanya kurang keluar
- Sulit diblend warnanya

Nilai : 2/5

Beli lagi : Kayanya sih nggak. Sorry, Fanbo :(

Kalian ada yang ngerasain hal yang sama kaya aku nggak tentang pensil alis Fanbo ini?
Continue reading REVIEW : Fanbo Eyebrow Pencil

Monday, 19 September 2016

, , , , , , ,

Never Underestimate the Power of Evian Natural Mineral Water (Review)

Selama beberapa tahun ngeblog, baru sekarang aku review produk yang udah jadi sahabat para beauty blogger. Yap! Evian Natural Mineral Water.

Pada saat ini booming, yang mana udah lama banget, aku sama sekali gak tertarik buat beli, "ah itu mah air doang.." (karena dulu aku taunya Evian ini emang merk air mineral) Tapi sekarang, aku tau alasan kenapa para beauty blogger sangat memuja-muja produk ini.

Jadi, Evian Natural Mineral Water ini adalah produk facial spray. Fungsinya? Seperti yang ditulis pada kemasan di botolnya, yaitu melembapkan dan menyegarkan kulit, serta membuat make up menjadi tahan lama. Ini penampakannya :



Dulu aku ngerasa gak butuh karena kulitku udah kaya kilang minyak, ngapain mesti dilembapin. Kalau ingin menyegarkan kulit, aku tinggal cuci muka aja. Pokoknya banyak banget pertimbangan buat beli si Evian ini, termasuk harganya yang lumayan. Lalu suatu hari, sahabatku yang sama skeptisnya denganku, beli si Evian ini dan langsung jatuh cinta. Karena penasaran, besoknya aku coba Evian punya dia. Pertama semprot ya emang adem sih, tapi air biasa juga bikin adem. Lalu setelah beberapa menit, setelah airnya menyerap, aku baru amaze. Minyak di kulit wajah jadi gak terlalu kelihatan. Bedak yang tadinya udah mulai geser-geser karena keringetan, eeeh di nyatu lagi di wajah. Setelah itu, tanpa ba bi bu lagi, besoknya langsung kubeli si Evian ini. Yiipiiie!

Harga
Aku beli di Mahmud seharga 126.000 untuk yang  kalau gak salah, kalau kamu beli di Guardian biasanya diskonnya lumayan.

Kemasan
Botol spraynya biasa aja gak ada yang istimewa, cuma emang si semprotannya ini sekilas kaya Nano Spray, air yang keluar butirannya haluuuuuuuuus banget.


Hasil
Nah ini yang bakal dibahas panjang. Buat kalian yang masih meragukan kualitas Evian, kalian harus baca ini! *maksa*
Jadi, kulitku ini tipe kombinasi dan sensitif. Jadi emang agak sulit cari skincare ataupun makeup yang cocok. Sekalinya pake makeup yang oil controlnya payah, muka jadi kayak kilang minyak. Tapi kalau pake make up yang matte, malah kering banget. Oh, God..

Nah, setelah aku coba Evian ini (aku pake tiap abis cuci muka), kulitku jadi lebih tenang dan adem. Semua skincare dan makeup berasa cocok cocok aja di wajah. Kulit jadi jarang bermasalah, lebih segar, dan ini beneran bisa bikin make up tahan lama.

Pokoknya aku jatuh cinta sama Evian ini! Satu-satunya penyesalanku adalah kenapa aku baru beli sekarang? T.T

Di bawah ini fotoku saat menggunakan Evian. Hanya satu kali semprotan bisa kena ke seluruh wajah. Adeeem! Minyak gak parah seperti sebelumnya. Make up yang tadinya mulai cakey, setelah disemrot Evian jadi 'ngeset' lagi.

Thank God this Evian thing just saved my life! Haha.

                              
Jadi, menurut aku...

+ Butiran air yang dikeluarkan sangat halus, seperti Nano spray
+ Membuat kulit lebih segar, dingin, dan ringan (bebas minyak)
+ Membuat make up tahan lama
+ Membuat kondisi kulit wajah lebih baik (termasuk untuk kalian yang memiliki kulit sensitif seperti aku
+ Dapat menyelamatkan kondisi makeup yang mulai cakey ahaha

- Nyesel kenapa gak beli dari dulu, haha. Belum nemu sih minusnya

Nilai : 5/5

Beli lagi? PASTIII!

Btw, katanya yang dari Bioderma juga endeus ya. Ada yang pernah coba?
Continue reading Never Underestimate the Power of Evian Natural Mineral Water (Review)

Sunday, 18 September 2016

, , , , , , , ,

REVIEW : Wardah Longlastick Lipstick No 09

Kalau kalian pernah baca postingan aku DISINI, kalian bakal tau banget aku udah jatuh cinta dengan Wardah Longlasting Lipstick terkecuali untuk bagian yang mudah patahnya itu. Nah, sekarang banyak beauty blogger yang mulai review produk lipstik Wardah yang baru yang seri Insentive Matte Lipstick. Hebat ya sekarang Wardah terus-terusan ngeluarin produk baru. Tapi sayangnya, designnya benar-benar sama dengan Wardah Longlasting Lipstik.




Sekarang aku bukan mau bahas tentang Wardah Intensive Lipsticknya, karena kemarin aku coba yang punya teman dan di aku jadi kering, jadi aku belum berniat untuk mencobanya lagi. Tapi mungkin nanti aku akan beli beberapa warna untuk koleksi haha, abis warnanya cakep-cakeeeep!

Nah di postingan sebelumnya aku jatuh cinta dengan Wardah Longlipstik terutama seri yang 03. Nah, kemarin (udah lama banget sebenernya) aku coba swatch no 09 dan ternyata warnanya seperti 03 tapi versi lebih gelapnya, dan akuuu jatuh cintaaaa!




Cakep kan yak? Yang aku suka dari lipstick ini adalah aku gak perlu pakai make up berlebih untuk terlihat kece. Warna merah ini bikin wajah lebih fresh, tanpa membuat aku terlihat menor ataupun tua. Merahnya gak terlalu gonjreng jadi masih masuk untuk penggunaan sebelumnya.

Untuk tekstur staying power dan sebagainya kalian bisa lihat postinganku sebelumnya. Intinya sih Longlasting Matte Lipstick ini adalah lipstik matte lokal favoritku karena sama sekali gak bikin bibir kering. 

Banyak banget produk-produk Wardah yang belum aku coba dan rasanya pengen borong aja gitu. Apalagi Wardah termasuk brand yang punya kualitas oke dengan harga terjangkau. Pssstt. Tips nih, kalau kalian pengen tau produk-produknya Wardah apa aja kalian bisa cek di Zalora. Di sini kalian bisa bebas lihat-lihat produknya tanpa diteror oleh BA nya. Hahaha. Kalian bisa langsung tau harga, macam-macamnya, dan enaknya lagi kalian bisa pilih-pilih dulu mana yang lebih oke untuk dibeli tanpa merasa 'gak enak diliatin BA' --> it happened on me everytime! lol. Nah, kalian bisa cek di https://www.zalora.co.id/wardah untuk koleksi lengkapnya.


See you on my next post, pretties!
Continue reading REVIEW : Wardah Longlastick Lipstick No 09

Monday, 12 September 2016

, , , , , , ,

REVIEW : Emina Oh So Kissable Lipstick 08 (Fantasti - Cho)

Emina adalah salah satu produk lokal yang jadi favoritku. Selain kemasannya super cute, beberapa produknya sampai saat ini menjadi andalanku, seperti bedak taburnya dan scrub sugar rush nya. Kali ini aku juga bakl review tentang produk Emina lainnya yang baru aja aku beli, yaitu Lipsticknya Oh So Kissable shade 08 (Fantasti-Cho).


Harga
Harganya terjangkau, hanya 25.000 sebanyak 3,4 gr. Aku beli langsung di counter Emina.

Kemasan
Ini agak aneh sih kemasannya, agak geli gitu bentuknya *you know what I mean*. Tapi bentuknya yang mini ini aku suka karena gak menuhin make up pouch aku.



Tekstur
Creamy dan mudah diaplikasikan karena mengandung pelembab. Kandungan lainnya tertera di box kemasan.


Warna 
Warna yang aku pilih adah Fantasti-Cho, warnanya nude campur pink.






Daya Tahan
Ini salah satu kelemahannya. Lipstick ini gak akan bertahan lama. Walaupun cuma minum doang bisa ilang gitu. Apalagi kalau makan, hilang total. 

Hasil




Hasilnya satin finish. Bikin bibir kelihatan sehat karena sama sekali gak bikin bibir kering atau bahkan pecah-pecah, mungkin ini efek dari pelembab yang ada di dalamnya. Coveragenya sheer, sehingga untuk kalian yang punya garis bibir hitam, lebih baik menggunakan concealer terlebih dahulu karena lipstick ini tidak mampu untuk menutupi garis hitam bibir dengan maksimal.

Untuk warnanya, ini terlalu pucat untuk skintoneku. Lebih cocok untuk kalian yang punya kulit putih atau kuning langsat. Untuk kalian yang berkulit putih, lipstick ini bisa dipakai sehari-hari, walaupun kalian gak pakai makeup. Tapi untuk skintone sawo matang sepertiku, kalian harus pakai makeup, terutama eye make up yang dramatis, agar hasilnya tidak seperti orang sakit. 

Jadi, kesimpulannya :

+ Packaging imut
+ Harga terjangkau, mudah didapat di counter
+ Tekstur creamy, mudah diaplikasikan
+ Bibir tetap lembab
+ Gak berbau apapun

- Coverage sheer
- Cepat hilang, apalagi kalau makan
- Warnanya terlalu pucat di kulitku, jadi kaya orang sakit

Nilai : 2/5

Beli lagi? Kayanya enggak, masih banyak lipsick yang pengen aku coba.

Continue reading REVIEW : Emina Oh So Kissable Lipstick 08 (Fantasti - Cho)
, , , , , , , ,

REVIEW : Etude House Beauty Shot Face Blur

Setelah primer Baviphat ku habis (kalian bisa cek DISINI untuk review tentang primer Baviphat yang kupakai selama ini), aku mencari primer keluaran brand lain. Sempat bingung karena banyak banget jenis primer dengan brand-brandnya. Mungkin sekarang hampir semua brand sudah punya ini. Gak aneh sih, karena menurutku primer adalah salah satu item yang penting dalam urusan make up.

Banyak banget jenis primer, dan dengan beberapa pertimbangan aku memilih ini, yaitu Etude House Beauty Shot Face Blur (selanjutnya kutulis FB).


Harga
170.000 - 250.000 , tergantung beli di mana

Kemasan





Etude emang punya khas dalam segi packagingnya. Warna-warna pastel dengan design yang imut pasti yang pertama dikomentari saat melihat produknya Etude. Botol berbentuk pump, jelas ini favoritku, higienis dan mudah untuk mengeluarkan isinya. Tapi ada beberapa blogger yang merasa kalau model pump ini gak efisien terutama kalau produknya sudah mau habis. Ya itu mah selera lah ya.

Kandungan




Di botol pumpnya tidak dituliskan kandungannya, tapi di kardusnya ada. Tulisannya warna putih sehingga gak terlalu kelihatan ya.



Tekstur
Tekstur dari FB ini encer, warnanya soft pink, tidak terlalu kental dan mudah untuk dibaurkan. Ringan dan mudah meresap, jadi gak ada kesan berat di wajah saat memakainya. Dengan tekstur yang tidak terlalu pekat ini, aku gak butuh terlalu banyak produk yang dikeluarkan untuk dipakai ke seluruh wajah. Aku hanya butuh FB ini sebesar biji kedelai untuk membaurkannya ke seluruh wajah. Love it!

Wangi
Ini yang aku gak suka. Ini juga masalah selera sih. Ibuku bilang wanginya enak. Tapi sebagai pecinta produk tanpa wewangian, FB ini wanginya haruuuuum banget dan terlalu wangi menurutku, jadi rasanya seperti pakai hand/body lotion ke muka.

Hasil
Di packagingnya, sudah tertera fungsi dari Face Blur ini, yaitu smoothing, pore hiding, tone up. Nah, apa benar Face Blur ini bisa menghaluskan, meringkas pori, dan mencerahkan wajah? Yuk kita coba!

Ini adalah foto before after penggunaannya. Mungkin di kamera gak terlalu kelihatan, tapi aku sendiri melihat perbedaannya secara langsung.


SMOOTHING. Yay!

FB ini memang membuat kulit lebih halus dan membuat permukaan kulit menjadi lebih rata, sehingga memudahkanku untuk mengaplikasikan make up setelahnya, salah satunya foundation.
Aku selalu menggunakan FB ini sebelum pakai foundation. Hasilnya foundation lebih mudah dibaurkan dan tidak menggumpal. (Eits! Jangan pakai foundation sebelum FBnya benar-benar menyerap ya. Nanti foundationmu malah geser-geser berantakan.)

PORE HIDING. Not bad.
Mungkin ini berkaitan dengan efek smoothing sebelumnya. Kulit wajah lebih halus dan poripun memang agak sedikit tersamarkan. Permukaan kulit lebih terlihat rata sehingga pori-pori wajah tidak terlalu terlihat.

TONE UP




Yes, it does. Tapi gak bombastis juga. Efeknya pertama kurang lebih mirip kaya abis pake krim wajahnya Citra, jadi ada efek putih di awal. Tapi lama-lama setelah menyerap, warnanya lebih menyesuaikan kulit kita, jadi gak putih lagi, hanya membuat tekstur dan warna kulit wajah lebih merata.

Jadi kesimpulannya, FB ini memang benar dapat menghaluskan, meringkas pori, dan mencerahkan kulit wajah! 

+ Kemasan lucu
+ Teksturnya encer mudah dibaurkan
+ Cepat menyerap
+ Mengandung SPF 33 PA++
+ Harga terjangkau bila dibandingkan dengan isinya yang lumayan banyak (35 gr)
+ Hanya butuh sedikit untuk digunakan ke seluruh wajah, jadi bakal awet banget
+ Meratakan warna kulit wajah
+ Menghaluskan tekstur kulit wajah
+ Meringkas pori
+ Berasa pake efek blur di muka (lol)

- Wanginya terlalu wangiiiiii~

Nilai : 4/5

Beli lagi ? Kalau gak nemu yang lebih baik, pastiiii!

See you again on my next post, pretties!
Continue reading REVIEW : Etude House Beauty Shot Face Blur

Tuesday, 6 September 2016

, , , , , ,

REVIEW: The Body Shop Bronze Honey Brilliant Powder

Halo lagi beauties.
Postingan kali ini masih tentang review dari produk-produk yang baru aja aku beli selama beberapa minggu kemarin, dan produk yang akan aku review kali ini adalah keluaran The Body Shop, yaitu Bronze Honey Brilliant Powder.


Aku memutuskan untuk beli ini karena waktu itu TBS lagi diskon (teteuuup), dan aku memang lagi cari bronzer buat badan untuk dipakai ke acara-acara malam hari. Biar lebih nyala aja gitu ceritanya.

Nah, kita mulai aja reviewnya yuk!

Price



Harganya cukup mahal kalau gak diskon, yaitu 289.000 untuk 5 gram aja. Tapi waktu itu aku dapet diskon 50% jadi cuma 145.000 aja. Kalau gak diskon sih aku juga mikir-mikir lagi.

Packaging
Packagingnya simple dan easy to use. Kalau kamu tau kabuki brush yang buat dibawa kemana-mana, yang ada tempatnya itu, nah.. mirip mirip kaya gitu. Jadi nanti brushnya bisa kamu tarik ke dalam sebelum ditutup. Dari segi ukuran, bronzer ini juga gak memakan banyak tempat. Lalu, untuk brushnya sendiri sangat lembut dan nyaman digunakan.




Texture
Bronzer ini berbentuk bubuk, dan ingat, ini beda dengan bronzer buat muka yang warna-warna sunburnnya sangat keliatan. Brilliant powder ini lebih seperti glitter dengan tekstur yang lebih halus. Powder ini sebenernya juga punya beberapa shade, cuma gak terlalu keliatan jadi agak sulit membedakan tiap shade. Jadi, kamu jangan berharap akan mendapat efek-efek tanning dari briliant powder ini.

Staying Power
Nah ini adalah kesalahan terbesarnya. Produk ini sama sekali gak punya staying power yang oke. Jadi aku sempat pakai ini di tangan, leher dan area dada. Setelah beberapa jam, bronzer yang aku aplikasikan di tangan, hilaaaaang. Tinggal sisa beberapa titik yang nyala-nyala aja. Tapi, kalau untuk yang di leher dan dada, dia masih on. Jadi asumsiku adalah, si briliant powder ini gampang terbang. Maksudku, untuk bagian-bagian badan yang banyak melakukan gerakan, powder ini gak akan bertahan lama. Tapi untuk di leher atau di dada, powder ini tetep bertahan selama hampir seharian.
Oh iya, bronzer ini juga akan ilang setelah kamu bilas dengan air.

Result
Ini hasilnya. Untuk sekali pengaplikasian hanya terlihat seperti ini.


Nah untuk double use, dia akan lebih terlihat.


Pros :
+ Packaging easy to use
+ Sekali pengaplikasian langsung terlihat
+ Tidak memberikan efek aneh-aneh (gatal atau apapun itu)
+ You'll feel that sexy moment when you use this

Cons :
- Serbuk berterbangan
- Harga cukup mahal
- Warnanya terlalu sheer, lebih seperti glitter/shimmering halus aja.

Rate : 2/5

Repurchase :
Sebenernya aku suka sih dengan hasilnya, terutama untuk acara-acara malam. Tapi kalau dibandingkan dengan harga dan kepuasan yang didapat, sepertinya No.

So, gimana dengan kalian? Pernah coba bronzer untuk badan? Merk apa yang pernah kalian pakai?
Continue reading REVIEW: The Body Shop Bronze Honey Brilliant Powder

Saturday, 3 September 2016

, , , , , , ,

REVIEW : Revlon Colorstay Skinny Liquid Liner (Black)

Walaupun aku gak tiap hari pakai eyeliner, tapi punya eyeliner adalah wajib hukumnya. Sebenernya yang bikin aku gak pakai eyeliner untuk make up sehari - hari adalah eyelid ku yang oily kadang bikin eyelinernya bleberan. Kadang malah bikin lengket nempel nempel ke kelopak mata, sepeti eyeliner dari Aubeau. Tapi gak dipungkiri kalau eyeliner punya pengaruh yang besar untuk penampilan mata. Mata jadi lebih tegas dan menyala (tsah~)


Untuk kali ini aku akan review eyeliner yang lagi aku pakai sekarang yaitu Revlon Colorstay Skinny Liquid Liner. Sebenernya aku belum pernah baca review tentang Revlon ini. Alasan aku beli adalah karena waktu itu lagi promo dan harganya jauh di bawah normal dan kebetulan eyeliner ku dari La Tulipe habis.
Ini penampakannya :


Nah kita mulai aja yuk reviewnya!

Harga
Kemarin aku dapet promo jadi harganya 50.000 sebanyak 2.5 ml

Packaging
Imut. Langsing. Layaknya packaging eyeliner. Aku suka sih, gak ngabisin tempat di make up pouch.

Kuas
Kuasnya lancip, memudahkan untuk pengaplikasian, terutama untuk kalian yang gak suka eyeliner tebal-tebal. Tapi untuk kuasnya sendiri aku gak tau ini terbuat dari apa, karena beda dari kuas eyeliner pada umumnya. Ini kaya dari serabut atau apalah itu, jadi kalau diperhatikan si kuasnya ini gak mulus, ada sedikit serat atau bulu di kuasnya.





Aroma
Kalau kamu cium langsung ke botolnya, memang aroma kimianya menyengat. Tapi waktu diaplikasikan gak kerasa sih. Menurutku hampir semua eyeliner punya bau kimia, walupun cuma sedikit.

Ketebalan
Sekali oles warna hitam sudah pekat, jadi kamu hanya perlu 1 layer saat memakainya. Yeay!



Staying Power
Dia cukup waterproof dan oilproof, dari aku berangkat kerja sampai pulang masih tetep stay (kalau aku lagi gak solat) tapi kalau aku wudhu akan sedikit kehapus di bagian ujungnya aja. Saking oke staying powernya, agak sulit membersihkannya, dan sayangnya si eyeliner ini adalah eyeliner yang kalo diapus jadi bubuk dan bleberan nempel-nempel di bawah mata, bukan eyeliner yang kaya stiker l

Pros :
+ Packaging imut
+ Kuasnya memudahkan pengaplikasian
+ Ketebalan oke
+ Cukup tahan lama, staying power oke

Cons :
- Agak sulit diapus, kalau diapus jadi bubuk-bubuk dan menempel di bawah mata
- Kalau dicium langsung terasa aroma kimia nya

Rate : 3/5
Repurchase? Kayanya bakal cari yang lain yang saat dibersihkan gak bubuk-bubuk. Soalnya nempel-nempel di bawah mata dan sedikit mengganggu buatku.


See you on my next post!
Continue reading REVIEW : Revlon Colorstay Skinny Liquid Liner (Black)

Tuesday, 9 August 2016

, , , , , , ,

REVIEW : Wardah Pure Olive Oil

Beauties, curhat sedikit nih. Sebenarnya, postingan ini sudah ada di draft bertahun-tahun lamanya, tapi entah mengapa gak pernah terjun di blog aku. Jadi mungkin ini agak basi, cuma karena ini adalah produk favorit sepanjang masa, it's ok ya.


Wardah Pure Olive Oil. Produk dan brand ini udah gak asing lagi di Indonesia. Waktu aku pertama bikin postingan ini, produk Wardah belum sebanyak sekarang, tapi sekarang apa sih yang Wardah belum punya? *tsah (masih banyak juga sih sebenernya. lol)



Wardah Olive Oil ini berbentuk botol langsing (?) seperti ini. Mungil dan simple. Lubangnya seperti ini, dan si lubangnya ini sangat pas.ukurannya. Jadi saat mengeluarkan produknya, gak akan tumpah bleberan.

Botol ini berisi 50 ml pure olive oil. Teksturnya gak terlalu pekat, agak cair. Jadi sama sekali gak lengket. Untuk wanginya, hmm.. aku sulit deskripsiinnya. Wangi olive oil yang lembut, jadi aku sama sekali gak terganggu.


Seperti yang kita tahu, olive oil punya segudang manfaat untuk kulit, makanya sering dijadikan bahan dasar pelembab ataupun produk kecantikan lainnya. Padahal, tanpa dicampur apapun, olive oil sudah bisa digunakan di kulit kita lho. Nah olive oil yang satu ini adalah salah satu produk dari Wardah. Harganya sangat terjangkau, sekitar 20 ribuan.

Wardah Pure Olive Oil ini biasa aku pakai untuk :

1) Pembersih Make Up (bibir dan mata)
2) Massage wajah
3) Pelembab malam hari
4) Campuran masker

Oke, kita bahas satu persatu ya.

1) Pembersih Make Up (Bibir dan Mata)
Seperti yang kalian tahu, area bibir dan mata adalah area sensitif. Oleh karena itu, banyak yang menghindari penggunaan skincare dan make up berlebihan di area tersebut (kecuali untuk produk yang dikhususkan untuk area itu ya!). Aku juga sering mengalaminya, area mata dan bibir menjadi kering dan memerah.

Ternyata Wardah Pure Olive Oil ini bisa kita manfaatkan untuk membersihkan area mata dan bibir setelah kita memakai make up. Olive oil ini tidak secepat dan sekuat make up remover lainnya saat dipakai untuk membersihkan make up, tapi ini tentu lebih aman dan lebih sehat untuk kulit kita. 

2) Masssage Wajah
Pemijatan yang dilakukan di area wajah memiiki banyak manfaat, di antaranya untuk melancarkan peredaran darah area wajah, mengencangkan kulit wajah, dan juga untuk mencegah penuaan dini. Kamu hanya butuh beberapa tetap olive oil ini untuk dapat memijat seluruh wajahmu. Tapi, untuk kalian yang mudah berjerawat, lebih baik tidak melakukan ini ya karena ada kemungkinan akan merangsang timbulnya jerawat.

3) Pelembab Wajah
Ini yang paling oke! Dulu, aku sempat beruntusan karena tidak cocok dengan salah satu kosmetik yang aku pakai. Wajahku beruntusan namun kering di bagian-bagian tertentu yang bikin desperate banget kalau pakai bedak atau foundation. Awalnya aku iseng, olive oil ini kuoleskan di bagian yang kering dan besoknya lumayan membaik. Nah, besoknya kucoba lagi, tidak hanya ke area wajah yang kering, namun yang beruntusan juga. Dan ajaibnya, besoknya itu semua membaik! 

Aku pakai pure olive oil ini setiap malam hari sampai beruntusan dan kulit yang kering membaik. Setelah itu aku kembali memakai skincare yang biasa aku pakai, karena olive oil ini lebih cocok saat kulitku sedang bermasalah. Jadi, kalau kulitmu sedang bermasalah karena pengaruh make up atau skincare yang gak cocok, olive oil ini bisa 'menetralkan' kembali kulit wajahmu.

4) Campuran Masker
Ini sih suka-suka. Aku sering campur ini dengan alpukat atau buah apapun yang akan kujadikan masker. Pilihannya sih antara madu atau olive oil ini, tujuannya ya sama yaitu untuk melembabkan dan menyehatkan kulit.

Nah, dengan 20 ribuan aja aku bisa mendapatkan banyak manfaat. Buat aku, ini salah satu produk yang harus kupunya sepanjang masa *tjie* Tapi balik lagi ya, kondisi kulit kita beda-beda. Cocok di aku, belum tentu cocok di kalian. Bukan berarti kalian yang punya kulit acne prone gak akan cocok, buktinya di aku cocok kok! Dan belum tentu juga kalian yang punya tipe kulit kering akan cocok dengan produk olive oil ini. 

So, kesimpulannya :

+ Untuk manfaatnya banyak
+ Aman dan sehat untuk kulit
+ Murah!
+ Packaging oke
+ Mudah dicari
+ Tidak lengket
+ Menetralkan kulit wajah
+ Wanginya lembut

- Mungkin untuk beberapa orang yang gak cocok, olive oil ini malah memicu tumbuhnya jerawat

Price : 25k - 30k
Rate : 4/5
Repurchase : Yes, ini udah ketiga kalinya

Continue reading REVIEW : Wardah Pure Olive Oil

Sunday, 7 August 2016

, , , , , , ,

REVIEW : Skinfood Salmon Brightening Eye Serum

Hi beauties!
Kalau kemarin aku pernah cerita tentang skincareku khusus daerah mata di sini , postingan ini akan membahas tentang produk lain untuk mataku.

Kemarin aku sempat menggunakan Multi Cell Night Repair dari Secret Key, hasilnya aku suka karena efeknya pun terasa. Dia mengurangi sembab kalau kurang tidur dan memberikan sensasi adem di mata sehingga mata terasa lebih segar dan sehat. Nah, setelah Secret Key habis selama kupakai kurang lebih setengah tahun (ini awet banget parah!), akhirnya aku memutuskan untuk mencoba produk lain. (Kenapa?) Karena aku butuh produk yang tidak hanya membuat mata terasa segar dan sehat, tapi juga dapat menghilangkan mata pandaku.

Awalnya aku emang udah ngincer skinfood yang salmon brightening eye cream, karena tergiur dengan kandungan salmon seperti Omega 3, EPA (asam eikosapentanoik) dan DHA (dokosaheksaenoat), yang konon katanya bagus untuk kesehatan kulit. Nah, tapi beberapa kali aku nyari di counter maupun online shop, stocknya kosong dan yang tersedia adalah yang versi serumnya. Aku gak tau pasti perbedaannya, tapi mungkin di teksturnya aja kali ya. Setelah kupikir-pikir, kayaknya serum akan lebih cepat menyerap, so setelah pertimbangan ini itu akhirnya aku beli produk ini seharga.... (lupa). Pokoknya sih kalau gak diskon ini 200an, kalau gak salah.

Nah, kita langsung review aja yuk! 

Mulai dari packagingnya, gak ada dus atau apapun selain plastik. Bentuknya tabung dengan tinggi sekitar 11 cm dengan diameter 5 cm, menurutku ini cukup besar untuk sebuah eye cream.


Model kemasannya pumped seperti ini.



Sebenarnya aku suka sih, karena meminimalisir produk terkontaminasi benda asing ataupun bakteri dari luar. Tapi kesulitannya, kalau produknya tinggal dikit lagi, agak sulit untuk mengeluarkannya. Maklum, harus disayang-sayang, sist.

Teksturnya yaaaa.. ini mirip sama seperti Multi Cell Night Repairnya Secret Key. Gak lebih kental ataupun lebih cair. Teksturnya mudah menyerap, tapi tidak secepat si Secret Key dan terkadang masih terasa efek lengketnya di mata. Jadi setelah kamu oleskan ke mata, kamu perlu memijat daerah mata berkali-kali sampai serumnya tidak lengket.



Nah, untuk wanginya, aku merasa si Skinfood ini punya wangi seperti bunga melati. Entah di mana korelasinya antara Salmon dengan bunga melati. Tapi aku gak terganggu sih dengan baunya walaupun aku lebih suka skincare tak berbau sama sekali.

Salah satu yang bikin aku kecewa adalah aku gak menemukan sensasi 'nyessss' di mata saat pakai ini. Jadi sensasinya ya kaya pakai eye base yang tekturnya gel gitu, biasa aja.

Aku sudah pakai selama kurang lebih sebulan dan belum merasakan adanya perubahan di kantung mataku. Tapi aku juga tidak menyalahkan si Skinfood ini karena akhir-akhir ini aku juga sering begadang. Tapi kalau dibandingkan efek yang Secret Key berikan, aku lebih suka Secret Key walaupun sebenarnya aku gak bisa membandingkan karena dua produk ini memang berbeda fungsinya.

Jadi kesimpulannya, ada beberapa hal yang aku suka dari Skinfood Salmon Brightening Eye Serum ini, yaitu:

+ Cukup terjangkau dan mudah dicari
+ Wanginya gak mengganggu
+ Design produk pump, meminimalisir terkontaminasi dengan bakteri

tapi yang aku gak suka dari produk ini adalah :

- Butuh waktu untuk menyerap
- Tidak ada sensasi adem/dingin ke mata
- Aku belum melihat perubahan di kantung mataku selama sebulan pemakaian, tapi kalau nanti memang ada perubahan, postingan ini akan kuupdate lagi

Rate : 3/5
Price : 150k - 200k
Repurchase : Maybe, no.

Continue reading REVIEW : Skinfood Salmon Brightening Eye Serum