Showing posts with label review. Show all posts
Showing posts with label review. Show all posts

Tuesday, 11 July 2023

, , ,

7 Rekomendasi Tempat Makan Kids Friendly di Bandung

Tempat makan yang kids friendly memang menjadi incaran banyak orang saat ini. Konsep yang menyenangkan, akan membuat anak-anak menjadi lebih "anteng" atau tidak mudah bosan, dan juga lebih happy. Semenjak jadi ibu, pertimbangan saya dalam mencari rumah makan sudah berbeda dengan ketika saya single. Dulu yang dicari adalah atmosfernya, keestetikaannya, menu makanannya, dan harganya. Kalau sekarang, keempat poin tersebut sudah tergeser dengan 1 poin yang lebih penting, "apakah tempatnya ramah untuk anak-anak?

Rekomendasi Tempat Makan Kids Friendly di Bandung

Meski tempatnya cantik, makanannya enak, dan harganya murah, namun kalau tidak ada high chair, non smoking area, dan tidak ada makanan yang cocok untuk anak saya, kemungkinan besar akan saya skip. Bahkan sekarang, gak sedikit tempat makan yang menyediakan mini playground atau menempatkan hewan peliharaan di dalamnya sebagai daya tarik bagi pengunjung yang membawa anak. Makanya, saya menulis artikel ini dalam upaya membantu orang tua yang buntu soal opsi rumah makan yang nyaman untuk anak-anak, semuanya berada di kawasan Bandung.

1. Love Unicorn Cafe

Love Unicorn Cafe
Source: Instagram @loveuniqorn

Alamat : Jl. Bengawan No.33, Cihapit, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40114

Seperti namanya, Love Unicorn Cafe ini betul-betul layaknya cafe bagi pecinta Unicorn. Dekorasinya penuh dengan warna-warna pastel dengan berbagai macam bentuk Unicorn. Uniknya, makanannya pun dibuat menarik. Ada spaghetti dengan warna pelangi, lalu dessert warna-warna pelangi yang bakal menarik perhatian anak-anak. Dekorasinya betul-betul dipenuhi oleh aksesoris Unicorn. Bagi yang anaknya visual banget, tempat ini memang bakal over stimulated banget. Tapi, karena biasanya saya juga gak pernah berlama-lama di tempat makan, Love Unicorn Cafe ini cukup bisa bikin saya makan dengan tenang sementara si kecil main dengan boneka-boneka unicorn. Selain boneka unicorn yang melimpah, banyak juga spot-spot menarik bagi yang suka foto-foto. Minusnya, area indoornya agak sumpek, mungkin karena tempatnya yang gak luas-luas banget, namun dekorasinya yang super meriah, jadi ruangannya terkesan sempit. 

2. 150 Coffee Garden

150 Coffee Garden Bandung
Source: Instagram @150coffeegarden

Alamat : Jl. Sulaksana No.50, Cicaheum, Kec. Kiaracondong, Kota Bandung, Jawa Barat 40282

Restoran ini menarik karena punya area outdoor yang cukup luas, sesuai dengan namanya, garden. Selain untuk mengenyangkan perut, datang ke tempat ini juga memanjakan mata. Banyak sekali tanaman hias di sekitar restoran. Ada area kolam ikan yang luas, di dalamnya banyak impun dan ikan-ikan besar, juga kura-kura. Anak saya bisa anteng hanya dengan melihat pancuran air di kolam ikan, dan kura-kura yang berenang di sekitarnya. Selain itu, ada juga area rumput yang luas, bisa digunakan anak-anak untuk berlarian tanpa menabrak sesuatu. Minusnya memang soal makanan. Menunya kurang variatif, tapi lumayan lah untuk bisa menikmati venuenya. Oh ya, area rumput ini tidak selalu bisa dipakai, terutama saat dijadikan venue wedding

3. Nara Park

Nara Park Bandung
Source: Instagram @narabandung

Alamat: Jl. Rancabentang No.28, Ciumbuleuit, Kec. Cidadap, Kota Bandung, Jawa Barat 40142

Nara Park ini kayaknya udah gak asing buat ibu-ibu. Selain karena tempatnya enak, areanya luas, pilihan makanannya variatif, karena di dalamnya terdiri berbagai macam cafe, dan rata-rata makanannya enak-enak, juga ada banyak spot buat anak bermain. Biasanya, banyak anak-anak yang berlarian sambil bermain gelembung sabun yang dijual di area tersebut. Di sana juga ada beberapa binatang peliharaan yang menarik perhatian anak-anak, misalnya kura-kura yang ukurannya jumbo, yang saya lupa namanya. Saya bisa berlama-lama berdiam di Nara, karena memang tempatnya senyaman ini. Minusnya hanya pada lokasi yang cukup jauh dari tempat tinggal saya, dan juga ketersediaan tempatnya, apalagi saat weekend, seringkali harus menunggu, karena memang seramai itu.

4. Baker Street

Baker Street Bakery Bandung
Source: Instagram @bakerstbakery

Alamat: Jl. Cimandiri No.18, Citarum, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40115
 
Kalau ini sebetulnya biasa saja, cafe pada umumnya. Yang bikin menarik adalah tersedianya playground di dalamnya. Harga tiket masuk per anaknya sekitar 35.000 sampai 50.000, saya lupa. Memang agak pricey sih jika melihat areanya yang tidak seberapa. Tapi, untuk alternatif tempat makan, biar gak bosan, bisa dicoba.

5. Miss Bee Providore

Miss Bee Providore Bandung
Source: Instagram @missbee_providore

Alamat: Jl. Rancabentang No.11A, Ciumbuleuit, Kec. Cidadap, Kota Bandung, Jawa Barat 40142

Cafe di wilayah yang sama dengan Nara Park ini juga sangat terkenal dengan tempatnya yang nyaman dan ramah untuk anak. Area outdoornya banyak, ada ayunan di antara pepohonan,  dan ada binatang peliharaan juga. Selain itu, playground juga tersedia di indoor. Suasananya enak, tempatnya luas, banyak pepohonan yang benar-benar menyejukkan mata. Harganya memang lumayan pricey, namun dengan ambience yang didapat, menurut saya ya sepadan. Gak cuma menyenangkan buat anak, buat orang tua pun rasanya refreshing. Buat saya, Miss Bee Providore ini juara soal kenyamanan dan keseruan untuk anak dan orang tua.

6. Imah Djoglo

Imah Djoglo Bandung
Source: Instagram @imah_djoglo

Alamat: Jl. Sumber Endah No.31, Babakan Ciparay, Kec. Babakan Ciparay, Kota Bandung, Jawa Barat 40223

Nah, yang ini rasanya paket lengkap. Bukan sekedar restoran biasa, di dalamnya terdapat playground dan minizoo. Pokoknya kalau di sini, anak bakal anteng, karena banyak opsi hiburan untuk mereka. Tidak ada biaya tambahan untuk masuk ke area bermain tersebut, kecuali jika ingin memberi makan binatang yang ada di sana. Letaknya di sekitar perumahan, minusnya, tempat parkirnya gak seluas itu, dan untuk area yang dekat dengan kandang hewan, terkadang aromanya jadi kurang enak.

7. Pillow Cake Cafe

Pillow Cake Cafe Bandung
Source: Instagram @pillowcakebdg

Alamat 1: Jl. Aceh No.15, Babakan Ciamis, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat 40117
Alamat 2 : Jl. Terusan Buah Batu No.225a, Kujangsari, Kec. Bandung Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat
Alamat 3 : Gg. Dakota Raya No.48, Sukaraja, Kec. Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat 40175
Alamat 4 : Jl. Ir. H. Juanda No.81, Lb. Siliwangi, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40132

Cafe ini juga unik. Tersedia kolam pasir, air mancur melody, kolam renang anak, dan jumping castle.  Kalau di sini sih, saya merasa, dibanding makan, memang anak akan lebih fokus main dan malah susah disuruh makan kecuali dia kelaparan banget hahaha. Pillow Cake ini ada beberapa cabang, namun khusus kolam renang anak hanya ada di outlet pusatnya di Jl. Aceh. Untuk main di kolam bola dan kolam renangnya, kena charge mulai dari 30ribuan. Sebetulnya jadi agak pricey ya, mending sekalian , ke kolam renang betulan. Tapi, lagi-lagi, ini soal mencari tempat makan yang ramah anak. Selain itu, dekorasinya cantik, menarik, dan gak ngebosenin. Jadi selain bisa menikmati makanannya, anak-anak bisa main, juga bisa foto-foto di tempat yang cute ini. Dessert di sini juga gemes-gemes sih, worth to try!

Nah, itu adalah 7 rekomendasi tempat makan kids friendly di Bandung. Cocok untuk ibu-ibu yang mau playdate bareng teman sekaligus anak-anaknya. Win-win solution, anak senang, ibu tenang!

Continue reading 7 Rekomendasi Tempat Makan Kids Friendly di Bandung

Monday, 1 May 2023

, , , , , , ,

Review Skincare : Rangkaian Dear Me Beauty Skin Barrier

Sudah sekian abad lamanya rasanya, saya gak menulis sesuatu yang berbau kecantikan. Tapi, kali ini saya akan menyempatkan diri untuk membahas 1 rangkaian produk yang menurut saya harganya terjangkau (jika dibandingkan brand lain dengan kandungan yang mirip), padahal kualitasnya pwoool. Bahkan saya merasa kulit saya sedang ada dalam kondisi terbaiknya, hanya dengan memakai rangkaian skincare ini (psst.. ini saya tidak diendorse!). Brand yang akan saya review di sini juga bukan brand yang sebetulnya sering saya gunakan, selain lip creamnya yang saya beli saat ada diskon gila-gilaan. Tapi, itupun merupakan pengalaman dan penemuan yang sungguh di luar dugaan, karena lip cream mereka adalah satu-satunya lip cream yang gak bikin bibir saya kering ataupun pecah-pecah. Makanya, saya penasaran untuk coba rangkaian skincarenya, yang kebetulan memiliki kandungan-kandungan yang cocok dengan kulit saya.

Dear Me Beauty, itu adalah brandnya. Saya yakin beberapa sudah tidak asing dengan brand ini, meski kebanyakan masih mengira kalau brand ini hanya mengeluarkan produk kosmetik saja (foundation mereka sudah terkenal di kalangan beauty enthusiast). Tapi, kala itu, saya yang tadinya mau beli facial wash Somethinc, tiba-tiba malah kepincut dengan facial wash Dear Me Beauty. Karena apa? Betul ibu-ibu! Karena sedang diskon, beli 1 facial wash ukuran normal, gratis 1 facial wash ukuran travel size. Apalagi ketika dilihat-lihat kandungannya, ini sepertinya cocok untuk kulit saya yang sensitif, tipe-tipe facial wash kekinian, yang gentle, gak bikin kering, dan berfungsi untuk merawat skin barrier. Itu adalah awal mulanya saya berpaling dari rangkaian skincare saya sebelumnya, dan mulai membeli seluruh rangkaian perawatan skin barrier dari Dear Me Beauty. Semuanya akan saya ulas secara terpisah, supaya apa? Supaya gak lieur, Bund... Tunggu yaaa..

Review Dear Me Beauty Skin Barrier

Review Dear Me Beauty Skin Barrier Water Cream
Review Dear Me Beauty Skin Barrier Sunscreen Gel
Continue reading Review Skincare : Rangkaian Dear Me Beauty Skin Barrier

Tuesday, 5 July 2022

, , , , ,

Nyobain Lash Lift di Rumah dengan Natulash, Gak Kecewa!

Saya ingat betul deh, waktu saya kecil, bulu mata tuh panjang dan lentik, kayak boneka. Makin gede, kok makin gak keliatan, entah rontok atau emang muka saya yang ngegedein sehingga si bulu mata jadi terkesan menciut. Rasanya ingin punya bulu mata yang lentik dan panjang lagi, seperti dulu. Mata terlihat lebih bulat dan cantik. Sebenarnya memang ada beberapa solusi untuk permasalahan bulu mata yang kurang bergairah ini. Solusi pertama, jelas maskara. Frankly I'm not a big fan of it. Dari mulai pengaplikasiannya, hasil, dan pembersihannya, gak saya suka. Karena saya jarang ngaplikasiin maskara, jadi tragedi maskara nyolok mata tuh dah pasti terjadi tiap saya pakai maskara, dah gitu, saya gak terlalu suka pakai maskara karena ketika saya pakai kacamata, si bulu mata terlalu panjang dan jadi menggores lensa kaca mata saya (kebayang kan?). Yang terlahir, pembersihannya yang butuh effort luar biasa. Belum lagi, kalau ngebersihinnya gak bener, mata langsung mendadak jadi kayak Susana. Makanya, saya jarang banget beli maskara kecuali kalau emang lagi diskon gede-gedean aja.

Solusi yang kedua adalah dengan bulu mata palsu. Saya inginnya punya bulu mata yang lentik dari mulai bangun tidur sampai tidur lagi. Gak mungkin rasanya kan ya kalau pakai bulu mata palsu, saya sedang gak ingin nambah keribetan dalam hidup. Lalu, solusi lainnya adalah extension bulu mata, yang jelas gak akan dibolehin sama suami. Lagian, saya juga ga tertarik karena sepertinya terlihat kotor dan kurang natural, apalagi ketika bulu matanya dah mulai rontok-rontok, jadi carang-carang gitu, jelek. Nah, yang terakhir adalah yang udah lumayan lama saya pengenin, tapi gak pernah sempat, yaitu lash lift. Lash lift sendiri adalah prosedur semi permanen yang membuat tampilan bulu mata terkesan lebih penuh, panjang, dan lentik. Tren lash lift ini juga udah dari tahun tahun kemarin, tapi waktu itu saya agak males kalau harus ke salon dan ninggalin anak di rumah. Tapi, baru banget sebulanan yang lalu, saya baru tau dari sepupu kalau ternyata lash lift itu bisa dilakuin sendiri di rumah dan harganya pun supeerr dupeeer murah!


Ada banyak brand yang mengeluarkan produk lash lift ini. Yang saya pakai di sini adalah rekomendasi sepupu saya, nama produknya adalah Natulash. 1 kit ini harganya gak mahal, cuma 119.000, itupun bisa dipakai berkali-kali. Hemat banget jika dibandingkan dengan lash lift di salon, bisa 100 sampai 200ribu untuk sekali treatment.

Dalam 1 kit ini terdapat 2 bantalan silikon, 1 lem bulu mata, lash bud, perm lotion, setting lotion, nourish oil, dan lash bud. Petunjuk penggunaannya dituliskan pada kemasannya, tapi sayang punya saya hilang, jadi kurang lebih urutannya seperti ini.


Cara pengaplikasiannya menurut saya sangat mudah, jika sudah melewati tahap awal, yaitu menempelkan bulu mata ke silikonnya. Saya gak ngitung deh berapa kali istigfar karena bolak balik harus menahan bulu mata untuk tetap menempel, susah bangeeeeetttt. Sampai akhir pengaplikasianpun saya masih harus menahan-nahan bulu mata supaya tetap menempel. Dan karena udah terlanjur capek dan gak sabar, saya biarkan saja seadanya, dan ternyata hasilnya... menyedihkan banget, gak signifikan.


Karena gemas dan penasaran, akhirnya seminggu yang lalu saya coba lagi. Kali ini, saya lebih sabar dan telaten. Gak akan lanjut ke step berikutnya kalau bulu mata saya belum menempel sempurna. Dan saya juga betul-betul memberikan waktu tiap selesai mengaplikasian lotion, gak terburu-buru maju ke step  berikutnya. Dan hasilnya? Kalian bisa lihat hasilnya di gambar yang saya sematkan ya.


Kelihatannya sih oke ya, tapi kalau dilihat lebih detail, saya mikir ini kayaknya terlalu tegak banget. Karena bulu mata saya panjang, jadi bulunya sampai nyentuk kelopak mata saya, agak kaget juga sih. Mungkin ada sedikit kesalahan peletakan bantalan silikon, sehingga hasilnya bukan seperti lentik, tapi lebih seperti bulu mata yang direbonding ke atas. Tapi, gak masalah, tetap oke sih. Apalagi, kata sepupu saya, dari waktu ke waktu bulu matanyajuga akan turun kembali, nanti juga akan lentik secara alami. 


Menurut saya, produk ini layak banget dicoba untuk kalian yang menginginkan bulu mata lentik tanpa harus pakai penjepit. Hasilnya sih gak seperti pakai maskara, kecuali kalau bulu matamu tebal dan panjang.Harganya cuma 119.000, itupun bisa dipakai sampai 4 atau 5x buat saya, jadi irit banget. Tiap pemakaian bisa tahan hingga sebulan sampai 2 bulan Tipsnya supaya dapat hasil yang oke cuma satu sih, sabar, sabar, dan sabar! Jadi anggap aja ini treatment untuk menguji kesabaran juga. Selamat mencoba dan lemme know ya hasilnya!
Continue reading Nyobain Lash Lift di Rumah dengan Natulash, Gak Kecewa!

Wednesday, 15 September 2021

, , , ,

REVIEW : Azalea Deep Hydration Rose Water, Bukan Sekedar Air Mawar Biasa

Sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang punya manfaat. Lalu, bagaimana dengan skincare? Bagi saya juga, sebaik-baiknya skincare adalah yang punya banyak manfaat, dan halal, juga murah (banyak maunya memang!). Terdengar mustahil, tapi ternyata banyak kok produk semacam itu yang saya temukan, termasuk yang akan saya ulas kali ini, produk terbaru dari Azalea. Sebelum saya mengulas tentang produknya, kalian pasti sudah pernah dengar brand Azalea kan? Brand yang dikenal dengan produk-produknya, gak hanya di perawatan badan dan rambut tapi kini semakin berkembang di area perawatan wajah, dan tentunya halal! Ini bukan kali pertama saya mencoba produk Azalea, produk-produk haircarenya masih menjadi favorit saya karena membuat rambut saya tetap wangi dan segar meskipun tertutup hijab. Makanya, ketika saya tahu bahwa Azalea mengeluarkan produk baru, saya langsung penasaran!

Review Azalea Deep Hydration Rose Water

Nah, produk terbaru yang mereka keluarkan kali ini, adalah sesuatu yang mengandung mawar. Hmm, langsung ketebak gak sih? Haha. Iya, Rose Water! Nama anak barunya Azalea ini adalah AZALEA DEEP HYDRATION ROSE WATER.

KEMASAN 

Dikemas dalam botol plastik dengan design ala Azalea, warna cerah dengan gambar wanita berhijab, yang secara gak langsung sudah menunjukkan kalau produk-produknya halal. Botolnya sendiri terbuat dari plastik yang aman untuk dibawa berpergian, dan berukuran 75 ml. Tutup botolnya bermodelkan flip top yang kokoh sehingga rasanya gak mungkin produknya akan tumpah saat dibawa berpergian.

Review Azalea Deep Hydration Rose Water

KLAIM   

Review Azalea Deep Hydration Rose Water

  • Mengandung ekstrak bunga mawar asli, zaitun oil, allantoin, dan niacinamide yang berfungsi untuk menyejukkan, melembapkan, dan mencerahkan kulit wajah. 
  • Dapat digunakan sebagai campuran masker dan cairan untuk sheet mask
  • Cepat menyerap, sehingga nyaman untuk digunakan
  • Cocok untuk kulit sensitif 

Selain itu, Azalea Deep Hydration Rose Water juga no alcohol, no paraben, no fragrance, halal, dan sudah BPOM.

CARA PEMAKAIAN

  1. Teteskan ke kapas, aplikasikan ke wajah secara merata
  2. Aplikasikan perlahan ke arah atas untuk penyerapan yang lebih maksimal
  3. Gunakan rutin setiap pagi dan malam hari (ketika skincare-an)

REVIEW 

Azalea Deep Hydration Rose Water. Jika dibaca sekilas, kita mungkin hanya memahami bahwa  produk ini hanya menitikberatkan pada fungsi melembapkan secara maksimal saja, padahal ternyata kandungannya yang beragam punya fungsi yang juga beragam. Kandungan utamanya sudah jelas, ekstrak bunga mawar asli. Dari dulu, bunga mawar ini sudah dikenal memiliki manfaat untuk kulit wajah. Dengan kandungan vitamin E, vitamin K, vitamin B, zat tanin, geraniol, nerol dan flavanoid, bunga mawar dipercaya mampu membuat kulit lebih sehat, cerah, dan lembap. Makanya, gak heran kalau produsen skincare berbondong-bondong membuat produk skincare berbasis bunga mawar.

Hebatnya, meskipun judulnya rose water, Azalea Deep Hydration Rose Water ini gak hanya mengandalkan bunga mawar saja, tapi juga zaitun oil, allantoin, dan niacinamide. Bagi kalian pengguna skincare, mungkin sudah familiar dan paham mengenai zaitun oil dan niacinamide, berikut dengan manfaatnya. Tapi untuk allantoin, saya juga baru pertama kali dengar. Naah.. setelah membaca beberapa artikel, akhirnya saya paham mengapa Azalea memasukkannya ke dalam produk terbarunya. Dikuti dari fimela.com, kandungan allantoin ini bersifat anti-inflamasi dan mampu menghidrasi kulit dengan baik. Bahkan allantoin mampu melindungi kulit dan bisa memperbaiki luka ringan. Allantoin juga mempunyai sifat antioksidan yang tinggi, dan bisa bekerja sebagai bahan exfoliant, serta merangsang pertumbuhan kolagen pada kulit. Sungguh manfaat yang luar biasa kan? 

Review Azalea Deep Hydration Rose Water

Tekstur dari produk ini sangat cair. Bahkan rasanya ya seperti air putih biasa, namun memiliki aroma saat dicium. Aromanya khas bunga mawar, lembut, dan gak mengganggu bahkan buat saya yang sensitif terhadap wewangian pada skincare. Ada beberapa cara dalam menggunakan Azalea Deep Hydration Rose Water. Saya biasanya menggunakan rose water ini sebagai campuran masker bubuk, efeknya masker terasa lebih dingin dan adem saat diaplikasikan di wajah. Selain itu, terkadang saya menyelipkannya dalam urutan rutinitas skincare, yaitu setelah melakukan double cleansing. Ada sensasi nyesss adem dan segar begitu mengusap wajah menggunakan kapas yang sudah dituangi oleh Azalea Deep Hydration Rose Water ini. Saya juga yakin betul bahwa produk ini membuat kulit wajah saya lebih rileks dan bersih, sehingga saya merasa kalau penyerapan skincare lainnya menjadi lebih optimal.

Ada 1 lagi hal menyenangkan tentang produk ini. Dengan sebegitu banyaknya deretan manfaat yang didapat dari kandungan-kandungan yang sudah saya jelaskan tadi, Azalea Deep Hydration Rose Water ini bisa kalian dapatkan di supermarket terdekat di kota kalian dengan harga kisaran 9.000 saja, gak lebih mahal dari semangkok bakso di rumah saya! Hayooo, pilih makan bakso atau punya kulit wajah yang sehat? Pasti kalian jawab dua-duanya deh ah! Sama kayak saya.

Continue reading REVIEW : Azalea Deep Hydration Rose Water, Bukan Sekedar Air Mawar Biasa

Saturday, 24 July 2021

, ,

REVIEW : Scarlett Fragrance Brightening Body Lotion Jolly, Wangi Seharian Tanpa Parfum

Setiap Scarlett ngeluarin body lotion dengan varian baru, saya pasti gak sabar ingin coba. Setelah puas dengan varian Charming dan Freshy, saya penasaran dengan varian terbarunya, Jolly, yang disebut-sebut memiliki aroma yang persis seperti Yves Saint Laurent Black Opium Eau De Parfume. Aromanya Scarlett memang selalu menarik perhatian ya, gak cuma buat saya pastinya. Bahkan semenjak saya menggunakan Scarlett Fragrance Brightening Body Lotion, saya jarang sekali pakai parfum! Mungkin bagi beberapa orang, body lotion adalah perawatan kulit yang sepele, seringkali hanya dianggap formalitas saja, sebagai pelengkap, padahal saya sendiri menyadari dan merasakan betul manfaat jangka panjang yang dirasakan atas penggunaan Scarlett Fragrance Brightening Body Lotion secara rutin. Makanya, simak terus!


KEMASAN

 
Sama seperti varian lainnya. Scarlett Fragrance Brightening Body Lotion dikemas dalam botol plastik kokoh dengan model pump yang dilengkapi dengan fitur lock unlock, sehingga akan sangat aman dibawa berpergian, produknya gak akan tiba-tiba tumpah dan bleberan kemana-mana. Ini terdengar seperti inovasi yang sederhana, tapi bagi saya yang pernah menjadi korban lotion dengan kemasan botol fliptop yang bikin handphone saya menjadi lengket karena lotion yang bocor, ini adalah jenis kemasan yang perlu dipertimbangkan untuk sebuah produk skincare. Yang saya bikin senang lagi, kalau kemarin-kemarin saya menyayangkan Scarlet yang menutup informasi kandungannya dengan stiker cara pemakaian, sekarang saya happy banget karena informasi kandungannya bisa kalian lihat dengan jelas tanpa tertutup apapun! Yippie!

KANDUNGAN


KLAIM

Mengandung glutathione dan vitamin E yang berfungsi mencerahkan, melembapkan, dan menutrisi kulit.

CARA PEMAKAIAN

Gunakan setiap hari, pagi dan malam secara merata di seluruh tubuh untuk hasil maksimal. Tunggu hingga meresap secara menyeluruh. 

TEKSTUR, WARNA, DAN AROMA

 

Tekstur yang kental namun mudah dibaurkan ini selalu menjadi salah satu hal yang saya suka dari Scarlett. Apalagi, ketika saya wudhu, gak ada sensasi licin-licin seperti lotion lain. Warnanya soft peach dengan aroma yang persis seperti Yves Saint Laurent Black Opium Eau De Parfume.

HASIL PEMAKAIAN

Scarlett Fragrance Brightening Body Lotion Jolly ini saya aplikasikan gak cuma di pagi hari setelah mandi, tapi juga malam hari sebelum tidur. Siapa di sini yang kalau tidur harus merasa semprot-semprot parfum biar wangi? Saya ngacung paling tinggi. Ntah kenapa, memakai wewangian sebelum tidur membuat tidur saya menjadi lebih berkualitas, lebih nyenyak. Suami juga sering komentar kalau saya wangi banget kalau mau tidur, dan tentu dia gak komplain dong, malah sebaliknya. Selain itu, setelah memakai Scarlett Fragrance Brightening Body Lotion Jolly, bukan hanya tidur nyenyak saja yang saya dapatkan, tapi kulit lembap yang lebih cerah di keesokan paginya. 

 
Buat saya, merawat kulit adalah sebuah komitmen. Harus dilakukan setiap hari, secara rutin, supaya hasilnya optimal. Saya ingat betul, pernah suatu kali saya telat bangun dan gak sempat untuk memakai lotion karena saya harus buru-buru pergi. Saya awalnya menduga kalau kulit saya pasti akan terlihat kering dalam beberapa jam, bahkan saya sudah merencanakan untuk membeli lotion di perjalanan. Tapi tenryata, kulit saya tetap lembap terhidrasi, dipegangpun masih terasa halus, dan tentunya juga tetap terlihat cerah. Menurut saya, ini adalah satu manfaat jangka panjang yang didapat karena saya konsisten memakai Scarlett Fragrance Brightening Body Lotion di pagi dan malam hari.


Scarlett Fragrance Brightening Body Lotion Jolly memiliki kandungan-kandungan yang sangat baik bagi kulit. Gak cuma bermanfaat dalam jangka pendek, tapi juga dalam jangka panjang. Betul jika Scarlett Fragrance Brightening Body Lotion Jolly memberikan efek cerah sesaat yang akan hilang ketika kulit kalian terbasuh kembali oleh air. Tapi, kalian mungkin gak sadar, kalau ternyata kulit kalian memang betul terlihat lebih cerah dan terasa lebih halus dari hari ke hari. Kandungan glutathione dan vitamin E punya andil banyak dalam meremajakan kulit, menangkal radikal bebas, sehingga kulit akan tetap terlihat "muda", bahkan saat saya gak memakainya. 
   
Kalau kemarin-kemarin saya pakai yang varian Charming dan Freshy, yang wanginya menyerupai Baccarat Rouge 540 Eau De Perfume dan Jo Malone English Pear & Freesia Eau De Cologne, varian Jolly ini, aromanya betul-betul mengingatkan saya dengan parfum mewah Yves Saint Laurent Black Opium Eau De Parfume. Memakai rentetan varian Scarlett Fragrance Brightening Body Lotion ini bikin saya ngerasa kayak gonta ganti parfum mewah. Saya ingat betul gimana Ibu selalu komentar kalau parfum saya kok ganti-ganti dan wanginya enak-enak. Daan... ya, seperti yang tadi saya bilang, semenjak memakai Scarlett Fragrance Brightening Body Lotion, saya gak pernah pakai parfum di rumah, tapi selalu dibilang wangi dari mulai pagi hari sampai mau tidur lagi.

KESIMPULAN  

+ Kemasan kokoh dan aman model lock-unlock
+ Mengandung glutathione dan vitamin E, niacinamide, dan kojic acid yang punya banyak manfaat bagi kulit
+ Aroma mewah,persis seperti Yves Saint Laurent Black Opium Eau De Parfume
+ Mudah menyerap, tidak lengket
+ Gak licin saat terkena air pada saat berwudhu
+ Mencerahkan dan membuat kulit halus dan lembap
+ Sudah terdaftar BPOM
+ Harga terjangkau
- Pada kemasan, tidak dituliskan deskripsi spesifik di antara varian-varian yang tersedia, entah  itu perbedaan aromanya atau perbedaan kandungannya 
 
HARGA : Harga produk persatuan IDR 75.000, untuk paket hemat 5 item (dapat box exclusive dan free gift) IDR 300.000

Beli di ? Saya beli di shopee nya @scarlett_whitening , tapi kalian juga bisa cek di instagramnya. Scarlett udah ada di mana-mana, jadi gak sulit kok nyarinya!
Continue reading REVIEW : Scarlett Fragrance Brightening Body Lotion Jolly, Wangi Seharian Tanpa Parfum

Sunday, 13 June 2021

, , , , , , , ,

REVIEW : Rangkaian SKincare DEWPRE, Rasakan Manfaat Ekstrak Peaonia dalam Hitungan Hari

Tuhan emang baik. Baru saja kemarin saya cerita tentang bagaimana saya struggling dengan kulit yang tiba-tiba kering, yang bikin tampilan wajah jadi kusam dan tua. Dulu saya pikir punya kulit kering itu menyenangkan, minim terserang jerawat. Tapi ternyata, jerawat emang gak sopan, gak pandang tipe kulit. Kulit saya yang kering juga gak luput dari komedo dan beruntusan, terutama di area dahi. Saya agak bingung menjelaskannya, tapi yang jelas area dahi ini terlihat berminyak, namun saat diraba, terasa kering. Bingung emang. Makanya dengan permasalahan kulit yang memusingkan ini, saya rasa mengembalikan kelembapan kulit adalah langkah pertama yang harus saya lakukan.

Mencari produk yang memberikan efek melembapkan ini seringkali tricky buat saya. Kebanyakan bikin lengket di kulit, susah menyerap, dan memicu timbulnya komedo dan jerawat. Makanya, waktu saya menemukan produk pelembap kulit yang ternyata cocok, rasanya saya ingin cerita, berbagi pengalaman, siapa tau kalian juga memiliki permasalahan kulit yang sama dengan saya.

Produk yang akan saya ulas kali ini adalah satu rangkaian, gak cuma satu produk, tapi tiga. Sekilas saya pikir ini produk Korea, tapi ternyata ini buatan lokal yang memang menggunakan teknologi Korea, yaitu DEWPRE. Fokus utama dari rangkaian skincare DEWPRE adalah untuk mencerahkan dan melembapkan kulit. Tentu saja brand ini halal, sudah terdaftar di BPOM, dan juga sudah melewati tes dermatologi sehingga aman untuk kulit sensitif. Cruelty free, no animal tested, dan tidak mengandung paraben, alcohol, mineral oil, steroid, dan synthetic pigment adalah kelebihan lainnya dari produk-produknya DEWPRE ini. 

Semua produknya mengandung niacinamide dan paeonia lactiflora ecxtract. Nah, kandungan yang kedua ini terdengar asing, bikin saya penasaran untuk mencoba rangkaian produknya DEWPRE yang terdiri dari Dewpre Paeonia Brightening Fluid, Paeonia Brightening Essence, dan Paeonia Brightening Cream.

KEMASAN

Saya bukan banci kemasan, tapi saya sangat mengapresiasi kemasan-kemasan yang niat. Menurut saya, meskipun brand ini baru, tapi kemasannya terlihat mewah. Designnya minimalis dan rapi. Bahan yang digunakan di masing-masing produknya terasa kokoh. Pokoknya, dari mulai liat dan megang produknya aja, saya bisa nilai kalau mereka gak main-main dalam "melahirkan" produk-produk ini.

Paeonia Brightening Fluid : Botol pump dengan ukuran cukup besar karena isinyapun memang banyak. Aplikatornya model pump, sangat nyaman digunakan, terlebih lagi karena teksturnya cair sehingga pengeluaran produk jadi lebih terkontrol.
Paeonia Brightening Essence : Botol model pipet dari plastik tebal dan kokoh. Cara penggunaannya sedikit berbeda dengan skincare yang botolnya serupa. Botolnya ini bening, jadi kita bisa lihat isi di dalamnya.
Paeonia Brightening Cream : Kemasannya jar dan ada pelindung antara tutup jar dengan produknya.

KANDUNGAN 

 

Ketiga produk ini memiliki kandungan yang berbeda satu sama lain. Ya tentu saja, kan fungsinya pun berbeda. Namun, dari sekian banyak kandungan yang digunakan, ada beberapa kandungan yang menjadi highlight buat saya karena punya manfaat yang sangat oke untuk kulit, yaitu:

  • Paeonia Extract : Anti inflamasi, anti oksidan, meningkatkan skin tone, melindungi kulit dari sinar UV, menghambat proses penuaan dini, mengatasi iritasi kulit
  • Niacinamide : Mencerahkan, memperkuat perlindungan kulit, menghaluskan garis-garis halus dan kerutan.
  • Glycerin : Menghidrasi kulit, mengunci dan mempertahankan kelembapan.
  • Sodium Hyaluronite : Memperbaiki kulit yang rentan berjerawat, anti penuaan, dan mempertahankan kelembapan.
  • Mango Butter : Menutrisi kulit, menghidrasi kulit, mempertahankan kelembapan. 

KLAIM

Paeonia Brightening Fluid : Produk 2 in 1 (toner dan emulsion) fungsi utama sebagai moisture film coating tech membuat kulit menjadi lebih lembap dan halus sepanjang hari.
Paeonia Brightening Essence : Sebagai soft moisture film coating membuat kulit terasa halus dan lembut.
Paeonia Brightening Cream : Sebagai coating film effect dimana berfungsi membentuk lapisan yang mengunci kulit agar tetap lembap, kenyal, dewy, dan memiliki wangi yang menenangkan

CARA PEMAKAIAN

Paeonia Brightening Fluid : Bersihkan wajah terlebih dahulu dan pastikan tangan juga bersih. Tuangkan Paeonia Brightening Fluid ke kapas atau tangan. Usapkan secara merata dan tepuk secara lembut agar menyerap hingga ke dalam kulit.

Paeonia Brightening Essence : Dipakai setelah fluid dan sebelum cream. Tekan pump ke dalam botol, lalu lepaskan pump, tarik dropper tanpa menekan pump. Teteskan secukupnya ke wajah atau tangan. Tepuk secara lembut agar menyerap hingga ke dalam kulit.

Paeonia Brightening Cream : Dipakai setelah fluid dan essence. Oleskan Paeonia Brightening Cream ke wajah dan leher. Usapkan secara merata dengan gerakan dari sisi luar ke dalam. Pijat secara perlahan-lahan.

TEKSTUR DAN AROMA

Semua rangkaian skincare Dewpre ini memiliki aroma yang soft refreshing, gak menyengat sama sekali. Tekstur dari setiap produk berbeda yang mempengaruhi urutan pemakaiannya. Produk yang paling cair dan ringan harus dipakai di awal sedangkan produk yang memiliki tekstur paling kental dan padat, harus diaplikasikan terakhir. 

Paeonia Brightening Fluid memiliki tekstur yang watery dan ringan, Paeonia Brightening Fluid memiliki tekstur yang lebih kental dari fluid namun masih terasa ringan, sedangkan Paeonia Brightening Cream memiliki tekstur yang padat dan kental.

HASIL PEMAKAIAN

Review ini saya tulis setelah sekitar 3 minggu pemakaian produk, jadi saya bisa pastikan kalau kondisi kulit saya sekarang adalah hasil dari pemakaian rangkaian skincare DEWPRE. Tapi, sebelum saya bercerita mengenai hasilnya, rasanya lebih seru kalau saya cerita mengenai awal-awal pemakaian produk ini. Sesuai dengan urutan yang direkomendasikan, rangkaian skincare ini dimulai dari tekstur yang paling light, cair, yaitu Paeonia Brightening Fluid. Ini adalah pertama kali saya mencoba skincare dengan formula seperti ini. Paeonia Brightening Fluid ini sangat cepat menyerap, sama sekali gak meninggalkan kesan lengket tapi tetap ada perbedaan dibanding dengan kamu gak pakai apa-apa. Kulit terasa lebih halus dan lembap. Menyenangkan rasanya saat mengaplikasikan Paeonia Brightening Fluid ini. Refreshing banget soalnya.

Setelah 1 menit penggunaan Paeonia Brightening Fluid, saya beralih ke Paeonia Brightening Essence. Teksturnya jelas lebih kental, jadi butuh waktu untuk menunggu produknya menyerap. Setelah pemakaian Paeonia Brightening Essence ini kulit jauh lebih lembap dan kenyal. Kalau dilihat secara langsung pun kulit terlihat lebih plumpy dan sehat. Saya pikir, dengan 2 produk ini saja sepertinya kulit udah kelihatan sehat banget, tapi saya tetep penasaran dengan step ketiganya, yaitu Paeonia Brightening Cream.

Paeonia Brightening Cream memiliki tekstur yang thick, kental. Saat dipakai di kulit, produknya gak akan seluruhnya menyerap ke kulit. Tetap terasa seperti ada lapisan krim di atas kulit. Memang Paeonia Brightening Cream ini difungsikan untuk mengunci produk-produk yang sebelumnya sudah dipakai. Sebetulnya, saya bukan pecinta produk dengan tekstur seperti ini, karena sepengalaman saya, tekstur-tekstur yang seperti ini yang sering bikin pori-pori tersumbat dan malah menjadi komedo. Tapi, karena penasaran, saya teruskan saja, dan kalian harus tau hasilnya seperti apa.

Dalam semalam saja, tekstur kulit saya membaik. Bagian-bagian yang kering terasa menjadi kembali halus meskipun masih ada beberapa beruntusan, tapi saya bisa merasakan kalau beruntusan saya mengering tapi tidak dengan permukaan kulit yang lain. Justru, permukaan yang lain terasa lebih lembap dan halus. Dengan hasil seperti ini, saya merasa ini indikator saya cocok dengan rangkaian skincare Dewpre. Akhirnya, saya memutuskan untuk melanjutkan penggunaannya sampai sekarang.

Setelah beberapa minggu pemakaian, kalian bisa lihat di foto kan. Tektur kulit saya jauh lebih baik, lebih halus dan sehat. Yang paling menyenangkan dan di luar ekspektasi adalah, beruntus saya di dahi menghilang! Padahal saya gak berharap banyak, asal kulit gak kering dan gak bikin jerawatan aja udah oke. Tapi ternyata justru beruntusan saya ikut hilang, terharu.

 


Yang paling bikin saya yakin kalau rangkaian produk DEWPRE ini membuat kulit saya sehat adalah saat memakai make up. Untuk mendapatkan hasil make up yang oke, kita butuh "kanvas" yang juga oke. Biasanya hasil make up saya antara cracky karena kering atau gak rata karena beruntusan-beruntusan di permukaan kulit. Tapi
sekarang gak lagi, seneng banget karena jadi keliatan banget kalau kulit saya jauh lebih sehat. Happy!

KESIMPULAN

+ Kemasan minimalis, kokoh, dan mewah
+ Aroma soft gak mengganggu
+ Tekstur menyesuaikan dengan fungsi
+ Membuat kulit lembap dan sehat
+ Menghilangkan beruntusan
+ Tekstur kulit lebih halus
- Baru mengeluarkan 3 produk aja, I wish they have more product to launch.

Harga : 
Paeonia Brightening Fluid : IDR 239.000 / 120 ml
Paeonia Brightening Essence : IDR 209.000 / 30 ml
Paeonia Brightening Cream : IDR 209.000 / 50 ml
 
Nilai : 4.5/5

Beli di ?
Shopee DEWPRE atau di website officialnya DEWPRE, gunakan kode voucher DEWPNISA untuk mendapatkan diskon sebesar 10%
Continue reading REVIEW : Rangkaian SKincare DEWPRE, Rasakan Manfaat Ekstrak Peaonia dalam Hitungan Hari

Tuesday, 18 May 2021

, , , , , ,

REVIEW : Pixy Stay Last Serum Foundation, Foundation yang Merangkap Skincare

Saya udah lama gak pakai complexion, karena percovid an ini. Agak malas rasanya pakai complexion macam-macam sementara muka harus ditutup masker. Bukan karena sayang gak ada yang liat, tapi lebih ke kasian kulit yang terlalu dikekang. Udah dilapis pakai make up, harus juga dilapis sama masker. Kebiasaan ini sangat gak baik untuk kulit dengan tipe acne prone seperti saya. Keringat bercampur make up mudah sekali memicu timbulnya jerawat jenis apapun, blackhead, whitehead, jerawat batu, you named it.

Karena alasan itu, saya udah jarang sekali beli produk-produk complexion, salah satunya foundation. Bahkan saya gak punya satupun foundation di rumah, karena foundation yang biasa saya pakai, sudah habis masa pakainya (baru sadar juga kalau covid sudah lewat setahun!) 

Pixy Stay Last Serum Foundation

Tapi belakangan, saya lagi ingin lagi pakai make up, biasalah buat nyenengin diri sendiri. Tapi karena kondisi kulit saya sekarang berbeda dengan dulu, saya ingin coba foundation baru. Long story short, pilihan saya jatuh pada produk ini, Pixy Stay Last Serum Foundation.

KEMASAN

Pixy Stay Last Serum Foundation

Pixy Stay Last Serum Foundation 
Dengan botol kaca dan aplikator pipet ini, saya kurang suka sebetulnya. Sangat riskan untuk tumpah jika tersenggol pada saat pemakaian, foundationnya pun bleberan ke pinggir-pinggir botol, jika kita gak memakainya dengan hati-hati. Kalau saya prefer foundation dengan kemasan model pump atau bahkan tube pun gak jadi masalah, supaya lebih aman dan gak gampang tumpah. Tapi, mungkin karena konsepnya ada embel-embel serumnya, botolnya dibuat mirip-mirip botol serum kali ya?

KLAIM

Pixy Stay Last Serum Foundation

Alas bedak cair untuk hasil makeup tampak cerah dan tahan lama hingga 12 jam. Teksturnya yang ringan di kulit sehingga cocok digunakan setiap hari.

Dengan keunggulan 4 beauty benefits:

  • Whitening : Formula 2-way whitening membuat kulit tampak lebih cerah.
  • Protecting : SPF 50 & PA+++ menjaga kulit dari sinar matahari.
  • Moisturizing : Argan Oil menjaga kelembapan kulit
  • Beautifying. : Stay Last Micro Powder untuk membantu makeup tahan lama hingga 12 jam.

KANDUNGAN 

Cyclopentasiloxane, Water, Titanium Dioxide, Talc, Ethylhexyl Methoxycinnamate, Ethylhexyl Salicylate, Butylene Glycol, Isononyl Isononanoate, PEG-9 Polydimethylsiloxyethyl Dimethicone, Glycerin, PEG-3 Dimethicone, Sodium Chloride, Aluminum Hydroxide, Sorbitan Sesquiisostearate, Phenoxyethanol, Aluminum Dimyristate, Dimethicone, Fragrance, Pachyrhizus Erosus Root Extract, Tocopherol, BHT, Magnesium Ascorbyl Phosphate, Argania Spinosa Kernel Oil, Cl 77492, Cl 77491, Cl 77499.

TEKSTUR DAN WARNA

Teksturnya cair tapi punya konsistensi yang oke, cukup kental. Waktu saya swatch di tangan, meski hanya 1 tetes, bisa langsung menutupi hampir seluruh punggung tangan. Jadi sepertinya harus hati-hati, jangan sampai mengaplikasikan terlalu banyak. Untuk shadenya, pixy ini hanya mengeluarkan 5 shades. Meskipun masih didominasi dengan warna terang, saya bersyukur ada warna no 4 yang cocok dengan skintone saya.

HASIL PEMAKAIAN

Sebelum menyimak lebih jauh, saya mau jelaskan terlebih dulu kalau kondisi kulit saya saat ini super super aneh. Belum pernah terjadi sebelumnya, kulit super kering dengan beruntus di beberapa bagian terutama rahang. Asumsi saya sih ini karena dehidrasi bulan puasa dan pola tidur saya yang kacau berantakan. Makanya kenapa saya memilih Pixy Stay Last Serum foundation? Alasannya sesederhana kata serum di produk ini, yang terkesan kalau produk ini gak cuma sebagai make up, tapi juga sebagai perawatan kulit. Penasaran!

Oke, percobaan pertama saya swatch di punggung tangan, untuk memastikan shade yang cocok. Oh ya, saya punya 2 shade, no 02 yellow beige dan 04 golden tan. Keduanya punya tone warna kuning, kalau lihat di websitenya, warnanya seperti gak jauh berbeda, hanya berbeda 1 tingkat, 02 yellow beige tentu lebih terang. Tapi ketika saya swatch, omo omo.. bisa dilihat kan betapa jauh sekali warnanya. Jomplang banget. Saya langsung yakin kalau no 02 gak akan masuk ke kulit saya, kecuali kalau saya mau make up ala Geisha.

Pixy Stay Last Serum Foundation

Untuk no 04 golden tan, saya gak surprise, karena sudah yakin kalau shade 04 golden tan ini bakal masuk ke warna kulit saya. Dan benar saja! Warnanya ya sama banget dengan kulit saya, bisa dilihat kan di foto. Jadi kalau pakai shade 04 golden tan, rasanya seperti gak pakai foundation, tapi warna kulit lebih rata dan mulus.

Minusnya dari Pixy Stay Last Serum Foundation bagi saya yang sedang diuji dengan kulit kering dehidrasi adalah ya.. ternyata produk ini kurang melembapkan. Padahal, saya berharap kandungan argan oil di dalamnya ini akan memberikan efek dewy, tapi ternyata nggak. Jadi, saat produk ini diaplikasikan, saya harus cepat-cepat meratakannya, karena produk ini cepat sekali ngeset di wajah. Makanya untuk pemilik kulit kering, ini lumayan menyulitkan. Produk ini saya rasa memang lebih cocok untuk diaplikasikan di atas kulit yang berminyak. Kalau kulit sedang kering, pastikan untuk memakai ekstra moisturiser supaya memudahkan saat pengaplikasian foundationnya.

Pixy Stay Last Serum Foundation

Untuk ketahanannya, biasa aja. Gak buruk-buruk amat, tapi juga gak istimewa sampai harus mengatakan kalau produk ini long lasting. Minusnya, di kulit saya yang teksturnya kurang rata, pada saat terkena air taupun keringat, penampilan foundation di kulit wajah menjadi patchy. Harus buru--buru diset kembali dengan seting powder supaya kembali smooth.

Overall, Pixy Stay Last Serum Foundation ini gak buruk-buruk amat. Dengan harga yang terjangkau, boleh banget dicoba, terutama bagi kalian pemilik kulit berminyak. Hanya saja, saya gak melihat sesuatu istimewa dari serum foundation ini. Jadi ya seperti foundation pada umumnya. Kalau kalian punya kulit kering, pastikan lembapkan dulu kulit wajah sebelum pengaplikasian foundation ini. Atau kalau saya sendiri sih, saya akan kembali ke cinta sejati saya, si Pixy Cushion Make It Glow. Tapi kalau kelak, kulit saya kembali ke fitrahnya, yaitu berminyak, I'll give it another try.

Baca Juga : REVIEW Pixy Make It Glow Dewy Cushion Medium Beige

KESIMPULAN

+ Harga terjangkau
+ Mudah ditemukan di offline maupun online store
+ Mengandung SPF 50 & PA +++
+ Gak bikin break out
+ Membuat tampilan kulit lebih halus
+ Cocok untuk jenis kulit yang berminyak
- Pilihan shades masih sedikit
- Jika bercampur keringat atau air, terlihat sedikit patchy
- Kemasan dan aplikator kurang ok untuk foundation
- Cepat nge set nya, harus cepat-cepat diratakan
- Klaim melembapkan kurang terasa

Harga : 58.000
Nilai : 3/5
 
Disclaimer : Artikel ini ditulis atas pengalaman pribadi penulis, bukan sponsor maupun endorsement

Continue reading REVIEW : Pixy Stay Last Serum Foundation, Foundation yang Merangkap Skincare

Sunday, 22 November 2020

, , , , ,

REVIEW : Olay Regenerist Micro Sculpting Serum, Ringan dan Mudah Menyerap

Hai, semuanya!

Ada beberapa orang yang mungkin bingung, kenapa beauty blogger/ vlogger bisa bolak balik review produk skincare yang berbeda, padahal muka kan cuma satu? Saya juga kerap kali mendapat pertanyaan yang sama. Nah, kalau buat saya, saya punya additional skincare dan juga main skincare. Kalau additional skincare, biasanya saya pakai di waktu-waktu tertentu, punya efek yang bagus untuk kulit, tapi gak berdampak apa-apa ketika saya menghentikannya, kurang lebih seperti booster kulit saja. Sedangkan main skincare atau skincare utama saya, adalah produk-produk perawatan kulit yang WAJIB saya pakai, dan akan ada perbedaan (ke arah negatif) kalau saya gak pakai.

Nah, produk yang akan saya bahas ini adalah salah satu main skincare saya, salah satu produk keluaran Olay Regenerist. Mungkin pembaca blog saya pernah baca, kalau saya jatuh cinta dengan Olay Regenerist Micro Sculpting Cream (bisa baca DI SINI). Hasilnya yang luar biasa oke di kulit saya yang rewel, bikin saya ketagihan untuk nyoba step lainnya dalam varian Olay ini, yaitu serumnya, Olay Regenerist Micro Sculpting Serum.

 Review Olay Regenerist Micro Sculpting Serum

KEMASAN

 Review Olay Regenerist Micro Sculpting Serum

Di dalam box merah yang cukup besar ini, ternyata kemasannya gak besar-besar amat. Produk ini dikemas dalam botol pump yang punya sistem lock, jadi aman banget untuk dibawa berpergian. Yang saya suka, takaran 1 pump produk ini pas, gak sedikit tapi juga gak kebanyakan. 1x cukup untuk seluruh wajah saya.

KANDUNGAN

Review Olay Regenerist Micro Sculpting Serum

KLAIM

Review Olay Regenerist Micro Sculpting Serum

Serum bertekstur ringan yang mudah diserap permukaan kulit. 

1. Membantu tekstur kulit terasa halus
2. Membantu menyamarkan garis halus dan keriput
3. Melembapkan agar kulit terasa lebih kencang

Formulanya, dengan ADVANCED AMINO- PEPTIDE COMPLEX + EKSTRAK BUAH CAROB, memberikan permukaan kulit bahan-bahan yang membuat kulit tampak lebih muda.

TESKTUR DAN AROMA

Dibandingkan dengan Olay Regenerist Micro Sculpting Cream, Olay Regenerist Micro Sculpting Serum ini punya tekstur yang lebih light. Teksturnya enak banget, mudah dibaurkan dan mudah meresap. Saya pikir warnanya putih, tapi kalau diperhatikan lebih jelas, warnanya nude dan bercahaya (entah glitter atau apa, tapi yang jelas butirannya sangaaaat halus, nyaris tak terlihat). Aromanya juga soft, mirip dengan Olay Regenerist Micro Sculpting Cream, aromanya langsung menghilang begitu serumnya menyerap dengan sempurna. Me like it.

HASIL PEMAKAIAN

Saya sudah menggunakan produk ini selama kurang lebih 3 bulan. Termasuk awet untuk produk berisi 50 ml ini, karena saya memang hanya menggunakannya di malam hari. Kenapa cuma di malam hari? Nanti saya jelaskan. 

Jadi, produk ini saya pakai setelah toner, sebelum memakai Olay Regenerist Micro Sculpting Cream. Seperti yang saya bilang sebelumnya, teksturnya ini mudah menyerap dan yang bikin saya cinta adalah hasil akhirnya yang semi matte tapi lembap. Pertama kali saya menggunakan produk ini, efek yang pertama saya rasakan adalah tekstur kulit yang semakin haluuuuuusss. Saya emang gak pernah ragu dengan niacinamide yang selalu bersahabat dengan kulit saya. Kulit saya yang acne prone jadi lebih terkontrol, bibit-bibit jerawat akan menghilang dengan sendirinya. Setiap saya pakai serum ini, pagi harinya kulit menjadi lebih lembap dan kenyal.

Nah, kalau alasan saya gak pernah pakai Olay Regenerist Micro Sculpting Serum ini di pagi hari adalah, saya memang menghindari kulit terlalu lembap di pagi dan siang hari. Makanya, saya selalu skip segala produk yang jenisnya moisturiser. Cukuplah hanya sunscreen di pagi hari. Buat saya yang kadar minyak di wajah gak main-main, pakai serum atau moisturiser atau apapun itu, malah memicu wajah menjadi lengket dan akan dengan mudah menyebabkan komedo. Ya, masalah komedo ini belum bisa saya atasi dengan produk apapun. Jadi, better safe than sorry, saya hanya menggunakan serum ini di malam hari. 

Review Olay Regenerist Micro Sculpting Serum

Ada bedanya ketika saya gak pakai serum ini dengan ketika saya pakai. Pernah sekali saya skip pakai serum ini di malam hari, pagi harinya kulit gak selembap dan sehalus itu. Lalu, efek niacinamide dalam mencerahkan, seharusnya akan terlihat, kalau saja saya gak bandel mencetin komedo yang bikin kulit jadi sering memerah dan meninggalkan noda hitam. Karena di beberapa bagian yang mulus, kulit terlihat lebih cerah.

Jadi, dalam 3 bulan pemakaian ini, saya sangat puas dengan hasil yang didapatkan. Rasanya seperti kalau saya pakai krim racaikan dokter di klinik, terlihat hasilnya Untuk efeknya dalam menyamarkan keriput atau garis halus sih saya belum begitu melihat, tapiiii saya tetap optimis. Keriput dan garis garis halus kan timbul karena kondisi wajah yang kering dan kurang lembap. Kalau efek lembap, kenyal, dan halusnya sudah terasa, saya rasa untuk menyamarkan keriput dan garis halus tinggal menunggu waktu saja.

Kebetulan produk ini sepertinya akan habis dalam waktu dekat, kalau ditanya bakal repurchase atau nggak, saya sebetulnya lagi penasaran sama varian Olay Regenerist Retinol 24 Serum, mencari yang lebih bermanfaat buat kulit yang semakin menua ini. Tapi, kalau ternyata nanti saya gak cocok sama varian retinolnya, surely saya akan balik lagi ke Olay Regenerist Micro Sculpting Serum ini.

KESIMPULAN

+ Kemasan pump, takaran pas
+ Kemasan ada lock systemnya, aman dibawa
+ Aroma soft, gak mengganggu
+ Tektur light, mudah menyerap
+ Kulit lebih kenyal
+ Tekstur kulit lebih halus
+ Mencegah dan mengobati jerawat
+ Kulit lebih cerah
+ Kadar minyak di wajah pas
- Apa ya, belum ada. Saya puas banget soalnya, kalau masalah komedo, produk ini memang gak mengklaim bisa ngatasin itu. Jadi yaa, gak ada kayaknya
 
Nilai : 4.5/5
Harga : IDR 180.000 / 50ml


Continue reading REVIEW : Olay Regenerist Micro Sculpting Serum, Ringan dan Mudah Menyerap

Wednesday, 18 November 2020

, , , ,

REVIEW : Maska Technicolor Multimask, Masker Unik Multifungsi Untuk Berbagai Jenis Kulit

Hai teman-teman! Masih dalam episode #stayathome part sekian, saya udah mati gaya di rumah. Kebanyakan di rumah, lagi-lagi bikin saya lebih aktif dalam mengurus diri. Yang biasanya sebulan sekali ke klinik kecantikan, sekedar facial atau maskeran, sekarang mau gak mau saya cari alternatif untuk melakukan self treatment di rumah. Buat beberapa orang, merawat kulit wajah mungkin satu hal yang mudah, tapi buat saya yang punye jenis kulit kombinasi, ini adalah satu hal yang tricky.

Bayangkan saja, dalam 1 wajah ini, saya memiliki masalah yang berbeda-beda di setiap areanya. Kalau wajah saya diibaratkan dengan lapangan, bisa dibilang lapangan bagian samping kanan penuh lumpur, tapi bagian tengah tanahnya kering kerontang, lalu bagian samping kiri penuh ranjau. Terlalu banyak masalah yang gak cukup diatasi hanya dengan 1 produk.

Jadi, area dahi saya berminyak, pipi dan hidung berpori-pori besar, lalu bagian sekitar mulut saya kering. Memiliki tipe kulit wajah kombinasi ini membuat saya lebih aware dengan skincare yang saya pakai. Jangan sampai niat menghilangkan minyak berlebih di area dahi, malah membuat area mulut saya semakin kering kerontang. Makanya, produk yang akan saya review ini, sangat sangat membantu dan menjawab kekhawatiran saya selama ini, produk yang bisa merawat kulit yang berminyak, tapi juga kering, tapi juga berpori-pori besar. Apalagi, dengan kandungan-kandungan yang saya rasa berbeda dengan masker pada umumnya, saya semakin penasaran, karena ini pertama kalinya saya menemukan masker dengan kandungan mushroom extract, peach extract, dan apricot seed scrub.

Review Maska Technicolor Multimask Indonesia

Maska Technicolor Multimask. Ya, itu nama produk terbaru keluaran Maska. Maska ini adalah salah satu brand lokal yang punya konsep produk yang cerdas, menarik, lain dari yang lain. Makanya, begitu launching, saya langsung penasaran dengan produk ini. Kalian juga pasti tau, kalau produk-produk Maska sebelumnya juga sangat hits, dari mulai packaging yang apik, sampai kualitas produk yang gak main-main. 

KEMASAN

 
Review Maska Technicolor Multimask Indonesia 
Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, masalah kemasan. Maska ini punya tim design yang oke banget. Semua produknya punya design yang apik dan unik, kelihatan mewah dan ekslusif. Kemasan Maska Technicolor Multimask ini punya konsep yang lain dari masker pada umumnya. Boxnya berisi 3 strip Maska Technicolor Multimask, dan setiap strip punya 3 sachet masker yaitu Maska Pore Mask, Maska Fine Line Mask, dan Maska Oil Mask. Masing-masing sachet berisi 7 gram. Dengan kemasan seperti ini, sudah jelas kalau masker ini sangat travel friendly. Apalagi, dengan pouch yang juga kamu dapatkan saat beli masker ini, sangat ringkas dan praktis untuk dibawa-bawa.


Nah, selain mendapatkan produk dan pouch, kamu juga mendapatkan thank you card dari Maska, dan kamu akan melihat QR Code yang terletak di bagian bawah. Kamu bisa scan kode tersebut, dan dengarkan musik yang sudah disediakan untuk menambah sensasi rileksmu saat maskeran. Whoaaa.. Ini definisi the next level of maskeran, sih.

KANDUNGAN

Kandungan tiap maskernya tentu berbeda, seperti yang tercantum pada kemasannya. Kandungan utama pada setiap masker, menyesuaikan dengan fungsinya.

 Review Maska Technicolor Multimask Indonesia

Maska Pore Mask : Mushroom Extract dan Hyaluronic Acid
Maska Fine Lines : Peach Extract dan Ascorbyl Tetraisopalmitate (Vit C)
Maska Oil Mask : Centella Asiatica Extract dan Apricot Seed Scrub

Meskipun kandungannya berbeda, namun ketiga masker ini sama-sama memberikan efek extra cooling sensation, karena mengandung peppermint oil. Maska Technicolor Multimask ini dilengkapi dengan anti-pollution ingredients yang menjaga kulit dari radikal bebas dan debu. Produk ini sudah tentu terdaftar di BPOM, juga bebas alkohol, paraben, sulfate, cruelty, silikon, dan EU allergen.

KLAIM

Karena kandungan tiap maskernya berbeda, berarti fungsinyapun berbeda ya.

Maska Pore Mask : Mengandung Mushroom Extract yang mampu membantu merawat pori-pori besar sekaligus membantu mengontrol kadar sebum, serta Hyaluronic Acid yang berfungsi melembapkan dan menghaluskan kulit.

Maska Fine Line Mask : Kandungan Peach Extract yang membantu merawat fine lines, serta kerutan pada wajah, vitamin B3 membantu membuat warna kulit cerah secara merata, serta Hyaluronic Acid yang mampu melembapkan serta menghaluskan kulit.

Maska Oil Mask : Mengandung Apricot Scrub yang mampu membantu mengangkat kotoran-kotoran yang membuat pori-pori tersumbat. Grape Seed Oil dan Centella Extract yang membantu menjaga kadar minyak berlebih, menghaluskan kulit serta membantu merawat elastisitas kulit.

CARA PAKAI

Ketiga masker ini punya cara pakai yang sama, perbedaannya hanya pada letak penggunaannya, dan ini akan menjadi berbeda pada tiap orang, menyesuaikan jenis kulit masing-masing. Kalau yang ini versi saya.

1. Aplikasikan Maska Pore Mask di hidung dan kedua pipi (pori-pori besar), Maska Fine Line Mask di bagian pipi bawah dan dagu (kering/ kerutan), Maska Oil Mask di bagian dahi (berminyak).
2. Diamkan 5 hingga 10 menit, bilas dengan air hangat.
3. Gunakan 2-3 kali dalam seminggu.

TEKSTUR, WARNA, DAN AROMA

 Review Maska Technicolor Multimask Indonesia 
Ketiganya merupakan clay mask. Teksturnya kurang lebih mirip, namun Maska Oil Mask mengandung Apricot Scrub. Warna Maska Pore Mask dan Maska Oil Mask agak mirip, yaitu hijau mint. Sedangkan, Maska Fine Line Mask berwarna orange. Saya suka aroma dari ketiga masker ini. Tiap masker memiliki aroma yang sedikit berbeda, namun semuanya memiliki aroma yang segar dan menenangkan karena mengandung peppermint oil.

HASIL PEMAKAIAN

Bagian ini pasti yang banyak ditunggu, kan? :) Tenang, gak cuma hasil pemakaian, tapi saya juga akan bercerita pengalaman saat memakainya.

Review Maska Technicolor Multimask Indonesia

Seperti yang sudah saya sebutkan, permasalahan kulit wajah saya adalah area dahi yang berminyak, pipi dan hidung yang berpori-pori besar, dan area sekitar mulut yang kering. Saya aplikasikan masing-masing Maska Technicolor Multimask di bagian-bagian tersebut. Hal pertama yang saya sadari adalah aromanya yang bikin rileks. Ini adalah deskripsi "me time" sesungguhnya. Peppermint oil yang memberikan cooling sensation ini memang menjadi keunggulan Maska Technicolor Multimask, betul-betul membuat mood lebih baik. Kalau saya gak ingat kalau masker ini harus dibilas setelah 10 menit pemakaian, mungkin saya udah tidur sejak awal pemakaian.

Tekstur clay masknya sendiri mudah dibaurkan. Tadinya saya menggunakan kuas silikon untuk mengaplikasikannya, tapi setelah beberapa kali pemakaian, tampaknya lebih nyaman dan efisien jika menggunakan tangan (gak akan ada produk yang tertinggal di kuas). 

Setelah 10 menit pemakaian, saya langsung bilas menggunakan handuk hangat, supaya semua kotoran terangat dengan bersih. Setelahnya saya langsung mengamati wajah saya. Bagi saya yang kadang underestimate sama fungsi masker, saya cukup takjub dengan efek jangka pendek yang diberikan Maska Technicolor Multimask. Kulit lebih bersih dan semuanya serba pas. Gak ada bagian yang terlalu berminyak, tapi juga gak ada bagian yang kering. Saya bisa bilang begitu karena perubahan tekstur wajah yang saya rasakan cukup signifikan, kulit menjadi haluuuuus sekali, padahal sebelumnya saya gak melakukan exfoliating sama sekali.

Pemakaian-pemakaian berikutnya, menunjukkan efek yang sama. Kulit lebih halus dan bersih. Tambahannya, saya merasa kadar minyak di wajah lebih terkontrol, meskipun area dahi saya tetap berminyak, tapi gak sebanyak dulu. Saya sadar bertul kalau kadar minyak yang berlebihan dapat membuat kulit terlihat kusam, makanya setelah memakai masker ini, kulit menjadi bersih dan agak cerah. Bagian pipi dan hidung, meskipun gak otomatis membuat pori-pori mengecil, tapi membuat pori-pori jauh lebih bersih dan bebas jerawat. Begitu juga dengan area sekitar mulut, tekstur kulit terasa lebih lembap. Efek-efek ini juga terlihat pada saat saya memakai make up. Jika sebelumnya saya menggunakan Maska Tecnicolor Multimask, hasil make up lebih halus, menyatu dengan wajah, dan tahan lama.

 Review Maska Technicolor Multimask Indonesia 
Gak nyesel nyobain Maska Technicolor Multimask ini. Meskipun mungkin akan ada opini kalau harganya lumayan pricey, tapi menurut saya, sangat sebanding dengan hasil yang didapat. Apalagi jika dibandingkan dengan perawatan di klinik kecantikan, kalian akan merasa produk ini sebetulnya murah. Kelebihan lainnya dari Maska Technicolor Multimask ini, karena memiliki 3 masker di dalamnya, kalian gak perlu repot-repot beli masker lain. Kalau suatu hari kuit berminyakmu tiba-tiba kering, gak perlu lagi repot-repot cari produk baru. Benar-benar multifungsi. Juga, dengan kemasan sachetnya, masker ni cocok banget buat dibawa berpergian. Bayangkan saja, kamu bisa bawa 3 jenis masker dengan ukuran imut, yang bahkan bisa kamu selipkan di saku celana alias.. gak akan ngabisin tempat!

 KESIMPULAN

+ Produk lokal (Proud!)
+ Designnya apik dan cantik
+ Konsepnya menarik dan unik
+ Packaging sachet, travel friendly, bisa bawa 3 jenis masker sekaligus tanpa menghabiskan banyak tempat
+ Mengandung peppermint oil, cooling sensation, bikin rileks
+ Ada QR code untuk musik, bikin maskeran lebih rileks lagi
+ Mengandung anti pollution ingridients
+ Bebas alkohol, paraben, sulfate, cruelty, silikon, dan EU allergen
+ Teksturnya mudah dibaurkan
+ Membuat tekstur kulit lebih halus dan bersih 
+ Kadar minyak di wajah lebih terkontrol
+ Yang terakhir yang paling penting adalah, multifungsi. Cocok dan wajib dimiliki semua jenis kulit
- Meskipun konsepnya menarik, saya masih berandai-andai kalau produk ini mengeluarkan versi jarnya untuk setiap varian. Pasalnya, kulit saya lebih didominasi dengan bagian yang berminyak, sehingga sepertinya Maska Oil Mask nya akan lebih dulu habis dibanding varian lainnya.
- Kemasan box dengan kemasan strip berbeda. Kalau pada box urutannya adalah Pore Mask, Fine Line Mas, lalu Oil Mask. Sedangkan urutan stripnya, Oil Mask, Fine Line Mask, dan Pore Mask. Ini mungkin sepele, tapi buat saya yang matanya agak-agak rewel, agak ganggu aja liatnya.

Nilai : 4/5
Harga : IDR 210.000 (tapi kalau gak salah, mereka lagi ada diskon di shopee, buruan!)
Beli di ? Shopee Maskaofficialstore, Instagram Maska.lab, atau langsung di websitenya Maska.co.id


Continue reading REVIEW : Maska Technicolor Multimask, Masker Unik Multifungsi Untuk Berbagai Jenis Kulit