Showing posts with label skincare. Show all posts
Showing posts with label skincare. Show all posts

Wednesday, 16 November 2022

, , , , ,

Review Skincare: Skintific 4D Hyaluronic Acid Barrier Essence Toner, Terfavorit di Tahun Ini!

Toner adalah salah satu step skincare yang wajib banget buat saya! Kulit saya ini seringkali kering, tapi kalau udah kepanasan, langsung otomatis jadi pabrik minyak. Kalau saya gak pakai toner, kulit saya makin kering, dan kalau kepanasan malah bikin kulit keliatan makin kusam juga. Makanya, saya senang banget koleksi toner. Oh ya, toner yang saya maksud di sini bukan toner yang teksturnya plek plekan cair, yang pengaplikasiannya menggunakan kapas. Toner yang saya maksud lebih seperti essence, gak sekental serum, tapi juga gak seringan air. Ngerti kan ya? 

Untuk toner yang akan saya review di sini, bukan toner yang sulit didapat. Bahkan, sepertinya banyak yang menjadikan toner ini salah satu favorit skincarenya, termasuk saya. Skintific 4D Hyaluronic Acid Barrier Essence Toner. Ada cerita dibalik penggunaan Skintific 4D Hyaluronic Acid Barrier Essence Toner ini. Mei tahun ini, berarti 6 bulan yang lalu, saya beli sepaket skincare Skintific yang khusus untuk kulit kusam, direkomendasikanlah 3 produk oleh admin Skintific, kalau gak salah namanya paket glowing skin, isinya Skintific 4D Hyaluronic Acid Barrier Essence Toner, Skintific 10% Niacinamide Brightening Serum, dan Skintific 5x Ceramide Barrier Moisture Gel. Di antara 3 produk yang ada dalam paket glowing skin tersebut, produk ini adalah yang paling murah, tapi juga ternyata yang paling awet, dan paling berjasa di kulit saya.

Review Toner Skintific

Toner Skintific ini sebenarnya isinya gak banyak-banyak amat, standar toner, 100 ml, tapi sampai 6 bulanpun, produknya masih tersisa 1 cm lagi kalau dilihat dari luar. Menurut saya ini awet sekali, padahal saya hampir selalu memakainya tiap hari, pagi dan malam, setelah selesai cuci muka. 

Produknya dikemas dalam box karton tebal. Botol yang digunakan adalah jenis botol plastik yang tebal, dengan tutup model ulir. Saya juga lebih suka tutup model ulir di banding model flip top yang secara ajaib suka tiba-tiba ngebuka kalau dibawa traveling. 

Review Toner Skintific

Hal pertama yang saya suka dari produk ini jelas kandungannya. Maksud dari 4D hyaluronic acid di sini adalah kombinasi dari 4 tipe hyaluronic acid yang memperbaiki, memberikan dan mengunci kelembapan secara intensif dan instan. 1 jenis hyaluronic acid aja rasanya sudah cukup lembap, produk ini memiliki 4 sekaligus, surely kulit saya auto lembap. Belum lagi kandungan lainnya, yaitu ceramide, centella, dan provitamin B5. Centella, juga adalah salah satu kandungan favorit saya. Dia punya manfaat yang baik untuk menenangkan kulit, dan membuat kulit minim iritasi. Sedangkan ceramide, yang sedang hype ini, punya tugas melindungi skin barrier. Dengan banyaknya manfaat yang diberikan, 90.000 menurut saya murah sih. Apalagi jika mengingat produknya yang awet dan gak cepat habis.

Untuk pengaplikasiannya, saya gak butuh banyak produk. Cukup 2 tetes, saya gosokkan di telapak tangan, lalu aplikasikan ke wajah, dan 1 tetes lagi untuk di leher. Teksturnya cair, namun sedikit kental. Lalu saat dibaurkan ke seluruh bagian wajah, terasa licin. Maksud licin di sini bukan dalam artian negatif ya, lebih seperti spreadable, gitu. Butuh waktu 1 menit untuk menyerap. Makanya, saya bilang teksturnya berbeda dengan toner cair pada umumnya. Kalau toner yang bentuknya cair, akan menyerap dalam beberapa detik saja. Produk ini, meskipun membutuhkan waktu untuk menyerap, namun ketika sudah menyerap, dia menyerap dengan sempurna. Lembap, namun tidak lengket.

Review Toner Skintific

Hal lain yang menjadi nilai plus adalah aromanya. Gak ada aroma wewangian apapun itu yang menyegakkan hidung. Saya agak-agak mudah tertanggu dengan skincare yang ada aromanya, meskipun aromanya wangi. 

Review Toner Skintific

Baca Juga : Review Skintific Eye Cream Massager

Review Skintific ini seharusnya menyertakan foto before after. Karena saya gak punya foto 6 bulan yang lalu dalam keadaan bare face, saya hanya bisa menyertakan foto before after dalam sehari, hanya untuk menunjukkan efek melembapkan yang diberikan oleh produk ini. Tapi, meskipun tanpa bukti, saya bisa merasa kulit saya jauh lebih normal dari biasanya, gak ada minyak berlebih yang membuat kulit saya berjerawat, seperti yang biasanya terjadi. Kulit jauh lebih halus dan enak dipegang. Jadi, sebagai penutup, untuk skincare seharga 90.000 yang awet hingga 6 bulan, memiliki kandungan yang punya banyak manfaat untuk kulit wajah, toner Skintific ini masuk ke dalam list skincare favorit saya tahun ini!

Continue reading Review Skincare: Skintific 4D Hyaluronic Acid Barrier Essence Toner, Terfavorit di Tahun Ini!

Monday, 5 August 2019

, , , , , , ,

REVIEW : Sukin Certified Organic Rosehip Oil

Sebetulnya saya sudah merasa kalau kulit saya lebih bersahabat dengan skincare yang bentuknya oil untuk penggunaan malam hari. Awal mula saya menyadari itu adalah waktu saya menggunakan Farsali Rose Gold Elixir, yang sudah pernah saya ulas di sini. Tapi, karena saya agak ragu menggunakan Farsali selama hamil, karena belum pernah menemukan ulasan mengenai keamanan Farsali jika digunakan ibu hamil, maka saya beralih ke produk yang selama ini cukup populer di kalangan pecinta skincare organik, yaitu Sukin. Sukin adalah brand Australia yang mengusung produk-produk berbahan alami, yang aman digunakan semua jenis kulit, termasuk kulit ibu hamil. Sejauh ini saya sudah mencoba 2 produk Sukin, tapi untuk kesempatan kali ini saya akan mengulas tentang pengalaman saya menggunakan Sukin Certified Organic Rosehip Oil.

Review Sukin Certified Organic Rosehip Oil Indonesia

KEMASAN

Review Sukin Certified Organic Rosehip Oil Indonesia

Setau saya, kemasan Sukin yang pink ini termasuk baru. Sebelumnya, warnanya hijau muda. Awalnya saya sempat ragu, saya pikir Sukin Certified Rosehip Oil ini sudah discontinue, tapi ternyata mereka hanya mengganti warna kemasannya saja. Box berwarna pink ini terlihat sederhana, seperti box skincare pada umumnya. Yang saya suka, tulisan-tulisan yang tertera di boxnya sangat informatif, sehingga memudahkan kaum-kaum awam yang belum banyak tau kegunaan Rosehip Oil.

Review Sukin Certified Organic Rosehip Oil Indonesia

Kemasan Rosehip Oilnya sendiri berbentuk botol berpipet. Botolnya kokoh, bukan botol plastik yang kalengan. Pipetnya pun, meskipun gak sebagus pipet Farsali, termasuk yang nyaman digunakan karena ujungnya melengkung, memudahkan minyaknya untuk menetes ke arah yang kita mau, jadi gak bakal kececer-cecer.

KLAIM

Review Sukin Certified Organic Rosehip Oil Indonesia

Mengandung 70% essential fatty acids dan vitamin yang membantu menenangkan, melembutkan, dan melembapkan kulit. Kandungan nutrisinya membantu mengurangi tampilan luka dan melawan tanda-tanda penuaan.

Nutrisi yang terkandung di dalam minya ini dapat digunakan sehari-hari untuk membantu mengurangi kemerahan yang disebabkan oleh kulit kering dan gatal, sertta membantu merawat kulit untuk tetap sehat. Minyak ini mudah menyerap, membuat kulit menjadi tampak berseri dan sehat.

CARA PAKAI

Tuang 2-3 tetes minyak pada telapak tangan. Gunakan jari untuk memijat kulit yang sudah dibersihkan, baik pada wajah, leher, dan atau pada badan setiap pagi dan malam, atau saat diperlukan.

KANDUNGAN

Review Sukin Certified Organic Rosehip Oil Indonesia

Sebetulnya produk ini hanya mencantumkan Rosehip Oil sebagai kandungan utamanya. Gak banyak informasi mengenai kandungan lainnya. Justru produk ini mengangkat informasi mengenai bahan-bahan yang mereka hindari dan tidak terkandung pada produknya, yaitu:
1. Petrolatum/ Mineral Oils
2. Synthetic Fragrance
3. Animal Derivatives
4. Artificial Colours
5. Harsh Detergents
6. Propylene Glycol
7. MEA/ DEA/ TEA
8. Phthalates
9. Triclosan
10. Sulphates
11. Parabens
12. Silicones
13. EDTA

Melihat informasi yang super jelas ini, saya merasa Sukin memang menjual produknya dengan label skincare yang super duper aman, karena gak menggunakan bahan-bahan skincare yang sering menjadi kontroversial seputar keamanannya.

TESKTUR, WARNA, DAN AROMA

Rosehip oil ini tentu berbentuk minyak. Warnanya kuning, ya kurang lebih seperti kebanyakan produk oil pada umumnya. Rosehip oil ini juga punya aroma yang samar, tapi yang jelas bukan aroma wewangian buatan. Aromanyapun langsung menghilang begitu diaplikasikan, jadi gak masalah.

HASIL PEMAKAIAN

Sebelumnya, saya ingin bercerita mengenai kondisi kulit saya selama hamil. Sebetulnya saya gak menemukan masalah besar di trimester pertama. Skincare yang saya gunakan masih seperti dulu, walaupun saya menghindari penggunaan exfoliator. Tapi, tiba-tiba saja di trimester ke 2, kulit wajah saya menjadi gak karuan. Antara kering dan berminyak tercampur jadi satu. Jadi tiap cuci muka, kulit wajah saya seperti ketarik dan super duper kering. Tapi, di siang hari, minyak wajah mulai keluar dan gak kekontrol seperti biasanya. Kalau dilihat sekilas sih seperti gak kenapa-kenapa, tapi begitu dipegang..rrr.. tekstur kulit super gradakan dengan gerombolan beruntusan di area dahi dan rahang.

Setelahnya, saya stop menggunakan semua skincare. Saya hanya menggunakan Evian Facial Spray untuk menenangkan kulit saya yang belum diketahui permasalahannya apa. Penggunaan Evian memang membantu meredakan gradakan, tapi hanya sedikit saja. Beberapa area wajah masih bertekstur gak rata. Akhirnya, setelah menelusuri artikel dan vlog orang lain mengenai penggunaan skincare selama hamil, saya mendapatkan beberapa referensi produk yang dikatakan aman dan mampu meredakan permasalahan-permasalahan kulit selama hamil. Banyak merk yang disebutkan, termasuk sensatia botanica, trilogy, cetaphil, dan yang lainnya. Tapi, karena saya punya pengalaman baik dengan dunia perminyakkan, maka saya memilih Sukin Organic Rosehip Oil ini untuk mengatasi permasalahan kulit gradakan saya, berharap kalau oil ini ampuh.

Review Sukin Certified Organic Rosehip Oil Indonesia

Sebelum saya beli yang full size, saya coba beli yang share in bottle nya sebanyak 3 ml. Saya emang lagi malas menanggung resiko gak cocok terhadap suatu produk. Selain uangnya sayang, produknya juga sayang. Karena jikapun saya hibahkan ke orang lain, belum tentu cocok dengan kulit mereka. Maka dari itu, saya pesan 3 ml Sukin Certified Organic Rosehip Oil ini dengan harapan bisa meredakan beruntusan dan tekstur kulit yang gak jelas ini. 

Seperti biasa, saya hanya menggunakan Sukin Certified Organic Rosehip Oil ini di malam hari. Penggunaan di siang hari sebetulnya gak masalah bagi kalian yang berkulit normal, cuma mengingat kondisi kulit muka saya yang mudah berminyak dan banyaknya debu di siang hari, saya gak mau nambah resiko kulit wajah saya semakin gak karuan. Saat malam haripun, saya gak menggunakan skincare lain selain Evian Facial Spray (reviewnya di sini) dan Sukin Certified Organic Rosehip Oil, karena memang sengaja ingin melihat efek dari Sukin ini.

 Review Sukin Certified Organic Rosehip Oil Indonesia

Tekstur yang lebih cair dari oil pada umumnya, membuat Rosehip Oil ini terasa mudah untuk dibaurkan ke seluruh wajah. Tapi, walaupun pada informasinya dikatakan bahwa minyak ini mudah menyerap, bagi saya sih nggak. Rasanya kurang lebih sama dengan Farsali, minyak yang terserap hanya berkisar 70%, sisanya masih terasa ada di atas permukaan wajah. Hanya saja, karena teksturnya yang gak terlalu berat, saya gak merasa terganggu dengan minyak yang gak menyerap ini. Apalagi, karena saya hanya menggunakannya di malam hari. Yang penting, saya harus pastikan bantal dan kasur saya bersih, meminimalisir pindahnya debu-debu ke wajah saya.

Review Sukin Certified Organic Rosehip Oil Indonesia

Efek dari pemakaian Sukin Certified Rosehip Oil ini langsung terasa di pemakaian pertama. Pagi hari, tekstur kulit saya lebih enak dipegang, meskipun jika dilihat secara seksama, apalagi di bawah sinar matahari, beruntusan masih ada di sana. Hanya saja, tekstur kulit saya lebih lembap dan lembut. Ini adalah efek yang dulu saya rasakan pada saat menggunakan Farsali, jadi saya langsung menyimpulkan bahwa saya cocok dengan skincare ini. Meskipun saya pernah bilang bahwa menyimpulkan efek suatu skincare itu harus dalam beberapa minggu, tapi buat saya itu hanya berlaku untuk melihat ketidakcocokkan produk. Sedangkan untuk produk yang langsung memberikan efek positif dalam semalam, saya langsung simpulkan bahwa produk tersebut cocok. 

Setelah 2 minggu menghabiskan 3 ml Sukin Certified Rosehip Oil ini (cukup awet juga ternyata lho!), tanpa ragu saya membeli botol aslinya yang ukuran 25 ml. Sepengetahuan saya, ada ukuran lain di atas 25 ml ini, tapi mengingat produk ini lama habisnya, apalagi hanya saya gunakan di malam hari, dan masa pakainya hanya 6 bulan, saya rasa 25 ml ini sudah cukup kok.

Saat saya menulis review ini, saya sudah menggunakan produk ini selama 1 bulan, dan kulit jauh lebih halus. Beruntusan hilang total, yang tersisa hanya beka-bekas beruntusan dan jerawat yang terkadang masih muncul barang 1 atau 2 biji. Selain kulit terasa lebih halus karena bersih dari beruntusan, saya merasa kulit lebih kenyal dan lebih enak saat dipakaikan make up. Oh, jangan berharap efek memutihkan atau mencerahkan, karena produk ini memang gak berfungsi untuk itu. Tapi, bagi ibu hamil, sekedar bebas dari bruntusan dan jerawat saja sudah alhamdulillah.

KESIMPULAN

+ Menggunakan bahan-bahan alami
+ No paraben, fragrance, mineral oil, silicon, pewarna dan bahan-bahan kimia lainnya yang dianggap kurang cocok untuk kulit sensitif
+ Gak terasa berat di wajah
+ Mengurangi beruntusan dan tekstur yang tidak rata pada kulit wajah
+ Kulit lebih kenyal, kadar minyak lebih terkontrol
+ 2 tetes sudah cukup untuk seluruh wajah
+ Mudah dibaurkan
+ Aman bagi ibu hamil dan menyusui
- Sulit dicari, harus online
- Hanya bertahan 6 bulan setelah dibuka

Harga : IDR 160.000 untuk ukuran 25 ml
Nilai : 4.5/5
Disclaimer : Artikel ini ditulis atas pengalaman pribadi penulis, bukan sponsor maupun endorsement.

Continue reading REVIEW : Sukin Certified Organic Rosehip Oil

Saturday, 29 June 2019

, , , ,

Redwin Sorbolene Moisturiser, Lotion Andalan Si Kulit Kering dan Sensitif

Siapa di sini yang sedang dalam pencarian lotion yang bikin kulit cerah seketika? Maaf, sayang sekali bukan di sini tempatnya. Tulisan ini khusus kamu-kamu yang sedang mencari lotion yang super melembapkan tapi gak bikin lengket. Menurut saya, punya kulit yang selalu terhidrasi, lembap, dan kenyal adalah goal yang harus saya capai. Alih-alih mencari lotion untuk mencerahkan kulit, saya selalu suka lotion yang ngasih nutrisi dan kelembapan maksimal untuk kulit saya. Bukan berarti saya menghakimi teman-teman yang berambisi untuk punya kulit putih ya, kalau kalian memang lebih concern dengan kulit yang cerah, ya go for it. Tapi ya sayang, produk yang akan saya ulas sekarang gak punya efek untuk mencerahkan kulit sama sekali. 

Bicara tentang produk pelembap, pilihannya sangat banyak. Tapi, biasanya kendala dari produk-produk pelembap adalah tekstur lengket dan licin saat terkena air. Buat saya, produk-produk seperti itu kadang bikin saya malas ke WC, karena menghindari kulit terkena air, malas dengan sensasi licin-licinnya. Tapi, beda dengan produk sorbolene yang akan saya ulas sekarang. Eh, apa? Sorbolene? Iya, sorbolene! Bagi yang belum pernah dengar, sorbolene adalah jenis krim yang sangat aman digunakan oleh segala kalangan, tidak membuat iritasi, tidak berbau, dan dapat digunakan pada semua jenis kulit.

Menurut dr. Ricky Jayadi, sorbolene kaya akan kandungan gliserin, yang berasal dari bahan alami, diketahui paling cepat dan efektif meredakan rasa tak nyaman pada kulit kering atau kulit teriritasi akibat sinar matahari. Gliserin bekerja dengan cara mengikat air di sekelilingnya untuk melembapkan kulit. Di dunia kedokteran kulit, sorbolene sudah seringkali diresepkan pasien dengan masalah kulit, terutama eksim. Sorbolene mengandung pula elemen petroleum yang menutupi dan melindungi kulit dari bakteri dan virus. Meski demikian, sorbolene bersifat non-comedogenic, tidak akan menggumpal dan menyumbat pori-pori.

Saya gak begitu famiiar dengan produk-produk sorbolene yang lain, tapi untuk produk yang saya ulas kali ini pasti sudah sering kalian dengar, sorbolene no 1 keluaran Australia, yaitu Redwin Sorbolene Moisturiser.

INFORMASI PRODUK


Review Redwin Sorbolane Moisturiser Indonesia Anisa Firdausi 
Redwin Sensitive Skin Sorbolene Moisturiser
Made In Australia 
Pharmacare Laboratories Pty Ltd,
18 Jubilee Avenue Warriewood
NSW 2102 Australia

KEMASAN

 Review Redwin Sorbolane Moisturiser Indonesia Anisa Firdausi

Redwin ini mengeluarkan berbagai jenis produk dengan volume yang berbeda, sehingga kemasannyapun berbeda. Ukuran 100 gram berbentuk tube, sedangkan ukuran-ukuran di atas itu, 500 ml, 1 liter, 2 liter berbentuk pump. Keduanya ada plus minusnya. Kemasan tube sangat praktis untuk dibawa kemana-mana tapi jika dilihat dari berat bersihnya, harganya lebih mahal dibanding yang kemasan pump, dan juga kita perlu mengontrol jumlah produk yang akan dikeluarkan.. Kemasan pump, memudahkan kita dalam mengeluarkan produknya, tapi selain kemasannya sulit untuk dibawa-bawa, model pump ini sering menyisakan banyak produk di dasar kemasan. Bagi saya, tipe yang suka ngisi air ke sampo atau sabun yang tinggal dikit lagiterus dikocok-kocok, rasanya gak tega kalau buang produk yang masih ada sisa-sisanya.

KLAIM

Dari namanya, jelas produk ini bermaksud untuk memberikan kelembapan, khususnya untuk kulit sensitif. Kenapa sih produk ini bisa aman banget, sampai-sampai bayipun boleh pakai? Karena sorbolene ini gak mengandung pewangi, pewarna, dan paraben, sehingga aman banget untuk dipakai semua kalangan dan semua jenis kulit.

Review Redwin Sorbolane Moisturiser Indonesia Anisa Firdausi

Gak cuma untuk melembapkan dan mengatasi kulit kering pecah-pecah, Redwin Sorbolene Moisturiser ini juga punya beberapa fungsi lainnya, seperti :
- Mengatasi ruam popok, ruam kulit, dan kulit terbakar pada bayi
- Sebagai shaving cream kaki, ketiak, dan wajah
- Sebagai make up remover

CARA PAKAI

Untuk hasil terbaik, gunakan sedikit produk pada kulit. Setelah menyerap, ulangi kembali. Gunakan setiap hari setelah mandi dan setelah terkena sinar matahari.

KANDUNGAN

Review Redwin Sorbolane Moisturiser Indonesia Anisa Firdausi

TESKTUR, WARNA, DAN AROMA

Krim berwarna putih dan kental ini awalnya bikin saya curiga. Jangan-jangan ujung-ujungnya sorbolene ini berat dan licin-licin kalau kena air. Ternyata enggak dong! Teksturnya memang kental, tapi menyerap dengan sangat cepat. Awalnya memang terasa berat, tapi setelah beberapa menit, rasa lengket dan berat dari sorbolenenya hilang gitu aja. Sedangkan untuk aromanya, karena sorbolene ini gak mengandung pewangi sama sekali, aromanya seperti obat, seperti salep. Jadi ya jangan ngarep kulitmu bakal wangi seperti kamu menggunakan sorbolene pada umumnya. Tapi bagi saya, wangi itu tugasnya parfum, bukan lotion, jadi ya gak wangipun gak masalah.

HASIL PEMAKAIAN

Seperti yang tadi saya bilang, saya selalu malas pakai lotion kalau hasilnya licin saat terkena air. Bikin gak nyaman kalau harus ke WC ataupun wudhu. Karena malas itu, akhirnya kulit saya jadi sering keliatan kering. Apalagi karena kulit saya sawo matang, kulit kering dan bersisik lebih terlihat. Akhirnya, suatu ketika saya dapat endorse dari Redwin Sorbolene Moisturiser ini, dan langsung jatuh cinta secepat itu.

Review Redwin Sorbolane Moisturiser Indonesia Anisa Firdausi

Teksturnya yang padat gak jadi masalah buat saya, selama hasilnya gak licin dan gak bikin lengket. Beberapa orang mengeluhkan sensasi lengket di awal pemakaian, tapi saya enggak. Wajar untuk suatu produk membutuhkan waktu untuk bisa menyerap ke dalam epidermis kulit. Justru yang bikin saya takjub adalah sensasi setelah sorbolenenya menyerap, betul-betul lembap tanpa rasa lengket. Rasanya seperti kulitmu memang sehalus itu tanpa menggunakan lotion apapun. Betul-betul ringan dan gak licin saat terkena air.

Hal lain yang saya suka adalah efek melembapkan yang bertahan lama. Dalam sehari, biasanya saya 2x menggunakan Redwin Sorbolene Moisturiser ini, sesuai jumlah saya mandi. Tapi kalau saya lagi malas mandi sore, saya skip sorboene ini. Tapi... kulit saya tetap halus. Jadi, kalau misalnya lotion lain hanya memberikan efek jangka pendek, saya rasa Redwin Sorbolene Moisturiser ini punya efek yang cukup lama dalam hal melembapkan kulit. Percaya atau nggak, semenjak saya menggunakan sorbolene ini, saya bisa merasakan perbedaan dan perubahan positif dari kulit saya. Suer deh, kulit saya jauuuuh lebih haluus dan lembut, jauh dari kering-kering atau sisik apalah itu. Saya jadi seneng megang-megang tangan karena saking lembut dan halusnya ini kulit, apalagi suami saya.

Beberapa orang ada yang sukses memudarkan sampai menghilangkan stretch mark yang ada pada bagian tubuhnya. Tapi buat saya, sorbolene ini hanya sebatas menghaluskan tekstur stretch mark tersebut, membuatnya menjadi sama rata, sama halusnya dengan bagian kulit yang lain. Saya sih puas, karena dibanding dengan lotion yang pernah saya pakai sebelumnya, hanya sorbolene ini yang punya efek pada stretch mark kulit, sisanya gak ngaruh apa-apa.

Untuk fungsi-fungsi lainnya, saya belum pernah coba. Saya belum pernah mencoba ini di kulit bayi, karena bayinya juga belum ada. Untuk shaving juga belum pernah. Lalu untuk menghapus make up, karena saya punya banyak produk penghapus make up, yaaa pakai yang ada aja. Kalau semua-semua dikerjain sama si sorbolene ini kasian yang lain jadi gak ada kerjaan.

KESIMPULAN

+ Multifungsi, bisa digunakan semua jenis kulit
+ Gak licin saat terkena air
+ Tanpa pewangi
+ Tanpa pewarna
+ Tanpa paraben
+ Melembapkan dalam jangka waktu yang lama
+ Membuat kulit jauh lebih halus
- Butuh waktu untuk diratakan dan menyerap ke dalam kulit

Harga : IDR 75.000 untuk 100 gr, IDR 130.000 untuk 500 ml
Nilai : 5/5


Continue reading Redwin Sorbolene Moisturiser, Lotion Andalan Si Kulit Kering dan Sensitif

Thursday, 9 May 2019

, , ,

REVIEW : Ozora Brightening Treatment Essence, Skincare Alami dari Yogyakarta

Rangkaian skincare saya biasanya gak pernah macam-macam, gak sampai 7 langkah kaya kebanyakan cewek-cewek berkulit mulus. Pasalnya, kulit saya yang sensitif ini makin banyak dikasih ina inu, malah jadi makin rewel. Jadi, biasanya saya selalu membatasi produk-produk yang digunakan setelah membersihkan muka. Produk essence dan serum, buat saya, gak perlu dipakai bersamaan. Saya hanya perlu 1 saja, entah itu essence, atau serum. Meskipun saya punya 2 produk tersebut, biasanya akan saya gunakan satu persatu, karena ya itu.. kulit sensitif saya gak bisa buat numpuk-numpuk skincare terlalu banyak. Apalagi setelahnya saya masih harus pakai moisturizer dan sunblock.

Kebetulan, di antara essence yang saya miliki, saya punya 1 essence yang sekarang ini lagi jadi favorit banyak orang. Skincare alami dari Yogyakarta yaitu Ozora Brightening Treatment Essence. Ozora skincare ini termasuk brand lokal yang baru. Dan biasanya, beberapa orang menyangsikan keamanan produk-produk yang baru beredar. Tapi tenang, Ozora memakai bahan-bahan alami sehingga aman digunakan bumil dan busui. Tentu saja, sudah terdaftar di BPOM!


INFORMASI PRODUK
Ozora Brightening Treatment Essence
Manufactured by CV. NOSIN INDONESIA
Gendingsari RT 09/ RW 03
Tirtomartini, Kalasan, Sleman
Yogyakarta - Indonesia
POM NA 18181900395

KEMASAN

 

Dari pertama kali datang, saya udah langsung jatuh cinta dengan kemasannya. Terbuat dari botol kaca yang kokoh dan berat, produk ini kelihatan mewah. Karena kacanya tebal, botol ini jadi terlihat besar, tapi sebetulnya masih enak untuk digenggam. Hal lain yang saya suka dari kemasannya adalah model pumpnya. Skincare dengan model pump ini benar-benar mempermudah kita dalam penggunaan skincare. Kita dapat lebih mudah mengontrol jumlah produk yang akan dikeluarkan, kecil kemungkinannya kita menuang terlalu banyak produk. Jadi, untuk kemasan, saya gak ada masalah,

KLAIM


Memberi tambahan nutrisi pada kulit dan membuat kulit tampak lebih cerah.

CARA PAKAI

Aplikasikan pada wajah dan leher yang telah dibersihkan. Gunakan setiap pagi dan malam hari.

KANDUNGAN


Aqua, Sodium Pca, Methylsilanol, Ascorbate, Butylene, Glycol, Propylene, Glycol, Citric Acid, Tetrasodium Edta, Diazolidnyl Urea, Dmdm Hydantoin. 

Melihat kandungannya yang sedikit, saya bertanya-tanya, apakah memang kandungannya hanya ini saja? Atau kandungan yang ditulis di box adalah kandungan-kandungan utama produk ini? Saya juga melihat nama-nama yang asing, sepeeti Dmdm Hydantoin. Ada yang pernah dengar?

TEKSTUR, WARNA, DAN AROMA


Meskipun dari luar kemasan, essencenya berwarna kuning terang, namun saat dituang ke telapak tangan, warnanya terlihat bening. Essence ini punya tekstur yang sangat cair, tapi masih ada sensasi essencenya, gak 100% seperti air. Masih terasa lengket di awal pemakaian, namun lengketnya akan menghilang dalam beberapa menit. Essence ini punya aroma jeruk yang cukup kuat, dan bagi saya pecinta skincare tak beraroma, ya agak sedikit terganggu sebetulnya. Walaupun aromanya bukan gak enak, malah mengingatkan saya dengan sirup jeruk ABC.

HASIL PEMAKAIAN

Sebelum mengulas tentang kualitas produknya, saya ingin sedikit mengomentari box kemasannya. Menurut saya, informasi-informasi yang tertera di boxnya cenderung kurang lengkap. Sebetulnya sayang, boxnya cukup untuk mengisi informasi-informasi yang lebih lengkap lagi. Beberapa produk skincare biasanya menonjolkan kandungan utama sebagai highlight atau keunggulan produk tersebut, tapi sayangnya produk ini enggak. Padahal sebetulnya, highlight kandungan dan manfaat yang dicantumkan di box depan, punya daya tarik yang cukup tinggi, terutama bagi orang-orang yang awam dengan dunia perskincarean. Jadi, saran dari saya sih, karena essence ini punya fungsi untuk mencerahkan, maka ada baiknya menonjolkan kandungan utama yang memberi efek brightening tersebut.


Balik lagi ke reviewnya, seperti yang saya bilang, tekstur yang cair memudahkan essence ini cepat menyerap ke dalam kulit wajah. Aroma jeruk yang awalnya menyengat, akan menghilang ketika essencenya sudah menyerap di kulit. Keunggulan dari produk yang cair adalah, kita gak perlu mengeluarkan banyak produk untuk dipakai ke seluruh wajah. Saya sendiri hanya butuh 1 pump untuk wajah, dan itupun masih bisa dipakai sampai ke leher. Jadi, intinya produk ini irit, beb!


Pemakaian dalam beberapa minggu gak memperlihatkan efek mencerahkan, mungkin butuh waktu lebih lama dari itu. Atau mungkin juga, saya sudah mencapai warna kulit asli saya. Jadi ya udah mentok, gak bisa lebih cerah dari ini. Yang saya suka dari essence ini, meskipun teksturnya seperti air, dia masih terasa essencenya. Masih terasa memberikan lapisan di atas kulit. Kulit jelas terasa lebih lembap dan kenyal. Bagi saya, itu saja udah cukup membahagiakan.

KESIMPULAN

+ Kemasan botol kaca dan model pump oke!
+ Tekstur cair, mudah menyerap
+ Bahan alami dan aman, bisa digunakan bumil dan busui
+ A little goes a long way, alias irit!
+ Melembapkan
- Informasi produk kurang lengkap
- Wanginya cukup menyengat

Nilai : 3/5
Continue reading REVIEW : Ozora Brightening Treatment Essence, Skincare Alami dari Yogyakarta

Tuesday, 19 February 2019

, , , , , , , , , ,

REVIEW : Raiku Brightening Series, Skin Care Lokal tanpa Paraben

Saya betul-betul senang melihat brand lokal yang semakin inovatif dan keren-keren, termasuk produk yang akan saya ulas sekarang, yaitu Raiku. Sebetulnya, pertama saya dengar Raiku, saya pikir brand Jepang. Ternyata, begitu membanggakannya kalau skin care ini adalah produk lokal. Dipikir-pikir, Raiku ini artinya "wajahku" dalam Bahasa Jawa ya?

To be honest, beda dengan kosmetik, untuk masalah perawatan kulit, meskipun dikasih secara cuma-cuma, saya tetap pilih-pilih. *udah miskin, sombong.* Sebetulnya, ada satu hal yang bikin saya ngerasa aman dan tertarik coba produk selain karena Raiku ini sudah terdaftar di BPOM dan MUI, yaitu karena Raiku ini gak mengandung paraben sama sekali. Saking amannya, ibu hamil dan menyusui pun dapat menggunakan Raiku.

review raiku brightening series indonesia

Raiku ini mengeluarkan produk-produk yang terbagi menjadi 3 seri, Cleansing Series, Brightening dan Anti Aging. Waktu saya ditawarin antara Anti Aging Series atau Brightening Seriesnya, saya harusnya memilih Anti Aging Series, mengingat umur saya yang berada di ujung 20. Tapi ternyata, saya lebih tertarik dengan Raiku yang seri brighteningnya. Alasannya sederhana, bukan karena gak sadar umur, tapi karena kandungan niacinamidenya lebih banyak dibanding dengan seri anti aging yang di dalamnya lebih banyak mengandung collagen.

Sebelumnya saya pernah cerita tentang betapa cintanya saya pada Niacinamidenya The Ordinary. Kadar minyak di kulit wajah saya menjadi lebih stabil semenjak saya pakai Niacinamide. Makanya, begitu lihat kalau niacinamide merupakan salah satu kandungan utama Raiku Brightening Series ini, saya gak ragu buat nerima tawarannya.

Sejujurnya, ini adalah pertama kali saya coba one brand skin care. Biasanya dari 1 brand, hanya ada beberapa saja yang cocok di kulit saya, sisanya kalau gak bikin jerawatan, ya bikin kering. Akhirnya, selama kurang lebih 2 minggu, saya berani untuk membuat review atas semua produk Raiku yang saya coba, mudah-mudahan informatif ya.

Jadi, saya dikasih 6 item. 4 item merupakan produk dari seri brighteningnya, 2 lagi adalah cleanser dan hydrating masknya. Tentu akan saya ulas secara bertahap.

1. Raiku Cleansing Cream (60 gr)

review raiku cleansing cream indonesia
Harga: IDR 68.000
Klaim:
Krim pembersih yang dapat membantu membersihkan wajah dari sisa kotoran, minyak, dan make up dengan lembut. Mengandung Chamomile Extract dan Vitamin E yang dapat membantu menjaga kelembapan dan membuat kulit tampak lebih cerah.

Kandungan:
Aqua, Mineral Oil (Paraffinum Liquidum), Cetearyl Alcohol, Dimethicone, Ricinus Communis Seeed Oil, Phenoxyethanol, Imidazolidinyl Urea, Ceteary Glucoside, PEG-20 Stearete, Caprylic/ Capric Triglyeride, Allantoin, Triethanolamine, Chamomilla Recutita Extract, Disodium EDTA, Tocopheryl Acetate, Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Cross Polymer, BHT, Benzotriazolyl Dodecyl p-Cresol, Glucose

Cara Pakai:
Oleskan secara merata pada wajah, lalu hapus menggunakan kpas. Gunakan sebelum menggunakan Raiku Cleansing Foam.

Review:

review raiku cleansing cream indonesia

Tekstur dari Raiku Cleansing Cream ini seperti balm yang meleleh saat diaplikasikan. Jadi, walaupun saya hanya menggunakannya sedikit, produknya bisa merata ke seluruh wajah. Teksturnya yang licin dan meleleh di kulit, membuat saya kadang malah keenakan buat massage muka. Pertama kali saya baca informasi produk ini, agak skeptis dengan klaimnya yang bilang bisa ngangkat make up. Tapi ternyata, setelah saya coba ke muka saya yang saat itu memaka bold make up, keangkat dong!

Setelah menggunakannya, kulit terasa bersih dan kenyal. Walaupun mengandung mineral oil, produk ini gak menyumbat pori, seperti yang biasanya terjadi pada bagian hidung dan pipi saya saat memakau produk yang mengandung mineral oil.

2. Raiku Brightening Toner (100 ml)

review raiku brightening series indonesia

Harga: IDR 98.000

Klaim:
Toner yang dapat mengangkat sisa kotoran dan make up dengan mudah. Mengandung niacinamide dan Rice Extract yang dapat membantu meratakan warna kulit dan membuat warna kulit tampak lebih cerah. Safflower dapat membuat kulit tampak lebih bercahaya, dan AHA akan membantu mengangkat sel kulit mati dan melembutkan tekstur kulit.

Kandungan:
Aqua, Butylene Glycol, Methylpropanediol, Glycerin, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Phenoxyehanol, Niacinamide, Inositol, Imidazolidinyl Urea, Propylene Glycol, Allantoin, Panthenol, Menthyl Safflowerseedate, Dosidium EDTA, Sodium Lactate, Triethanolamine, Oryza Sativa Bran, Glycyrrhiza Glabra Root Extract, Chamomilla Recutita Extract, Tocopheryl Acetate, Tromethamine.

Cara Pakai:
Tuang toner pada kapas dan oleskan secara merata pada pagi dan malam hari setelah pemakaian Raiku Cleansing Foam.

Review:

review raiku brightening series indonesia

Saya bukan termasuk perempuan yang menganggap kalau toner adalah salah satu step skin care yang esensial. Pakai gak pakai, hasilnya gak akan signifikan. Bagi saya toner hanya sebagai penyegar ataupun pembersih tahap akhir atas sisa-sisa kotoran yang tertinggal di wajah. Tapi Raiku Brightening Toner ini termasuk toner yang punya peran lebih dari sekedar membersihkan sisa make up atau kotoran.

Toner ini teksturnya seperti air, gak memiliki wangi apapun. Saat diaplikasian, rasanya segar. Setelahnya, kulit wajah tetap lembap dan lembut. Gak bikin kulit kering sama sekali. Bahkan jika didiamkan beberapa saatpun, kulit tetap terasa lembap. Dengan kondisi kulit seperti ini, sangat pas untuk melanjutkan tahapan skin care selanjutnya.

3. Raiku Brightening Serum (30 ml)


review raiku brightening series indonesia

Harga: IDR  148.000
Klaim:
Mengandung Niacinamide dan Rice Extract yang dapat membantu meratakan warna kulit dan membuat warna kulit tampak lebih cerah. Safflower dapat membuat kulit tampak lebih bercahaya, dan AHA akan membantu mengangkat sel kulit mati dan melembutkan tekstur kulit.

Kandungan:
Aqua, Niacinamide, Glycerin, Butylene Glycol, Cyclopentasiloxane,Inositol, Cyclohexasiloxane, Phenoxythanol, Allantoin, Oryza Sativa Bran, Sodium Polyacrylloyldimethyl Taurate, Imidazolidinyl Urea, Propylene Glycol, Menthyl Safflowerseedate, Triethanolamine, Hydrogenated Polydecene, Sodium Lactate, Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Panthenol, Dimethicone Crosspolymer, Trideceth-10, Dimethicone/Vinyl Dimethicone Crosspolymer, Glycyrrhiza Glabra Root Extract, Chamomilla Recutita Extract, Tromethamine, Dimethiconol, Cyclotetrasiloxane.

Cara Pakai:
Oleskan secara merata pada pagi dan malam hari setelah pemakaian Raiku Brightening Toner.
Review:

review raiku brightening series indonesia

Jika dilihat dari harganya, serum ini merupakan yang termahal di antara produk yang lainnya. Saya rasa gak aneh, karena biasanya serum memang "dewa" nya skin care. Punya efek yang sangat signifikan dibandingkan dengan produk-produk lainnya.

Tekstur dari serum ini agak berbeda dari serum pada umumnya. Untuk ukuran serum, teksturnya cukup kental dan butuh waktu untuk menyerap. Sensasi setelah memakai serum inipun agak unik, yaitu sedikit lengket. Maka dari itu, saya biasanya menunggu beberapa detik hingga serumnya benar-benar menyerap sebelum melanjutkan ke skin care tahap selanjutnya.

Serum ini memiliki aroma yang gak bisa saya deskripsikan. Meskipun begitu, sama sekali gak mengganggu. Justru yang menarik perhatian saya adalah kemasannya. Menurut saya diameter pipetnya terlalu besar, sehingga seringkali produknya bleberan ke pinggir kemasannya saat saya mencoba untuk memasukkan pipetnya ke dalam botol. Masukan untuk Raiku, alangkah baiknya apabila pipetnya dibuat lebih langsing, biar lebih ergonomis aja

4. Raiku Brightening Morning Cream Spf 15 (40 gr)


review raiku brightening series indonesia

Harga: IDR 98.000

Klaim:
Mengandung Niacinamide dan Rice Extract yang dapat membantu meratakan warna kulit dan membuat warna kulit tampak lebih cerah. Safflower dapat membuat kulit tampah bercahaya, dan AHA akan membantu mengangkat sel kulit mati dan melembutkan tekstur kulit.

Kandungan:
Aqua, Butylene Glycol, Ethylhexyl Methoxycinnamate, Glycerin, Acrylates Copolymer, Cyclopentasiloxane, Aluminum Starch Octenylsuccinate, Niacinamide, C12-15 Alkyl Benzzoate, Silica, Sodium Polyacrylloyldimethyl, Taurate, Inositol, Cyclohexasiloxane, Titanium Dioxade, Hydrogenated Polydecene, Phenoxyethanol, Caprylic/ Capric, Triglyceride, Oryza Sativa Bran, Allantoin, Imidazolidinyl Urea, Triethanolamine, Chamomilla Recutita Extract, Sodium Lactate, Dimethicone Crosspolymer, Trideceth-10, Menthyl Safflowerseedate, Disodium EDTA, Dimethicone/Vinyl Dimethicone Crosspolymer, Fragrance, Dimethiconol, Cyclotetrasiloxane

Cara Pakai:
Oleskan secara merata pada pagi hari setelah pemakaian Raiku Brightening Serum

Review:

review raiku brightening series indonesia 

Di antara produk lainnya, tekstur Raiku Brightening Morning Cream ini paling kental dan betul-betul berbentuk krim. Dugaan saya sih karena produk ini mengandung tabir surya, jadi sedikit lebih berat. Tapi, bukan berarti produk ini gak menyerap di kulit. Justru uniknya, meskipun krimnya tampak lumayan kental, sama sekali gak terasa berat di wajah. Saya hanya merasa, wajah lebih lembap, dan ada sedikit white cast yang gak mengganggu, bahkan malah bikin warna kulit terlihat lebih rata.

Selain terasa lembap, kulit terasa lebih kenyal. Setiap saya memakai base make up di atas produk ini, make up terasa lebih menempel dan glowy. Produk ini mengandung SPF 15, termasuk cukup jika saya beraktivitas di dalam ruangan tertutup. Tapi kalau misalnya ternyata saya harus keluar rumah, saya pasti menambahkan sunblock dengan SPF yang lebih tinggi, agar lebih aman.

5. Raiku Brightening Night Cream (40 gr)

review raiku brightening series indonesia

Harga: IDR 98.000
Klaim
Mengandung Niacinamide dan Rice Extract yang dapat membantu meratakan warna kulit dan membuat warna kulit tampak lebih cerah. Safflower dapat membuat kulit tampah bercahaya, dan AHA akan membantu mengangkat sel kulit mati dan melembutkan tekstur kulit.

Kandungan:
Aqua, Butylene Glycol, Cyclopentasiloxane, Glycerin, Niacinamice, Acrylates Copolymer, Cyclohexasiloxane, Sodium Polyacrylloyldimethyl Taurate, Aluminum Starch Octenylsuccinate, Inositol, Oryza Sativa Bran, Caprylic/ Capric Triglyceride, Hydrogenated Polydecene, Phenoxyethanol, Allantoin, Zinc Oxide, Imidaxolidnyl, Urea, Menthyl Safflowerseedate, Triethanolamine, Chamomilla Recutita Extract, Dimethicone/ Vinyl Dimethicone Crosspolymer, Cyclotetrasiloxane, Dimeticonol,

Cara Pakai: 
Oleskan secara merata pada malam hari setelah pemakaian Raiku Brightening Serum.

Review:

review raiku brightening series indonesia

Kemasan Raiku Brightening Night Cream ini, plek plekan sama persis dengan Raiku Brightening Morning Cream. Bedanya hanya di keterangan produk aja. Jadi mesti hati-hati sebelum memakai, pastikan produk yang dipakai gak tertukar.

Selain kemasan, kandungannyapun agak mirip dengan morning creamnya, namun pada saat diaplikasikan sangat terasa bedanya. Tekstur dari krim malam ini berbentuk gel dan lebih ringan, mudah menyerap. Saya suka dengan tekstur krim malam yang seperti ini, karena sejujurnya, memakai krim yang terlalu berat saat tidur, kadang malah bikin debu-debu di kamar nempel dan memicu timbul jerawat di keesokan harinya.

6. Raiku Hydrating Mask (40 gr)

review raiku hydrating mask indonesia

Harga: IDR 88.000
Klaim:
Mengandung vitamin C yang dikenal dapat membantu menangkal radikal bebas dan membantu wajah tampak lebih segar dan cerah. Collagen membuat kulit terasa lebih kenyal dan Hyaluronic Acid dapat membantu mengurangi tanda penuaan dini.

Kandungan:
Aqua, Cyclotetrasiloxane, Butylene Glycol, Cyclopentasiloxane, Methylpropanediol, Inositol, Triethanolamine, Acrylates/ C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Phenoxyethanol, Sodium Ascorbyl Phosphate, Imidazolidinyl Urea, Hydroxyethylcellulose, Dimethicone Crosspolymer, Aloe Barbadensis Leaf Juice, Benzotriazolyl Dodecyl p-Cresol, Dimethiconol, Chondrus Crispus Extract, Sodium Metabisulfite, Rosa Damascene Flower Oil, Collagen,Sodium Benxoate, Potassium Sorbate, Methylparaben, Citric Acid, Gluconoalactone, Sodium Hyaluronate.
May Contain: Cl 42090

Cara Pakai: 
Oleskan secara merata pada wajah yang telah dibersihkan. Tidak perlu dibilas. Gunakan masker 2 kali dalam seminggu untuk hasil yang maksimal

Review:

review raiku hydrating mask indonesia
Kalau melihat informasi produknya, masker ini bisa dikatakan masker yang bisa digunakan kapan saja, gak perlu dibilas. Sedikit mirip dengan sleeping mask, namun waktu pemakaian hydrating mask ini gak terbatas, terserah maunya kita. Tapi karena selama ini yang saya tau hanyalah sleeping mask, masker yang gak perlu dibilas dan bisa dibawa tidur, jadi saya memperlakukan Raiku Hydrating Mask ini layaknya memakai sleeping mask.
Sejujurnya, saya gak terlalu suka dengan sleeping mask karena teksturnya yang lengket dan bikin tidur jadi gak nyaman *maklum posisi tidur saya ganas*. Tapi, hydrating mask ini agak berbeda. Teksturnya gel berwarna biru yang ringan. Ada sensasi dingin saat diaplikasikan. Produk ini juga cepat menyerap, jadi bukan tipe masker yang hanya nempel di atas muka dan gak bisa menyerap. Produk ini seringan aloe vera gel, sama sekali gak meninggalkan sensasi lengket-lengket, tapi kulit tetap lembap. Hore!

KESIMPULAN

Ada beberapa poin yang ingin saya sampaikan mengenai Raiku Brightening Series ini. Pemakaian 2 minggu memberikan hasil di atas ekspektasi saya. Dari mulai Raiku Cleansing Cream, Raiku Brightening Series, sampai Raiku Hydrating Mask, semua bekerja dengan baik di kulit saya, terutama Brightening Seriesnya. Kalau kamu menyimak informasi yang dituliskan di setiap produk Raiku Brightening Series, ada 1 paragraf yang selalu ada di setiap produknya. Ya, tentang klaimnya! Kalau kalian lupa, saya akan kutip kembali ..

"Mengandung niacinamide dan Rice Extract yang dapat membantu meratakan warna kulit dan membuat warna kulit tampak lebih cerah. Safflower dapat membuat kulit tampak lebih bercahaya, dan AHA akan membantu mengangkat sel kulit mati dan melembutkan tekstur kulit."

Karena tiap produk Brightening Series ini memiliki kandungan utama yang sama, maka manfaatnya pun sama. Jadi waktu saya bikin review, saya mencoba menganalisa produk mana yang sangat berpengaruh di kulit saya. Tapi nyatanya sulit menemukan jawabannya. Saya rasa, hasil yang saya dapatkan ini karena pemakaian produk Raiku Brightening Series secara lengkap, sehingga hasil yang didapatkan pun optimal. Jadi, kalau kalian tanya saya "Saya ingin coba, rekomendasiin dong produk yang paling oke nya.." Maafkan saya gak bisa jawab, karena semuanya sebagus itu.

Rasanya kurang afdol kalau belum nulis positif dan negatifnya produk yang direview ya, jadi buat yang pemalasan, saya rangkum poin-poinnya :

+ Produk lokal, bangga produk lokal!
+ Terdaftar BPOM dan MUI
+ Paraben free
+ Hampir semua produk gak beraroma
+ Kulit lebih kenyal dan glowy
+ Jerawat kempes
+ Warna kulit lebih rata

- Kemasan morning cream dan night creamnya plek plekkan sama banget, kadang suka ketuker kalau gak teliti liatnya
- Botol pipet serumnya terlalu besar, sehingga saat dimasukkan kembali, kadang serumnya bleberan ke pinggir-pinggir botol
- Serum butuh waktu untuk menyerap

Jadi, Raiku Brightening Series ini sukses dengan klaimnya yang menyebutkan dapat membantu meratakan warna kulit dan membuat warna kulit tampak lebih cerah. Sukses juga membuat kulit saya lebih bercahaya dan melembutkan tekstur kulit, bahkan saya dapat bonus manfaat, yaitu jerawat saya menghilang! Padahal saya baru pakai produk ini selama 2 minggu.  Kalau kalian penasaran dengan produk ini, kalian bisa cek di websitenya RAIKUBEAUTY atau ke Instagramnya @raikubeauty , mereka juga sering ngadain promo loh, jangan sampai kelewat!
Continue reading REVIEW : Raiku Brightening Series, Skin Care Lokal tanpa Paraben

Sunday, 17 February 2019

, , , , , , ,

REVIEW : Melanox Premium Face UV Protector SPF 30 PA++, Sunblock Underrated Untuk Kulit Acne Prone

Kalau kalian udah tau kondisi kulit saya, pasti gak aneh kalau saya sering banget gonta-ganti sunblock. Sekalipun saya pernah bilang produk A bagus, produk B bagus, tapi selalu ada minusnya yang bikin saya ingin mencari yang lebih baik. Masalahnya, sunblock ini skincare yang essential, yang akan saya pakai seumur hidup. Jadi saya perlu lebih berusaha untuk nemu sunblock terbaik, supaya gak usah gonta-ganti lagi.

Buat yang belum tau, kondisi kulit saya yang acne prone ini agak sulit bersahabat dengan sunblock. Walaupun saya pakai sunblock dengan embel-embel untuk kulit berjerawat, tapi tetap saja, gak ngefek apa-apa, selalu ujung-ujungnya repot sama whitehead.

Ceritanya kemarin saya kehabisan sunblock. Sebenarnya sunblock Etude saya masih banyak, tapi lain kali saya akan cerita kenapa si Sunprise itu gak cocok juga di kulit saya. Akhirnya, saya memutuskan untuk ke Watson, untuk beli Skin Aqua. Tapi ternyata, agak sulit nemu sunblock Skin Aqua, banyaknya Skin Aqua yang versi BB creamnya. Lalu, Mba SPG nya nawarin Biore, sunblock sejuta umat. Karena pernah coba Biore dan merasa aneh dengan bau, tekstur, dan hasilnya, saya nolak. Lalu, entah gimana ceritanya, saya langsung tertuju sama sunblock Melanox ini.
.
INFORMASI PRODUK

 Melanox Premium Face UV Protector SPF 30 PA++
______________________

Melanox Premium Face UV Protector SPF 30 PA++
Manufactured by PT. Surya Dermato Medica Laboratories
Rungkut Industri III/31
Surabaya - Indonesia
NA181617000358

KEMASAN

Kemasan Melanox Premium Face UV Protector SPF 30 PA++

Review awal langsung ke minusnya dari produk ini. Dengan harga sekitar 64.000 dan embel-embel "premium", kemasannya seperti pelembab dengan harga belasan ribu, yaitu tube plastik model ulir. Menurut saya, ada baiknya kalau tim Melanox melakukan sedikit inovasi kemasan supaya lebih enak diliat, karena sekarang banci kemasan sudah mendunia. Sayapun kalau kemarin gak urgent butuh sunblock, kayaknya gak akan kepikiran buat beli Melanox ini.

KLAIM

Manfaat Melanox Premium Face UV Protector SPF 30 PA++

Krim pelindung sinar matahari yang diformulasikan khusus untuk melindungi wajah dari pengaruh buruk sinar ultraviolet matahari. Mengandung bahan alami Sodium carboxymethyl betaglucan, ekstrak teh hijau dan vitamin E yang memberikan perlindungan pada kulit sehingga mampu memperlambat timbulnya tanda-tanda penuaan dini, menjaga kelembapan serta elastisitas kulit, dan diperkaya dengan Melanox C-Bright complex yang mengandung vitamin C, ekstrak pepaya dan ekstrak lemon yang menjaga kulit agar tetap halus, lembut, dan tampak putih berseri. Dapat dipergunakan sebagai alas bedak yang baik.

Jadi dari deskripsinya, selain sebagai pelindung wajah dari sinar matahari, ada 3 manfaat penting lainnya dari Melanox Premium Face UV Protector ini, yaitu:

1. Sebagai perlidungan kulit
Bahan alami Sodium carboxymethyl betaglucan bekerja memberikan perlindungan pada kulit.

2. Sebagai pertahanan kulit
Teh hijau adalah antioksidan yang membantu melindungi kulit dari pengaruh buruk radikal bebas.

3. Perawatan Keremajaan Kulit
Melanox C-Bright complex dan vitamin E bekerja sebagai antioksidan dan menjaga kelembapan serta elastisitas sel-sel kulit wajah sehingga menjadi lebih halus, lembut, terasa kencang, dan tampak putih berseri.

Manfaat Melanox Premium Face UV Protector SPF 30 PA++

Di samping itu, Melanox Premium Face UV Protector ini dikatakan cocok untuk kulit-kulit yang berminyak dan mudah berjerawat, karena formulanya yang oil free, non comedogenic, dan juga non acnegenic.

KANDUNGAN

Kandungan Melanox Premium Face UV Protector SPF 30 PA++

Purified water, Octy methoxycinnamate, Titanium dioxide, C12 15 Alkyl benxoate, Cetyl alcohol, Propylene glycol, 4-Methylbenzylidene camphor, Glyceryl stearate, Caprylic/ capric trigyceride, PEG-40 stearate, Zinc Oxide, Octyl triazone, Diethylamino hydroxybenxoyl hexyl benzoate, Sodium ascorbyl phosphate, Tocopheryl acetate, carbomer, Triethanolamine, PEG 90, Carica Papaya fruit extract, BHT, Cl 77491, Sodium carboxymethyl betaglucan, Lemon (Citrus medica limonum) extract, Triethoxycaprylylsilane, Butylene glycol, Cl 77492, Cl 77499, Methylisothiazolinone, Iodopropynyl butylcarbamate, Sodium chloride, Green tea (Camellia sinensis) extract, Phenoxythanol, Methylparaben

Kandungan Melanox Premium Face UV Protector SPF 30 PA++

Yang saya suka, selain memberikan proteksi terhadap sinar UV, produk ini mengandung bahan-bahan yang punya fungsi perawatan kulit, di antaranya vitamin C, ekstrak pepaya, ekstrak lemon, BGlucan, dan ekstrak green tea. Bahan-bahan tersebut memiliki fungsi sesuai klaim yang mereka tuliskan.
.
TEKSTUR, WARNA, DAN AROMA

 Tekstur, Warna, Aroma Melanox Premium Face UV Protector SPF 30 PA++

3 hal ini adalah yang menarik dibahas karena ketiganya meningatkan saya dengan sunblock Parasol. Tau kan? Yang krimnya warna beige itu? Dari tekstur, warna, dan aromanya, mirip banget. Gak heran sih, karena dua-duanya produksi dari PT. Surya Dermato Medica Laboratories. Bedanya, tekstur Melanox ini lebih blendable. Enak dan mudah diratakan, dan pentingnya lagi, gak menggumpal dan gak ada efek whitecast. Warna sunblock Melanox ini juga beige. Kalau dibandingkan dengan Parasol yang bikin wajah saya malah jadi kusam, Melanox ini memberikan efek sedikit lebih cerah pada wajah. Mungkin kalau yang kulitnya flawless, kalian bisa jadiin sunblock ini sebagai alas bedak, tanpa foundation lagi. 

HASIL PEMAKAIAN

Hasil Pemakaian Melanox Premium Face UV Protector SPF 30 PA++

Ini sudah masuk bulan kedua saya pakai Melanox Premium Face UV Protector. Dalam sebulan pemakaian, rasanya saya sudah bisa bilang kalau saya cukup terkesan dengan produk ini. Walaupun dari kemasannya kelihatan kurang menarik, tapi ternyata performa produknya sendiri bisa dibilang cukup bersahabat untuk jenis kulit saya yang mudah berjerawat. 

Selain produknya gak menggumpal dan gak menimbulkan whitecast, teksturnya enak dan mudah diratakan. Walaupun bentuknya krim, saya merasa produk ini ringan di wajah, sama sekali gak bikin wajah berat. Menurut saya, sunblok ini punya hasil akhir yang semi matte. Gak lengket, tapi masih terasa efek lembapnya. Makanya, saya selalu suka kalau pakai make up setelah menggunakan produk ini. Hasilnya, make up lebih halus dan rata.

Walaupun produk ini gak mengandung minyak, bukan berarti setelah memakai ini, wajah saya langsung matte sepanjang hari. Permasalahan utama saya kan memang kadar minyak di kulit wajah yang berlebih, jadi gak bisa diapa-apain juga. Tapi seenggaknya, produk ini gak nambahin minyak di wajah saya. Jadi, kalau muka saya berminyak setelah pakai ini, ya ini memang minyak dari kulit wajah saya, bukan karena produknya yang bikin berminyak.  

Jika dibandingkan dengan sunblock-sunblock yang sebelumnya pernah saya pakai (Wardah, Skin Aqua, Biore, Etude, dan yang lainnya), produk ini masih jauh lebih bersahabat dengan kulit berminyak saya. Klaimnya yang mengatakan bahwa produk ini non comedogenic dan non acnegenic sebetulnya belum bisa saya akui. Betul kalau sunblock ini sama sekali gak bikin kulit saya jerawatan, sama sekali enggak. Tapi untuk non comedogenic, saya masih bingung. Saya masih sering lihat whiteheat di daerah hidung dan pipi. Tapi, sepertinya sih, Melanox Premium Face UV Protector ini bukan penyebab utama banyaknya whitehead di wajah saya, tapi karena itu memang nasib seseorang yang kulit wajahnya memproduksi minyak berlebih. Jadi saya gak nyalahin sunblocknya, tapi ya memang salah kulitnya. Tapi, ya, masa saya harus ganti kulit?

KESIMPULAN

+ Teksturnya blendable, mudah diratakan
+ Mudah menyerap ke kulit
+ Ringan, gak terasa berat di wajah
+ Gak menimbulkan whitecast
+ Gak menggumpal
+ Hasil akhirnya lembap
+ Cocok dipakai sebagai base make up
+ Gak bikin jerawatan
- Design kemasan kurang menarik

Harga : 64.000 / 25 gr (Harga Watson TSM) 
Nilai : 4/5
Continue reading REVIEW : Melanox Premium Face UV Protector SPF 30 PA++, Sunblock Underrated Untuk Kulit Acne Prone