Monday, 12 September 2016

, , , , , , ,

REVIEW : Emina Oh So Kissable Lipstick 08 (Fantasti - Cho)

Emina adalah salah satu produk lokal yang jadi favoritku. Selain kemasannya super cute, beberapa produknya sampai saat ini menjadi andalanku, seperti bedak taburnya dan scrub sugar rush nya. Kali ini aku juga bakl review tentang produk Emina lainnya yang baru aja aku beli, yaitu Lipsticknya Oh So Kissable shade 08 (Fantasti-Cho).


Harga
Harganya terjangkau, hanya 25.000 sebanyak 3,4 gr. Aku beli langsung di counter Emina.

Kemasan
Ini agak aneh sih kemasannya, agak geli gitu bentuknya *you know what I mean*. Tapi bentuknya yang mini ini aku suka karena gak menuhin make up pouch aku.



Tekstur
Creamy dan mudah diaplikasikan karena mengandung pelembab. Kandungan lainnya tertera di box kemasan.


Warna 
Warna yang aku pilih adah Fantasti-Cho, warnanya nude campur pink.






Daya Tahan
Ini salah satu kelemahannya. Lipstick ini gak akan bertahan lama. Walaupun cuma minum doang bisa ilang gitu. Apalagi kalau makan, hilang total. 

Hasil




Hasilnya satin finish. Bikin bibir kelihatan sehat karena sama sekali gak bikin bibir kering atau bahkan pecah-pecah, mungkin ini efek dari pelembab yang ada di dalamnya. Coveragenya sheer, sehingga untuk kalian yang punya garis bibir hitam, lebih baik menggunakan concealer terlebih dahulu karena lipstick ini tidak mampu untuk menutupi garis hitam bibir dengan maksimal.

Untuk warnanya, ini terlalu pucat untuk skintoneku. Lebih cocok untuk kalian yang punya kulit putih atau kuning langsat. Untuk kalian yang berkulit putih, lipstick ini bisa dipakai sehari-hari, walaupun kalian gak pakai makeup. Tapi untuk skintone sawo matang sepertiku, kalian harus pakai makeup, terutama eye make up yang dramatis, agar hasilnya tidak seperti orang sakit. 

Jadi, kesimpulannya :

+ Packaging imut
+ Harga terjangkau, mudah didapat di counter
+ Tekstur creamy, mudah diaplikasikan
+ Bibir tetap lembab
+ Gak berbau apapun

- Coverage sheer
- Cepat hilang, apalagi kalau makan
- Warnanya terlalu pucat di kulitku, jadi kaya orang sakit

Nilai : 2/5

Beli lagi? Kayanya enggak, masih banyak lipsick yang pengen aku coba.

Continue reading REVIEW : Emina Oh So Kissable Lipstick 08 (Fantasti - Cho)
, , , , , , , ,

REVIEW : Etude House Beauty Shot Face Blur

Setelah primer Baviphat ku habis (kalian bisa cek DISINI untuk review tentang primer Baviphat yang kupakai selama ini), aku mencari primer keluaran brand lain. Sempat bingung karena banyak banget jenis primer dengan brand-brandnya. Mungkin sekarang hampir semua brand sudah punya ini. Gak aneh sih, karena menurutku primer adalah salah satu item yang penting dalam urusan make up.

Banyak banget jenis primer, dan dengan beberapa pertimbangan aku memilih ini, yaitu Etude House Beauty Shot Face Blur (selanjutnya kutulis FB).


Harga
170.000 - 250.000 , tergantung beli di mana

Kemasan





Etude emang punya khas dalam segi packagingnya. Warna-warna pastel dengan design yang imut pasti yang pertama dikomentari saat melihat produknya Etude. Botol berbentuk pump, jelas ini favoritku, higienis dan mudah untuk mengeluarkan isinya. Tapi ada beberapa blogger yang merasa kalau model pump ini gak efisien terutama kalau produknya sudah mau habis. Ya itu mah selera lah ya.

Kandungan




Di botol pumpnya tidak dituliskan kandungannya, tapi di kardusnya ada. Tulisannya warna putih sehingga gak terlalu kelihatan ya.



Tekstur
Tekstur dari FB ini encer, warnanya soft pink, tidak terlalu kental dan mudah untuk dibaurkan. Ringan dan mudah meresap, jadi gak ada kesan berat di wajah saat memakainya. Dengan tekstur yang tidak terlalu pekat ini, aku gak butuh terlalu banyak produk yang dikeluarkan untuk dipakai ke seluruh wajah. Aku hanya butuh FB ini sebesar biji kedelai untuk membaurkannya ke seluruh wajah. Love it!

Wangi
Ini yang aku gak suka. Ini juga masalah selera sih. Ibuku bilang wanginya enak. Tapi sebagai pecinta produk tanpa wewangian, FB ini wanginya haruuuuum banget dan terlalu wangi menurutku, jadi rasanya seperti pakai hand/body lotion ke muka.

Hasil
Di packagingnya, sudah tertera fungsi dari Face Blur ini, yaitu smoothing, pore hiding, tone up. Nah, apa benar Face Blur ini bisa menghaluskan, meringkas pori, dan mencerahkan wajah? Yuk kita coba!

Ini adalah foto before after penggunaannya. Mungkin di kamera gak terlalu kelihatan, tapi aku sendiri melihat perbedaannya secara langsung.


SMOOTHING. Yay!

FB ini memang membuat kulit lebih halus dan membuat permukaan kulit menjadi lebih rata, sehingga memudahkanku untuk mengaplikasikan make up setelahnya, salah satunya foundation.
Aku selalu menggunakan FB ini sebelum pakai foundation. Hasilnya foundation lebih mudah dibaurkan dan tidak menggumpal. (Eits! Jangan pakai foundation sebelum FBnya benar-benar menyerap ya. Nanti foundationmu malah geser-geser berantakan.)

PORE HIDING. Not bad.
Mungkin ini berkaitan dengan efek smoothing sebelumnya. Kulit wajah lebih halus dan poripun memang agak sedikit tersamarkan. Permukaan kulit lebih terlihat rata sehingga pori-pori wajah tidak terlalu terlihat.

TONE UP




Yes, it does. Tapi gak bombastis juga. Efeknya pertama kurang lebih mirip kaya abis pake krim wajahnya Citra, jadi ada efek putih di awal. Tapi lama-lama setelah menyerap, warnanya lebih menyesuaikan kulit kita, jadi gak putih lagi, hanya membuat tekstur dan warna kulit wajah lebih merata.

Jadi kesimpulannya, FB ini memang benar dapat menghaluskan, meringkas pori, dan mencerahkan kulit wajah! 

+ Kemasan lucu
+ Teksturnya encer mudah dibaurkan
+ Cepat menyerap
+ Mengandung SPF 33 PA++
+ Harga terjangkau bila dibandingkan dengan isinya yang lumayan banyak (35 gr)
+ Hanya butuh sedikit untuk digunakan ke seluruh wajah, jadi bakal awet banget
+ Meratakan warna kulit wajah
+ Menghaluskan tekstur kulit wajah
+ Meringkas pori
+ Berasa pake efek blur di muka (lol)

- Wanginya terlalu wangiiiiii~

Nilai : 4/5

Beli lagi ? Kalau gak nemu yang lebih baik, pastiiii!

See you again on my next post, pretties!
Continue reading REVIEW : Etude House Beauty Shot Face Blur

Tuesday, 6 September 2016

, , , , , ,

REVIEW: The Body Shop Bronze Honey Brilliant Powder

Halo lagi beauties.
Postingan kali ini masih tentang review dari produk-produk yang baru aja aku beli selama beberapa minggu kemarin, dan produk yang akan aku review kali ini adalah keluaran The Body Shop, yaitu Bronze Honey Brilliant Powder.


Aku memutuskan untuk beli ini karena waktu itu TBS lagi diskon (teteuuup), dan aku memang lagi cari bronzer buat badan untuk dipakai ke acara-acara malam hari. Biar lebih nyala aja gitu ceritanya.

Nah, kita mulai aja reviewnya yuk!

Price



Harganya cukup mahal kalau gak diskon, yaitu 289.000 untuk 5 gram aja. Tapi waktu itu aku dapet diskon 50% jadi cuma 145.000 aja. Kalau gak diskon sih aku juga mikir-mikir lagi.

Packaging
Packagingnya simple dan easy to use. Kalau kamu tau kabuki brush yang buat dibawa kemana-mana, yang ada tempatnya itu, nah.. mirip mirip kaya gitu. Jadi nanti brushnya bisa kamu tarik ke dalam sebelum ditutup. Dari segi ukuran, bronzer ini juga gak memakan banyak tempat. Lalu, untuk brushnya sendiri sangat lembut dan nyaman digunakan.




Texture
Bronzer ini berbentuk bubuk, dan ingat, ini beda dengan bronzer buat muka yang warna-warna sunburnnya sangat keliatan. Brilliant powder ini lebih seperti glitter dengan tekstur yang lebih halus. Powder ini sebenernya juga punya beberapa shade, cuma gak terlalu keliatan jadi agak sulit membedakan tiap shade. Jadi, kamu jangan berharap akan mendapat efek-efek tanning dari briliant powder ini.

Staying Power
Nah ini adalah kesalahan terbesarnya. Produk ini sama sekali gak punya staying power yang oke. Jadi aku sempat pakai ini di tangan, leher dan area dada. Setelah beberapa jam, bronzer yang aku aplikasikan di tangan, hilaaaaang. Tinggal sisa beberapa titik yang nyala-nyala aja. Tapi, kalau untuk yang di leher dan dada, dia masih on. Jadi asumsiku adalah, si briliant powder ini gampang terbang. Maksudku, untuk bagian-bagian badan yang banyak melakukan gerakan, powder ini gak akan bertahan lama. Tapi untuk di leher atau di dada, powder ini tetep bertahan selama hampir seharian.
Oh iya, bronzer ini juga akan ilang setelah kamu bilas dengan air.

Result
Ini hasilnya. Untuk sekali pengaplikasian hanya terlihat seperti ini.


Nah untuk double use, dia akan lebih terlihat.


Pros :
+ Packaging easy to use
+ Sekali pengaplikasian langsung terlihat
+ Tidak memberikan efek aneh-aneh (gatal atau apapun itu)
+ You'll feel that sexy moment when you use this

Cons :
- Serbuk berterbangan
- Harga cukup mahal
- Warnanya terlalu sheer, lebih seperti glitter/shimmering halus aja.

Rate : 2/5

Repurchase :
Sebenernya aku suka sih dengan hasilnya, terutama untuk acara-acara malam. Tapi kalau dibandingkan dengan harga dan kepuasan yang didapat, sepertinya No.

So, gimana dengan kalian? Pernah coba bronzer untuk badan? Merk apa yang pernah kalian pakai?
Continue reading REVIEW: The Body Shop Bronze Honey Brilliant Powder

Saturday, 3 September 2016

, , , , , , ,

REVIEW : Revlon Colorstay Skinny Liquid Liner (Black)

Walaupun aku gak tiap hari pakai eyeliner, tapi punya eyeliner adalah wajib hukumnya. Sebenernya yang bikin aku gak pakai eyeliner untuk make up sehari - hari adalah eyelid ku yang oily kadang bikin eyelinernya bleberan. Kadang malah bikin lengket nempel nempel ke kelopak mata, sepeti eyeliner dari Aubeau. Tapi gak dipungkiri kalau eyeliner punya pengaruh yang besar untuk penampilan mata. Mata jadi lebih tegas dan menyala (tsah~)


Untuk kali ini aku akan review eyeliner yang lagi aku pakai sekarang yaitu Revlon Colorstay Skinny Liquid Liner. Sebenernya aku belum pernah baca review tentang Revlon ini. Alasan aku beli adalah karena waktu itu lagi promo dan harganya jauh di bawah normal dan kebetulan eyeliner ku dari La Tulipe habis.
Ini penampakannya :


Nah kita mulai aja yuk reviewnya!

Harga
Kemarin aku dapet promo jadi harganya 50.000 sebanyak 2.5 ml

Packaging
Imut. Langsing. Layaknya packaging eyeliner. Aku suka sih, gak ngabisin tempat di make up pouch.

Kuas
Kuasnya lancip, memudahkan untuk pengaplikasian, terutama untuk kalian yang gak suka eyeliner tebal-tebal. Tapi untuk kuasnya sendiri aku gak tau ini terbuat dari apa, karena beda dari kuas eyeliner pada umumnya. Ini kaya dari serabut atau apalah itu, jadi kalau diperhatikan si kuasnya ini gak mulus, ada sedikit serat atau bulu di kuasnya.





Aroma
Kalau kamu cium langsung ke botolnya, memang aroma kimianya menyengat. Tapi waktu diaplikasikan gak kerasa sih. Menurutku hampir semua eyeliner punya bau kimia, walupun cuma sedikit.

Ketebalan
Sekali oles warna hitam sudah pekat, jadi kamu hanya perlu 1 layer saat memakainya. Yeay!



Staying Power
Dia cukup waterproof dan oilproof, dari aku berangkat kerja sampai pulang masih tetep stay (kalau aku lagi gak solat) tapi kalau aku wudhu akan sedikit kehapus di bagian ujungnya aja. Saking oke staying powernya, agak sulit membersihkannya, dan sayangnya si eyeliner ini adalah eyeliner yang kalo diapus jadi bubuk dan bleberan nempel-nempel di bawah mata, bukan eyeliner yang kaya stiker l

Pros :
+ Packaging imut
+ Kuasnya memudahkan pengaplikasian
+ Ketebalan oke
+ Cukup tahan lama, staying power oke

Cons :
- Agak sulit diapus, kalau diapus jadi bubuk-bubuk dan menempel di bawah mata
- Kalau dicium langsung terasa aroma kimia nya

Rate : 3/5
Repurchase? Kayanya bakal cari yang lain yang saat dibersihkan gak bubuk-bubuk. Soalnya nempel-nempel di bawah mata dan sedikit mengganggu buatku.


See you on my next post!
Continue reading REVIEW : Revlon Colorstay Skinny Liquid Liner (Black)

Sunday, 28 August 2016

, , , , , , ,

REVIEW : Corine de Farme Purity Micellar Water

Halo dearest!

Kalau baru beli produk kecantikan gatel bawaannya kalau gak review, apalagi kalau produknya oke. 
Produk yang kali ini aku mau review adalah micellar water, yang katanya 11 12 sama bioderma, yaitu Corine de Farme (selanjutnya disingkat CDF)

Eh, tapi kalian pasti udah tau kan apa itu Micellar Water?

Nah bagi yang belum tau, Micellar water adalah pembersih wajah berbentuk cair yang sangat praktis dan efisien. Micellar water juga tidak mengandung alkohol, sabun, deterjen atau bahan kimia yang berbahaya, sehingga micellar water juga cocok dan aman untuk kulit sensitif. Micellar water tidak akan membuat kulitmu kering. Pembersih ini justru akan memberikan sensasi kulit lembab, segar dan bersih setelah menggunakannya (beautynesia.id).

Ini adalah pertama kali aku pakai Micellar Water. Sebelumnya aku pakai Cleansing Oil dari Kose yang memang oke banget buat angkat make up, termasuk yang waterproof. Aku juga pernah review tentang kualitas Kose Speedy Cleansing Oil yang bener-bener oke DISINI. Alasan aku ingin coba Micellar Water awalnya adalah dari tingkat kepraktisan. Untuk cleansing oil, aku perlu membilasnya dengan air, jadi mesti basah-basahan lagi. Sedangkan untuk Micellar Water, kamu tinggal menuangnya di kapas, lalu set set set~ voila bersih!

Sebenernya incaran aku adalah Bioderma atau Garnier, tapi kemarin aku lewat Guardian dan CDF ini lagi diskon. Beberapa review blogger pun bilang kalau CDF ini cukup oke dan tergolong murah meriah. 

Yuk kita mulai aja reviewnya.

Harga
Waktu itu diskon di Guardian jadi 145.000, tapi aku lupa harga aslinya, yang jelas gak semahal Bioderma. Isinya 500 ml, jadi cukup terjangkau ya karena ini bisa kamu pakai sampai beberapa bulan.

Packaging



Packaging terbuat dari botol plastik, namun plastik yang tipis. jadi kalau diteken enyoy-enyoy (?) gitu botolnya. Kemasanya juga beda dengan kebanyakan Micellar Water, CDF ini berbetuk pump, sama seperti Cleansing Oil Kose yang dulu aku pakai. Pump ini dikunci agar produk gak keluar kalau gak sengaja jatuh atau kepencet sama kita. Tapi, aku sendiri agak kesulitan dengan model pump. Kalau untuk Clensing Oil model pump rasanya oke oke aja karena produk yang keluar itu pas, dan minyaknya langsung jatuh ke bawah. Tapi kalau si CDF ini, si airnya muncrat gitu. Jadi pastiin waktu kamu mau pake, kapasnya bener-bener harus ditempel di lubang pumpnya. 



Tekstur
Jelas air ya. Seperti air biasa, dan ada sensasi ademnya.

Aroma
Seperti yang pernah kuceritakan di postingan-postingan sebelumnya, aku lebih suka produk kecantikan yang tidak beraroma. Tapi kalaupun beraroma dan aromanya masih bisa diterima, oke oke aja, termasuk si CDF ini. Wanginya cukup lembut seperti aroma-aroma bunga. Jadi sama sekali tidak mengganggu.

Result



Ini hasilnya, dengan satu kali pump bisa membersihkan make up di seluruh wajah (make up sehari-hari), tapi kalau untuk make up berat kayanya kamu perlu beberapa kali pakai, untuk memastikan aja gak ada make up yang masih nempel di wajah. Oh ya, CDF ini agak sulit untuk membersihkan eyeliner yang waterproof, jadi untuk mata biasanya aku pakai cotton bud yang diolesi olive oil.

Aku udah seminggu pakai ini, kulitku gak bereaksi apapun. Ga bikin kering, tapi juga gak bikin berminyak. Sebenernya sama aja kaya aku pakai Cleansing Oil dari Kose, hanya bedanya yang ini lebih praktis. Apalagi di Bandung lagi dingin-dinginnya, males banget buat cuci muka malam-malam. Haha.

Jadi, kesimpulannya 

+ Harga terjangkau
+ Aroma tidak mengganggu
+ Gak bikin kulit kering
+ Cukup mengangkat make up
+ Praktis
+ Kulit wajah tetap lembab

- Model pump agak menyulitkan untuk menuangkannya ke kapas
- Butuh waktu untuk menghapus make up berat

Rate : 4/5
Repurchase : Mungkin, tapi penasaran juga sama Bioderma atau Garnier

See you on my next post!
Continue reading REVIEW : Corine de Farme Purity Micellar Water

Tuesday, 9 August 2016

, , , , , , ,

REVIEW : Wardah Pure Olive Oil

Beauties, curhat sedikit nih. Sebenarnya, postingan ini sudah ada di draft bertahun-tahun lamanya, tapi entah mengapa gak pernah terjun di blog aku. Jadi mungkin ini agak basi, cuma karena ini adalah produk favorit sepanjang masa, it's ok ya.


Wardah Pure Olive Oil. Produk dan brand ini udah gak asing lagi di Indonesia. Waktu aku pertama bikin postingan ini, produk Wardah belum sebanyak sekarang, tapi sekarang apa sih yang Wardah belum punya? *tsah (masih banyak juga sih sebenernya. lol)



Wardah Olive Oil ini berbentuk botol langsing (?) seperti ini. Mungil dan simple. Lubangnya seperti ini, dan si lubangnya ini sangat pas.ukurannya. Jadi saat mengeluarkan produknya, gak akan tumpah bleberan.

Botol ini berisi 50 ml pure olive oil. Teksturnya gak terlalu pekat, agak cair. Jadi sama sekali gak lengket. Untuk wanginya, hmm.. aku sulit deskripsiinnya. Wangi olive oil yang lembut, jadi aku sama sekali gak terganggu.


Seperti yang kita tahu, olive oil punya segudang manfaat untuk kulit, makanya sering dijadikan bahan dasar pelembab ataupun produk kecantikan lainnya. Padahal, tanpa dicampur apapun, olive oil sudah bisa digunakan di kulit kita lho. Nah olive oil yang satu ini adalah salah satu produk dari Wardah. Harganya sangat terjangkau, sekitar 20 ribuan.

Wardah Pure Olive Oil ini biasa aku pakai untuk :

1) Pembersih Make Up (bibir dan mata)
2) Massage wajah
3) Pelembab malam hari
4) Campuran masker

Oke, kita bahas satu persatu ya.

1) Pembersih Make Up (Bibir dan Mata)
Seperti yang kalian tahu, area bibir dan mata adalah area sensitif. Oleh karena itu, banyak yang menghindari penggunaan skincare dan make up berlebihan di area tersebut (kecuali untuk produk yang dikhususkan untuk area itu ya!). Aku juga sering mengalaminya, area mata dan bibir menjadi kering dan memerah.

Ternyata Wardah Pure Olive Oil ini bisa kita manfaatkan untuk membersihkan area mata dan bibir setelah kita memakai make up. Olive oil ini tidak secepat dan sekuat make up remover lainnya saat dipakai untuk membersihkan make up, tapi ini tentu lebih aman dan lebih sehat untuk kulit kita. 

2) Masssage Wajah
Pemijatan yang dilakukan di area wajah memiiki banyak manfaat, di antaranya untuk melancarkan peredaran darah area wajah, mengencangkan kulit wajah, dan juga untuk mencegah penuaan dini. Kamu hanya butuh beberapa tetap olive oil ini untuk dapat memijat seluruh wajahmu. Tapi, untuk kalian yang mudah berjerawat, lebih baik tidak melakukan ini ya karena ada kemungkinan akan merangsang timbulnya jerawat.

3) Pelembab Wajah
Ini yang paling oke! Dulu, aku sempat beruntusan karena tidak cocok dengan salah satu kosmetik yang aku pakai. Wajahku beruntusan namun kering di bagian-bagian tertentu yang bikin desperate banget kalau pakai bedak atau foundation. Awalnya aku iseng, olive oil ini kuoleskan di bagian yang kering dan besoknya lumayan membaik. Nah, besoknya kucoba lagi, tidak hanya ke area wajah yang kering, namun yang beruntusan juga. Dan ajaibnya, besoknya itu semua membaik! 

Aku pakai pure olive oil ini setiap malam hari sampai beruntusan dan kulit yang kering membaik. Setelah itu aku kembali memakai skincare yang biasa aku pakai, karena olive oil ini lebih cocok saat kulitku sedang bermasalah. Jadi, kalau kulitmu sedang bermasalah karena pengaruh make up atau skincare yang gak cocok, olive oil ini bisa 'menetralkan' kembali kulit wajahmu.

4) Campuran Masker
Ini sih suka-suka. Aku sering campur ini dengan alpukat atau buah apapun yang akan kujadikan masker. Pilihannya sih antara madu atau olive oil ini, tujuannya ya sama yaitu untuk melembabkan dan menyehatkan kulit.

Nah, dengan 20 ribuan aja aku bisa mendapatkan banyak manfaat. Buat aku, ini salah satu produk yang harus kupunya sepanjang masa *tjie* Tapi balik lagi ya, kondisi kulit kita beda-beda. Cocok di aku, belum tentu cocok di kalian. Bukan berarti kalian yang punya kulit acne prone gak akan cocok, buktinya di aku cocok kok! Dan belum tentu juga kalian yang punya tipe kulit kering akan cocok dengan produk olive oil ini. 

So, kesimpulannya :

+ Untuk manfaatnya banyak
+ Aman dan sehat untuk kulit
+ Murah!
+ Packaging oke
+ Mudah dicari
+ Tidak lengket
+ Menetralkan kulit wajah
+ Wanginya lembut

- Mungkin untuk beberapa orang yang gak cocok, olive oil ini malah memicu tumbuhnya jerawat

Price : 25k - 30k
Rate : 4/5
Repurchase : Yes, ini udah ketiga kalinya

Continue reading REVIEW : Wardah Pure Olive Oil

Sunday, 7 August 2016

, , , , , , ,

REVIEW : Skinfood Salmon Brightening Eye Serum

Hi beauties!
Kalau kemarin aku pernah cerita tentang skincareku khusus daerah mata di sini , postingan ini akan membahas tentang produk lain untuk mataku.

Kemarin aku sempat menggunakan Multi Cell Night Repair dari Secret Key, hasilnya aku suka karena efeknya pun terasa. Dia mengurangi sembab kalau kurang tidur dan memberikan sensasi adem di mata sehingga mata terasa lebih segar dan sehat. Nah, setelah Secret Key habis selama kupakai kurang lebih setengah tahun (ini awet banget parah!), akhirnya aku memutuskan untuk mencoba produk lain. (Kenapa?) Karena aku butuh produk yang tidak hanya membuat mata terasa segar dan sehat, tapi juga dapat menghilangkan mata pandaku.

Awalnya aku emang udah ngincer skinfood yang salmon brightening eye cream, karena tergiur dengan kandungan salmon seperti Omega 3, EPA (asam eikosapentanoik) dan DHA (dokosaheksaenoat), yang konon katanya bagus untuk kesehatan kulit. Nah, tapi beberapa kali aku nyari di counter maupun online shop, stocknya kosong dan yang tersedia adalah yang versi serumnya. Aku gak tau pasti perbedaannya, tapi mungkin di teksturnya aja kali ya. Setelah kupikir-pikir, kayaknya serum akan lebih cepat menyerap, so setelah pertimbangan ini itu akhirnya aku beli produk ini seharga.... (lupa). Pokoknya sih kalau gak diskon ini 200an, kalau gak salah.

Nah, kita langsung review aja yuk! 

Mulai dari packagingnya, gak ada dus atau apapun selain plastik. Bentuknya tabung dengan tinggi sekitar 11 cm dengan diameter 5 cm, menurutku ini cukup besar untuk sebuah eye cream.


Model kemasannya pumped seperti ini.



Sebenarnya aku suka sih, karena meminimalisir produk terkontaminasi benda asing ataupun bakteri dari luar. Tapi kesulitannya, kalau produknya tinggal dikit lagi, agak sulit untuk mengeluarkannya. Maklum, harus disayang-sayang, sist.

Teksturnya yaaaa.. ini mirip sama seperti Multi Cell Night Repairnya Secret Key. Gak lebih kental ataupun lebih cair. Teksturnya mudah menyerap, tapi tidak secepat si Secret Key dan terkadang masih terasa efek lengketnya di mata. Jadi setelah kamu oleskan ke mata, kamu perlu memijat daerah mata berkali-kali sampai serumnya tidak lengket.



Nah, untuk wanginya, aku merasa si Skinfood ini punya wangi seperti bunga melati. Entah di mana korelasinya antara Salmon dengan bunga melati. Tapi aku gak terganggu sih dengan baunya walaupun aku lebih suka skincare tak berbau sama sekali.

Salah satu yang bikin aku kecewa adalah aku gak menemukan sensasi 'nyessss' di mata saat pakai ini. Jadi sensasinya ya kaya pakai eye base yang tekturnya gel gitu, biasa aja.

Aku sudah pakai selama kurang lebih sebulan dan belum merasakan adanya perubahan di kantung mataku. Tapi aku juga tidak menyalahkan si Skinfood ini karena akhir-akhir ini aku juga sering begadang. Tapi kalau dibandingkan efek yang Secret Key berikan, aku lebih suka Secret Key walaupun sebenarnya aku gak bisa membandingkan karena dua produk ini memang berbeda fungsinya.

Jadi kesimpulannya, ada beberapa hal yang aku suka dari Skinfood Salmon Brightening Eye Serum ini, yaitu:

+ Cukup terjangkau dan mudah dicari
+ Wanginya gak mengganggu
+ Design produk pump, meminimalisir terkontaminasi dengan bakteri

tapi yang aku gak suka dari produk ini adalah :

- Butuh waktu untuk menyerap
- Tidak ada sensasi adem/dingin ke mata
- Aku belum melihat perubahan di kantung mataku selama sebulan pemakaian, tapi kalau nanti memang ada perubahan, postingan ini akan kuupdate lagi

Rate : 3/5
Price : 150k - 200k
Repurchase : Maybe, no.

Continue reading REVIEW : Skinfood Salmon Brightening Eye Serum