Saturday, 3 September 2016

, , , , , , ,

REVIEW : Revlon Colorstay Skinny Liquid Liner (Black)

Walaupun aku gak tiap hari pakai eyeliner, tapi punya eyeliner adalah wajib hukumnya. Sebenernya yang bikin aku gak pakai eyeliner untuk make up sehari - hari adalah eyelid ku yang oily kadang bikin eyelinernya bleberan. Kadang malah bikin lengket nempel nempel ke kelopak mata, sepeti eyeliner dari Aubeau. Tapi gak dipungkiri kalau eyeliner punya pengaruh yang besar untuk penampilan mata. Mata jadi lebih tegas dan menyala (tsah~)


Untuk kali ini aku akan review eyeliner yang lagi aku pakai sekarang yaitu Revlon Colorstay Skinny Liquid Liner. Sebenernya aku belum pernah baca review tentang Revlon ini. Alasan aku beli adalah karena waktu itu lagi promo dan harganya jauh di bawah normal dan kebetulan eyeliner ku dari La Tulipe habis.
Ini penampakannya :


Nah kita mulai aja yuk reviewnya!

Harga
Kemarin aku dapet promo jadi harganya 50.000 sebanyak 2.5 ml

Packaging
Imut. Langsing. Layaknya packaging eyeliner. Aku suka sih, gak ngabisin tempat di make up pouch.

Kuas
Kuasnya lancip, memudahkan untuk pengaplikasian, terutama untuk kalian yang gak suka eyeliner tebal-tebal. Tapi untuk kuasnya sendiri aku gak tau ini terbuat dari apa, karena beda dari kuas eyeliner pada umumnya. Ini kaya dari serabut atau apalah itu, jadi kalau diperhatikan si kuasnya ini gak mulus, ada sedikit serat atau bulu di kuasnya.





Aroma
Kalau kamu cium langsung ke botolnya, memang aroma kimianya menyengat. Tapi waktu diaplikasikan gak kerasa sih. Menurutku hampir semua eyeliner punya bau kimia, walupun cuma sedikit.

Ketebalan
Sekali oles warna hitam sudah pekat, jadi kamu hanya perlu 1 layer saat memakainya. Yeay!



Staying Power
Dia cukup waterproof dan oilproof, dari aku berangkat kerja sampai pulang masih tetep stay (kalau aku lagi gak solat) tapi kalau aku wudhu akan sedikit kehapus di bagian ujungnya aja. Saking oke staying powernya, agak sulit membersihkannya, dan sayangnya si eyeliner ini adalah eyeliner yang kalo diapus jadi bubuk dan bleberan nempel-nempel di bawah mata, bukan eyeliner yang kaya stiker l

Pros :
+ Packaging imut
+ Kuasnya memudahkan pengaplikasian
+ Ketebalan oke
+ Cukup tahan lama, staying power oke

Cons :
- Agak sulit diapus, kalau diapus jadi bubuk-bubuk dan menempel di bawah mata
- Kalau dicium langsung terasa aroma kimia nya

Rate : 3/5
Repurchase? Kayanya bakal cari yang lain yang saat dibersihkan gak bubuk-bubuk. Soalnya nempel-nempel di bawah mata dan sedikit mengganggu buatku.


See you on my next post!
Continue reading REVIEW : Revlon Colorstay Skinny Liquid Liner (Black)

Sunday, 28 August 2016

, , , , , , ,

REVIEW : Corine de Farme Purity Micellar Water

Halo dearest!

Kalau baru beli produk kecantikan gatel bawaannya kalau gak review, apalagi kalau produknya oke. 
Produk yang kali ini aku mau review adalah micellar water, yang katanya 11 12 sama bioderma, yaitu Corine de Farme (selanjutnya disingkat CDF)

Eh, tapi kalian pasti udah tau kan apa itu Micellar Water?

Nah bagi yang belum tau, Micellar water adalah pembersih wajah berbentuk cair yang sangat praktis dan efisien. Micellar water juga tidak mengandung alkohol, sabun, deterjen atau bahan kimia yang berbahaya, sehingga micellar water juga cocok dan aman untuk kulit sensitif. Micellar water tidak akan membuat kulitmu kering. Pembersih ini justru akan memberikan sensasi kulit lembab, segar dan bersih setelah menggunakannya (beautynesia.id).

Ini adalah pertama kali aku pakai Micellar Water. Sebelumnya aku pakai Cleansing Oil dari Kose yang memang oke banget buat angkat make up, termasuk yang waterproof. Aku juga pernah review tentang kualitas Kose Speedy Cleansing Oil yang bener-bener oke DISINI. Alasan aku ingin coba Micellar Water awalnya adalah dari tingkat kepraktisan. Untuk cleansing oil, aku perlu membilasnya dengan air, jadi mesti basah-basahan lagi. Sedangkan untuk Micellar Water, kamu tinggal menuangnya di kapas, lalu set set set~ voila bersih!

Sebenernya incaran aku adalah Bioderma atau Garnier, tapi kemarin aku lewat Guardian dan CDF ini lagi diskon. Beberapa review blogger pun bilang kalau CDF ini cukup oke dan tergolong murah meriah. 

Yuk kita mulai aja reviewnya.

Harga
Waktu itu diskon di Guardian jadi 145.000, tapi aku lupa harga aslinya, yang jelas gak semahal Bioderma. Isinya 500 ml, jadi cukup terjangkau ya karena ini bisa kamu pakai sampai beberapa bulan.

Packaging



Packaging terbuat dari botol plastik, namun plastik yang tipis. jadi kalau diteken enyoy-enyoy (?) gitu botolnya. Kemasanya juga beda dengan kebanyakan Micellar Water, CDF ini berbetuk pump, sama seperti Cleansing Oil Kose yang dulu aku pakai. Pump ini dikunci agar produk gak keluar kalau gak sengaja jatuh atau kepencet sama kita. Tapi, aku sendiri agak kesulitan dengan model pump. Kalau untuk Clensing Oil model pump rasanya oke oke aja karena produk yang keluar itu pas, dan minyaknya langsung jatuh ke bawah. Tapi kalau si CDF ini, si airnya muncrat gitu. Jadi pastiin waktu kamu mau pake, kapasnya bener-bener harus ditempel di lubang pumpnya. 



Tekstur
Jelas air ya. Seperti air biasa, dan ada sensasi ademnya.

Aroma
Seperti yang pernah kuceritakan di postingan-postingan sebelumnya, aku lebih suka produk kecantikan yang tidak beraroma. Tapi kalaupun beraroma dan aromanya masih bisa diterima, oke oke aja, termasuk si CDF ini. Wanginya cukup lembut seperti aroma-aroma bunga. Jadi sama sekali tidak mengganggu.

Result



Ini hasilnya, dengan satu kali pump bisa membersihkan make up di seluruh wajah (make up sehari-hari), tapi kalau untuk make up berat kayanya kamu perlu beberapa kali pakai, untuk memastikan aja gak ada make up yang masih nempel di wajah. Oh ya, CDF ini agak sulit untuk membersihkan eyeliner yang waterproof, jadi untuk mata biasanya aku pakai cotton bud yang diolesi olive oil.

Aku udah seminggu pakai ini, kulitku gak bereaksi apapun. Ga bikin kering, tapi juga gak bikin berminyak. Sebenernya sama aja kaya aku pakai Cleansing Oil dari Kose, hanya bedanya yang ini lebih praktis. Apalagi di Bandung lagi dingin-dinginnya, males banget buat cuci muka malam-malam. Haha.

Jadi, kesimpulannya 

+ Harga terjangkau
+ Aroma tidak mengganggu
+ Gak bikin kulit kering
+ Cukup mengangkat make up
+ Praktis
+ Kulit wajah tetap lembab

- Model pump agak menyulitkan untuk menuangkannya ke kapas
- Butuh waktu untuk menghapus make up berat

Rate : 4/5
Repurchase : Mungkin, tapi penasaran juga sama Bioderma atau Garnier

See you on my next post!
Continue reading REVIEW : Corine de Farme Purity Micellar Water

Tuesday, 9 August 2016

, , , , , , ,

REVIEW : Wardah Pure Olive Oil

Beauties, curhat sedikit nih. Sebenarnya, postingan ini sudah ada di draft bertahun-tahun lamanya, tapi entah mengapa gak pernah terjun di blog aku. Jadi mungkin ini agak basi, cuma karena ini adalah produk favorit sepanjang masa, it's ok ya.


Wardah Pure Olive Oil. Produk dan brand ini udah gak asing lagi di Indonesia. Waktu aku pertama bikin postingan ini, produk Wardah belum sebanyak sekarang, tapi sekarang apa sih yang Wardah belum punya? *tsah (masih banyak juga sih sebenernya. lol)



Wardah Olive Oil ini berbentuk botol langsing (?) seperti ini. Mungil dan simple. Lubangnya seperti ini, dan si lubangnya ini sangat pas.ukurannya. Jadi saat mengeluarkan produknya, gak akan tumpah bleberan.

Botol ini berisi 50 ml pure olive oil. Teksturnya gak terlalu pekat, agak cair. Jadi sama sekali gak lengket. Untuk wanginya, hmm.. aku sulit deskripsiinnya. Wangi olive oil yang lembut, jadi aku sama sekali gak terganggu.


Seperti yang kita tahu, olive oil punya segudang manfaat untuk kulit, makanya sering dijadikan bahan dasar pelembab ataupun produk kecantikan lainnya. Padahal, tanpa dicampur apapun, olive oil sudah bisa digunakan di kulit kita lho. Nah olive oil yang satu ini adalah salah satu produk dari Wardah. Harganya sangat terjangkau, sekitar 20 ribuan.

Wardah Pure Olive Oil ini biasa aku pakai untuk :

1) Pembersih Make Up (bibir dan mata)
2) Massage wajah
3) Pelembab malam hari
4) Campuran masker

Oke, kita bahas satu persatu ya.

1) Pembersih Make Up (Bibir dan Mata)
Seperti yang kalian tahu, area bibir dan mata adalah area sensitif. Oleh karena itu, banyak yang menghindari penggunaan skincare dan make up berlebihan di area tersebut (kecuali untuk produk yang dikhususkan untuk area itu ya!). Aku juga sering mengalaminya, area mata dan bibir menjadi kering dan memerah.

Ternyata Wardah Pure Olive Oil ini bisa kita manfaatkan untuk membersihkan area mata dan bibir setelah kita memakai make up. Olive oil ini tidak secepat dan sekuat make up remover lainnya saat dipakai untuk membersihkan make up, tapi ini tentu lebih aman dan lebih sehat untuk kulit kita. 

2) Masssage Wajah
Pemijatan yang dilakukan di area wajah memiiki banyak manfaat, di antaranya untuk melancarkan peredaran darah area wajah, mengencangkan kulit wajah, dan juga untuk mencegah penuaan dini. Kamu hanya butuh beberapa tetap olive oil ini untuk dapat memijat seluruh wajahmu. Tapi, untuk kalian yang mudah berjerawat, lebih baik tidak melakukan ini ya karena ada kemungkinan akan merangsang timbulnya jerawat.

3) Pelembab Wajah
Ini yang paling oke! Dulu, aku sempat beruntusan karena tidak cocok dengan salah satu kosmetik yang aku pakai. Wajahku beruntusan namun kering di bagian-bagian tertentu yang bikin desperate banget kalau pakai bedak atau foundation. Awalnya aku iseng, olive oil ini kuoleskan di bagian yang kering dan besoknya lumayan membaik. Nah, besoknya kucoba lagi, tidak hanya ke area wajah yang kering, namun yang beruntusan juga. Dan ajaibnya, besoknya itu semua membaik! 

Aku pakai pure olive oil ini setiap malam hari sampai beruntusan dan kulit yang kering membaik. Setelah itu aku kembali memakai skincare yang biasa aku pakai, karena olive oil ini lebih cocok saat kulitku sedang bermasalah. Jadi, kalau kulitmu sedang bermasalah karena pengaruh make up atau skincare yang gak cocok, olive oil ini bisa 'menetralkan' kembali kulit wajahmu.

4) Campuran Masker
Ini sih suka-suka. Aku sering campur ini dengan alpukat atau buah apapun yang akan kujadikan masker. Pilihannya sih antara madu atau olive oil ini, tujuannya ya sama yaitu untuk melembabkan dan menyehatkan kulit.

Nah, dengan 20 ribuan aja aku bisa mendapatkan banyak manfaat. Buat aku, ini salah satu produk yang harus kupunya sepanjang masa *tjie* Tapi balik lagi ya, kondisi kulit kita beda-beda. Cocok di aku, belum tentu cocok di kalian. Bukan berarti kalian yang punya kulit acne prone gak akan cocok, buktinya di aku cocok kok! Dan belum tentu juga kalian yang punya tipe kulit kering akan cocok dengan produk olive oil ini. 

So, kesimpulannya :

+ Untuk manfaatnya banyak
+ Aman dan sehat untuk kulit
+ Murah!
+ Packaging oke
+ Mudah dicari
+ Tidak lengket
+ Menetralkan kulit wajah
+ Wanginya lembut

- Mungkin untuk beberapa orang yang gak cocok, olive oil ini malah memicu tumbuhnya jerawat

Price : 25k - 30k
Rate : 4/5
Repurchase : Yes, ini udah ketiga kalinya

Continue reading REVIEW : Wardah Pure Olive Oil

Sunday, 7 August 2016

, , , , , , ,

REVIEW : Skinfood Salmon Brightening Eye Serum

Hi beauties!
Kalau kemarin aku pernah cerita tentang skincareku khusus daerah mata di sini , postingan ini akan membahas tentang produk lain untuk mataku.

Kemarin aku sempat menggunakan Multi Cell Night Repair dari Secret Key, hasilnya aku suka karena efeknya pun terasa. Dia mengurangi sembab kalau kurang tidur dan memberikan sensasi adem di mata sehingga mata terasa lebih segar dan sehat. Nah, setelah Secret Key habis selama kupakai kurang lebih setengah tahun (ini awet banget parah!), akhirnya aku memutuskan untuk mencoba produk lain. (Kenapa?) Karena aku butuh produk yang tidak hanya membuat mata terasa segar dan sehat, tapi juga dapat menghilangkan mata pandaku.

Awalnya aku emang udah ngincer skinfood yang salmon brightening eye cream, karena tergiur dengan kandungan salmon seperti Omega 3, EPA (asam eikosapentanoik) dan DHA (dokosaheksaenoat), yang konon katanya bagus untuk kesehatan kulit. Nah, tapi beberapa kali aku nyari di counter maupun online shop, stocknya kosong dan yang tersedia adalah yang versi serumnya. Aku gak tau pasti perbedaannya, tapi mungkin di teksturnya aja kali ya. Setelah kupikir-pikir, kayaknya serum akan lebih cepat menyerap, so setelah pertimbangan ini itu akhirnya aku beli produk ini seharga.... (lupa). Pokoknya sih kalau gak diskon ini 200an, kalau gak salah.

Nah, kita langsung review aja yuk! 

Mulai dari packagingnya, gak ada dus atau apapun selain plastik. Bentuknya tabung dengan tinggi sekitar 11 cm dengan diameter 5 cm, menurutku ini cukup besar untuk sebuah eye cream.


Model kemasannya pumped seperti ini.



Sebenarnya aku suka sih, karena meminimalisir produk terkontaminasi benda asing ataupun bakteri dari luar. Tapi kesulitannya, kalau produknya tinggal dikit lagi, agak sulit untuk mengeluarkannya. Maklum, harus disayang-sayang, sist.

Teksturnya yaaaa.. ini mirip sama seperti Multi Cell Night Repairnya Secret Key. Gak lebih kental ataupun lebih cair. Teksturnya mudah menyerap, tapi tidak secepat si Secret Key dan terkadang masih terasa efek lengketnya di mata. Jadi setelah kamu oleskan ke mata, kamu perlu memijat daerah mata berkali-kali sampai serumnya tidak lengket.



Nah, untuk wanginya, aku merasa si Skinfood ini punya wangi seperti bunga melati. Entah di mana korelasinya antara Salmon dengan bunga melati. Tapi aku gak terganggu sih dengan baunya walaupun aku lebih suka skincare tak berbau sama sekali.

Salah satu yang bikin aku kecewa adalah aku gak menemukan sensasi 'nyessss' di mata saat pakai ini. Jadi sensasinya ya kaya pakai eye base yang tekturnya gel gitu, biasa aja.

Aku sudah pakai selama kurang lebih sebulan dan belum merasakan adanya perubahan di kantung mataku. Tapi aku juga tidak menyalahkan si Skinfood ini karena akhir-akhir ini aku juga sering begadang. Tapi kalau dibandingkan efek yang Secret Key berikan, aku lebih suka Secret Key walaupun sebenarnya aku gak bisa membandingkan karena dua produk ini memang berbeda fungsinya.

Jadi kesimpulannya, ada beberapa hal yang aku suka dari Skinfood Salmon Brightening Eye Serum ini, yaitu:

+ Cukup terjangkau dan mudah dicari
+ Wanginya gak mengganggu
+ Design produk pump, meminimalisir terkontaminasi dengan bakteri

tapi yang aku gak suka dari produk ini adalah :

- Butuh waktu untuk menyerap
- Tidak ada sensasi adem/dingin ke mata
- Aku belum melihat perubahan di kantung mataku selama sebulan pemakaian, tapi kalau nanti memang ada perubahan, postingan ini akan kuupdate lagi

Rate : 3/5
Price : 150k - 200k
Repurchase : Maybe, no.

Continue reading REVIEW : Skinfood Salmon Brightening Eye Serum

Thursday, 21 July 2016

, , , , ,

REVIEW : Secret Key Snail + EGF Repairing Essence 60 ml

Dear beauties,

Buat kalian yang punya kulit oily, pasti tricky banget kan buat cari pelembab/serum/essence yang bisa melembabkan dan menyehatkan kulit wajah tanpa membuat kulit berminyak? Karena itu yang aku rasakan selama ini. Sampai saat inipun aku belum menemukan pelembab yang bener-bener klop dengan kulit wajahku.

Selama proses pecarian pelembab ini, ada beberapa brand yang sempat kulirik dan sempat kucoba, dan postingan kali ini adalah tentang salah satu essence yang totally dissapointed, yaitu Secret Key Snail + EGF Repairing Essence.


Aku beli online di qoo10. Harganya bervariasi kisaran 140 - 180k. Menurutku harganya cukup terjangkau karena isinyapun tidak sedikit (60 ml).

Awal mula aku memutuskan untuk beli Essence ini adalah :
- Klaim bahwa essence ini mampu melembabkan dan mengontrol minyak di wajah
- Teksturnya yang ringan yang kupikir akan cepat menyerap dan gak bikin lengket
- Kandungan lendir siput yang katanya banyak manfaatnya

  

Untuk packagingnya sendiri seperti ini. Dia hanya dibungkus dengan kardus dan bertuliskan keterangan dengan menggunakan Bahasa Korea. Hmm, menurut aku ini adalah kekurangan kebanyakan produk Korea dan Jepang.



Untuk packagingnya sendiri sebenarnya aku gak ada masalah. Aku memang suka produk-produk yang berbentuk pump karena lebih higienis. Cuma si tutupnya sering banget ilang karena warnanya transparan gitu, sulit dicari kalau tiba-tiba ilang (dan sekarang ilang beneran).


Terus untuk teksturnya, dia seperti gel. Jadi kalau dibilang essence menurutku kurang tepat. Essence ini sama sekali tidak berbau, so it's good for me. Saat diaplikasikanpun mudah dibaurkan dan diratakan. Biasanya untuk pelembab berbentuk gel/essence, dia punya hasil akhir matte karena khusus diformulakan untuk kulit berminyak dan berjerawat. Tapi untuk essence ini, dia punya hasil akhir dewy. Aku gak tau ya kalau orang lain punye pendapat yang berbeda, karena tipe kulit orang berbeda. Tapi aku merasa 'berat' kalau pake essence ini.

Essence ini tidak kupakai dengan teratur, karena bukannya menahan minyak, doi malah bikin minyak tambah gak wajar. Selain itu, setelah penggunaan sekitar 2-3 minggu, muncul merah-merah di kulitku. Blackhead dan whitehead pun datang. Aku berhenti pakai essence itu dan ternyata benar, setelah aku berhenti, kulit wajahpun membaik.

Lalu, selang sebulan atau 2 bulan, saat kulit wajahku tiba-tiba kering, aku coba pakai Essence ini dan berharap essence ini akan bekerja baik di kulit kering. Ternyata tidak! Kulitku makin kering. T.T

Jadi ternyata memang produk ini gak bersahabat dengan kulitku. Jadi sampai saat ini aku gak pernah pakai Essence ini lagi.

So, kesimpulannya

+ Bentuk pump, higienis
+ Tidak berbau
+ Harga terjangkau, mudah dicari
+ Ada kandungan lendir siput dengan banyak manfaat

- this is totally broke my skin out
- aku merasa essencenya bikin kulit lengket
- sama sekali tidak menahan minyak
- tidak melembabkan dengan baik

Price : 140k - 180k, tergantung beli di mana
Rate : 2/5
Repurchase ? No


NB : Kulitmu dan kulitku beda. Cocok di kulitku, belum tentu cocok di kulitmu. Begitupun sebaliknya.

Thank you for reading, see you again in my next post!




Continue reading REVIEW : Secret Key Snail + EGF Repairing Essence 60 ml

Sunday, 15 May 2016

, , , , , , , , , , ,

REVIEW : LT Pro Longlasting Matte Lip Cream No 04 & 06

Hai semuanya! Kali ini aku mau share (lagi) produk lippen yang lagi ngehits. Iya iyaaa.. Emang di postingan kemarin aku bilang aku gak akan lagi beli produk produk lippen dengan maksud menghemat dan itu lipstik di meja rias udah bejibun. Tapi apalah daya, aku hanya wanita biasa yang tidak tahan godaan mba mba BA yang suka main oles oles barang jualannya ke tangan eyke. Huff!

Oke, kali ini aku mau share produk Lippen keluaran LT Pro, yaitu Longlasting Matte Lip Cream No 04 dan 06.


kiri : 04, kanan : 06

Kita langsung ke kemasan aja. Lip cream ini hanya dibungkus plastik, seperti kebanyakan lip cream pada umumnya. Ingridientsnya pun tertera di plastik tersebut. Untuk packaging so so sih, gak jelek tapi juga gak bagus-bagus amat, standar.

Nah, mending langsung cek isinya aja yuk!

Pertama, untuk teksturnya creamy sekali ya. Mudah diaplikasikan. Dia akan kering sekitar 1-2 menit. Hasil akhirnya adalah super matte. Buat kalian pecinta lipstik yang bener-bener matte mungkin akan suka, tapi kalau kalian yang suka lipstik matte tapi creamy, mungkin bakal kurang suka. Buat aku sendiri sebenernya ini oke sih, cuma karena aku biasa pake wardah longlasting matte dan lip creamnya mica, aku terbiasa dengan hasil matte yang masih meninggalkan sedikit minyak di bibir agar tetap lembab. Tapi gak mengganggu sih, lama-lama juga biasa.

Selanjutnya untuk coverage, ini bagus banget. Hanya dengan 1 layer sudah bisa menutupi garis hitam di bibir. Dan untuk staying powernya juaraaaa! Aku makan minum, lip cream ini masih nyisa sekitar 75% nya lah. Bahkan kalau kamu cuma minum aja kayanya dia bakal awet banget.

Ada lagi yang aku suka dari lip cream ini, dia ini kissproof. Kalau kamu coba nempelin bibir ke tangan, kamu gak akan liat ada noda apapun di sana. Tapi kalau kamu minum di gelas, masih ninggalin sedikit sih. Tapi gak lebay kok.

Nah sekarang kita cek masing-masing warnanya yuk!

LT PRO LONGLASTING MATTE LIP CREAM NO 04




Untuk no 04 ini warnanya pink. Pinknya ini cocok banget di bibirku dan sangat masuk ke skintoneku. Sangat cocok digunakan sehari-hari. Warnanya nyatu dengan bibirku dan bisa nutupin pinggiran bibirku yang hitam. Warna ini bikin wajah lebih cerah, walaupun kamu tidak menggunakan make up sama sekali. this would be my fav daily lip cream. yeaaaah!

LT PRO LONGLASTING MATTE LIP CREAM NO 06


Kalau untuk no 06 ini juga warnanya oke. Nude ke orange orangean. Ini juga bisa dipakai untuk sehari-hari, terutama untuk kalian yang berkulit putih atau punya undertone pink/cold.Wajah jadi terlihat lebih muda dan segar tanpa terlihat pucat. kalau untuk yang berkulit sawo matang sepertiku, kayanya kalian perlu setidaknya sedikit riasan mata untuk menghindari kesan orang sakit saat pakai lip cream ini. Nah kalau dibandingkan warnanya akan menjadi seperti ini:



Ini saat diaplikasikan di bibirku :



Dua duanya aku suka sih, warnanya gak norak dan bikin wajah kelihatan lebih fresh!
Oh iya, kamu bisa dapetin ini di seluruh counter LT Pro dengan harga 95.000, kalau kamu beruntung biasanya mereka sering adain diskon loh.

So, untuk kesimpulannya . . .
+ Super matte
+ It is longlasting! Staying powernya oke.
+ Coverage oke, bisa nutupin garis hitam bibir hanya dengan 1 layer
+ Lumayan kissproof
+ Mudah didapat
+ Aku suka warnanya

- Mungkin untuk yang bibirnya kering, ini akan bikin bibir tambah kering
- Pilihan warna kurang beragam

Rate : 7.5/10
Harga : 95.000

Will I repurchase again? Maybe, tapi aku mana bisa setia sama produk lippen. Masih ingin berpetualang~





Continue reading REVIEW : LT Pro Longlasting Matte Lip Cream No 04 & 06

Friday, 6 May 2016

, , , , , , , , ,

REVIEW: Emina Sugar Rush Face Scrub

Scrub memiliki fungsi yang cukup penting untuk pengoptimalan proses regenerasi kulit. Sebenarnya, secara alami kulit juga akan beregenerasi selama sekitar 14 hari. Namun, seiring dengan bertambahnya usia dan gaya hidup yang kurang sehat, terkadang membuat regenerasi sel kulit menjadi tidak optimal. Nah, di sinilah kita butuh bantuan scrub agar sel-sel kulit mati dapat cepat terangkat sehingga tidak menumpuk dan menyebabkan kulit menjadi kusam. (sumber: femina.co.id)

Kenapa sih aku memutuskan untuk membeli Emina Facia Scrub ini?

Sebenernya waktu itu aku gak ada rencana untuk beli scrub ini. Tapi waktu aku sedang di kasir Emina (waktu itu aku beli CC cakenya), produk Sugar Rush Emina ini ada di display kasir. Sambil nunggu mbanya ngitungin belanjaan aku, aku cium-cium baunya dikit. Untuk produk Sugar Rushnya Emina ini wanginya kaya kue, manis kaya vanilla. Aku lupa produk Sugar Rush ini apa aja, tapi facial scrub ini adalah salah satunya. Terus aku iseng nanya sama Mba nya tentang tekstur si scrub ini, karena saat itu gak ada testernya. Terus kata mbanya scrubnya punya butiran besar seperi gula yang nantinya juga akan menghalus dengan sendirinya. 

Sepengetahuan aku, gula adalah salah satu exfoliator alami yang mampu mengangkat sel kulit mati. Maka tanpa ba bi bu aku beli produk seharga 52.500 ini.

Face Scrub Emina ini dikemas dalam dus yang cantik. Agak berbeda dengan packaging face scrub pada umumnya, karena bentuk dusnya prisma dengan ciri khas design Emina yang supercute.



Kombinasi dari partikel kecil gula dan olive oil memberikan eksfoliasi natural dan lembut untuk kulit segar dan bersih.
Cara pakai : Oleskan pada wajah dan leher dengan disertai pijatan lembut dan bilas hingga bersih. Gunakan dua kali seminggu.

Pertama kali aku keluarin scrubnya, it looks exactly like a sugar! Pertamanya kupikir ini adalah gula yang dikombinasikan dengan madu karena teksturnya yang super lengket. Agak seret saat pertama kali diaplikasikan, butiran scrubnya yang segede gula juga terlalu kasar saat pertama kali diaplikasikan. Jadi untuk kalian yang sedang jerawatan parah, mending jangan pake dulu deh. Tunggu sampai jerawatnya sembuh.



Awalnya agak sulit saat memijat wajah dengan scrub ini. Kasaaar... Tapi tiba-tiba si butiran gulanya ini memang menghalus, seperti gula pada umumnya, dan lama lama teksturnya lebih enak, kaya cuma pake olive oil dengan butiran scrub yang halus. Pokoknya enak!

Setelah beberapa menit aku memijat daerah wajah yang banyak komedonya, aku bilas dengan handuk hangat. Setelahnya aku lihat kalau pori-poriku tampak lebih bersih dan tekstur kulit menjadi lebih halus. Nah, setelah itu aku pakai masker agar pori-pori yang sudah dibersihkan kembali menutup dan menghalus lagi. 

Untuk hasilnya sendiri cukup memuaskan, mungkin malah sangat memuaskan. Untuk efek jangka pendeknya memang terasa kulit lebih halus. Biasanya kalau beres maskeran, kulit hanya menjadi lebih cerah, tapi dengan scrub ini aku merasa kulit jauuuuh lebih halus juga. Mungkin untuk jangka panjangnya dia benar-benar bisa mengangkat sel kulit mati sehingga kulit wajah lebih bersih dan cerah. Sooo, I really love it. Ini kaya bener-bener pake scrub gula alami, hanya saja dengan kemasan yang praktis. So, I think you guys should really try this out!

+ Packaging lucu
+ Harga terjangkau
+ Butiran scrub menghalus
+ Wangi
+ Membuat kulit halus, mengangkat blackhead
+ Membersihkan pori pori

- Di awal agak sulit diaplikasikan karena terlalu lengket 
- Awal pemakaian scrub terasa kasar karena butirannya masih besar-besar

Harga : 52.500
Rate : 4/5
Repurchase : YES!


Continue reading REVIEW: Emina Sugar Rush Face Scrub