Monday, 1 May 2023
Wednesday, 16 November 2022
Review Skincare: Skintific 4D Hyaluronic Acid Barrier Essence Toner, Terfavorit di Tahun Ini!
Toner adalah salah satu step skincare yang wajib banget buat saya! Kulit saya ini seringkali kering, tapi kalau udah kepanasan, langsung otomatis jadi pabrik minyak. Kalau saya gak pakai toner, kulit saya makin kering, dan kalau kepanasan malah bikin kulit keliatan makin kusam juga. Makanya, saya senang banget koleksi toner. Oh ya, toner yang saya maksud di sini bukan toner yang teksturnya plek plekan cair, yang pengaplikasiannya menggunakan kapas. Toner yang saya maksud lebih seperti essence, gak sekental serum, tapi juga gak seringan air. Ngerti kan ya?
Untuk toner yang akan saya review di sini, bukan toner yang sulit didapat. Bahkan, sepertinya banyak yang menjadikan toner ini salah satu favorit skincarenya, termasuk saya. Skintific 4D Hyaluronic Acid Barrier Essence Toner. Ada cerita dibalik penggunaan Skintific 4D Hyaluronic Acid Barrier Essence Toner ini. Mei tahun ini, berarti 6 bulan yang lalu, saya beli sepaket skincare Skintific yang khusus untuk kulit kusam, direkomendasikanlah 3 produk oleh admin Skintific, kalau gak salah namanya paket glowing skin, isinya Skintific 4D Hyaluronic Acid Barrier Essence Toner, Skintific 10% Niacinamide Brightening Serum, dan Skintific 5x Ceramide Barrier Moisture Gel. Di antara 3 produk yang ada dalam paket glowing skin tersebut, produk ini adalah yang paling murah, tapi juga ternyata yang paling awet, dan paling berjasa di kulit saya.
Hal pertama yang saya suka dari produk ini jelas kandungannya. Maksud dari 4D hyaluronic acid di sini adalah kombinasi dari 4 tipe hyaluronic acid yang memperbaiki, memberikan dan mengunci kelembapan secara intensif dan instan. 1 jenis hyaluronic acid aja rasanya sudah cukup lembap, produk ini memiliki 4 sekaligus, surely kulit saya auto lembap. Belum lagi kandungan lainnya, yaitu ceramide, centella, dan provitamin B5. Centella, juga adalah salah satu kandungan favorit saya. Dia punya manfaat yang baik untuk menenangkan kulit, dan membuat kulit minim iritasi. Sedangkan ceramide, yang sedang hype ini, punya tugas melindungi skin barrier. Dengan banyaknya manfaat yang diberikan, 90.000 menurut saya murah sih. Apalagi jika mengingat produknya yang awet dan gak cepat habis.
Untuk pengaplikasiannya, saya gak butuh banyak produk. Cukup 2 tetes, saya gosokkan di telapak tangan, lalu aplikasikan ke wajah, dan 1 tetes lagi untuk di leher. Teksturnya cair, namun sedikit kental. Lalu saat dibaurkan ke seluruh bagian wajah, terasa licin. Maksud licin di sini bukan dalam artian negatif ya, lebih seperti spreadable, gitu. Butuh waktu 1 menit untuk menyerap. Makanya, saya bilang teksturnya berbeda dengan toner cair pada umumnya. Kalau toner yang bentuknya cair, akan menyerap dalam beberapa detik saja. Produk ini, meskipun membutuhkan waktu untuk menyerap, namun ketika sudah menyerap, dia menyerap dengan sempurna. Lembap, namun tidak lengket.
Hal lain yang menjadi nilai plus adalah aromanya. Gak ada aroma wewangian apapun itu yang menyegakkan hidung. Saya agak-agak mudah tertanggu dengan skincare yang ada aromanya, meskipun aromanya wangi.
Baca Juga : Review Skintific Eye Cream Massager
Review Skintific ini seharusnya menyertakan foto before after. Karena saya gak punya foto 6 bulan yang lalu dalam keadaan bare face, saya hanya bisa menyertakan foto before after dalam sehari, hanya untuk menunjukkan efek melembapkan yang diberikan oleh produk ini. Tapi, meskipun tanpa bukti, saya bisa merasa kulit saya jauh lebih normal dari biasanya, gak ada minyak berlebih yang membuat kulit saya berjerawat, seperti yang biasanya terjadi. Kulit jauh lebih halus dan enak dipegang. Jadi, sebagai penutup, untuk skincare seharga 90.000 yang awet hingga 6 bulan, memiliki kandungan yang punya banyak manfaat untuk kulit wajah, toner Skintific ini masuk ke dalam list skincare favorit saya tahun ini!
Sunday, 13 June 2021
REVIEW : Rangkaian SKincare DEWPRE, Rasakan Manfaat Ekstrak Peaonia dalam Hitungan Hari
Tuhan emang baik. Baru saja kemarin saya cerita tentang bagaimana saya struggling dengan kulit yang tiba-tiba kering, yang bikin tampilan wajah jadi kusam dan tua. Dulu saya pikir punya kulit kering itu menyenangkan, minim terserang jerawat. Tapi ternyata, jerawat emang gak sopan, gak pandang tipe kulit. Kulit saya yang kering juga gak luput dari komedo dan beruntusan, terutama di area dahi. Saya agak bingung menjelaskannya, tapi yang jelas area dahi ini terlihat berminyak, namun saat diraba, terasa kering. Bingung emang. Makanya dengan permasalahan kulit yang memusingkan ini, saya rasa mengembalikan kelembapan kulit adalah langkah pertama yang harus saya lakukan.
Mencari produk yang memberikan efek melembapkan ini seringkali tricky buat saya. Kebanyakan bikin lengket di kulit, susah menyerap, dan memicu timbulnya komedo dan jerawat. Makanya, waktu saya menemukan produk pelembap kulit yang ternyata cocok, rasanya saya ingin cerita, berbagi pengalaman, siapa tau kalian juga memiliki permasalahan kulit yang sama dengan saya.
Produk yang akan saya ulas kali ini adalah satu rangkaian, gak cuma satu produk, tapi tiga. Sekilas saya pikir ini produk Korea, tapi ternyata ini buatan lokal yang memang menggunakan teknologi Korea, yaitu DEWPRE. Fokus utama dari rangkaian skincare DEWPRE adalah untuk mencerahkan dan melembapkan kulit. Tentu saja brand ini halal, sudah terdaftar di BPOM, dan juga sudah melewati tes dermatologi sehingga aman untuk kulit sensitif. Cruelty free, no animal tested, dan tidak mengandung paraben, alcohol, mineral oil, steroid, dan synthetic pigment adalah kelebihan lainnya dari produk-produknya DEWPRE ini.
Semua produknya mengandung niacinamide dan paeonia lactiflora ecxtract. Nah, kandungan yang kedua ini terdengar asing, bikin saya penasaran untuk mencoba rangkaian produknya DEWPRE yang terdiri dari Dewpre Paeonia Brightening Fluid, Paeonia Brightening Essence, dan Paeonia Brightening Cream.
KEMASAN
Saya bukan banci kemasan, tapi saya sangat mengapresiasi kemasan-kemasan yang niat. Menurut saya, meskipun brand ini baru, tapi kemasannya terlihat mewah. Designnya minimalis dan rapi. Bahan yang digunakan di masing-masing produknya terasa kokoh. Pokoknya, dari mulai liat dan megang produknya aja, saya bisa nilai kalau mereka gak main-main dalam "melahirkan" produk-produk ini.
KANDUNGAN
Ketiga produk ini memiliki kandungan yang berbeda satu sama lain. Ya tentu saja, kan fungsinya pun berbeda. Namun, dari sekian banyak kandungan yang digunakan, ada beberapa kandungan yang menjadi highlight buat saya karena punya manfaat yang sangat oke untuk kulit, yaitu:
- Paeonia Extract : Anti inflamasi, anti oksidan, meningkatkan skin tone, melindungi kulit dari sinar UV, menghambat proses penuaan dini, mengatasi iritasi kulit
- Niacinamide : Mencerahkan, memperkuat perlindungan kulit, menghaluskan garis-garis halus dan kerutan.
- Glycerin : Menghidrasi kulit, mengunci dan mempertahankan kelembapan.
- Sodium Hyaluronite : Memperbaiki kulit yang rentan berjerawat, anti penuaan, dan mempertahankan kelembapan.
- Mango Butter : Menutrisi kulit, menghidrasi kulit, mempertahankan kelembapan.
KLAIM
CARA PEMAKAIAN
Paeonia Brightening Fluid : Bersihkan wajah terlebih dahulu dan pastikan tangan juga bersih. Tuangkan Paeonia Brightening Fluid ke kapas atau tangan. Usapkan secara merata dan tepuk secara lembut agar menyerap hingga ke dalam kulit.
Paeonia Brightening Essence : Dipakai setelah fluid dan sebelum cream. Tekan pump ke dalam botol, lalu lepaskan pump, tarik dropper tanpa menekan pump. Teteskan secukupnya ke wajah atau tangan. Tepuk secara lembut agar menyerap hingga ke dalam kulit.
Paeonia Brightening Cream : Dipakai setelah fluid dan essence. Oleskan Paeonia Brightening Cream ke wajah dan leher. Usapkan secara merata dengan gerakan dari sisi luar ke dalam. Pijat secara perlahan-lahan.
TEKSTUR DAN AROMA
Semua rangkaian skincare Dewpre ini memiliki aroma yang soft refreshing, gak menyengat sama sekali. Tekstur dari setiap produk berbeda yang mempengaruhi urutan pemakaiannya. Produk yang paling cair dan ringan harus dipakai di awal sedangkan produk yang memiliki tekstur paling kental dan padat, harus diaplikasikan terakhir.
Paeonia Brightening Fluid memiliki tekstur yang watery dan ringan, Paeonia Brightening Fluid memiliki tekstur yang lebih kental dari fluid namun masih terasa ringan, sedangkan Paeonia Brightening Cream memiliki tekstur yang padat dan kental.
HASIL PEMAKAIAN
Review ini saya tulis setelah sekitar 3 minggu pemakaian produk, jadi saya bisa pastikan kalau kondisi kulit saya sekarang adalah hasil dari pemakaian rangkaian skincare DEWPRE. Tapi, sebelum saya bercerita mengenai hasilnya, rasanya lebih seru kalau saya cerita mengenai awal-awal pemakaian produk ini. Sesuai dengan urutan yang direkomendasikan, rangkaian skincare ini dimulai dari tekstur yang paling light, cair, yaitu Paeonia Brightening Fluid. Ini adalah pertama kali saya mencoba skincare dengan formula seperti ini. Paeonia Brightening Fluid ini sangat cepat menyerap, sama sekali gak meninggalkan kesan lengket tapi tetap ada perbedaan dibanding dengan kamu gak pakai apa-apa. Kulit terasa lebih halus dan lembap. Menyenangkan rasanya saat mengaplikasikan Paeonia Brightening Fluid ini. Refreshing banget soalnya.
Setelah 1 menit penggunaan Paeonia Brightening Fluid, saya beralih ke Paeonia Brightening Essence. Teksturnya jelas lebih kental, jadi butuh waktu untuk menunggu produknya menyerap. Setelah pemakaian Paeonia Brightening Essence ini kulit jauh lebih lembap dan kenyal. Kalau dilihat secara langsung pun kulit terlihat lebih plumpy dan sehat. Saya pikir, dengan 2 produk ini saja sepertinya kulit udah kelihatan sehat banget, tapi saya tetep penasaran dengan step ketiganya, yaitu Paeonia Brightening Cream.
Paeonia Brightening Cream memiliki tekstur yang thick, kental. Saat dipakai di kulit, produknya gak akan seluruhnya menyerap ke kulit. Tetap terasa seperti ada lapisan krim di atas kulit. Memang Paeonia Brightening Cream ini difungsikan untuk mengunci produk-produk yang sebelumnya sudah dipakai. Sebetulnya, saya bukan pecinta produk dengan tekstur seperti ini, karena sepengalaman saya, tekstur-tekstur yang seperti ini yang sering bikin pori-pori tersumbat dan malah menjadi komedo. Tapi, karena penasaran, saya teruskan saja, dan kalian harus tau hasilnya seperti apa.
Dalam semalam saja, tekstur kulit saya membaik. Bagian-bagian yang kering terasa menjadi kembali halus meskipun masih ada beberapa beruntusan, tapi saya bisa merasakan kalau beruntusan saya mengering tapi tidak dengan permukaan kulit yang lain. Justru, permukaan yang lain terasa lebih lembap dan halus. Dengan hasil seperti ini, saya merasa ini indikator saya cocok dengan rangkaian skincare Dewpre. Akhirnya, saya memutuskan untuk melanjutkan penggunaannya sampai sekarang.
Setelah beberapa minggu pemakaian, kalian bisa lihat di foto kan. Tektur kulit saya jauh lebih baik, lebih halus dan sehat. Yang paling menyenangkan dan di luar ekspektasi adalah, beruntus saya di dahi menghilang! Padahal saya gak berharap banyak, asal kulit gak kering dan gak bikin jerawatan aja udah oke. Tapi ternyata justru beruntusan saya ikut hilang, terharu.
Yang paling bikin saya yakin kalau rangkaian produk DEWPRE ini membuat kulit saya sehat adalah saat memakai make up. Untuk mendapatkan hasil make up yang oke, kita butuh "kanvas" yang juga oke. Biasanya hasil make up saya antara cracky karena kering atau gak rata karena beruntusan-beruntusan di permukaan kulit. Tapi
sekarang gak lagi, seneng banget karena jadi keliatan banget kalau kulit saya jauh lebih sehat. Happy!
KESIMPULAN
Thursday, 9 May 2019
REVIEW : Ozora Brightening Treatment Essence, Skincare Alami dari Yogyakarta
KEMASAN
KLAIM
Memberi tambahan nutrisi pada kulit dan membuat kulit tampak lebih cerah.
CARA PAKAI
Aplikasikan pada wajah dan leher yang telah dibersihkan. Gunakan setiap pagi dan malam hari.
KANDUNGAN
TEKSTUR, WARNA, DAN AROMA
HASIL PEMAKAIAN
Balik lagi ke reviewnya, seperti yang saya bilang, tekstur yang cair memudahkan essence ini cepat menyerap ke dalam kulit wajah. Aroma jeruk yang awalnya menyengat, akan menghilang ketika essencenya sudah menyerap di kulit. Keunggulan dari produk yang cair adalah, kita gak perlu mengeluarkan banyak produk untuk dipakai ke seluruh wajah. Saya sendiri hanya butuh 1 pump untuk wajah, dan itupun masih bisa dipakai sampai ke leher. Jadi, intinya produk ini irit, beb!
Pemakaian dalam beberapa minggu gak memperlihatkan efek mencerahkan, mungkin butuh waktu lebih lama dari itu. Atau mungkin juga, saya sudah mencapai warna kulit asli saya. Jadi ya udah mentok, gak bisa lebih cerah dari ini. Yang saya suka dari essence ini, meskipun teksturnya seperti air, dia masih terasa essencenya. Masih terasa memberikan lapisan di atas kulit. Kulit jelas terasa lebih lembap dan kenyal. Bagi saya, itu saja udah cukup membahagiakan.
KESIMPULAN
+ Kemasan botol kaca dan model pump oke!
+ Tekstur cair, mudah menyerap
+ Bahan alami dan aman, bisa digunakan bumil dan busui
+ A little goes a long way, alias irit!
+ Melembapkan
- Informasi produk kurang lengkap
- Wanginya cukup menyengat
Nilai : 3/5
Thursday, 21 July 2016
REVIEW : Secret Key Snail + EGF Repairing Essence 60 ml
+ Bentuk pump, higienis
+ Tidak berbau
+ Harga terjangkau, mudah dicari
+ Ada kandungan lendir siput dengan banyak manfaat
- this is totally broke my skin out
- aku merasa essencenya bikin kulit lengket
- sama sekali tidak menahan minyak
- tidak melembabkan dengan baik
Price : 140k - 180k, tergantung beli di mana
Rate : 2/5
Repurchase ? No
Thank you for reading, see you again in my next post!







