Showing posts with label treatment. Show all posts
Showing posts with label treatment. Show all posts

Tuesday, 5 July 2022

, , , , ,

Nyobain Lash Lift di Rumah dengan Natulash, Gak Kecewa!

Saya ingat betul deh, waktu saya kecil, bulu mata tuh panjang dan lentik, kayak boneka. Makin gede, kok makin gak keliatan, entah rontok atau emang muka saya yang ngegedein sehingga si bulu mata jadi terkesan menciut. Rasanya ingin punya bulu mata yang lentik dan panjang lagi, seperti dulu. Mata terlihat lebih bulat dan cantik. Sebenarnya memang ada beberapa solusi untuk permasalahan bulu mata yang kurang bergairah ini. Solusi pertama, jelas maskara. Frankly I'm not a big fan of it. Dari mulai pengaplikasiannya, hasil, dan pembersihannya, gak saya suka. Karena saya jarang ngaplikasiin maskara, jadi tragedi maskara nyolok mata tuh dah pasti terjadi tiap saya pakai maskara, dah gitu, saya gak terlalu suka pakai maskara karena ketika saya pakai kacamata, si bulu mata terlalu panjang dan jadi menggores lensa kaca mata saya (kebayang kan?). Yang terlahir, pembersihannya yang butuh effort luar biasa. Belum lagi, kalau ngebersihinnya gak bener, mata langsung mendadak jadi kayak Susana. Makanya, saya jarang banget beli maskara kecuali kalau emang lagi diskon gede-gedean aja.

Solusi yang kedua adalah dengan bulu mata palsu. Saya inginnya punya bulu mata yang lentik dari mulai bangun tidur sampai tidur lagi. Gak mungkin rasanya kan ya kalau pakai bulu mata palsu, saya sedang gak ingin nambah keribetan dalam hidup. Lalu, solusi lainnya adalah extension bulu mata, yang jelas gak akan dibolehin sama suami. Lagian, saya juga ga tertarik karena sepertinya terlihat kotor dan kurang natural, apalagi ketika bulu matanya dah mulai rontok-rontok, jadi carang-carang gitu, jelek. Nah, yang terakhir adalah yang udah lumayan lama saya pengenin, tapi gak pernah sempat, yaitu lash lift. Lash lift sendiri adalah prosedur semi permanen yang membuat tampilan bulu mata terkesan lebih penuh, panjang, dan lentik. Tren lash lift ini juga udah dari tahun tahun kemarin, tapi waktu itu saya agak males kalau harus ke salon dan ninggalin anak di rumah. Tapi, baru banget sebulanan yang lalu, saya baru tau dari sepupu kalau ternyata lash lift itu bisa dilakuin sendiri di rumah dan harganya pun supeerr dupeeer murah!


Ada banyak brand yang mengeluarkan produk lash lift ini. Yang saya pakai di sini adalah rekomendasi sepupu saya, nama produknya adalah Natulash. 1 kit ini harganya gak mahal, cuma 119.000, itupun bisa dipakai berkali-kali. Hemat banget jika dibandingkan dengan lash lift di salon, bisa 100 sampai 200ribu untuk sekali treatment.

Dalam 1 kit ini terdapat 2 bantalan silikon, 1 lem bulu mata, lash bud, perm lotion, setting lotion, nourish oil, dan lash bud. Petunjuk penggunaannya dituliskan pada kemasannya, tapi sayang punya saya hilang, jadi kurang lebih urutannya seperti ini.


Cara pengaplikasiannya menurut saya sangat mudah, jika sudah melewati tahap awal, yaitu menempelkan bulu mata ke silikonnya. Saya gak ngitung deh berapa kali istigfar karena bolak balik harus menahan bulu mata untuk tetap menempel, susah bangeeeeetttt. Sampai akhir pengaplikasianpun saya masih harus menahan-nahan bulu mata supaya tetap menempel. Dan karena udah terlanjur capek dan gak sabar, saya biarkan saja seadanya, dan ternyata hasilnya... menyedihkan banget, gak signifikan.


Karena gemas dan penasaran, akhirnya seminggu yang lalu saya coba lagi. Kali ini, saya lebih sabar dan telaten. Gak akan lanjut ke step berikutnya kalau bulu mata saya belum menempel sempurna. Dan saya juga betul-betul memberikan waktu tiap selesai mengaplikasian lotion, gak terburu-buru maju ke step  berikutnya. Dan hasilnya? Kalian bisa lihat hasilnya di gambar yang saya sematkan ya.


Kelihatannya sih oke ya, tapi kalau dilihat lebih detail, saya mikir ini kayaknya terlalu tegak banget. Karena bulu mata saya panjang, jadi bulunya sampai nyentuk kelopak mata saya, agak kaget juga sih. Mungkin ada sedikit kesalahan peletakan bantalan silikon, sehingga hasilnya bukan seperti lentik, tapi lebih seperti bulu mata yang direbonding ke atas. Tapi, gak masalah, tetap oke sih. Apalagi, kata sepupu saya, dari waktu ke waktu bulu matanyajuga akan turun kembali, nanti juga akan lentik secara alami. 


Menurut saya, produk ini layak banget dicoba untuk kalian yang menginginkan bulu mata lentik tanpa harus pakai penjepit. Hasilnya sih gak seperti pakai maskara, kecuali kalau bulu matamu tebal dan panjang.Harganya cuma 119.000, itupun bisa dipakai sampai 4 atau 5x buat saya, jadi irit banget. Tiap pemakaian bisa tahan hingga sebulan sampai 2 bulan Tipsnya supaya dapat hasil yang oke cuma satu sih, sabar, sabar, dan sabar! Jadi anggap aja ini treatment untuk menguji kesabaran juga. Selamat mencoba dan lemme know ya hasilnya!
Continue reading Nyobain Lash Lift di Rumah dengan Natulash, Gak Kecewa!

Saturday, 23 April 2016

, , , , , , ,

REVIEW : Masker Sariayu Kacang Hijau

Setelah kemarin-kemarin lagi cinta-cintanya ngereview produk lippen, terutama yang tekstur matte, sekarang aku bakal banyak ngeshare tentang rutinitas treatment. 

Masker adalah hal yang penting buat aku dan aku gak punya waktu kalau harus ke klinik klinik kecantikan untuk treatment peeling, facial, dan segalanya. Jadi selama ini aku melakukan rutinitas treatment di rumah. Selain karena ga ada waktu, males ngantri, juga males bayar. *pelit alert*

Nah, akan ada beberapa masker yang akan aku review, tapi satu satu ya biar detail reviewnya.
Nah yang bakal aku share di postingan ini adalah masker keluaran Sariayu. 
Sebenarnya aku baru-baru ini aja tau masker dengan varian ini, sebelumnya aku pernah pakai Sariayu yang khusus kulit berjerawat tapi sayangnya gak ada hasil yang signifikan, jadi aku gak pernah pakai lagi.

Masker ini punya 4 varian yaitu : Beras Merah, Beras Putih, Kacang Hijau, dan Ketan Hitam


Tiap varian beda manfaat ya. Aku kutip untuk kandungan dan manfaatnya dari Webnya Sariayu langsung ya.

Beras Merah: mengandung vitamin B1, B6, dan vitamin B12, kandungan mineral, selenium, magnesium, mineral dan antosianin, kandungan beras merah, madu, ekstrak temugiring, panthenol, dan ekstrak kemuning, 
Manfaat: Mendorong pembentukan energy sel, kandungannya berfungsi sebagai antioksidan dan mampu menjaga kelembaban kulit, mengusir kulit kusam sehingga kulit tetap lembab sekaligus mengencangkannya.

Beras Putih: mengandung collagen, vitamin B kompleks, vitamin E, oryzanol, pati bengkoang, AHA, ekstra selasih, minyak lemon
Manfaat: melembabkan kulit,meningkatkan produksi collagen, mengatasi masalah kulit akibat sengatan matahari, yang berpengaruh baik terhadap elastisitas kulit, membantu mengangkat sel kulit mati dan mencerahkan kulit

Kacang Hijau : mengandung protein tinggi, berbagai mineral, vitamin E, vitamin B1, vitamin B2, serta asam lemak esensial, zat antioksidan, madu, pegagan, allantoin 
Manfaat: Membantu menjaga kekencangan, merawat kehalusan, dan merawat kulit yang berjerawat, memperlambat penuaan dini, membantu merawat kekencangan kulit wajah dan meregenerasi sel kulit secara maksimal. 

Ketan Hitam : mempunyai kandungan gizi yang tinggi dan vitamin yang beragam dibandingkan beras putih dan beras merah.Kaya akan zat antioksidan, antosianin , madu, vitamin E, ekstrak kemuning
Manfaat : membantu dalam peremajaan kulit, pengecilan pori-pori 

Waktu itu aku beli di toko kecantikan yang kecil, jadi variannya gak komplit dan cuma ada kacang hijau dan ketan hitam. Aku pilih kacang hijau karena menyesuaikan dengan kondisi kulitku yang acne prone. Tapi sebenernya tergiur juga sih dengan varian lainnya.

Nah, kita langsung aja ke penampakannya ya :


Kandungannya sama dengan apa yang sudah kutulis sebelumnya ya. 1 sachet ini isinya 10 gr dengan harga 8.000. Dibandingkan dengan masker bubuk sachetan yang lain, aku ngerasa ini isinya dikit banget, bahkan kaya cuma bisa dipake 1x aja. Bisa sih untuk berkali-kali tapi maskernya cair gitu (banyakin air) lol. Jadi waktu aku pake ini, sisanya mungkin 1/3 nya lah, padahal mukaku ini tergolong kecil. 

Untuk bubuk maskernya lembuuuut sekali. Kaya tepung terigu teksturnya. Gak ada kasar-kasarnya sama sekali. Warnanya putih kehijauan.




Oh iya, aku kalau maskeran, si maskernya selalu kusimpan dulu di kulkas supaya waktu maskeran rasanya nyessshhh adeeem. Begitu juga dengan masker ini, sebelumnya aku simpan dulu di kulkas, jadi waktu dipake segeerrr.

Hal pertama yang aku rasain saat pake masker ini adalah adem, yang kedua adalah BAU. Agak sulit ya mendefinisikan baunya seperti apa, aku juga gak paham. Baunya kaya bedak jadul gitu, wangi bikin puyeng, kalo kamu pernah coba bedak-bedak viva, kayanya gak beda jauh sih sama wangi bedak viva itu.
                               
Masker ini cepet keringnya dan ngencengnya cepet, mungkin 10 menitan udah kering dan kaku. Aku gak gerak sama sekali dia udah retak-retak gitu. Jadi beware ya, kalau udah kering mending langsung dibilas, jangan dibiarin lama-lama. Takutnya wajahmu jadi kering.

Dia bener-bener menyamarkan pori, mengangkat minyak, sedikit mengurangi merah-merah jerawat di pipiku. Kulitku jadi halus seketika dan memang jadi agak kering sih, tapi setelahnya juga kulitku bakal berminyak lagi. Jadi buat kalian yang jenis kulitnya berminyak, boleh banget coba ini. Tapi buat yang kulitnya udah kering, mungkin lebih baik coba varian yang lain, karena untuk yang Kacang Hijau ini kayanya memang lebih cocok untuk kulit berminyak dan berjerawat.

So, kesimpulannya

+ Terjangkau
+ Kandungan dan manfaatnya banyak
+ Mudah diaplikasikan
+ Harga terjangkau
+ Menyamarkan pori
+ Mengangkat minyak berlebih
+ Mengurangi merah jerawat

- Aku belum terbiasa dengan baunya yang "unik"
- Isinya dikit dibanding dengan masker bubuk umumnya
- Kurang cocok untuk kulit kering

Price : 8.000 per 10 gr

Rate : 8/10

Repurchase : Yes! Mungkin aku bakal coba semua variannya, dan kalau aku udah coba akan aku share mana yang paling oke menurutku.

See you, pretties!
Continue reading REVIEW : Masker Sariayu Kacang Hijau