Showing posts with label PRODUK BUMIL BUSUI. Show all posts
Showing posts with label PRODUK BUMIL BUSUI. Show all posts

Wednesday, 8 April 2020

, , , , , ,

REVIEW : Sukin Facial Moisturiser, Pelembap Yang Super Lembap

Setelah takjub dan jatuh cinta dengan Sukin Rosekip Oil yang sudah saya tulis alasannya di sini, saya tertarik untuk mencoba lebih banyak produknya, yaitu Facial Moisturiser dan Hydrating Mist Tonernya. Karena saya gak beli dalam waktu yang bersamaan, dan karena saya punya pengalaman yang berbeda di tiap produk, maka reviewnya akan saya pisahkan.

Produk Sukin lain yang pertama saya incar adalah moisturiser. Mengingat, moisturiser-moisturiser andalan saya, yang juga sering saya ulas di blog ini, entah mengapa efeknya gak sebagus saat awal-awal pemakaian. Mungkinkah mereka bosan padaku? Jadi intinya, saya berusaha mencari penggantinya, yang mudah-mudahan bisa cocok juga di kulit sensitif dan acne prone saya, seperti Sukin Rosehip Oil. Agak bingung waktu milih produk moisturiser Sukin, karena variannya cukup banyak. Tapi akhirnya, saya memutuskan untuk memilih basic seriesnya, yang ketika saya lihat ternyata mengandung aloe vera, yang biasanya selalu bekerja baik di kulit saya.

Review Sukin Signature Facial Moisturiser  Indonesia

KEMASAN

Review Sukin Signature Facial Moisturiser  Indonesia

Kemasan botol pump plastik yang kokoh dengan metode ulir ini termasuk kemasan yang saya suka. Praktis dan higienis, sehingga saya gak perlu colek-colek krimnya pakai tangan saya, dan juga gak perlu pusing-pusing menakar jumlah yang akan dikeluarkan. Minusnya, kemasan seperti ini kurang travel friendly, karena sangat memungkinkan pumping ulirnya tergeser saat beradu dengan benda-benda lain dan membuat isi produknya keluar .

TEKSTUR

Teksturnya berupa krim dengan tekstur yang lebih cair dan ringan. Karena ringan ini, saya pikir akan cepat menyerap ke dalam kulit. Tapi ternyata, anehnya kesan lengket di wajah ini agak lama menghilang, apalagi jika ditambah dengan minyak berlebih di wajah saya, haduh udah deh, jadi sasaran empuk bakteri-bakteri penyebab jerawat. Satu-satunya cara menghilangkan rasa lengketnya adalah dengan mengaplikasikan bedak tabur di atasnya. Tapi, kalau di rumah, saya agak males ya kalau harus pake bedak, meskipun itu bedak tabur.

AROMA

Hmm.. Ekspektasi saya moisturiser Sukin ini gak akan mengandung aroma apapun. Kata orang, aromanya enak dan manis, tapi buat saya yang mencintai skincare tak beraroma, aromanya cukup menyengat.

KANDUNGAN

Kandungan utama yang menjadi highlightnya adalah Aloe Vera, Rosehip Oil, Avocado, Sesame Oil. Sedangkan kandungan selengkapnya :

Water (Aqua), Aloe Barbadensis Leaf Juice, Sesamum Indicum (Sesame) Seed Oil, Cetearyl Alcohol, Glycerin, Cetyl Alcohol, Ceteareth-20, Rosa Canina Fruit Oil (Rose Hip), Theobroma Cacao (Cocoa) Seed Butter, Butyrospermum Parkii (Shea Butter), Simmondsia Chinensis (Jojoba) Seed Oil, Persea Gratissima (Avocado) Oil, Triticum Vulgare (Wheat) Germ Oil, Tocopherol (Vitamin E), Equisetum Arvense Extract (Horsetail) , Arctium Lappa Root Extract (Burdock), Urtica Dioica (Nettle) Leaf Extract, Citrus Tangerina (Tangerine) Peel Oil, Citrus Nobilis (Mandarin Orange) Peel Oil, Lavandula Angustifolia (Lavender) Oil, Vanillin, Vanilla Planifolia Fruit Extract, Citrus Paradisi (Grapefruit) Seed Extract, Phenoxyethanol, Benzyl Alcohol, Limonene*, Linalool*. *Natural component of essential oils.
  
Tentu saja, sesuai dengan brandingnya, kandungan-kandungan yang sangat aman dan ramah lingkungan.

Review Sukin Signature Facial Moisturiser  Indonesia
KLAIM  

Review Sukin Signature Facial Moisturiser  Indonesia
  • Mendorong pembaharuan kulit yang sehat
  • Membantu meminimalkan tanda-tanda penuaan
  • Melembapkan dan melembutkan kulit
 CARA PEMAKAIAN
  • Bersihkan wajah
  • Pijat dengan lembut ke seluruh permukaan wajah dan leher
HASIL PEMAKAIAN

Seperti biasa, sebelum saya menulis review, saya sudah menggunakan produk ini selama kurang lebih 1 bulan. Makanya, akhir-akhir ini saya jarang review skincare. Butuh waktu yang cukup lama untuk menuliskan kualitas suatu produk, sedangkan wajah saya hanya 1. Sekarang-sekarang juga saya gak seimpulsif dulu, yang dikit-dikit ganti skincare hanya demi mengikuti tren. Jadi, review yang saya buat memang berdasarkan pengalaman pribadi dalam pencarian skincare yang cocok di kulit saya yang sensitif.

Review Sukin Signature Facial Moisturiser  Indonesia

Pemakaian pertama bikin saya pusing karena aromanya yang cukup menyengat, meskipun aromanya wangi dan manis, tapi tetap saya gak suka. Hasil pemakaian seminggu pertama sempat bikin saya senang. Meskipun saya kurang suka dengan sensasi lengket setelah pemakaian, namun untuk efek melembapkannya sangat terasa. Tapi lama-lama, saya agak keganggu dengan efek lengket yang juga gak menghilang setelah beberapa jam pemakaian. Justru, semakin lama, kulit wajah saya semakin lengket dan berminyak yang betul-betul bikin gak nyaman. Saya jadi ngebayangin berbagai macam debu dan kotoran yang dapat dengan mudah menempel di kulit saya.

Review Sukin Signature Facial Moisturiser  Indonesia
Dan betul saja, seminggu setelahnya, yang berarti 3 minggu masa pemakaian, saya ngerasa tekstur kulit wajah saya jadi gak rata. Ada beberapa whitehead yang muncul di bagian pipi dan dahi. Saya yakin betul, ini adalah efek dari kotoran dan minyak yang tercampur di wajah saya. Maka dari itu, saya menyimpulkan, meskipun pada kemasannya ditulis bahwa produk ini cocok untuk segala jenis kulit, tapi untuk kulit berminyak, rasanya kurang cocok, apalagi untuk tipe kulit acne prone seperti saya. Saya lebih merekomendasikan ini buat kalian yang punya kulit sensitif dan kering, karena tekturnya tadi, yang betul-betul bikin kulit wajah terasa lebih lembap.

KESIMPULAN

+ Model pump
+ Melembapkan wajah
+ Cocok untuk kulit kering
+ Tidak mengandung bahan-bahan berbahaya
- Sulit dicari, harus online
- Terlalu wangi
- Kurang cocok untuk kulit yang terlalu berminyak dan acne prone

Nilai : 2.5/5
Harga : 145.000 untuk 125 ml (tergantung beli di mana)
Disclaimer : Artikel ini ditulis atas pengalaman pribadi penulis, bukan sponsor maupun endorsement
Continue reading REVIEW : Sukin Facial Moisturiser, Pelembap Yang Super Lembap

Tuesday, 17 September 2019

, , , , , ,

REVIEW : Some By Mi Truecica Mineral 100 Calming Sunscream, Sunscreen Untuk Kulit Sensitif

Sebagai seorang beauty blogger, saya ingin membuat pengakuan dosa selama hamil, bahwa saya melewatkan step terpenting dalam rutinitas skincare selama hampir 4 bulan lamanya. Kira-kira step terpenting dalam rutinitas skincare itu apa coba? Ya, suncreen atau sunblock!

Maafkan saya ya kulit, telah mengabaikan bahayanya sinar matahari. Bukannya kenapa-kenapa, tapi memasuki trimester kedua, kulit wajah saya menjadi lebih sensitif. Gak ada satupun skincare terutama sunscreen yang cocok dengan kulit saya. Saya juga terlalu parno untuk mencoba produk-produk baru yang belum pernah saya coba sebelumnya. Alhasil, kulit wajah saya jadi super kusam dan gelap selama hamil. Tapi, di penghujung trimester 3 ini, akhirnya saya menemukan sunscreen rekomendasi sahabat saya, yang katanya jadi favorit orang-orang yang punya kulit sensitif karena produk ini gak mengandung 20 jenis bahan berbahaya yang biasanya ada di produk lain. Udah mulai penasaran produk apa? Ini dia, Some By Mi Truecica Mineral 100 Calming Suncream.

Review Some by Mi Truecica Mineral 100 Calming Sunscreen

Brand Korea ini sudah sering saya dengar. Orang-orang heboh tentang betapa ajaibnya brand ini, terutama produk Miracle Tonernya yang mengandung AHA BHA PHA. Justru untuk produk suncream ini belum pernah saya dengar sebelumnya. Makanya, saya berusaha meracuni kalian, siapa tau kalian yang baca sama seperti saya, punya kulit sensitif dan sulit untuk cocok dengan kandungan sunscreen.

KEMASAN

 Review Some by Mi Truecica Mineral 100 Calming Sunscreen

Kemasannya gak istimewa. Design kemasannya hijau, sama seperti kebanyakan produk Some By Mi. Dikemas dalam tube yang berukuran lebar, menurut saya kemasannya terlalu besar. Kenapa? Karena sebetulnya produknya gak mengisi penuh tubenya. Banyak juga konsumen yang mengeluhkan soal ini, disangka produknya sudah pernah dipakai, karena saat beli terlihat gak penuh. Jadi saya pikir, kenapa mereka gak pakai kemasan yang lebih kecil, yang sesuai dengan isi produknya. Tapi, saya yakin, mereka punya alasan khusus untuk itu.

Review Some by Mi Truecica Mineral 100 Calming Sunscreen 

Di samping itu, saya suka dengan kemasan boxnya yang menyertakan segel hologram Some By Mi. Meskipun terkesan bukan hal penting, tapi menurut saya ini sedikit membantu meyakinkan kita saat belanja online.

KLAIM

Review Some by Mi Truecica Mineral 100 Calming Sunscreen

Sejujurnya, jika mengandalkan kemampuan saya, saya gak akan paham sama sekali fungsi dari produk ini, karena semua informasi ditulis dalam Bahasa Korea, Tapi, terima kasih U Dictionary yang mempermudah pekerjaan saya ini. Jadi, di sini saya akan menerjemahkan secara singkat, informasi yang dituliskan di bagian kemasan produk ini.
    • Tabir surya yang melindungi kulit yang sensitif dari sinar UV dan polusi lingkungan yang berbahaya
    • UVA, UVB menghalangi sinar UV, serta kandungan Truecica yang alami membuat kulit menjadi sehat
    Kegunaan : Melindungi kulit dari sinar UV. (SPF 50 dan PA++++) membantu mencerahkan kulit wajah. Membantu mengurangi garis halus pada kulit.

    Perhatian : Apabila timbul gejala yang tidak normal setelah penggunaan, seperti kemerahan, bengkak, atau rasa gatal, segera hubungi dokter.

    KANDUNGAN

    Water, Cetyl Ethylhexanoate, Butylene Glycol, Glycerin, Dipropylene Glycol, Zinc Oxide, Silica, 1,2-Hexanediol, Niacinamide, Polyglyceryl-3 Methylglucose Distearate, Melaleuca Alternifolia (Tea Tree) Leaf Water, Titanium Dioxide(CI 77891), Sodium Polyacryloyldimethyl Taurate, Cetearyl Olivate, Sorbitan Olivate, Stearic Acid, Citrus Aurantium Dulcis (Orange) Peel Oil, Lauroyl Lysine, Disodium EDTA, Acrylates/C10-30 lkyl Acrylate Crosspolymer, Melaleuca Alternifolia (Tea Tree) Leaf Oil Lavandula Angustifolia (Lavender) Oil, Adenosine, Centella Asiatica Extract, Artemisia Vulgaris Extract, Caprylyl Glycol, Madecassoside, Asiaticoside, Asiatic Acid, Madecassic Acid

    CARA PAKAI

    Gunakan di akhir rangkaian skincare, ambil produk dengan jumlah cukup. Gunakan pada wajah dan leher. 

    TEKSTUR, AROMA, DAN WARNA

    Tekstur dari suncream ini adalah cream yang gak terlalu kental. Mudah diratakan dan juga cepat menyerap. Aromanya lembut, gak terlalu menyengat, mirip-mirip dengan aroma day creamnya Sukin. Buat saya, wangi seperti ini gak terlalu ganggu, jadi gak ada masalah sama sekali. Untuk warnanya, warnanya putih seperti sunblock kebanyakan. 

    HASIL PEMAKAIAN

    Jadi ceritanya, awalnya saya gak ada pikiran untuk mencoba produk baru di masa kehamilan ini. Tapi karena sudah terlalu lama saya skip sunscreen, saya merasa berdosa karena sudah membiarkan kulit ini dijahatin sinar UV. Akhirnya, saya minta rekomendasi ke sahabat saya (yang juga beauty enthusiast) kalau saya lagi cari sunscreen untuk kulit sensitif yang gak mengandung paraben, fragrance, dan bahan-bahan yang biasanya memang saya hindari selama ini, terutama saat saya hamil. Akhirnya, sahabat saya bilang kalau Some By Mi Truecica Mineral 100 Calming Suncream ini lagi jadi favorit banyak orang, termasuk orang-orang dengan kulit sensitif dan acne prone, yang biasanya memang sulit cocok dengan produk sunscreen. Atas dasar itulah, saya tertarik untuk mencoba suncream keluaran Korea ini.

    Pertama kali saya coba produk ini, saya langsung notice aromanya yang mirip dengan aroma day creamnya Sukin. Seperti yang pernah saya ceritakan sebelumnya, bahwa Sukin adalah brand skincare dengan aroma yang masih bisa saya toleransi, karena memang aromanya gak mengganggu dan gak menyengat juga. 

    Waktu saya baca kandungannya, suncream ini mengandung beberapa bahan physical sunscreen, sunscreen yang memang lebih ditujukan untuk kulit berjerawat dan sensitif. Tapi ya, seperti yang kita tau, kelemahan dari physical sunscreen adalah efek whitecast yang bikin kulit menjadi putih. Tapi buat saya gak masalah, whitecast masih bisa ditutup oleh makeup yang benar.

    Suncream ini, meskipun berbentuk cream, tapi bukan cream padat. Bahkan bisa dibilang teksturnya menyerupai gel. Sekali diaplikasikan di wajah, sangat mudah diratakan dan juga mudah menyerap. Gak sampai 10 detik, produknya terserap di kulit dengan sempurna. Biasanya, kebanyakan sunscreen bikin wajah lengket dan kusam, tapi nggak dengan suncream ini. Saat dipegang, gak ada sama sekali sensasi lengket, justru kulit terasa lebih halus. Efek whitecastnya gak begitu ketara. Memang sih, suncream ini bikin kulit setingkat lebih terang, tapi bukan jadi putih, buat saya malah terlihat seperti menggunakan tone up cream. 

    Review Some by Mi Truecica Mineral 100 Calming Sunscreen

    Review Some by Mi Truecica Mineral 100 Calming Sunscreen
     
    Hal lain yang saya rasakan setelah menggunakan suncream ini adalah sensasi ademnya. Suncream ini membuat kulit lebih dingin, bikin kulit lebih rileks. Sunscream dengan SPF 50 dan PA++++ ini terasa ringan di wajah, sama sekali gak kerasa berat seperti yang biasa saya rasakan saat menggunakan sunscreen. Terlebih lagi, yang terpenting adalah, suncream ini sama sekali gak menimbulkan reaksi negatif di kulit sensitif saya. Justru saya merasa kulit saya lebih bersih, entah hanya sugesti, tapi ya kita gak bisa menyangkal juga betapa pentingnya sunscreen bagi kesehatan kulit kita. Ya kan?

    Karena sudah merasakan efek yang luar biasa oke ini, saya jadi kepikiran untuk melengkapi rangkaian Some by Mi yang lain. Ternyata, Some By Mi ini bisa heboh karena memang kualitasnya sebagus itu, bukan sekedar rame-rame sesaat doang. Kalau kalian, ada produk Some By Mi yang jadi favorit kalian? Coba sharing dong!

    KESIMPULAN

    + SPF 50 dan PA++++
    + Teksturnya ringan, mudah diratakan, dan mudah menyerap
    + Aromanya lembut
    + Terdapat segel hologram Some By Mi
    + Kemasan tube ulir, aman dibawa berpergian
    + Efek whitecast gak mengganggu
    + Gak mengandung 20 bahan kosmetik yang berbahaya
    + Cocok di kulit saya yang sensitif
    + Sensasi adem saat diaplikasikan
    + Gak berat/lengket di wajah
    - Informasi ditulis dalam Bahasa Korea (harus cari tau sendiri informasinya)
    - Harus beli online
    - Kemasannya lumayan besar untuk ukuran 50ml

    Harga : 130.000 - 150.000 untuk 50 ml
    Nilai : 4/5

    Disclaimer : Artikel ini ditulis atas pengalaman pribadi penulis, bukan sponsor maupun endorsement.
    Continue reading REVIEW : Some By Mi Truecica Mineral 100 Calming Sunscream, Sunscreen Untuk Kulit Sensitif

    Sunday, 15 September 2019

    , , , , ,

    Siapa Bilang Bumil Gak Boleh Maskeran? Intip Masker Favoritku Selama Hamil!


    Lagi-lagi seputar perawatan kulit selama hamil. Mudah-mudahan gak pada bosan ya. Alasan saya bolak balik menulis topik seputar ini adalah karena saya sendiri mengalaminya. Kecemasan-kecemasan melakukan perawatan kulit selama hamil, tapi juga gak bisa kalau hanya mendiamkan kulit yang kusam dan kucel karena kurang perawatan ini. Seperti yang saya pernah bilang, bahwa saya merasa kulit saya super kusam saat memasuki trimester kedua. Saya masih bisa bertahan jika hanya sekedar kusam, tapi kalau sudah masalah jerawat.. hmm.. bawaannya emosi terus. Mengatasi jerawat itu selalu tricky. Salah-salah mengobati, bisa jadi malah menimbulkan lebih banyak jerawat. Akhirnya, setelah memasuki trimester kedua, saya mulai agak rajin melakukan perawatan wajah di rumah, meskipun hanya sekedar maskeran. 

    Kalian, para bumil pasti sudah banyak browsing juga mengenai ini. Masker untuk bumil yang aman apaan sih? Dan pastinya jawabannya kebanyakan adalah masker-masker dari bahan alami yang dapat dengan mudah ditemukan di dalam kulkas atau dapur. Sebutlah madu, masker andalan sejuta umat yang sayangnya gak pernah cocok di saya. Memang betul saya pernah berbagi resep tentang masker madu dan brown sugar yang jadi andalan saya. Tapi, penggunaan madu tok, tanpa campuran lain, hanya membuat kulit saya terasa gatal. Jadi, ingat ya ibu-ibu, gak semua bahan alami akan cocok di kulit kita. Bahkan, beberapa pakar bilang justru penggunaan bahan-bahan alami sebagai perawatan kecantikan kurang baik untuk kulit-kulit yang sensitif dibanding produk kecantikan yang dijual di pasaran. 

    Masker Yang Aman Untuk Ibu Hamil dan Menyusui

    Bahan alami lainnya yang kerap kali dijadikan masker adalah lidah buaya. Lidah buaya memiliki efek soothing yang luar biasa. Tapi sayangnya, bahan ini masih menuai pro kontra jika digunakan untuk ibu hamil. Lidah buaya bisa menurunkan kadar glukosa darah yang berpotensi menyebabkan bahaya bagi ibu dan bayinya. Setiap produk pangan, khususnya pencahar yang mengandung ekstrak aloe vera dapat mengurangi tingkat elektrolit sehingga gak aman untuk dikonsumsi selama kehamilan. Dari informasi tersebut, ada beberapa pendapat. Beberapa mengatakan gak masalah menggunakannya selama gak ditelan, tapi beberapa juga lebih memilih mencari aman dan menghindari penggunaan dalam bentuk apapun. 

    Masker Yang Aman Untuk Ibu Hamil dan Menyusui 

    Selain madu dan aloe vera, masih banyak jajaran bahan alami lain yang sering digunakan oleh ibu hamil. Sebutlah kopi, teh, susu, yoghurt, kunyit, dan jejeran bahan dapur lainnya. Tapi, di sini saya mau sharing 2 masker yang gak diambil dari dapur ataupun kulkas, tapi harganya tetap terjangkau, dan sangat aman digunakan untuk ibu hamil. 

    Apakah itu?

    1. Raeccabeauty 100% Organic Face Mask

    Masker ini saya temukan di Instagram kala saya sedang mencari masker-masker organik. Ada cukup banyak merk dan kebanyakan merk indie yang masih asing terdengar, dan entah kenapa saat itu saya tertarik dengan Raeccabeauty ini. Ada berbagai varian masker yang dijual, disesuaikan dengan fungsinya. Misalnya varian milk untuk kulit normal, greentea untuk kulit berjerawat-berminyak, oatmeal untuk kulit normal-kering, dan beetroot untuk kulit normal-berminyak. Bentuk dari masker ini adalah bubuk yang harus diseduh, karena dari berbagai info yang saya dapat, masker jenis ini lebih aman dibandingkan sheet mask ataupun masker-masker yang modelnya basah. Masker ini termasuk terjangkau, harganya ganya 7.000 untuk 20 gram, yang biasanya bisa saya pakai sampai 5x pemakaian.

    Masker Yang Aman Untuk Ibu Hamil dan Menyusui

    Meskipun variannya banyak, kandungan dari tiap masker ini nyaris sama. Semuanya sama-sama mengandung clay, aloevera gel, olive, tea tree hydrosol. Sesederhana itu saja. Cara penggunaannya pun seperti masker pada umumnya, yaitu :
    1. Pastikan wajah sudah bersih sebelum pemakaian masker
    2. Ambil 1(satu) sendok teh Raecabeauty face mask
    3. Campurkan dengan 1 sendok teh air mineral/ fresh milk/ madu
    4. Disesuaikan saja, lalu aduk hingga rata
    5. Aplikasi ke wajah secara merata
    6. Tunggu 10-15 menit
    7. Bilas wajah dengan air biasa
    8. Gunakan setiap malam sebelum tidur, dua hari sekali
    Masker Yang Aman Untuk Ibu Hamil dan Menyusui 

    Hasil yang saya dapatkan dari penggunaan masker ini memang gak signifikan, bahkan saya merasa gak ada perubahan apapun kecuali tekstur kulit yang lebih halus. Tapi, buat saya, itu masih lebih baik dibanding gak ada perubahan sama sekali dan membiarkan kulit saya buluk. Seenggaknya saya masih bertanggung jawab terhadap kecantikan kulit wajah meskipun saya sedang hamil. Oh ya, sebetulnya banyak merk indie yang mengeluarkan masker organik seperi Raeccabeauty ini. Jadi, saya sempat berniat mencoba merk lain kalau masker ini sudah habis. Siapa tau ada yang lebih cocok dengan kulit saya yang agak rewel. Tapi, sebelum saya mencoba merk lain, Ibu membawa masker andalannya ketika muda, yang ternyata bekerja dengan sangat baik di kulit wajah saya. Apa coba? Yuk, intip poin selanjutnya!

    2. Bedak Saripohatji/ Bedak Dingin


    Coba tunjuk tangan, di sini siapa yang gak familiar dengan produk ini? Kalau masih ada yang ngacung, sayang sekali ya kamu melewatkan salah satu benda ajaib yang ada di muka bumi ini. Saripohatji, atau orang biasa menyebutnya bedak dingin, adalah masker yang sudah beredar dari zaman dulu, dari tahun 1927. Gila kan lama banget? Bahkan saat itu Indonesia belum merdeka. Saripohatji yang merupakan asli Ciamis ini dibuat oleh S. Marijah. Meskipun sudah beredar lama, sepengetahuan saya, kemasannya gak pernah berubah. Hanya dibungkus kertasputih dengan print tulisan jadul berwarna merah.

    Masker Yang Aman Untuk Ibu Hamil dan Menyusui

    Dulu saya pernah pakai saripohatji ini, mungkin saat saya SMP. Tapi karena saat itu saya gak punya banyak masalah kulit, jadi saya gak begitu merasakan perbedaan apapun. Nah, baru kemarin saya bernostalgia, mencoba kembali saripohatji ini atas saran Ibu yang juga kasihan dengan saya yang terus menerus mengeluh soal muka kusam dan berjerawat.

    Saripohatji ini adalah tipe masker yang juga harus diseduh. Namun bedanya dengan masker bubuk pada umumnya, bentuknya seperti tablet-tablet lonjong. Saya gak menghitung ada berapa tablet dalam 1 bungkus, yang jelas isinya 20 gram, dan harganya? Hanya 3.000 saja! Sekali saya maskeran, saya hanya menghabiskan 3 tablet, itupun sudah termasuk masker leher. Menurut informasi yang ditulis pada kertas kemasannya, saripohatji ini banyak manfaatnya, gak cuma untuk jerawat. Nih saya tuliskan informasi yang tertulis pada kertas pembungkusnya :

    Masker Yang Aman Untuk Ibu Hamil dan Menyusui
     
    Bedak saripohatji adalah suatu obat paras muka yang ajaib sekali bagi menyembuhkan segala penyakit kulit muka. Bedak saripohatji atau bedak yang aneh mustajab dan mengherankan khasiatnya. Aturan pakainya (kalau digunakan obat) :
      
    Ambil 2-3 pil bedak pakai air, jangan terlalu encer, sebelum tidur malam boleh pakai seperti param setelah 4-5 menit lamanya boleh gosok pakai tangan sampai itu bedak bergerentelan seperti daki (keringat kering)

    Tetapi jangan kaget kalau bangun tidur pagi-pagi mata terasa tidak sehat banyak keluar kotoran dan mata seperti yang berpenyakitan. Menandakan itulah yang menjadikan penyakit kulit muka, seperti beruntusan ketuwuhan, panu, bekas kuris, jerawat, dll. 

    Kejadian begitu tidak selamanya tetap, hanya 2-3 hari saja, seterusnya memakai bedak seperti biasa akan terhindar dari segala penyakit kulit muka. Kemudian paras menjadi bersih, bersinar, dan bersahaja. Begitulah keanehan dan kemustajaban Bedak Saripohatji, beribu-ribu orang yang telah tertolong oleh khasiatnya Bedak Saripohatji dan sanggup menghilangkan segala penyakit kulit. 
     
    Baca informasi di atas bikin saya senyum-senyum sendiri. Kata-kata marketing nya benar-benar totalitas. Belum pernah kan denger ada masker yang bakal bikin muka bersahaja? Nah, masker ini bisa! Hehehe. Tapi, kalau saya lihat cara pemakaiannya, mungkin itu yang orang-orang zaman dulu lakukan ya. Betul-betul dijadikan bedak. Tapi buat saya, jadi masker saja cukup, karena bedak ini sangat menyerap minyak. Saya kan gak mau juga muka tiba-tiba jadi kering kerontang karena membiarkan bedak saripohatji ini lama-lama bertengger di atas kulit.

    Awalnya, yang bikin saya jatuh cinta dengan masker ini adalah aromanya. Bedak saripohatji ini terbuat dari berbagai macam daun, buah, akar, dan pohon-pohon, yang membuat aromanya khas pada saat sudah diseduh. Bukan aroma wangi, aromanya aneh. Beberapa orang mungkin bakal gak suka dengan baunya, tapi saya sendiri malah suka banget. Pertama kali mengoleskan masker ini ke wajah, kulit wajah seketika langsung nyessss... adem. Saya baru sadar, mungkin ini kenapa orang-orang menyebutnya bedak dingin, karena memang menimbulkan sensasi dingin. Masker ini termasuk cepat kering, gak perlu nunggu lama-lama bisa langsung bilas.

    Masker Yang Aman Untuk Ibu Hamil dan Menyusui

    Setelah menggunakan masker ini, esoknya, jerawat saya kempes semua! Sumpah ya, ini saya gak bohong. Tekstur kulit wajah lebih rata karena jerawat dan beruntusan menjadi kering. Selama ini saya sudah menghabiskan hampir 3 bungkus bedak Saripohatji dan jerawat gak pernah datang lagi. Kalaupun muncul jerawat, jerawat sopan, hanya 1 atau 2, bukan yang datang bergerombol. Gak ada efek lain yang saya rasakan selain efeknya terhadap jerawat. Jadi saya simpulkan, bedak saripohatji ini lebih dikhususkan bagi kalian yang memiliki kulit berminyak-berjerawat. Masker ini memang benar-benar mengurangi kadar minyak di wajah, makanya menurut saya agak kurang cocok jika digunakan di kulit kering. Jadi kalau kalian yang punya kulit kering tapi berjerawat ingin mencoba produk ini, ada 2 tips yang bisa saya kasih :
    1. Gak perlu memakai masker ke seluruh wajah, cukup ditotol di bagian-bagian jerawatnya saja
    2. Kalau ingin dipakai di seluruh wajah, cukup didiamkan sebentar, gak perlu menunggu maskernya kering, langsung bilas dan gunakan pelembap.
    Nah, 2 itu adalah masker favorit saya selama hamil. Alhamdulillah, saat ini jerawat sudah hilang. Tinggal menunggu bekas-bekasnya memudar. Kalau kalian, terutama bumil, ada gak masker favorit kalian? Sharing dong! Siapa tau saya bisa keracun juga!
    Continue reading Siapa Bilang Bumil Gak Boleh Maskeran? Intip Masker Favoritku Selama Hamil!

    Saturday, 31 August 2019

    , , , , , , ,

    REVIEW : Aloha Deodorant, Bebas Bau Badan dengan Bahan Alami

    Sebelumnya saya pernah cerita, kalau selama hamil, saya agak mengurangi penggunaan skincare, baik perawatan wajah maupun perawatan tubuh. Produk-produk yang saya gunakan hanya yang essential, itupun membutuhkan waktu agak lama untuk menyeleksi produk yang saya rasa aman bagi saya dan janin.  Produk yang saya ulas kali inipun termasuk salah satu di antaranya. Salah satu produk essential perawatan tubuh, yaitu deodoran. 

    Sebetulnya, sebelum hamilpun saya belum pernah menemukan deodoran yang cocok. Bukan berarti produk tersebut gagal menahan bau badan, tapi karena produknya membuat kulit ketiak saya menjadi lebih kering dan sering gatal. Padahal, saya hampir mencoba semua produk deodoran yang dijual di supermarket ataupun di drug store, dari mulai yang roll on,  krim oles, spray, semuanya sama, bikin kulit kering dan gatal. Akhirnya, saya gak sengaja lihat review seorang beauty vlogger tentang brand lokal dari Malang yang menjual body care organik, yaitu The Natural Story. The Natural Story, ini punya beberapa produk organik yang berfungsi untuk merawat ketiak, dari mulai scrub, night cream underarm, dan terakhir deodorannya.

    Review Aloha Deodorant, Deodorant Organik Untuk Ibu Hamil

    KEMASAN

    Kemasan Aloha Deodorant ini berbentuk jar ulir dari bahan alumunium. Tentunya pemilihan kemasan ini bukan tanpa alasan. Melihat dari tekstur produk ini, rasanya kemasan berupa jar adalah yang terbaik dibanding tipe kemasan lainnya.

    KLAIM

    Aloha Deodorant menjaga kesegaran tubuh selama beraktivitas seharian. Deodorant natural antiperspirant yang cocok digunakan segala jenis kulit termasuk kulit sensitif.

    KANDUNGAN

    Review Aloha Deodorant, Deodorant Organik Untuk Ibu Hamil


    Bisa dilihat pada kemasannya bahwa semua kandungannya berasal dari bahan-bahan natural dan didominasi oleh virgin coconut oil. Ini alasannya produk Aloha Deodorant berani mengklaim dirinya cocok untuk semua jenis kulit termasuk yang sensitif, bahkan aman juga untuk ibu hamil dan ibu menyusui.

    TEKSTUR, WARNA, DAN AROMA

    Review Aloha Deodorant, Deodorant Organik Untuk Ibu Hamil

    Teksturnya cukup unik. Sangat padat seperti lilin. Saking padatnya, butuh tekanan yang cukup kuat untuk mengambil produknya. Tapi uniknya, meskipun teksturnya sangat padat dan keras, produk ini mudah dibaurkan di kulit, dan yang lebih penting adalah, gak menggumpal dan mudah menyerap. Warnanya putih dengan aroma yang agak aneh. Bukan aroma yang mengganggu, tapi tipe-tipe aroma produk organik yang memang gak menggunakan parfum.

    HASIL PEMAKAIAN

    Hal pertama yang saya notice dalam menggunakan produk ini adalah produk ini gak sepraktis produk deodorant roll on yang biasanya saya pakai. Yang biasanya saya tinggal oles-oles, sekarang saya harus colek produknya, baru mengaplikasikan dan memastikan kalau produknya sudah merata dan juga menyerap ke dalam kulit. Gak ada sensasi perih atau apapun, dan tentunya gak ada rasa gatal seperti yang biasa saya rasakan saat memakai deodoran. Deodoran ini juga cukup cepat menyerap dan gak meninggalkan kesan lengket sama sekali.

    Review Aloha Deodorant, Deodorant Organik Untuk Ibu Hamil

    Setelah saya menggunakannya selama 2 minggu, ada beberapa hal yang bisa saya ulas di sini. Yang pertama, meskipun Aloha Deodorant ini mampu menahan bau badan, tapi dia gak menahan keringat. Saat saya hanya melakukan aktivitas ringan sih, semuanya aman-aman aja. Keringat masih bisa terkontrol. Tapi ketika saya beraktivitas di luar ruangan dalam waktu yang lama, saya merasakan ketiak saya basah oleh keringat. Eits jangan khawatir, meskipun basah, tapi anehnya gak bau sama sekali, netral aja gitu baunya. Kalaupun merasa gak nyaman dengan ketiak yang basah, saya tinggal lap pakai tissue dan voila beres. Saya juga bisa reapply dengan mudah, ketiakpun kering kembali. Jadi, buat saya bukan masalah besar. Produk natural pasti punya kelemahan di beberapa poin, dan mungkin ini adalah poin dari deodoran organik.

    Review Aloha Deodorant, Deodorant Organik Untuk Ibu Hamil

    Yang kedua, kalau biasanya saya perlu menggosok-gosok bagian ketiak dengan keras saat mandi (karena residu deodorant roll on yang cukup tebal), setelah menggunakan Aloha Deodorant, ketiak jauh lebih lembut dan lebih mudah dibersihkan. Gak perlu digosok terlalu kencang, ketiak sudah bersih dan halus dengan sendirinya.

    Lalu poin terakhir, awalnya saya masih ragu apakah hanya perasaan saya atau memang benar adanya. Saya merasa ketiak lebih lembut dan pertumbuhan bulupun lebih jarang dibandingkan saat saya menggunakan deodorant yang roll on. Tapi ternyata, waktu saya iseng lihat review orang-orang yang pakai Aloha Deodorant ini, hampir semua merasakan hal yang sama. Frekuensi wax/shaving jadi lebih jarang.

    KESIMPULAN

    + Menggunakan bahan-bahan alami
    + Aman untuk kulit sensitif, ibu hamil, ibu menyusui
    + Brand lokal
    + Gak mengandung fragrance
    + Membuat aroma ketiak menjadi netral
    + Ketiak lebih halus dan lembut
    + Ketiak menjadi lebih mudah dibersihkan
    + Menghambat pertumbuhan bulu ketiak

    - Kurang praktis untuk pengaplikasian (jika dibandingkan dengan roll on)
    - Gak menahan keringat
    - Belum banyak tersedia, hanya online dari 1 toko

    Harga : IDR 75.000 untuk 30 gram
    Nilai : 3.5/5
    Disclaimer : Artikel ini ditulis atas pengalaman pribadi penulis, bukan sponsor maupun endorsement.
    Continue reading REVIEW : Aloha Deodorant, Bebas Bau Badan dengan Bahan Alami

    Monday, 5 August 2019

    , , , , , , ,

    REVIEW : Sukin Certified Organic Rosehip Oil

    Sebetulnya saya sudah merasa kalau kulit saya lebih bersahabat dengan skincare yang bentuknya oil untuk penggunaan malam hari. Awal mula saya menyadari itu adalah waktu saya menggunakan Farsali Rose Gold Elixir, yang sudah pernah saya ulas di sini. Tapi, karena saya agak ragu menggunakan Farsali selama hamil, karena belum pernah menemukan ulasan mengenai keamanan Farsali jika digunakan ibu hamil, maka saya beralih ke produk yang selama ini cukup populer di kalangan pecinta skincare organik, yaitu Sukin. Sukin adalah brand Australia yang mengusung produk-produk berbahan alami, yang aman digunakan semua jenis kulit, termasuk kulit ibu hamil. Sejauh ini saya sudah mencoba 2 produk Sukin, tapi untuk kesempatan kali ini saya akan mengulas tentang pengalaman saya menggunakan Sukin Certified Organic Rosehip Oil.

    Review Sukin Certified Organic Rosehip Oil Indonesia

    KEMASAN

    Review Sukin Certified Organic Rosehip Oil Indonesia

    Setau saya, kemasan Sukin yang pink ini termasuk baru. Sebelumnya, warnanya hijau muda. Awalnya saya sempat ragu, saya pikir Sukin Certified Rosehip Oil ini sudah discontinue, tapi ternyata mereka hanya mengganti warna kemasannya saja. Box berwarna pink ini terlihat sederhana, seperti box skincare pada umumnya. Yang saya suka, tulisan-tulisan yang tertera di boxnya sangat informatif, sehingga memudahkan kaum-kaum awam yang belum banyak tau kegunaan Rosehip Oil.

    Review Sukin Certified Organic Rosehip Oil Indonesia

    Kemasan Rosehip Oilnya sendiri berbentuk botol berpipet. Botolnya kokoh, bukan botol plastik yang kalengan. Pipetnya pun, meskipun gak sebagus pipet Farsali, termasuk yang nyaman digunakan karena ujungnya melengkung, memudahkan minyaknya untuk menetes ke arah yang kita mau, jadi gak bakal kececer-cecer.

    KLAIM

    Review Sukin Certified Organic Rosehip Oil Indonesia

    Mengandung 70% essential fatty acids dan vitamin yang membantu menenangkan, melembutkan, dan melembapkan kulit. Kandungan nutrisinya membantu mengurangi tampilan luka dan melawan tanda-tanda penuaan.

    Nutrisi yang terkandung di dalam minya ini dapat digunakan sehari-hari untuk membantu mengurangi kemerahan yang disebabkan oleh kulit kering dan gatal, sertta membantu merawat kulit untuk tetap sehat. Minyak ini mudah menyerap, membuat kulit menjadi tampak berseri dan sehat.

    CARA PAKAI

    Tuang 2-3 tetes minyak pada telapak tangan. Gunakan jari untuk memijat kulit yang sudah dibersihkan, baik pada wajah, leher, dan atau pada badan setiap pagi dan malam, atau saat diperlukan.

    KANDUNGAN

    Review Sukin Certified Organic Rosehip Oil Indonesia

    Sebetulnya produk ini hanya mencantumkan Rosehip Oil sebagai kandungan utamanya. Gak banyak informasi mengenai kandungan lainnya. Justru produk ini mengangkat informasi mengenai bahan-bahan yang mereka hindari dan tidak terkandung pada produknya, yaitu:
    1. Petrolatum/ Mineral Oils
    2. Synthetic Fragrance
    3. Animal Derivatives
    4. Artificial Colours
    5. Harsh Detergents
    6. Propylene Glycol
    7. MEA/ DEA/ TEA
    8. Phthalates
    9. Triclosan
    10. Sulphates
    11. Parabens
    12. Silicones
    13. EDTA

    Melihat informasi yang super jelas ini, saya merasa Sukin memang menjual produknya dengan label skincare yang super duper aman, karena gak menggunakan bahan-bahan skincare yang sering menjadi kontroversial seputar keamanannya.

    TESKTUR, WARNA, DAN AROMA

    Rosehip oil ini tentu berbentuk minyak. Warnanya kuning, ya kurang lebih seperti kebanyakan produk oil pada umumnya. Rosehip oil ini juga punya aroma yang samar, tapi yang jelas bukan aroma wewangian buatan. Aromanyapun langsung menghilang begitu diaplikasikan, jadi gak masalah.

    HASIL PEMAKAIAN

    Sebelumnya, saya ingin bercerita mengenai kondisi kulit saya selama hamil. Sebetulnya saya gak menemukan masalah besar di trimester pertama. Skincare yang saya gunakan masih seperti dulu, walaupun saya menghindari penggunaan exfoliator. Tapi, tiba-tiba saja di trimester ke 2, kulit wajah saya menjadi gak karuan. Antara kering dan berminyak tercampur jadi satu. Jadi tiap cuci muka, kulit wajah saya seperti ketarik dan super duper kering. Tapi, di siang hari, minyak wajah mulai keluar dan gak kekontrol seperti biasanya. Kalau dilihat sekilas sih seperti gak kenapa-kenapa, tapi begitu dipegang..rrr.. tekstur kulit super gradakan dengan gerombolan beruntusan di area dahi dan rahang.

    Setelahnya, saya stop menggunakan semua skincare. Saya hanya menggunakan Evian Facial Spray untuk menenangkan kulit saya yang belum diketahui permasalahannya apa. Penggunaan Evian memang membantu meredakan gradakan, tapi hanya sedikit saja. Beberapa area wajah masih bertekstur gak rata. Akhirnya, setelah menelusuri artikel dan vlog orang lain mengenai penggunaan skincare selama hamil, saya mendapatkan beberapa referensi produk yang dikatakan aman dan mampu meredakan permasalahan-permasalahan kulit selama hamil. Banyak merk yang disebutkan, termasuk sensatia botanica, trilogy, cetaphil, dan yang lainnya. Tapi, karena saya punya pengalaman baik dengan dunia perminyakkan, maka saya memilih Sukin Organic Rosehip Oil ini untuk mengatasi permasalahan kulit gradakan saya, berharap kalau oil ini ampuh.

    Review Sukin Certified Organic Rosehip Oil Indonesia

    Sebelum saya beli yang full size, saya coba beli yang share in bottle nya sebanyak 3 ml. Saya emang lagi malas menanggung resiko gak cocok terhadap suatu produk. Selain uangnya sayang, produknya juga sayang. Karena jikapun saya hibahkan ke orang lain, belum tentu cocok dengan kulit mereka. Maka dari itu, saya pesan 3 ml Sukin Certified Organic Rosehip Oil ini dengan harapan bisa meredakan beruntusan dan tekstur kulit yang gak jelas ini. 

    Seperti biasa, saya hanya menggunakan Sukin Certified Organic Rosehip Oil ini di malam hari. Penggunaan di siang hari sebetulnya gak masalah bagi kalian yang berkulit normal, cuma mengingat kondisi kulit muka saya yang mudah berminyak dan banyaknya debu di siang hari, saya gak mau nambah resiko kulit wajah saya semakin gak karuan. Saat malam haripun, saya gak menggunakan skincare lain selain Evian Facial Spray (reviewnya di sini) dan Sukin Certified Organic Rosehip Oil, karena memang sengaja ingin melihat efek dari Sukin ini.

     Review Sukin Certified Organic Rosehip Oil Indonesia

    Tekstur yang lebih cair dari oil pada umumnya, membuat Rosehip Oil ini terasa mudah untuk dibaurkan ke seluruh wajah. Tapi, walaupun pada informasinya dikatakan bahwa minyak ini mudah menyerap, bagi saya sih nggak. Rasanya kurang lebih sama dengan Farsali, minyak yang terserap hanya berkisar 70%, sisanya masih terasa ada di atas permukaan wajah. Hanya saja, karena teksturnya yang gak terlalu berat, saya gak merasa terganggu dengan minyak yang gak menyerap ini. Apalagi, karena saya hanya menggunakannya di malam hari. Yang penting, saya harus pastikan bantal dan kasur saya bersih, meminimalisir pindahnya debu-debu ke wajah saya.

    Review Sukin Certified Organic Rosehip Oil Indonesia

    Efek dari pemakaian Sukin Certified Rosehip Oil ini langsung terasa di pemakaian pertama. Pagi hari, tekstur kulit saya lebih enak dipegang, meskipun jika dilihat secara seksama, apalagi di bawah sinar matahari, beruntusan masih ada di sana. Hanya saja, tekstur kulit saya lebih lembap dan lembut. Ini adalah efek yang dulu saya rasakan pada saat menggunakan Farsali, jadi saya langsung menyimpulkan bahwa saya cocok dengan skincare ini. Meskipun saya pernah bilang bahwa menyimpulkan efek suatu skincare itu harus dalam beberapa minggu, tapi buat saya itu hanya berlaku untuk melihat ketidakcocokkan produk. Sedangkan untuk produk yang langsung memberikan efek positif dalam semalam, saya langsung simpulkan bahwa produk tersebut cocok. 

    Setelah 2 minggu menghabiskan 3 ml Sukin Certified Rosehip Oil ini (cukup awet juga ternyata lho!), tanpa ragu saya membeli botol aslinya yang ukuran 25 ml. Sepengetahuan saya, ada ukuran lain di atas 25 ml ini, tapi mengingat produk ini lama habisnya, apalagi hanya saya gunakan di malam hari, dan masa pakainya hanya 6 bulan, saya rasa 25 ml ini sudah cukup kok.

    Saat saya menulis review ini, saya sudah menggunakan produk ini selama 1 bulan, dan kulit jauh lebih halus. Beruntusan hilang total, yang tersisa hanya beka-bekas beruntusan dan jerawat yang terkadang masih muncul barang 1 atau 2 biji. Selain kulit terasa lebih halus karena bersih dari beruntusan, saya merasa kulit lebih kenyal dan lebih enak saat dipakaikan make up. Oh, jangan berharap efek memutihkan atau mencerahkan, karena produk ini memang gak berfungsi untuk itu. Tapi, bagi ibu hamil, sekedar bebas dari bruntusan dan jerawat saja sudah alhamdulillah.

    KESIMPULAN

    + Menggunakan bahan-bahan alami
    + No paraben, fragrance, mineral oil, silicon, pewarna dan bahan-bahan kimia lainnya yang dianggap kurang cocok untuk kulit sensitif
    + Gak terasa berat di wajah
    + Mengurangi beruntusan dan tekstur yang tidak rata pada kulit wajah
    + Kulit lebih kenyal, kadar minyak lebih terkontrol
    + 2 tetes sudah cukup untuk seluruh wajah
    + Mudah dibaurkan
    + Aman bagi ibu hamil dan menyusui
    - Sulit dicari, harus online
    - Hanya bertahan 6 bulan setelah dibuka

    Harga : IDR 160.000 untuk ukuran 25 ml
    Nilai : 4.5/5
    Disclaimer : Artikel ini ditulis atas pengalaman pribadi penulis, bukan sponsor maupun endorsement.

    Continue reading REVIEW : Sukin Certified Organic Rosehip Oil

    Saturday, 29 June 2019

    , , , ,

    Redwin Sorbolene Moisturiser, Lotion Andalan Si Kulit Kering dan Sensitif

    Siapa di sini yang sedang dalam pencarian lotion yang bikin kulit cerah seketika? Maaf, sayang sekali bukan di sini tempatnya. Tulisan ini khusus kamu-kamu yang sedang mencari lotion yang super melembapkan tapi gak bikin lengket. Menurut saya, punya kulit yang selalu terhidrasi, lembap, dan kenyal adalah goal yang harus saya capai. Alih-alih mencari lotion untuk mencerahkan kulit, saya selalu suka lotion yang ngasih nutrisi dan kelembapan maksimal untuk kulit saya. Bukan berarti saya menghakimi teman-teman yang berambisi untuk punya kulit putih ya, kalau kalian memang lebih concern dengan kulit yang cerah, ya go for it. Tapi ya sayang, produk yang akan saya ulas sekarang gak punya efek untuk mencerahkan kulit sama sekali. 

    Bicara tentang produk pelembap, pilihannya sangat banyak. Tapi, biasanya kendala dari produk-produk pelembap adalah tekstur lengket dan licin saat terkena air. Buat saya, produk-produk seperti itu kadang bikin saya malas ke WC, karena menghindari kulit terkena air, malas dengan sensasi licin-licinnya. Tapi, beda dengan produk sorbolene yang akan saya ulas sekarang. Eh, apa? Sorbolene? Iya, sorbolene! Bagi yang belum pernah dengar, sorbolene adalah jenis krim yang sangat aman digunakan oleh segala kalangan, tidak membuat iritasi, tidak berbau, dan dapat digunakan pada semua jenis kulit.

    Menurut dr. Ricky Jayadi, sorbolene kaya akan kandungan gliserin, yang berasal dari bahan alami, diketahui paling cepat dan efektif meredakan rasa tak nyaman pada kulit kering atau kulit teriritasi akibat sinar matahari. Gliserin bekerja dengan cara mengikat air di sekelilingnya untuk melembapkan kulit. Di dunia kedokteran kulit, sorbolene sudah seringkali diresepkan pasien dengan masalah kulit, terutama eksim. Sorbolene mengandung pula elemen petroleum yang menutupi dan melindungi kulit dari bakteri dan virus. Meski demikian, sorbolene bersifat non-comedogenic, tidak akan menggumpal dan menyumbat pori-pori.

    Saya gak begitu famiiar dengan produk-produk sorbolene yang lain, tapi untuk produk yang saya ulas kali ini pasti sudah sering kalian dengar, sorbolene no 1 keluaran Australia, yaitu Redwin Sorbolene Moisturiser.

    INFORMASI PRODUK


    Review Redwin Sorbolane Moisturiser Indonesia Anisa Firdausi 
    Redwin Sensitive Skin Sorbolene Moisturiser
    Made In Australia 
    Pharmacare Laboratories Pty Ltd,
    18 Jubilee Avenue Warriewood
    NSW 2102 Australia

    KEMASAN

     Review Redwin Sorbolane Moisturiser Indonesia Anisa Firdausi

    Redwin ini mengeluarkan berbagai jenis produk dengan volume yang berbeda, sehingga kemasannyapun berbeda. Ukuran 100 gram berbentuk tube, sedangkan ukuran-ukuran di atas itu, 500 ml, 1 liter, 2 liter berbentuk pump. Keduanya ada plus minusnya. Kemasan tube sangat praktis untuk dibawa kemana-mana tapi jika dilihat dari berat bersihnya, harganya lebih mahal dibanding yang kemasan pump, dan juga kita perlu mengontrol jumlah produk yang akan dikeluarkan.. Kemasan pump, memudahkan kita dalam mengeluarkan produknya, tapi selain kemasannya sulit untuk dibawa-bawa, model pump ini sering menyisakan banyak produk di dasar kemasan. Bagi saya, tipe yang suka ngisi air ke sampo atau sabun yang tinggal dikit lagiterus dikocok-kocok, rasanya gak tega kalau buang produk yang masih ada sisa-sisanya.

    KLAIM

    Dari namanya, jelas produk ini bermaksud untuk memberikan kelembapan, khususnya untuk kulit sensitif. Kenapa sih produk ini bisa aman banget, sampai-sampai bayipun boleh pakai? Karena sorbolene ini gak mengandung pewangi, pewarna, dan paraben, sehingga aman banget untuk dipakai semua kalangan dan semua jenis kulit.

    Review Redwin Sorbolane Moisturiser Indonesia Anisa Firdausi

    Gak cuma untuk melembapkan dan mengatasi kulit kering pecah-pecah, Redwin Sorbolene Moisturiser ini juga punya beberapa fungsi lainnya, seperti :
    - Mengatasi ruam popok, ruam kulit, dan kulit terbakar pada bayi
    - Sebagai shaving cream kaki, ketiak, dan wajah
    - Sebagai make up remover

    CARA PAKAI

    Untuk hasil terbaik, gunakan sedikit produk pada kulit. Setelah menyerap, ulangi kembali. Gunakan setiap hari setelah mandi dan setelah terkena sinar matahari.

    KANDUNGAN

    Review Redwin Sorbolane Moisturiser Indonesia Anisa Firdausi

    TESKTUR, WARNA, DAN AROMA

    Krim berwarna putih dan kental ini awalnya bikin saya curiga. Jangan-jangan ujung-ujungnya sorbolene ini berat dan licin-licin kalau kena air. Ternyata enggak dong! Teksturnya memang kental, tapi menyerap dengan sangat cepat. Awalnya memang terasa berat, tapi setelah beberapa menit, rasa lengket dan berat dari sorbolenenya hilang gitu aja. Sedangkan untuk aromanya, karena sorbolene ini gak mengandung pewangi sama sekali, aromanya seperti obat, seperti salep. Jadi ya jangan ngarep kulitmu bakal wangi seperti kamu menggunakan sorbolene pada umumnya. Tapi bagi saya, wangi itu tugasnya parfum, bukan lotion, jadi ya gak wangipun gak masalah.

    HASIL PEMAKAIAN

    Seperti yang tadi saya bilang, saya selalu malas pakai lotion kalau hasilnya licin saat terkena air. Bikin gak nyaman kalau harus ke WC ataupun wudhu. Karena malas itu, akhirnya kulit saya jadi sering keliatan kering. Apalagi karena kulit saya sawo matang, kulit kering dan bersisik lebih terlihat. Akhirnya, suatu ketika saya dapat endorse dari Redwin Sorbolene Moisturiser ini, dan langsung jatuh cinta secepat itu.

    Review Redwin Sorbolane Moisturiser Indonesia Anisa Firdausi

    Teksturnya yang padat gak jadi masalah buat saya, selama hasilnya gak licin dan gak bikin lengket. Beberapa orang mengeluhkan sensasi lengket di awal pemakaian, tapi saya enggak. Wajar untuk suatu produk membutuhkan waktu untuk bisa menyerap ke dalam epidermis kulit. Justru yang bikin saya takjub adalah sensasi setelah sorbolenenya menyerap, betul-betul lembap tanpa rasa lengket. Rasanya seperti kulitmu memang sehalus itu tanpa menggunakan lotion apapun. Betul-betul ringan dan gak licin saat terkena air.

    Hal lain yang saya suka adalah efek melembapkan yang bertahan lama. Dalam sehari, biasanya saya 2x menggunakan Redwin Sorbolene Moisturiser ini, sesuai jumlah saya mandi. Tapi kalau saya lagi malas mandi sore, saya skip sorboene ini. Tapi... kulit saya tetap halus. Jadi, kalau misalnya lotion lain hanya memberikan efek jangka pendek, saya rasa Redwin Sorbolene Moisturiser ini punya efek yang cukup lama dalam hal melembapkan kulit. Percaya atau nggak, semenjak saya menggunakan sorbolene ini, saya bisa merasakan perbedaan dan perubahan positif dari kulit saya. Suer deh, kulit saya jauuuuh lebih haluus dan lembut, jauh dari kering-kering atau sisik apalah itu. Saya jadi seneng megang-megang tangan karena saking lembut dan halusnya ini kulit, apalagi suami saya.

    Beberapa orang ada yang sukses memudarkan sampai menghilangkan stretch mark yang ada pada bagian tubuhnya. Tapi buat saya, sorbolene ini hanya sebatas menghaluskan tekstur stretch mark tersebut, membuatnya menjadi sama rata, sama halusnya dengan bagian kulit yang lain. Saya sih puas, karena dibanding dengan lotion yang pernah saya pakai sebelumnya, hanya sorbolene ini yang punya efek pada stretch mark kulit, sisanya gak ngaruh apa-apa.

    Untuk fungsi-fungsi lainnya, saya belum pernah coba. Saya belum pernah mencoba ini di kulit bayi, karena bayinya juga belum ada. Untuk shaving juga belum pernah. Lalu untuk menghapus make up, karena saya punya banyak produk penghapus make up, yaaa pakai yang ada aja. Kalau semua-semua dikerjain sama si sorbolene ini kasian yang lain jadi gak ada kerjaan.

    KESIMPULAN

    + Multifungsi, bisa digunakan semua jenis kulit
    + Gak licin saat terkena air
    + Tanpa pewangi
    + Tanpa pewarna
    + Tanpa paraben
    + Melembapkan dalam jangka waktu yang lama
    + Membuat kulit jauh lebih halus
    - Butuh waktu untuk diratakan dan menyerap ke dalam kulit

    Harga : IDR 75.000 untuk 100 gr, IDR 130.000 untuk 500 ml
    Nilai : 5/5


    Continue reading Redwin Sorbolene Moisturiser, Lotion Andalan Si Kulit Kering dan Sensitif