Showing posts with label acnes. Show all posts
Showing posts with label acnes. Show all posts

Monday, 26 July 2021

, , , ,

REVIEW : Somethinc AHA BHA PHA Peeling Solution, Atasi Komedo Tanpa Facial

Lagi-lagi saya menulis tentang komedo dan jerawat. Ya, gimana nggak, kalau permasalahan kulit saya sendiri seputar itu. Jadi rasanya, saat menemukan satu produk baru yang katanya mampu mengatasi permasalahan-permasalahan itu, saya langsung tertarik. Salah satunya ya ini, produk yang dikeluarkan oleh Somethinc. Ngomongin Somethinc, saya antara salut dan keblinger sama produk-produk mereka, buanyaaaaakkk banget. Tiap mau beli produknya, kadang ujung-ujungnya lupa mau beli apa, karena saking banyaknya. But ya, akhirnya saya penasaran ingin coba produk ini, yang katanya mampu membersihkan pori-pori yang tersumbat, yaitu Somethinc AHA BHA PHA Peeling Solution.
 
Somethinc AHA BHA PHA Peeling Solution

Membersihkan pori-pori tersumbat memang selalu dikaitkan dengan facial sebagai satu satunya solusi yang paling tepat. Namun, saya, yang toleransi akan rasa sakitnya sangat-sangat rendah, mendengar facial seperti mendengar siksa romusha. Gak, gak, gak. Makanya, kalau ada solusi untuk membersihkan pori tanpa harus pencet-pencet muka, akan saya coba! AHA BHA PHA ini kan memang dimanfaatkan sebagai eksfoliator bagi kulit. Bahan-bahan ini bekerja dengan mengangkat kotoran pada kulit termasuk komedo, serta mengelupaskan sel kulit mati sehingga kulit tampak lebih cerah. Makanya, mari kita coba!

KEMASAN

Kemasan Somethinc AHA BHA PHA Peeling Solution

Dikemas dalam botol kaca dengan aplikator pipet, seperti produk-produk skincare Somethinc pada umumnya. Gak dikemas dalam box apapun, hanya dilapisi dengan plastik mika. Minimalis, namun informasi tentang produknya tetap tersampaikan pada botol kemasannya.

KLAIM

Kandungan Somethinc AHA BHA PHA Peeling Solution

Membantu membersihkan pori-pori yang tersumbat, mengangkat sel kulit mati, membantu mencerahkan kulit, dan menjaga kelembapan level kulit.

CARA PEMAKAIAN

  1. JANGAN DIGUNAKAN PADA KULIT YANG BASAH.
  2. Cuci muka dan tunggu hingga kulit mengering. 
  3. Gunakan pipet untuk mengaplikasikan 5-10 tetes ke area wajah dan leher, hindari area mata.
  4. Tunggu selama kurang lebih 10 menit (maksimal)
  5. Basuh dengan air hangat hingga bersih.
  6. Dapat digunakan 2x/ minggu.

KANDUNGAN

AHA 3% BHA 1% PHA 2%, Aqua, Glycerin, Niacinamide, Lactobionic Acid, Salicylic Acid, Glycolic acid, Lactic Acid, Citric Acid, Hydroxyethylcellulose, Daucus Carota Leaf Extract, Hibiscus Sabdariffa extract, Triethanolamine, Panthenol, Sodium Hyaluronate, Phenoxyethanol.

WARNA, TEKSTUR, DAN AROMA

Somethinc AHA BHA PHA Peeling Solution 
Somethinc AHA BHA PHA Peeling Solution ini memiliki tekstur yang sangat cair, betul-betul seperti air, hanya saja berwarna merah. Ada aroma asam yang samar, namun gak terlalu mengganggu.

HASIL PEMAKAIAN

Pertama kali saya mencoba Somethinc AHA BHA PHA Peeling Solution ini mungkin sekitar 2 bulan yang lalu. Saran penggunaannya adalh 2x/ minggu. Tapi, namanya ibu-ibu rempong, kadang ingat kadang nggak. Tapi meskipun begitu, saya masih bisa menilai bagaimana efek dari penggunaan Somethinc AHA BHA PHA Peeling Solution ini, karena hasilnya memang bisa dilihat bahkan hanya dalam 1x pemakaian.

Review Somethinc AHA BHA PHA Peeling Solution

Biasanya saya menggunakan Somethinc AHA BHA PHA Peeling Solution ini setelah membersihkan wajah dengan menggunakan cleansing oil. Saya biasanya cukup menggunakan 5 tetes untuk diaplikasikan ke seluruh wajah dan juga leher. Ada sensasi cekit-cekit dan sedikit gatal di kulit saya yang sensitif, tapi gak mengganggu dan gak berlangsung lama. Setelah 10 menit, saya bilas wajah dengan menggunakan air hangat. Setelahnya, baru saya cuci muka kembali menggunakan facial wash.

Hasilnya? Kulit wajah terlihat lebih cerah dan halus, pori-pori lebih bersih, dan minyak di wajah lebih terkontrol. Kalau untuk komedo yang super dalam seperti yang terjadi pada kulit saya sih gak terlalu berpengaruh. Tapi seenggaknya, permukaan kulit yang berkomedo terasa lebih halus, tidak kasar gradakan. Hasil yang lebih baik lagi terlihat di keesokan harinya. Asumsi saya sih karena skincare yang saya pakai setelah penggunaan Somethinc AHA BHA PHA Peeling Solution ini menjadi lebih terserap ke dalam kulit secara optimal.

Review Somethinc AHA BHA PHA Peeling Solution

Foto di atas adalah hasil pemakaian selama semalam. Mungkin gak ada perbedaan signifikan selain tone warna foto karena pengaruh cahaya haha. Tapi, kalau dipegang, kerasa banget kalau kulit saya jauh lebih halus dan bersih dari beruntusan atau apapun itu yang bikin tekstur kulit wajah kurang rata.

Baca Juga : REVIEW : Rangkaian Skincare DEWPRE, Rasakan Manfaat Ekstrak Peaonia dalam Hitungan Hari

Selama 2 bulan, mungkin saya sudah memakainya sampai 8x. Hasilnya masih sama seperti yang saya sebutkan sebelumnya. Somethinc AHA BHA PHA Peeling Solution ini gak berpengaruh apa-apa untuk komedo saya yang jenisnya blackhead. Tapi dia mampu mengontrol minyak berlebih sehingga gak memperparah komedo, dan saya rasa Somethinc AHA BHA PHA Peeling Solution ini juga punya andil dalam mengurangi jerawat. Saya bisa merasakan jerawat yang awalnya mau tumbuh, jadi kembali mengecil setelah saya gunakan produk ini. Jadi, meskipun gak bisa membersihkan pori-pori secara optimal, minimal produk ini menjadikan kondisi kulit saya jauh lebih baik, dan menurut saya, itu sudah cukup baik. Jadi tetap, apabila saya disuruh memilih facial atau memakai Somethinc AHA BHA PHA Peeling Solution, saya akan tetap memilih memakai produk ini. Meskipun komedo masih tetap ada, tapi kulit saya terlihat jauh lebih bersih. Dan yang paling utama, gak sesakit difacial!

Oh ya, satu hal lagi, karena produk ini mengurangi minyak berlebih di wajah, ada baiknya untuk memakai skincare yang mengandung hyaluronic acid setelahnya, dan hindari skincare dengan bahan-bahan eksfoliator lainnya, supaya kulit kalian gak menjadi kering.

KESIMPULAN

+ Harga cukup terjangkau
+ Cara pakainya praktis
+ Membuat kulit lebih halus
+ Mengangkat kotoran-kotoran di wajah
+ Mengontrol kadar minyak di wajah
+ Mencegah timbulnya jerawat 
+ Tidak membuat kulit menjadi kering
- Tidak terlalu ampuh dalam mengatasi komedo, terutama blackhead
- Ada sensasi cekit-cekit dan sedikit gatal
- Kurang direkomendasikan kalau kulit kalian sedang kering
 
HARGA : IDR 116.000
NILAI : 3.5/5
Continue reading REVIEW : Somethinc AHA BHA PHA Peeling Solution, Atasi Komedo Tanpa Facial

Sunday, 13 June 2021

, , , , , , , ,

REVIEW : Rangkaian SKincare DEWPRE, Rasakan Manfaat Ekstrak Peaonia dalam Hitungan Hari

Tuhan emang baik. Baru saja kemarin saya cerita tentang bagaimana saya struggling dengan kulit yang tiba-tiba kering, yang bikin tampilan wajah jadi kusam dan tua. Dulu saya pikir punya kulit kering itu menyenangkan, minim terserang jerawat. Tapi ternyata, jerawat emang gak sopan, gak pandang tipe kulit. Kulit saya yang kering juga gak luput dari komedo dan beruntusan, terutama di area dahi. Saya agak bingung menjelaskannya, tapi yang jelas area dahi ini terlihat berminyak, namun saat diraba, terasa kering. Bingung emang. Makanya dengan permasalahan kulit yang memusingkan ini, saya rasa mengembalikan kelembapan kulit adalah langkah pertama yang harus saya lakukan.

Mencari produk yang memberikan efek melembapkan ini seringkali tricky buat saya. Kebanyakan bikin lengket di kulit, susah menyerap, dan memicu timbulnya komedo dan jerawat. Makanya, waktu saya menemukan produk pelembap kulit yang ternyata cocok, rasanya saya ingin cerita, berbagi pengalaman, siapa tau kalian juga memiliki permasalahan kulit yang sama dengan saya.

Produk yang akan saya ulas kali ini adalah satu rangkaian, gak cuma satu produk, tapi tiga. Sekilas saya pikir ini produk Korea, tapi ternyata ini buatan lokal yang memang menggunakan teknologi Korea, yaitu DEWPRE. Fokus utama dari rangkaian skincare DEWPRE adalah untuk mencerahkan dan melembapkan kulit. Tentu saja brand ini halal, sudah terdaftar di BPOM, dan juga sudah melewati tes dermatologi sehingga aman untuk kulit sensitif. Cruelty free, no animal tested, dan tidak mengandung paraben, alcohol, mineral oil, steroid, dan synthetic pigment adalah kelebihan lainnya dari produk-produknya DEWPRE ini. 

Semua produknya mengandung niacinamide dan paeonia lactiflora ecxtract. Nah, kandungan yang kedua ini terdengar asing, bikin saya penasaran untuk mencoba rangkaian produknya DEWPRE yang terdiri dari Dewpre Paeonia Brightening Fluid, Paeonia Brightening Essence, dan Paeonia Brightening Cream.

KEMASAN

Saya bukan banci kemasan, tapi saya sangat mengapresiasi kemasan-kemasan yang niat. Menurut saya, meskipun brand ini baru, tapi kemasannya terlihat mewah. Designnya minimalis dan rapi. Bahan yang digunakan di masing-masing produknya terasa kokoh. Pokoknya, dari mulai liat dan megang produknya aja, saya bisa nilai kalau mereka gak main-main dalam "melahirkan" produk-produk ini.

Paeonia Brightening Fluid : Botol pump dengan ukuran cukup besar karena isinyapun memang banyak. Aplikatornya model pump, sangat nyaman digunakan, terlebih lagi karena teksturnya cair sehingga pengeluaran produk jadi lebih terkontrol.
Paeonia Brightening Essence : Botol model pipet dari plastik tebal dan kokoh. Cara penggunaannya sedikit berbeda dengan skincare yang botolnya serupa. Botolnya ini bening, jadi kita bisa lihat isi di dalamnya.
Paeonia Brightening Cream : Kemasannya jar dan ada pelindung antara tutup jar dengan produknya.

KANDUNGAN 

 

Ketiga produk ini memiliki kandungan yang berbeda satu sama lain. Ya tentu saja, kan fungsinya pun berbeda. Namun, dari sekian banyak kandungan yang digunakan, ada beberapa kandungan yang menjadi highlight buat saya karena punya manfaat yang sangat oke untuk kulit, yaitu:

  • Paeonia Extract : Anti inflamasi, anti oksidan, meningkatkan skin tone, melindungi kulit dari sinar UV, menghambat proses penuaan dini, mengatasi iritasi kulit
  • Niacinamide : Mencerahkan, memperkuat perlindungan kulit, menghaluskan garis-garis halus dan kerutan.
  • Glycerin : Menghidrasi kulit, mengunci dan mempertahankan kelembapan.
  • Sodium Hyaluronite : Memperbaiki kulit yang rentan berjerawat, anti penuaan, dan mempertahankan kelembapan.
  • Mango Butter : Menutrisi kulit, menghidrasi kulit, mempertahankan kelembapan. 

KLAIM

Paeonia Brightening Fluid : Produk 2 in 1 (toner dan emulsion) fungsi utama sebagai moisture film coating tech membuat kulit menjadi lebih lembap dan halus sepanjang hari.
Paeonia Brightening Essence : Sebagai soft moisture film coating membuat kulit terasa halus dan lembut.
Paeonia Brightening Cream : Sebagai coating film effect dimana berfungsi membentuk lapisan yang mengunci kulit agar tetap lembap, kenyal, dewy, dan memiliki wangi yang menenangkan

CARA PEMAKAIAN

Paeonia Brightening Fluid : Bersihkan wajah terlebih dahulu dan pastikan tangan juga bersih. Tuangkan Paeonia Brightening Fluid ke kapas atau tangan. Usapkan secara merata dan tepuk secara lembut agar menyerap hingga ke dalam kulit.

Paeonia Brightening Essence : Dipakai setelah fluid dan sebelum cream. Tekan pump ke dalam botol, lalu lepaskan pump, tarik dropper tanpa menekan pump. Teteskan secukupnya ke wajah atau tangan. Tepuk secara lembut agar menyerap hingga ke dalam kulit.

Paeonia Brightening Cream : Dipakai setelah fluid dan essence. Oleskan Paeonia Brightening Cream ke wajah dan leher. Usapkan secara merata dengan gerakan dari sisi luar ke dalam. Pijat secara perlahan-lahan.

TEKSTUR DAN AROMA

Semua rangkaian skincare Dewpre ini memiliki aroma yang soft refreshing, gak menyengat sama sekali. Tekstur dari setiap produk berbeda yang mempengaruhi urutan pemakaiannya. Produk yang paling cair dan ringan harus dipakai di awal sedangkan produk yang memiliki tekstur paling kental dan padat, harus diaplikasikan terakhir. 

Paeonia Brightening Fluid memiliki tekstur yang watery dan ringan, Paeonia Brightening Fluid memiliki tekstur yang lebih kental dari fluid namun masih terasa ringan, sedangkan Paeonia Brightening Cream memiliki tekstur yang padat dan kental.

HASIL PEMAKAIAN

Review ini saya tulis setelah sekitar 3 minggu pemakaian produk, jadi saya bisa pastikan kalau kondisi kulit saya sekarang adalah hasil dari pemakaian rangkaian skincare DEWPRE. Tapi, sebelum saya bercerita mengenai hasilnya, rasanya lebih seru kalau saya cerita mengenai awal-awal pemakaian produk ini. Sesuai dengan urutan yang direkomendasikan, rangkaian skincare ini dimulai dari tekstur yang paling light, cair, yaitu Paeonia Brightening Fluid. Ini adalah pertama kali saya mencoba skincare dengan formula seperti ini. Paeonia Brightening Fluid ini sangat cepat menyerap, sama sekali gak meninggalkan kesan lengket tapi tetap ada perbedaan dibanding dengan kamu gak pakai apa-apa. Kulit terasa lebih halus dan lembap. Menyenangkan rasanya saat mengaplikasikan Paeonia Brightening Fluid ini. Refreshing banget soalnya.

Setelah 1 menit penggunaan Paeonia Brightening Fluid, saya beralih ke Paeonia Brightening Essence. Teksturnya jelas lebih kental, jadi butuh waktu untuk menunggu produknya menyerap. Setelah pemakaian Paeonia Brightening Essence ini kulit jauh lebih lembap dan kenyal. Kalau dilihat secara langsung pun kulit terlihat lebih plumpy dan sehat. Saya pikir, dengan 2 produk ini saja sepertinya kulit udah kelihatan sehat banget, tapi saya tetep penasaran dengan step ketiganya, yaitu Paeonia Brightening Cream.

Paeonia Brightening Cream memiliki tekstur yang thick, kental. Saat dipakai di kulit, produknya gak akan seluruhnya menyerap ke kulit. Tetap terasa seperti ada lapisan krim di atas kulit. Memang Paeonia Brightening Cream ini difungsikan untuk mengunci produk-produk yang sebelumnya sudah dipakai. Sebetulnya, saya bukan pecinta produk dengan tekstur seperti ini, karena sepengalaman saya, tekstur-tekstur yang seperti ini yang sering bikin pori-pori tersumbat dan malah menjadi komedo. Tapi, karena penasaran, saya teruskan saja, dan kalian harus tau hasilnya seperti apa.

Dalam semalam saja, tekstur kulit saya membaik. Bagian-bagian yang kering terasa menjadi kembali halus meskipun masih ada beberapa beruntusan, tapi saya bisa merasakan kalau beruntusan saya mengering tapi tidak dengan permukaan kulit yang lain. Justru, permukaan yang lain terasa lebih lembap dan halus. Dengan hasil seperti ini, saya merasa ini indikator saya cocok dengan rangkaian skincare Dewpre. Akhirnya, saya memutuskan untuk melanjutkan penggunaannya sampai sekarang.

Setelah beberapa minggu pemakaian, kalian bisa lihat di foto kan. Tektur kulit saya jauh lebih baik, lebih halus dan sehat. Yang paling menyenangkan dan di luar ekspektasi adalah, beruntus saya di dahi menghilang! Padahal saya gak berharap banyak, asal kulit gak kering dan gak bikin jerawatan aja udah oke. Tapi ternyata justru beruntusan saya ikut hilang, terharu.

 


Yang paling bikin saya yakin kalau rangkaian produk DEWPRE ini membuat kulit saya sehat adalah saat memakai make up. Untuk mendapatkan hasil make up yang oke, kita butuh "kanvas" yang juga oke. Biasanya hasil make up saya antara cracky karena kering atau gak rata karena beruntusan-beruntusan di permukaan kulit. Tapi
sekarang gak lagi, seneng banget karena jadi keliatan banget kalau kulit saya jauh lebih sehat. Happy!

KESIMPULAN

+ Kemasan minimalis, kokoh, dan mewah
+ Aroma soft gak mengganggu
+ Tekstur menyesuaikan dengan fungsi
+ Membuat kulit lembap dan sehat
+ Menghilangkan beruntusan
+ Tekstur kulit lebih halus
- Baru mengeluarkan 3 produk aja, I wish they have more product to launch.

Harga : 
Paeonia Brightening Fluid : IDR 239.000 / 120 ml
Paeonia Brightening Essence : IDR 209.000 / 30 ml
Paeonia Brightening Cream : IDR 209.000 / 50 ml
 
Nilai : 4.5/5

Beli di ?
Shopee DEWPRE atau di website officialnya DEWPRE, gunakan kode voucher DEWPNISA untuk mendapatkan diskon sebesar 10%
Continue reading REVIEW : Rangkaian SKincare DEWPRE, Rasakan Manfaat Ekstrak Peaonia dalam Hitungan Hari

Thursday, 22 April 2021

, ,

REVIEW : Acnaway Anti Acne and Blemish Relief Kit, Basmi Jerawat dalam 3 Hari!

Bagi saya pemilik kulit kombinasi dan acne prone, jerawat udah jadi hal biasa, gak aneh. Kalau orang-orang berkulit mulus mungkin akan heboh kalau ada jerawat muncul di wajahnya, beda dengan saya yang sekedar "ooh.. ada jerawat lagi, ya udah". Namun meskipun begitu, saya juga masih berpendapat kalau jerawat adalah masalah kulit yang mengganggu, karena sulit untuk dicover make up. Mau didempul segimanapun juga, tekstur dari jerawat itu akan terlihat. Bukan cuma itu, bahkan saat kita berusaha menutupi jerawat tersebut dengan make up, seringkali justru membuat jerawat semakin meradang. Jadi, setiap jerawat muncul, biasanya saya jarang menggunakan make up terlalu tebal, supaya jerawat gak semakin parah. 

Acnaway

Makanya, saya happy banget waktu nemu produk unik  yang diformulasikan khusus untuk menangani jerawat-jerawat membandel, yaitu ACNAWAY Anti Acne and Blemish Relief Kit Acne Cream & Acne Patch. Kenapa saya bilang unik? Karena selama sama menjadi acne fighter, rasanya baru sekarang saya menemukan brand yang menjual produk pembasmi jerawat dengan model bundling atau paketan, yaitu acne cream dan acne patch. Menurut saya ini adalah ide yang bagus dan punya pengaruh yang cukup signifikan terhadap penyembuhan jerawat.

KEMASAN

Review Acnaway

Dua produk ini dikemas dalam 1 box karton dengan design yang minimalis namun informatif. Meskipun begitu, saya malah suka dengan kemasan yang seperti ini. Sederhana, gak muluk-muluk namun semua informasi tersampaikan. Untuk acne creamnya sendiri berbentuk tube mungil dengan bahan plastik tebal. Karena ukurannya yang mungil, produk ini mudah dibawa berpergian, karena gak menuh-menuhin tempat. Sedangkan untuk acne patchnya dikemas dalam plastik zip lock sehingga tetap higienis, juga mudah untuk dibawa berpergian.

KLAIM

Review Acnaway

ACNAWAY Anti Acne and Blemish Relief Kit Acne Cream & Acne Patch merupakan acne kit fighter yang dibuat untuk mengatasi jerawat dengan tuntan selama 3 hari. Acne kit terdiri dari acne cream untuk meredakan jerawat, mengurangi kemerahan, dan memudarkan bekas jerawat dan acne patch yang membantu untuk melindungi jerawat dari kotoran dan membantu untuk menyerap puss atau cairan putih dari dalam jerawat sehingga jerawat lebih cepat kempes.

KANDUNGAN

Kandungan Acne Cream

Water, 1,3-propanediol, hydrogenated polydecene, cetearyl alcohol, salicylic acid, sesame amino acids, dextrin, glyceryl stearate, PEG-100 stearate, polysorbate-60, Azone, quaternary ammonium salt-73, glycerin, butylene glycol, picrorhiza scrophulariiflora extract, scutellaria baicalensis extract, lonicera confusa extract, salvia miltiorrhiza extract, aspalathus linearis extract, sophora flavescens extract, salix alba bark extract, perilla ocymoides leaf extract, chamomilla recutita extract, glycyrrhiza glabra root extract, centella asiatica extract, hollyhock flower extract, Taraxacum officinale leaf extract, panax notoginseng root extract, portulaca oleracea extract, artemisia argyi leaf extract, oat kernel extract, aloe barbadensis leaf juice powder, cetearyl glucoside, Hexamidine bis(hydroxyethyl sulfonic acid) salt, sodium bis (lauramide glutamine) lysine, acrylic acid (ester)/C10-30 alkyl acrylate cross-linked polymer, arginine, propylene glycol, caprylic hydroxamic acid, glyceryl caprylate, ethylhexyl glycerol, p-hydroxyacetophenone, melaleuca alternifolia leaf oil

Kandungan Acne Patch

Sodium carboxymethyl cellulose, elastomer, dioctyl adipate, 100% hydrogenated petroleum resin, polyethylene terephthalate, centella asiatica extract, melaleuca alternifolia leaf oil

HIGHLIGHT PRODUK

Produk ini dapat bekerja optimal dalam mengatasi jerawat karena 3 kandungan utamanya, yaitu Salicylic Acid, Centella Asiatica, dan Scutellaria. Ketiga kandungan ini punya manfaatnya masing-masing, yaitu:

  • Salicylic Acid 0,5%
  1. Membantu mengurangi jerawat
  2. Sebagai eksfoliator ringan
  3. Mengangkat sel kulit matimembantu
  4. Memudarkan bekas jerawat
  5. Membersihkan pori-pori tersumbat yang dapat menyebabkan jerawat
  6. Mengontrol produksi minyak-Membunuh bakteri penyebab jerawat
  •  Centella Asiatica
  1. Menenangkan kulit wajah yang iritasi
  2. Mengurangi kemerahan akibat jerawat
  3. Merawat kulit yang berjerawat
  4. Cocok untuk kulit sensitif
  • Scutellaria
  1. Membantu memperbaiki lapisan kulit yang rusak
  2. Membantu merawat pori-pori yang besar
  3. Bekerja sebagai anti bakteri dan anti inflamasi
  4. Membantu mencegah pertumbuhan jerawat
  5. Cocok untuk kulit yang sensitif

CARA PEMAKAIAN

  1. Oleskan acne cream secukupnya pada jerawat, dengan wajah yang telah dibersihkan sebelumnya
  2. Tunggu hingga cream menyerap dengan sempurna
  3. Lindungi jerawat dengan menempelkan acne patch yang tersedia
  4. Gunakan semalaman untuk hasil yang maksimal
  5. Acne cream dan acne patch dapat digunakan terpisah, disesuaikan dengan kebutuhan

HASIL PEMAKAIAN

Sebelum saya mulai membahas mengenai kemampuan produk ini dalam membasmi jerawat, saya happy banget dengan adanya acne treatment model gini, yang fokus di jerawatnya saja. Pasalnya, saya kurang suka jika harus merawat kulit berjerawat dengan mengganti keseluruhan skincare menjadi skincare yang khusus anti acne. Selain pemborosan, membuang buang waktu dan juga harapan, pasti ada saja resiko jerawat semakin parah, atau bahkan membuat bagian kulit lain yang tadinya mulus-mulus aja, malah jadi ikut-ikut berjerawat.


Acnaway Acne Cream

Nah, mari kita mulai bahas dari acne creamnya. Seperti namanya, acne cream dari Acnaway berbentuk krim berwarna kuning. Lubang tubenya gak terlalu besar, sehingga produk yang keluarpun tipis. Nilai positif buat saya, karena biasanya kita gak butuh banyak-banyak untuk mengolesi jerawat dengan krim jerawat. Gak ada sensasi apapun saat produk diaplikasikan, gak perih atau apapun itu. Sedangkan untuk acne patchnya, ukurannya pun imut, lingkaran dengan diameter sekitar 2 cm. Daya rekatnya kuat, sehingga meskipun jerawat telah diolesi oleh acne cream, acne patchnya tetap merekat dengan sempurna.

Acne patch ini sangat-sangat berguna bagi saya yang sering gak sadar pegang-pegang muka. Padahal, kita tau sendiri kalau bakteri yang menempel di tangan jumlahnya sangat banyak. Maka ketika tangan memegang kulit wajah, kebayang gak berapa bakteri yang menempel di kulit kita. Makanya, acne patch ini benar-benar melindungi jerawat saya dari tangan nakal saya, dari udara yang kotor, juga dari debu dan kotoran di bantal pada saat saya tidur. Acne patch ini gak berwarna, transparan, dan saat dipakai, gak ganggu penampilan, karena terlihat gak pakai apa-apa. Coba deh lihat foto saya, nyaris gak keliatan kalau saya pakai acne patch, kan?

Acnaway Acne Patch

Anyway, jerawat saya bukan tipe yang terdapat puss atau cairan putih di dalamnya, jadi sulit menunjukkan bagaimana fungsi acne patch ini dalam menyerap cairan tersebut. Tapi, saya bisa pastikan kalau jerawat saya JAUH mengecil dan lebih mengering dari mulai hari pertama penggunaan kedua produk ini. Oh ya, saya masih menggunakan acne creamnya meskipun jerawatnya sudah lenyap, karena sesuai klaimnya, acne cream ini juga mampu memudarkan noda-noda bekas jerawat.

Review ini saya gabungkan antara acne cream dan acne patchnya ya. Kenapa? Yang pertama jelas karena produk ini gak dijual terpisah. Yang kedua, kalau disuruh pilih mana yang lebih ampuh di antara acne cream dan acne patchnya, jujur saya gak bisa jawab, karena tampaknya keduanya bekerja dengan baik secara "tim", saling support untuk dapat hasil yang optimal. Paham kan? Makanya, meskipun produk ini dijual secara "bundling" alias gak bisa dipisah-pisah, percaya deh, dua-duanya kepake banget!

KESIMPULAN

+ Kemasan travel friendly
+ Harga terjangkau, gak sampai 100.000 sudah mendapatkan 2 produk
+ Jerawat kempes dalam 3 hari (jaminan uang kembali jika dalam 3 hari jerawat gak kempes!)
+ Merawat jerawat dan bekas jerawat dalam satu waktu
+ Mengandung bahan-bahan pilihan yang dikhususkan untuk perawatan jerawat
+ No fragrance, no
paraben, diformulasikan khusus kulit berminyak dan berjerawat
- Baru bisa dibeli melalui online 

Harga : 92.000 per box
Nilai : 4/5 
Beli di ? Shopee BLOOM.INC atau melalui Instagram @Acnaway
Continue reading REVIEW : Acnaway Anti Acne and Blemish Relief Kit, Basmi Jerawat dalam 3 Hari!

Monday, 27 January 2020

, , , , , , ,

REVIEW : Some By Mi Snail Truecica Miracle Repair Serum, Sehebat Itukah?

Produk yang akan direview sekarang, memang sudah saya beli dari 2 bulan yang lalu. Tapi kan, namanya review produk, apalagi skincare, butuh waktu minimal 2 minggu untuk merasakan efeknya. Awal mula saya beli produk ini karena termakan iklan yang sering banget muncul di instagram saya. Gak cuma dari official accountnya, tapi juga dari review teman-teman sesama blogger. Klaim dari produk yang berbahan dasar lendir siput ini juga bikin mupeng, yaitu dapat meregenerasi kulit yang rusak, memperbaiki tekstur kulit, juga mengecilkan pori-pori yang besar. Sebetulnya dari dulu saya skeptis sama produk-produk yang mengklaim bisa memperbaiki tekstur ataupun mengecilkan pori-pori kulit wajah, karena kayaknya memang gak mungkin. Tapi dasar Anisa, imannya belum kuat, begitu lihat produk ini waktu itu lagi diskon, gak mikir lama-lama, langsung order aja.Saya belum nyebut nama prodik yang akan saya review, tapi kalau kalian menyimak intro singkat saya tadi, pasti udah tau kalau saya akan bahas Some By Mi Snail Truecica Miracle Repair Serum.

Review Some By Mi Snail Truecica Miracle Repair Serum

KEMASAN

Review Some By Mi Snail Truecica Miracle Repair Serum

Kemasannya dari plastik dengan botol pump. Seperti biasa, tipe botol pump adalah yang saya suka, karena gak perlu repot-repot menakar jumlah produk yang akan dikeluarkan. Belum lagi, tipe botol seperti ini jauh lebih higienis. Satu hal yang saya kurang suka adalah pumpnya yang kurang smooth waktu mengeluarkan produknya. Hmm.. gimana ya jelasinnya, jadi kalau ditekan itu agak keras gitu. Sebetulnya bukan masalah besar sih, tapi ya namanya juga review, harus sedetail mungkin kan?

TEKSTUR

Tekstur dari Some By Mi Snail Truecica Miracle Repair Serum adalah berupa gel cair berwarna bening, mungkin sengaja dibikin menyerupai lendir siput (walaupun saya sendiri belum pernah liat langsung yang namanya lendir siput). Tekstur gel ini cepat meresap di kulit, tanpa meninggalkan kesan lengket. Good point!

AROMA

Aromanya wangi yang cukup menyengat. Kalau ini sih preferensi ya. Saya sih kurang suka ya skincare yang terlalu wangi, tapi beberapa orang ada yang malah suka.

KANDUNGAN

Review Some By Mi Snail Truecica Miracle Repair Serum
Water, Butylene Glycol, Niacinamide, 1,2-Hexanediol, Snail Secretion Filtrate, C12-14 Pareth-12, C12-14 Pareth-7, Carbomer, Tromethamine, Dioscorea Japonica Root Extract, Trehalose, Ethylhexylglycerin, Beta-Glucan, Hydrolyzed Corn Starch, Citrus Aurantium Bergamia (Bergamot) Fruit Oil, Allantoin, Adenosine, Disodium EDTA, Sucrose, Melaleuca Alternifolia (Tea Tree) Leaf Extract, Glycyrrhiza Glabra (Licorice) Root Extract, Agrimonia Eupatoria Extract, Salvia Officinalis (Sage) Oil, Centella Asiatica Extract, Salvia Officinalis (Sage) Leaf Extract, Camellia Sinensis Leaf Extract, Chamaecyparis Obtusa Leaf Extract, Silybum Marianum Seed Extract, Perilla Frutescens Leaf Extract, Sodium Chondroitin Sulfate, Broussonetia kazinoki Root Extract, Propolis Extract, Artemisia Capillaris Extract, Cimicifuga Dahurica Root Extract, Salix Alba (Willow) Bark Extract, Pentylene Glycol, Madecassoside, Oenothera Biennis (Evening Primrose) Flower Extract, Asiaticoside, Asiatic Acid, Madecassic Acid, Phenoxyethanol.

KLAIM

Review Some By Mi Snail Truecica Miracle Repair Serum

Produk ini mengklaim memiliki fungsi ganda, yaitu sebagai whitening dan anti wrinkle. Mengandung 890.000ppm Snail Truecica ™ yang terdiri dari Black Snail Extract dan Truecica ™, yang berfungsi:
- Membantu regenerasi kulit dengan memperbaiki kerusakan kulit
- Menenangkan kulit dan menguatkan lapisan kulit
- Menghilangkan noda dan bekas luka tanpa rasa lengket
- Bebas dari 20 bahan berbahaya
- Lulus uji iritasi kulit

CARA PEMAKAIAN

Kalian bisa gunakan produk ini setelah cuci muka dan pengaplikasian toner. Sebelum memakai Some By Mi Snail Truecica Miracle Repair Serum, kalian dianjurkan untuk mengocoknya terlebih dahulu. Setelah itu keluarkan produk sebanyak 3-4 tetes, oleskan ke wajah, dan tepuk-tepuk hingga menyerap.


HASIL PEMAKAIAN

Jadi, sebelum memakai produk ini, kulit saya gak ada masalah. Rangkaian skincare saya hanya sebatas micellar water, facial wash, sunblock, dan night cream, dan hamdallah semuanya cocok. Tapi, karena saya ingin menguji kualitas produk ini, akan lebih fair rasanya kalau saya berhenti memakai night cream untuk sementara waktu, dan hanya menggunakan Some By Mi Snail Truecica Miracle Repair Serum ini, supaya reviewnya jadi gak bias. 

Review Some By Mi Snail Truecica Miracle Repair Serum
Sebelumnya, bertahun-tahun yang lalu, saya pernah punya beberapa skincare dari Korea yang juga berbahan dasar lendir siput, dan saya gak cocok dengan mereka. Lalu kenapa sekarang ingin coba Some By Mi Snail Truecica Miracle Repair Serum yang jelas-jelas berbahan dasar lendir siput? Ya, namanya juga kurang kuat imannya. Apalagi melihat klaim yang ditawarkan oleh produk ini, dan juga review dari para penggunanya yang mengaku bahwa bekas luka bopeng dan juga pori-pori wajahnya tersamarkan. Gimana gak tertarik coba? Jadi saya mencari pembenaran, kalau dulu-dulu itu, rangkaian skincare saya ada yang gak cocok dengan produk siput, jadi hasilnya malah gak oke. Maka kali ini, saya akan mencobanya tanpa dibarengi skincare lain (selain facial wash dan sunblock, tentunya).
   
Seminggu pemakaian, saya suka dengan produk ini. Dari mulai tekstur gel yang cepat meresap, dan efek setelah memakaianya, yaitu gak lengket sama sekali. Pemakaian Some By Mi Snail Truecica Miracle Repair Serum ini pun irit, 1x pump cukup untuk seluruh wajah dan leher, bahkan buat saya masih kebanyakan. Padahal, katanya untuk penggunaan 1x itu butuh 3-4 tetes, waaah buat saya malah kerasa gak nyaman. Bikin kulit wajah terasa gerah. Hanya dengan 1 pump saja, wajah terasa lebih lembap dan lebih enak dipegang. Meskipun gak ada perubahan apapun dengan tekstur kulit saya -ya namanya juga baru seminggu-, gak ada reaksi negatif apapun yang muncul. Saya udah PD, kalau produk ini akan jadi jodoh saya, sampai akhirnya...


Memasuki minggu kedua, muncul whitehead sedikit demi sedikit di bagian pipi saya. Selain itu, di bagian jidat pun muncul beruntusan. Beruntusan adalah masalah kulit yang paling saya benci, sulit ngusirnya. Beda dengan jerawat yang bisa dibilang masih mudah diatasi. Saya pikir, mungkin purging. Tapi memasuki minggu ketiga, whitehead dan beruntusan, masih juga ada. Biasanya, saya mengalami purging gak lebih dari 2 minggu. Akhirnya, memasuki 1 bulan pemakaian, saya bisa menyimpulkan kalau saya gak cocok dengan produk ini, hmm lebih tepatnya, saya memang gak cocok dengan produk berbahan dasar lendir siput. No debate. 

Saya sampai pada kesimpulan, kalau Some By Mi Snail Truecica Miracle Repair Serum ini kurang cocok untuk kulit-kulit sensitif seperti saya. Lalu, saya agak skeptis mengenai klaim "miracle" yang katanya bisa menghilangkan bekas luka dengan cepat. Tampaknya itu hanya berlaku bagi luka-luka baru, bukan luka menahun seperti bopeng. Btw, saya pernah mengoleskan produk ini pada hidung saya yang gak sengaja tergaruk dan luka. Betul saja, lukanya cepat mengering dan sembuh. Mungkin, untuk luka-luka menahun atau pori-pori yang besar, butuh waktu yang lamaaaa buanget, untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Jadi, kalau kamu punya kulit yang gak sensitif seperti kulit saya, lalu kamu orangnya sabar, mungkin Some By Mi Snail Truecica Miracle Repair Serum ini akan memberikan hasil yang menakjubkan di kulitmu.

KESIMPULAN

 Some By Mi Snail Truecica Miracle Repair Serum

+ Tekstur gel yang cepat menyerap
+ Tidak menimbulkan rasa lengket
+ Botol model pump
+ 1x pump cukup untuk wajah dan leher 
+ Menyembuhkan luka baru dengan cepat
- Kurang cocok untuk kulit sensitif
- Wanginya menyengat

Nilai : 3/5
Harga : Kisaran 200.000, tergantung beli di mana 

Disclaimer : Artikel ini ditulis atas pengalaman pribadi penulis, bukan sponsor maupun endorsement
Continue reading REVIEW : Some By Mi Snail Truecica Miracle Repair Serum, Sehebat Itukah?

Monday, 5 August 2019

, , , , , , ,

REVIEW : Sukin Certified Organic Rosehip Oil

Sebetulnya saya sudah merasa kalau kulit saya lebih bersahabat dengan skincare yang bentuknya oil untuk penggunaan malam hari. Awal mula saya menyadari itu adalah waktu saya menggunakan Farsali Rose Gold Elixir, yang sudah pernah saya ulas di sini. Tapi, karena saya agak ragu menggunakan Farsali selama hamil, karena belum pernah menemukan ulasan mengenai keamanan Farsali jika digunakan ibu hamil, maka saya beralih ke produk yang selama ini cukup populer di kalangan pecinta skincare organik, yaitu Sukin. Sukin adalah brand Australia yang mengusung produk-produk berbahan alami, yang aman digunakan semua jenis kulit, termasuk kulit ibu hamil. Sejauh ini saya sudah mencoba 2 produk Sukin, tapi untuk kesempatan kali ini saya akan mengulas tentang pengalaman saya menggunakan Sukin Certified Organic Rosehip Oil.

Review Sukin Certified Organic Rosehip Oil Indonesia

KEMASAN

Review Sukin Certified Organic Rosehip Oil Indonesia

Setau saya, kemasan Sukin yang pink ini termasuk baru. Sebelumnya, warnanya hijau muda. Awalnya saya sempat ragu, saya pikir Sukin Certified Rosehip Oil ini sudah discontinue, tapi ternyata mereka hanya mengganti warna kemasannya saja. Box berwarna pink ini terlihat sederhana, seperti box skincare pada umumnya. Yang saya suka, tulisan-tulisan yang tertera di boxnya sangat informatif, sehingga memudahkan kaum-kaum awam yang belum banyak tau kegunaan Rosehip Oil.

Review Sukin Certified Organic Rosehip Oil Indonesia

Kemasan Rosehip Oilnya sendiri berbentuk botol berpipet. Botolnya kokoh, bukan botol plastik yang kalengan. Pipetnya pun, meskipun gak sebagus pipet Farsali, termasuk yang nyaman digunakan karena ujungnya melengkung, memudahkan minyaknya untuk menetes ke arah yang kita mau, jadi gak bakal kececer-cecer.

KLAIM

Review Sukin Certified Organic Rosehip Oil Indonesia

Mengandung 70% essential fatty acids dan vitamin yang membantu menenangkan, melembutkan, dan melembapkan kulit. Kandungan nutrisinya membantu mengurangi tampilan luka dan melawan tanda-tanda penuaan.

Nutrisi yang terkandung di dalam minya ini dapat digunakan sehari-hari untuk membantu mengurangi kemerahan yang disebabkan oleh kulit kering dan gatal, sertta membantu merawat kulit untuk tetap sehat. Minyak ini mudah menyerap, membuat kulit menjadi tampak berseri dan sehat.

CARA PAKAI

Tuang 2-3 tetes minyak pada telapak tangan. Gunakan jari untuk memijat kulit yang sudah dibersihkan, baik pada wajah, leher, dan atau pada badan setiap pagi dan malam, atau saat diperlukan.

KANDUNGAN

Review Sukin Certified Organic Rosehip Oil Indonesia

Sebetulnya produk ini hanya mencantumkan Rosehip Oil sebagai kandungan utamanya. Gak banyak informasi mengenai kandungan lainnya. Justru produk ini mengangkat informasi mengenai bahan-bahan yang mereka hindari dan tidak terkandung pada produknya, yaitu:
1. Petrolatum/ Mineral Oils
2. Synthetic Fragrance
3. Animal Derivatives
4. Artificial Colours
5. Harsh Detergents
6. Propylene Glycol
7. MEA/ DEA/ TEA
8. Phthalates
9. Triclosan
10. Sulphates
11. Parabens
12. Silicones
13. EDTA

Melihat informasi yang super jelas ini, saya merasa Sukin memang menjual produknya dengan label skincare yang super duper aman, karena gak menggunakan bahan-bahan skincare yang sering menjadi kontroversial seputar keamanannya.

TESKTUR, WARNA, DAN AROMA

Rosehip oil ini tentu berbentuk minyak. Warnanya kuning, ya kurang lebih seperti kebanyakan produk oil pada umumnya. Rosehip oil ini juga punya aroma yang samar, tapi yang jelas bukan aroma wewangian buatan. Aromanyapun langsung menghilang begitu diaplikasikan, jadi gak masalah.

HASIL PEMAKAIAN

Sebelumnya, saya ingin bercerita mengenai kondisi kulit saya selama hamil. Sebetulnya saya gak menemukan masalah besar di trimester pertama. Skincare yang saya gunakan masih seperti dulu, walaupun saya menghindari penggunaan exfoliator. Tapi, tiba-tiba saja di trimester ke 2, kulit wajah saya menjadi gak karuan. Antara kering dan berminyak tercampur jadi satu. Jadi tiap cuci muka, kulit wajah saya seperti ketarik dan super duper kering. Tapi, di siang hari, minyak wajah mulai keluar dan gak kekontrol seperti biasanya. Kalau dilihat sekilas sih seperti gak kenapa-kenapa, tapi begitu dipegang..rrr.. tekstur kulit super gradakan dengan gerombolan beruntusan di area dahi dan rahang.

Setelahnya, saya stop menggunakan semua skincare. Saya hanya menggunakan Evian Facial Spray untuk menenangkan kulit saya yang belum diketahui permasalahannya apa. Penggunaan Evian memang membantu meredakan gradakan, tapi hanya sedikit saja. Beberapa area wajah masih bertekstur gak rata. Akhirnya, setelah menelusuri artikel dan vlog orang lain mengenai penggunaan skincare selama hamil, saya mendapatkan beberapa referensi produk yang dikatakan aman dan mampu meredakan permasalahan-permasalahan kulit selama hamil. Banyak merk yang disebutkan, termasuk sensatia botanica, trilogy, cetaphil, dan yang lainnya. Tapi, karena saya punya pengalaman baik dengan dunia perminyakkan, maka saya memilih Sukin Organic Rosehip Oil ini untuk mengatasi permasalahan kulit gradakan saya, berharap kalau oil ini ampuh.

Review Sukin Certified Organic Rosehip Oil Indonesia

Sebelum saya beli yang full size, saya coba beli yang share in bottle nya sebanyak 3 ml. Saya emang lagi malas menanggung resiko gak cocok terhadap suatu produk. Selain uangnya sayang, produknya juga sayang. Karena jikapun saya hibahkan ke orang lain, belum tentu cocok dengan kulit mereka. Maka dari itu, saya pesan 3 ml Sukin Certified Organic Rosehip Oil ini dengan harapan bisa meredakan beruntusan dan tekstur kulit yang gak jelas ini. 

Seperti biasa, saya hanya menggunakan Sukin Certified Organic Rosehip Oil ini di malam hari. Penggunaan di siang hari sebetulnya gak masalah bagi kalian yang berkulit normal, cuma mengingat kondisi kulit muka saya yang mudah berminyak dan banyaknya debu di siang hari, saya gak mau nambah resiko kulit wajah saya semakin gak karuan. Saat malam haripun, saya gak menggunakan skincare lain selain Evian Facial Spray (reviewnya di sini) dan Sukin Certified Organic Rosehip Oil, karena memang sengaja ingin melihat efek dari Sukin ini.

 Review Sukin Certified Organic Rosehip Oil Indonesia

Tekstur yang lebih cair dari oil pada umumnya, membuat Rosehip Oil ini terasa mudah untuk dibaurkan ke seluruh wajah. Tapi, walaupun pada informasinya dikatakan bahwa minyak ini mudah menyerap, bagi saya sih nggak. Rasanya kurang lebih sama dengan Farsali, minyak yang terserap hanya berkisar 70%, sisanya masih terasa ada di atas permukaan wajah. Hanya saja, karena teksturnya yang gak terlalu berat, saya gak merasa terganggu dengan minyak yang gak menyerap ini. Apalagi, karena saya hanya menggunakannya di malam hari. Yang penting, saya harus pastikan bantal dan kasur saya bersih, meminimalisir pindahnya debu-debu ke wajah saya.

Review Sukin Certified Organic Rosehip Oil Indonesia

Efek dari pemakaian Sukin Certified Rosehip Oil ini langsung terasa di pemakaian pertama. Pagi hari, tekstur kulit saya lebih enak dipegang, meskipun jika dilihat secara seksama, apalagi di bawah sinar matahari, beruntusan masih ada di sana. Hanya saja, tekstur kulit saya lebih lembap dan lembut. Ini adalah efek yang dulu saya rasakan pada saat menggunakan Farsali, jadi saya langsung menyimpulkan bahwa saya cocok dengan skincare ini. Meskipun saya pernah bilang bahwa menyimpulkan efek suatu skincare itu harus dalam beberapa minggu, tapi buat saya itu hanya berlaku untuk melihat ketidakcocokkan produk. Sedangkan untuk produk yang langsung memberikan efek positif dalam semalam, saya langsung simpulkan bahwa produk tersebut cocok. 

Setelah 2 minggu menghabiskan 3 ml Sukin Certified Rosehip Oil ini (cukup awet juga ternyata lho!), tanpa ragu saya membeli botol aslinya yang ukuran 25 ml. Sepengetahuan saya, ada ukuran lain di atas 25 ml ini, tapi mengingat produk ini lama habisnya, apalagi hanya saya gunakan di malam hari, dan masa pakainya hanya 6 bulan, saya rasa 25 ml ini sudah cukup kok.

Saat saya menulis review ini, saya sudah menggunakan produk ini selama 1 bulan, dan kulit jauh lebih halus. Beruntusan hilang total, yang tersisa hanya beka-bekas beruntusan dan jerawat yang terkadang masih muncul barang 1 atau 2 biji. Selain kulit terasa lebih halus karena bersih dari beruntusan, saya merasa kulit lebih kenyal dan lebih enak saat dipakaikan make up. Oh, jangan berharap efek memutihkan atau mencerahkan, karena produk ini memang gak berfungsi untuk itu. Tapi, bagi ibu hamil, sekedar bebas dari bruntusan dan jerawat saja sudah alhamdulillah.

KESIMPULAN

+ Menggunakan bahan-bahan alami
+ No paraben, fragrance, mineral oil, silicon, pewarna dan bahan-bahan kimia lainnya yang dianggap kurang cocok untuk kulit sensitif
+ Gak terasa berat di wajah
+ Mengurangi beruntusan dan tekstur yang tidak rata pada kulit wajah
+ Kulit lebih kenyal, kadar minyak lebih terkontrol
+ 2 tetes sudah cukup untuk seluruh wajah
+ Mudah dibaurkan
+ Aman bagi ibu hamil dan menyusui
- Sulit dicari, harus online
- Hanya bertahan 6 bulan setelah dibuka

Harga : IDR 160.000 untuk ukuran 25 ml
Nilai : 4.5/5
Disclaimer : Artikel ini ditulis atas pengalaman pribadi penulis, bukan sponsor maupun endorsement.

Continue reading REVIEW : Sukin Certified Organic Rosehip Oil

Wednesday, 3 February 2016

, , , , , , , ,

REVIEW : Acaci Magic Trouble Skin Solution

Beberapa bulan yang lalu, aku sempat cerita mengenai rutinitas skincare untuk kulitku yang acne prone dan super duper oily. Memang untuk tipe kulit sepertiku, haram hukumnya untuk menggunakan foundation dalam jenis apapun. Tapi untuk wanita karir sepertiku (tsah), kayanya sulit sekali menghindari foundation/bb cream atau apapun itu. Maka suatu hari, aku konsultasi ke salah satu dokter kulit di suatu klinik kecantikan ternama tentang foundation yang bisa kupakai sehari-hari tanpa menimbulkan masalah. Aku juga sempat bilang kalau aku gak mau yang jenisnya racikan dokter. Jadi aku sampaikan kalau aku ingin produk yang sudah ada di pasaran (entah itu lokal ataupun luar) yang kemungkinan akan cocok dengan jenis kulitku.

Dokter bilang kalau kulit tipe oily dan acne prone sepertiku kemungkinan besar memang tidak akan bisa memakai foundation (hiks), kecuali kalau bersedia nantinya akan muncul jerawat. Rrrrr.
Tapi dia sempat sarankan produk ini, produk korea, yang cukup sering ia rekomendasikan untuk tipe kulit sepertiku.


 ACACI ACNE MAGIC TROUBLE SKIN SOLUTION




Kemasannya lucu, girly, ala ala produk Korea. Dikemas dalam botol kaca, dengan tutup ulir dan sayangnya tidak ada pembatasnya lagi padahal lubangnya cukup besar. Jadi kalau kalian tidak hati-hati saat menuangkannya, isinya bisa tumpah. Memang agak tricky sih untuk cara pemakaiannya.
Teksturnya seperti air, sangat ecer, dan ketika didiamkan akan terpisah menjadi dua bagian. bagian atas yang bening jatohnya sepeti toner, dan yang bagian bawah teksturnya lebih kental, seperti obat jerawatnya sariayu.



Untuk cara pemakaian yang tertera di kemasan, 2 bagian ini memang digunakan secara terpisah. 




Bagian atas (1) dipakai selayaknya toner, dan bagian bawah (2) untuk dipakai di daerah yang berjerawat saja (ditotol). Namun,untuk kasus aku, dokter menyarankan untuk menyatukan 2 bagian tersebut, jadi harus dikocok, baru diaplikasikan ke seluruh wajah. Jatohnya seperti acnes tint moisturizer, tapi coveragenya lebih sheer lagi. Kalau sudah pakai ini, dokter membolehkan aku untuk menimpanya dengan BB cream atau foundation kalau merasa coverage si ACACI ini belum ampuh. Tapi buat aku, coveragenya cukuplah untuk pemakaian sehari-hari, tapi memang kurang oke kalau dipakai di acara formal. 

Ketika diaplikasikan, rasanya mentol. Seperti menggunakan powder lotionnya acnes. Hanya saja warnanya lebih menyatu dengan kulit. Kulit wajah menjadi adem dan dingin.

Aku sudah pakai ini sekitar 2 bulan dan sejauh ini aku belum mendapatkan hasil yang spektakuler. Gak ada perbedaan yang signifikan ketika aku pakai dan tidak pakai. Perbedaannya hanya sensasi dingin yang kudapatkan. Produk ini juga tidak mengurangi minyak di wajahku dan tidak cukup ampuh mencegah jerawat, malah aku ngerasa kulit wajah jadi lengket dan lebih berminyak. Jadi ya sorry to say aku agak kecewa juga dengan produk ini karena aku berekspektasi cukup tinggi untuk hasilnya, karena dokter kulit langsung yang merekomendasikannya padaku. Harganya pun lumayan, sekitar 160 ribu kalau tidak salah.

Pernah suatu kali, aku coba pakai produk ini sesuai dengan keterangan di kemasan. Jadi aku ambil ampasnya (bagian bawahnya) untuk mengobati jerawatku, hanya ditotol di bagian jerawatku saja, dan besoknya memang ada perubahan, jerawat cepat kering. Jadi kesimpulanku, kayaknya sih memang penggunaannya tidak bisa disatukan seperti itu. Produk ini juga hanya ampuh untuk mengatasi jerawat, tidak mempan untuk beruntusan atau komedo.

Untuk foto pemakaian, mungkin menyusul ya. Agak sulit foto akhir-akhir ini karena pergi pagi pulang malam. *alasan*

Mungkin memang takdirnya aku gak bisa pakai foundation dalam jenis apapun. Hiks. Jadi kalau kalian tanya apa aku berniat untuk beli lagi produk ini? Sayangnya, tidak.

Atau mungkin teman-teman ada yang bisa merekomendasikan produk foundation yang mungkin cocok untuk jenis kulitku yang acne prone ini?
Continue reading REVIEW : Acaci Magic Trouble Skin Solution

Friday, 23 January 2015

, , ,

DAILY SKINCARE (Perjuangan Melepas Krim Dokter) Part I

Beauties, yang namanya cewek emang repot banget ya. Pengen muka dimacem-macemin. Padahal kalo kita liat kulit wajah cowok yang lebih sering keringetan, kena panas matahari, mukanya tetep aja mulus gitu. Lah kita pake pelembab, sun block, oil control dan segala macem, muka malah jadi gak karuan. Nah itu masalahnya, cewek tuh terlalu ngotak ngatik muka emang. Kadang suka mikir, kalo kulit muka ini bisa ngomong kayanya udah teriak teriak "STOOOOPPP. Don't you ever dare gimme another chemical product anymore!"

Aku juga termasuk kok. Mulai pake kosmetik dari SD, walaupun waktu SD cuma pake bedak tabur aja. Terus SMP pake facial foam, pelembab, bedak tabur, dan lipgloss. SMA mulai pake pelembab yang mengandung whitening karena pengen juga bening nan putih kaya temen-temen (belum bisa nerima takdir kulit sawo matang). Bencana pun dimulai semenjak aku pake pelembab P****. Pertama aku pake karena temenku juga pake, dan hasilnya bagus di dia. Tapi emang kulitku dari dulu (bahkan sampai sekarang) gak pernah cocok sama produk kosmetik berembel "whitening/brightening/lightening" dan baru bisa nerima takdir kulit begini waktu ahir masa kuliah. Pokoknya selama aku pake pelembab itu, komedo bermunculan, ada whitehead, blackhead, jerawat, pokoknya paket lengkap dah. Sampai akhirnya aku ke dokter kulit yang SpKK, bukan dokter kulit klinik kecantikan ya. Doi cuma ngasih obat jerawat totol.

Setelah  pake itu, komedo dan jerawat ilang semua. Tapi teteeeep aja bandel, gampang banget kepengaruh temen, akhirnya nyoba pelembab O***, dan itupun sama. Di kulit temenku cocok tapi di aku nggak sama sekali. Dari situlah aku yakin kalo kulitku tergolong sensitif. Pokoknya muka udah gak karuan, semua obat jerawat dipakepun gak ada hasilnya. Udah desperados banget deh. Akhirnya  aku nyerah, pergilah ke klinik kecantikan yang cukup terkenal. Semenjak saat itu aku merawat kulit wajahku dari krim-krim yang dokter kasih. 

Bertahun-tahun pake, jarang ada masalah, kecuali kalo aku bandel nyoba produk baru (berharap kali ini cocok), baru jerawat nya muncul lagi. Setelah bertahun-tahun pake, aku mikir sampai kapan aku bakal pakai krim ini, -__________- Dan semenjak itu, tepatnya di akhir masa kuliah, aku memutuskan untuk berhenti dari krim krim dokter. Ini adalah perjuangan terberat. Pasti kalian yang pernah pake krim dokter pun ngerasain kan?

Tapi, seperti yang aku baca di artikel-artikel, untuk melepas ketergantungan dari krim dokter, kita nggak bisa langsung melepas semuanya. Kulit kita bakal kaget. Kalo diilustrasiin nih, mending diputusin setelah hubungan memang sudah renggang dibanding diputusin saat lagi hot-hotnya (duh!). Jadi pertama aku lepas facial washnya, aku ganti dengan facial foam biasa (aku coba wardah), setelah itu aku coba lepas night creamnya dan diganti dengan olive oil. lalu paginya aku pakai pelembab wardah dan sunblock wardah. Terus berhasil? Nggak segampang itu teman-teman. Kulitku ngambek, break out, dan aku gak tau produk yang mana yang bikin break out. DESPERATE? WORSE THAN THAT! Tiap liat kaca pengen nangis kayanya. Pokoknya udah galau segalau-galaunya dan nyaris mau balik lagi ke klinik.

Masa-masa itu juga masanya aku interview kerja, dan pada akhirnya aku diterima sebagai HRD di suatu perusahaan. Sehari-hari aku masih menggunakan pelembab dan sunblock Wardah, dan BB cream Wardah, ditambah bedak Marcks. Selama aku kerja, waktuku untuk memperhatikan wajah menjadi berkurang, tapi anehnya justru berangsur-angsur keadaan kulit wajahku membaik. Tidak pernah ada jerawat, paling hanya komedo. Sekalinya jerawat muncul hanya pada saat aku datang bulan. Akhirnya aku berkesimpulan bahwa ini semua karena aku jarang "ngoprek" kulit wajahku. Maksudnya ngoprek disini seperti megangin kulit muka (karena penasaran), ngaca, meriksain setiap detail kulit muka. Aku gak tau saat megang kulit mukaku, ada berapa bakteri yang nempel disitu? Terus saat aku ngaca, terus liat muka yang udah gak karuan, aku stress, siapa yang tau kalo stress itu memperparah kondisi kulitku?

Jadi setelah itu, aku lebih cuek dengan kondisi mukaku. Skincare yang kupakai masih tetap seperti yang dulu. Kalo ada niat untuk ganti skincare karena tergiur oleh iklan, selalu kutahan. Makin kesinipun aku semakin mengandalkan Homemade Treatment untuk perawatan kulitku. Aku selalu masker dengan bahan-bahan alami yang aku racik dan ternyata sangat cocok.

Kalian jangan mikir kalo aku nemuin skincare-skincare yang cocok ini hanya dalam waktu singkat. NO! Aku cobain hampir semua skincare lokal dan beberapa skincare luar, gak cuma satu produknya aja, tapi satu paket. Kebayang kan sakit hatinya kalo ternyata gak cocok, nangis bombay mesti ngelepas. Kalo yang murah sih masih bisa maafin, tapi kalo yang mahal... duuuuh ngenesnya gak ada dua.
Untungnya semua produk yang aku pakai sekarang harganya terjangkau dan mudah didapat. Aku juga heran, pakai yang mahal-mahal gak pernah ampuh. Bersyukur jadinya gak usah keluar duit banyak-banyak lagi buat ke dokter. Untuk produk-produknya, aku review di postingan ke 2, klik DISINI. Kecup.

Continue reading DAILY SKINCARE (Perjuangan Melepas Krim Dokter) Part I

Tuesday, 27 August 2013

, , , , ,

REVIEW : Mentholatum Acnes Series UV Tint, Powder Lotion, and Clay Mask

Buat aku yang punya kulit berminyak, jerawat udah jadi teman sehari-hari (ih tapi amit-amit deh, mudah2an ini karena gue masih remaja). Jadi emang nih aku harus selalu siapkan hati, mental, dan juga alat perang untuk menghadapi gerombolan jerawat ini. Banyak banget produk yang ku pake saat jerawat ini dateng (karena aku gak cukup sabar untuk nunggu jerawat-jerawat ini ilang sendiri).

Salah satu produk acne series yang kupake adalah mentholatum acnes versi Indonesia. Mentholatum acnes ini banyak banget produknya dari mulai skincare, sampai compact powdernya. Beberapa produk yang pernah aku coba adalah facial wash, uv tint, powder lotion, clay mask, dan compact powder. Karena yang facial wash udah abis (hasilnya so so, adem, tapi lama-lama bikin kering) dan yang compact powder baru banget aku beli, jadi aku bakal ngereview 3 produk aja, yaitu uv tint, powder lotion, dan clay masknya.


1. Acnes UV Tint

  • Acne care, UV Protection Lotion
  • SPF 30 PA+
Kegunaan:
  • Untuk pemakaian sehari-hari
  • Merawat kulit yang berjerawat
  • Membantu melindungki kulit dari efek negatif sinar matahari
  • Membantu menjaga kelembaban kulit
  • Digunakan sebagai dasar makeup 


aku udah 2x repurchase ini. Kenapa? Karena saat jerawatan, semua foundation adalah musuhku, dan uv tint ini membantu menggantikan foundation karena seperti namanya "tint". Sebelum dipake, kita mesti ngocok dulu botolnya, karena kalo nggak, yang keluar bukannya lotion malah kaya air aja gitu haha. Walaupun ini tekturnya seperti lotion (sangat cair), lotion ini memiliki warna. Tapi jangan harap uv tint ini bisa menutupi semua noda seperti foundation. Warnanya sangatlah sheer, tapi lumayan membuat kulit wajah rata. Sangat cocok untuk pemakaian sehari-hari, hasilnya gak keliatan kalo kita pake foundation (karena ini memang bukan foundation).
Gak tau perasaan akudoang, apa emang iya, setiap aku pake ini, wajahku berasa ada efek glowy gimana gitu. Teksturnya sangat cepat nyerep ke kulit. Setelah nyerep, gak bikin kulit kering, masih kerasa efek lembabnya. Bedakpun nempel dengan sempurna.  Aku suka banget. Tapiiiiii.. kekurangannya adalah, ntahkenapa aku ngerasa agak gerah pake ini tuh, cepet berminyak di aku :( tapi gak parah-parah banget sih, cuma sayang aja ini kan buat perawatan jerawat, kalo misalnya bikin berminyak bisa tambah banyak aja ni gerombolan jerawat. Tapi tetep aku cukup suka sama uv tint ini. Harganya sekitar 35ribuan, cukup murah karena isinya juga lama abisnya.


2. Acnes Tea Tree Oil Clay Mask


Multi Actions:
  • Cleans away dirt
  • Oil control and acne care
  • Helps treat skin texture
Kegunaan:
  • Mengandung tea tree oil yang merawat kulit yang berjerawat. Mengurangi minyak berlebih dan menjaga kelembaban kulit.
  • Membersihkan kotoran dan mengurangi minyak berlebih.
  • Aloe extract menjaga kesehatan dan membantu merawat tekstur kulit
Aku lupa beli ini berapa, mungkin di bawah 20 ribuan ya. Teksturnya kental seperti masker-masker biasa. Keringnya cepet. Wanginya khas tea tree oil banget. Waktu dipake, kulit wajah ni kerasa banget ademnya. Enak banget dipake kalo lagi jerawatan, sama sekali gak bikin kering, walaupun emang gak ada efek yang signifikan banget buat jerawat-jerawatnya, paling ngempesin dikit sih. 





3. Acnes Powder Lotion


Mengandung vitamin C dan aloe vera
Absorbing Sebum Lotion
Keep Skin Smooth and Fresh

Keterangannya:

Acnes Powder Lotion merupakan bedak cair yang dapat menyerap kelebihan minyak (sebum) dan menjaga kulit agar tidak mengkilap serta menjaga kelembaban kulit. Mengandung Isopropymethylphenol yang dapat membantu mengurangi jerawat dan membantu melawan bakteri penyebab jerawat serta Dipotassium Glycyrrhizinate untuk menyejukkan kulit kemerahan pada daerah kulit yang berjerawat.
Mengandung vitamin C dan aloe vera untuk membantu menjaga kesegaran dan kelembutan kulit. Untuk hasil yang optimal, gunakan Acnes Foaming Wash atau Creamy Wash sebagai pembersih muka.

Lotion ini kaya toner kalo menurutku. Tteksturnya cair banget, cuma lotion powder ini memang ada butiran putih-putih gitu di dalemnya. waktu kita pakepun setelah keringnya akan keliatan sedikit putih-putih. Mungkin ini kenapa disebut bedak lotion. Powder lotion ini bener-bener bikin kulit adem, nutupin pori-pori dan ngempesin jerawat. Ini yang paling ampuh di acnes series. Harganya aku juga lupa, sekitar 20an mungkin ya. Pokonya worth to try deeh!

Segitu dulu ya reviewnya! Ciao :*

Continue reading REVIEW : Mentholatum Acnes Series UV Tint, Powder Lotion, and Clay Mask