Showing posts with label toner. Show all posts
Showing posts with label toner. Show all posts

Tuesday, 2 May 2023

, , ,

Review Skincare Dear Me Beauty Skin Barrier Toner Essence, Kulit Sehat Seketika

Produk kedua dari Set Skin Barrier milik Dear Me Beauty yang akan saya ulas adalah Toner Essencenya. Dulu saya gak begitu peduli soal toner, essence, atau apapun itu. Biasanya, setelah cuci muka, langsung ke moisturizer juga gak apa-apa banget. Tapi setelah setahunan kebelakang saya rutin menggunakan toner setelah cuci muka, rasanya kok enak. Ada perbedaan yang cukup signifikan antara pakai dan tidak pakai toner setelah cuci muka. Pemakaian toner setelah cuci muka, membuat kulit jauuh lebih lembap, plumpy, lebih siap untuk menyerap rangkaian skincare berikutnya. Itu yang saya rasakan dulu ketika mencoba toner keluaran Skintific. 

Sebetulnya, saya gak ada masalah dengan Skintific, saya mencoba beberapa produknya dan tak ada keluhan apapun. Namun, ketika saya tau Dear Me Beauty mengeluarkan toner dengan kandungan Ceramide dan Hyaluronic Acid, lalu mengingat facial washnya yang nampol di kulit saya, dan harga yang lebih murah, maka saya pikir, kenapa tidak saya coba produk satu ini? Kalau ternyata cocok, saya kan bisa lebih hemat juga, dan skincare saya bisa lebih "kawin" karena berasal dari brand yang sama.

Kemasan Toner Essence Dear Me Beauty

Kemasan Toner Essence ini agak unik. Tutupnya sih standar, model ulir, namun berbentuk bulat. Jadi lucu aja kalau dipajang (oke, ini gak penting). Kemasannya ini aman banget untuk dibawa berpergian, karena selain tutupnya model ulir, di dalamnyapun ada mode locknya gitu, gak langsung lubangnya. Awal-awal agak kesel karena jadi kurang sat set sat set kalau mau pakai, tapi setelah dipikir-pikir, begini kan lebih higienis juga, sebetulnya.

Tekstur Toner Dear Me Beauty

Seperti toner essence pada umumnya, teksturnya ada di tengah-tengah toner dan essence, gak seencer toner, tapi juga gak sekental essence, makanya disebutnya toner essence. Saya suka dengan teksturnya yang mudah menyerap (gak sampai 30 detik), namun tetap meninggalkan kesan yang lembap dan sehat.

Baca Juga : Review Skin Barrier Face Gel Cleanser Dear Me Beauty

Sebelum saya memutuskan untuk mencoba produk ini, tentu saja, saya juga mencari tau soal kandungannya. Sebetulnya, yang saya perhatikan belakangan, tren skincare khusus memperbaiki skin barrier ini memang belum usai. Banyak brand lain yang mengeluarkan produk dengan konsep yang mirip-mirip, dan kandungan yang serupa juga. Makanya, sekarang rasanya lumayan sering dengar Ceramide dengan berbagai jenisnya, karena memang Ceramide punya fungsi yang sangat baik dalam memperbaiki dan merawat skin barrier. Ini juga menjadi salah satu kandungan utama toner essencenya Dear Me Beauty. Selain Encapsulated Ceramide Complex, toner ini juga mengandung Quadruple Hyaluronic Acid, Polyglutamic Acid, Cica, dan Greentea Extract. 

Kandungan Toner Dear Me Beauty

Ceramide, Hyaluronic Acid, dan Cica adalah sahabat kulit saya. Maka, saya cukup optimis dengan produk ini. Dan benar saja, hanya dalam 1 sampai 2 hari, ada kemajuan yang saya rasakan pada kulit wajah saya, khususnya untuk teksturnya, jauh lebih halus dan kenyal. Sangat terasa kalau toner ini mengembalikan pH kulit kita setelah kita mencuci muka, lembap dan plumpy, sehingga kulit jadi lebih siap untuk diberikan rangkaian perawatan selanjutnya.

Minusnya, karena botolnya ini berwarna merah pekat dengan plastik yang cukup tebal, agak kesulitan untuk mencari tau isi dari produknya, kecuali kalau kamu lihat baik-baik di bawah lampu, baru kelihatan. Tapi, overall, toner essence dengan kandungan yang kaya akan manfaat ini, lalu harganya hanya 70.000, yaa it's super worth to try!

Baca Juga : Review Skin Barrier Water Cream Dear Me Beauty

Continue reading Review Skincare Dear Me Beauty Skin Barrier Toner Essence, Kulit Sehat Seketika

Monday, 1 May 2023

, , , , , , ,

Review Skincare : Rangkaian Dear Me Beauty Skin Barrier

Sudah sekian abad lamanya rasanya, saya gak menulis sesuatu yang berbau kecantikan. Tapi, kali ini saya akan menyempatkan diri untuk membahas 1 rangkaian produk yang menurut saya harganya terjangkau (jika dibandingkan brand lain dengan kandungan yang mirip), padahal kualitasnya pwoool. Bahkan saya merasa kulit saya sedang ada dalam kondisi terbaiknya, hanya dengan memakai rangkaian skincare ini (psst.. ini saya tidak diendorse!). Brand yang akan saya review di sini juga bukan brand yang sebetulnya sering saya gunakan, selain lip creamnya yang saya beli saat ada diskon gila-gilaan. Tapi, itupun merupakan pengalaman dan penemuan yang sungguh di luar dugaan, karena lip cream mereka adalah satu-satunya lip cream yang gak bikin bibir saya kering ataupun pecah-pecah. Makanya, saya penasaran untuk coba rangkaian skincarenya, yang kebetulan memiliki kandungan-kandungan yang cocok dengan kulit saya.

Dear Me Beauty, itu adalah brandnya. Saya yakin beberapa sudah tidak asing dengan brand ini, meski kebanyakan masih mengira kalau brand ini hanya mengeluarkan produk kosmetik saja (foundation mereka sudah terkenal di kalangan beauty enthusiast). Tapi, kala itu, saya yang tadinya mau beli facial wash Somethinc, tiba-tiba malah kepincut dengan facial wash Dear Me Beauty. Karena apa? Betul ibu-ibu! Karena sedang diskon, beli 1 facial wash ukuran normal, gratis 1 facial wash ukuran travel size. Apalagi ketika dilihat-lihat kandungannya, ini sepertinya cocok untuk kulit saya yang sensitif, tipe-tipe facial wash kekinian, yang gentle, gak bikin kering, dan berfungsi untuk merawat skin barrier. Itu adalah awal mulanya saya berpaling dari rangkaian skincare saya sebelumnya, dan mulai membeli seluruh rangkaian perawatan skin barrier dari Dear Me Beauty. Semuanya akan saya ulas secara terpisah, supaya apa? Supaya gak lieur, Bund... Tunggu yaaa..

Review Dear Me Beauty Skin Barrier

Review Dear Me Beauty Skin Barrier Water Cream
Review Dear Me Beauty Skin Barrier Sunscreen Gel
Continue reading Review Skincare : Rangkaian Dear Me Beauty Skin Barrier

Wednesday, 16 November 2022

, , , , ,

Review Skincare: Skintific 4D Hyaluronic Acid Barrier Essence Toner, Terfavorit di Tahun Ini!

Toner adalah salah satu step skincare yang wajib banget buat saya! Kulit saya ini seringkali kering, tapi kalau udah kepanasan, langsung otomatis jadi pabrik minyak. Kalau saya gak pakai toner, kulit saya makin kering, dan kalau kepanasan malah bikin kulit keliatan makin kusam juga. Makanya, saya senang banget koleksi toner. Oh ya, toner yang saya maksud di sini bukan toner yang teksturnya plek plekan cair, yang pengaplikasiannya menggunakan kapas. Toner yang saya maksud lebih seperti essence, gak sekental serum, tapi juga gak seringan air. Ngerti kan ya? 

Untuk toner yang akan saya review di sini, bukan toner yang sulit didapat. Bahkan, sepertinya banyak yang menjadikan toner ini salah satu favorit skincarenya, termasuk saya. Skintific 4D Hyaluronic Acid Barrier Essence Toner. Ada cerita dibalik penggunaan Skintific 4D Hyaluronic Acid Barrier Essence Toner ini. Mei tahun ini, berarti 6 bulan yang lalu, saya beli sepaket skincare Skintific yang khusus untuk kulit kusam, direkomendasikanlah 3 produk oleh admin Skintific, kalau gak salah namanya paket glowing skin, isinya Skintific 4D Hyaluronic Acid Barrier Essence Toner, Skintific 10% Niacinamide Brightening Serum, dan Skintific 5x Ceramide Barrier Moisture Gel. Di antara 3 produk yang ada dalam paket glowing skin tersebut, produk ini adalah yang paling murah, tapi juga ternyata yang paling awet, dan paling berjasa di kulit saya.

Review Toner Skintific

Toner Skintific ini sebenarnya isinya gak banyak-banyak amat, standar toner, 100 ml, tapi sampai 6 bulanpun, produknya masih tersisa 1 cm lagi kalau dilihat dari luar. Menurut saya ini awet sekali, padahal saya hampir selalu memakainya tiap hari, pagi dan malam, setelah selesai cuci muka. 

Produknya dikemas dalam box karton tebal. Botol yang digunakan adalah jenis botol plastik yang tebal, dengan tutup model ulir. Saya juga lebih suka tutup model ulir di banding model flip top yang secara ajaib suka tiba-tiba ngebuka kalau dibawa traveling. 

Review Toner Skintific

Hal pertama yang saya suka dari produk ini jelas kandungannya. Maksud dari 4D hyaluronic acid di sini adalah kombinasi dari 4 tipe hyaluronic acid yang memperbaiki, memberikan dan mengunci kelembapan secara intensif dan instan. 1 jenis hyaluronic acid aja rasanya sudah cukup lembap, produk ini memiliki 4 sekaligus, surely kulit saya auto lembap. Belum lagi kandungan lainnya, yaitu ceramide, centella, dan provitamin B5. Centella, juga adalah salah satu kandungan favorit saya. Dia punya manfaat yang baik untuk menenangkan kulit, dan membuat kulit minim iritasi. Sedangkan ceramide, yang sedang hype ini, punya tugas melindungi skin barrier. Dengan banyaknya manfaat yang diberikan, 90.000 menurut saya murah sih. Apalagi jika mengingat produknya yang awet dan gak cepat habis.

Untuk pengaplikasiannya, saya gak butuh banyak produk. Cukup 2 tetes, saya gosokkan di telapak tangan, lalu aplikasikan ke wajah, dan 1 tetes lagi untuk di leher. Teksturnya cair, namun sedikit kental. Lalu saat dibaurkan ke seluruh bagian wajah, terasa licin. Maksud licin di sini bukan dalam artian negatif ya, lebih seperti spreadable, gitu. Butuh waktu 1 menit untuk menyerap. Makanya, saya bilang teksturnya berbeda dengan toner cair pada umumnya. Kalau toner yang bentuknya cair, akan menyerap dalam beberapa detik saja. Produk ini, meskipun membutuhkan waktu untuk menyerap, namun ketika sudah menyerap, dia menyerap dengan sempurna. Lembap, namun tidak lengket.

Review Toner Skintific

Hal lain yang menjadi nilai plus adalah aromanya. Gak ada aroma wewangian apapun itu yang menyegakkan hidung. Saya agak-agak mudah tertanggu dengan skincare yang ada aromanya, meskipun aromanya wangi. 

Review Toner Skintific

Baca Juga : Review Skintific Eye Cream Massager

Review Skintific ini seharusnya menyertakan foto before after. Karena saya gak punya foto 6 bulan yang lalu dalam keadaan bare face, saya hanya bisa menyertakan foto before after dalam sehari, hanya untuk menunjukkan efek melembapkan yang diberikan oleh produk ini. Tapi, meskipun tanpa bukti, saya bisa merasa kulit saya jauh lebih normal dari biasanya, gak ada minyak berlebih yang membuat kulit saya berjerawat, seperti yang biasanya terjadi. Kulit jauh lebih halus dan enak dipegang. Jadi, sebagai penutup, untuk skincare seharga 90.000 yang awet hingga 6 bulan, memiliki kandungan yang punya banyak manfaat untuk kulit wajah, toner Skintific ini masuk ke dalam list skincare favorit saya tahun ini!

Continue reading Review Skincare: Skintific 4D Hyaluronic Acid Barrier Essence Toner, Terfavorit di Tahun Ini!

Thursday, 4 November 2021

, , , ,

REVIEW : Avoskin Miraculous Retinol Toner, Retinol Untuk Kulit Sensitif

Avoskin bukanlah brand yang terlalu asing untuk didengar, bahkan banyak yang berpendapat bahwa Avoskin justru salah satu brand lokal yang sukses mengeluarkan produk-produk skincarenya. Bahkan, PHTEnya pun mendapatkan pernghargaan di female daily awards 2020. Sebetulnya, saya juga sempat mencoba produk yang disebut-sebut sebagai dupenya SK II itu, tapi sayangnya, emang bukan jodohnya kulit saya yang banyak maunya ini.

Setelah itu, saya gak terlalu penasaran lagi dengan produk-produk yang dikeluarkan oleh Avoskin. Bukan karena jelek, tapi saya menduga kalau ya.. memang gak cocok aja di kulit saya. Namun, begitu ia mengeluarkan produk baru, seri retinolnya, yang mana saya adalah fans berat retinol, saya mulai kembali lirik-lirik, penasaran, dan membaca serta menonton lebih banyak review tentangnya, sampai akhirnya saya memutuskan untuk mencobanya.

Avoskin Retinol series ini terdiri dari 3 produk, toner, ampoule, dan eye creamnya. Saya beli 2 di antaranya, yaitu toner dan ampoule. Eye creamnya gak saya coba karena stok eye cream di rumah masih ada, dan saya sedang dalam fase gak suka numpuk-numpuk produk yang punya fungsi sama. Tadinya, saya mau langsung menggunakan keduanya, tapi karena saya ingin tau performa masing-masing produk, maka saya gunakan tonernya terlebih dulu, baru seminggu kemudian saya gunakan berbarengan dengan ampoule nya, supaya saya bisa mendapatkan kesimpulan yang akurat untuk 2 produk ini. Maka dari itu, saya pun akan mereviewnya secara terpisah. Artikel kali ini, saya khususkan untuk membahas tonernya, Avoskin Miraculous Retinol Toner.
 
Avoskin Miraculous Retinol Toner

KEMASAN
 
Saya gak ada masalah dengan kemasan Avoskin. Dari mulai botol, box, bahkan, saya suka dengan design kemasannya yang minimalis namun informatif. 
 
Avoskin Miraculous Retinol Toner
 
Hanya 1 masalahnya, rangkaian Avoskin retinol ini sangat mirip pek ketiplek dengan rangkaian refiningnya. Menurut saya ini cukup menjadi masalah bagi orang awam yang gak begitu mengikuti Avoskin dan produk-produknya. Sangat gak menutup kemungkinan terjadi kekeliruan pada saat memesan produk, apalagi bagi orang-orang yang mengidentifikasi produk melalui warnanya. Seperti saya yang biasa menyebut rangkaian Olay Retinol dengan sebutan Olay yang ungu, karena saya gak selalu mengingat nama produk secara lengkap. Ini masih menjadi pertanyaan sih, dari sekian banyak warna, mengapa Avoskin bersikeras memakai warna yang sama?
 
KANDUNGAN
 
Avoskin Miraculous Retinol Toner
 
Water, Propylene Glycol, Niacinamide, Glycerin, Polysorbate 20, Phenoxyethanol, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Polyglyceryl-2 Stearate, Caprylic/Capric Triglyceride, Glyceryl Stearate, Stearyl Alcohol, Camellia Sinensis (Green Tea) Leaf Extract, Methyl Methacrylate Crosspolymer, Polyglutamic Acid, Tetrasodium EDTA, Retinol, Hydrogenated Lecithin, Ethylhexylglycerin, Cholesterol, Xanthan Gum, Tocopheryl Acetate, Rubus Idaeus (Raspberry) Fruit Extract, BHT, Punica Granatum (Pomegranate) Fruit Extract, Butylene Glycol, Phaseolus Radiatus Seed Extract, BHA, Avena Sativa (Oat) Meal Extract, Palmitoyl Hexapeptide-12

KLAIM
 
Avoskin Miraculous Retinol Toner memiliki ingredients terbaik sebagai perawatan kulit anti aging. Perpaduan kandungan Niacinamide, Retinol, Peptide, yang diperkaya dengan ekstrak buah pomegranate akan bekerja secara efektif untuk mengatasi garis halus, meratakan tekstur kulit, dan mencerahkan kulit. Selain itu, produk ini juga berfungsi untuk memaksimalkan proses regenerasi sel kulit serta meningkatkan produksi kolagen secara alami.
 
Avoskin Miraculous Retinol Toner
 
Toner ini bebas fragrance dan mengandung 1% Actosome Retinol yaitu sekitar 0,03% Active Retinol, 0,1% Hexapeptide, sehingga cocok untuk kulit yang sensitif.
 
CARA PEMAKAIAN
  1. Tuang secukupnya produk Miraculous Retinol Toner pada telapak tangan setelah membersihkan kulit wajah. 
  2. Usap dari area tengah wajah ke arah luar dengan gerakan ke atas dan biarkan menyerap. 
  3. Bilas keesokan harinya, dan jangan lupa gunakan sunscreen favoritmu.

Tips: Jika muncul kemerahan atau iritasi, kurangi frekuensi penggunaan.

HASIL PEMAKAIAN

Sebetulnya, dalam pemakaian semalam saja, saya sudah bisa sedikit menyimpulkan performa dari produk ini. Tapi, lagi-lagi, saya ingin lebih akurat, jadi saya menunggu kurang lebih seminggu. Setiap malam, saya aplikasikan 4 tetes toner ini untuk seluruh wajah dan leher, ini sudah lebih dari cukup. Yang menarik dari toner ini adalah teksturnya. Meskipun namanya toner, tapi teksturnya sedikit lebih kental dari toner pada umumnya. Meskipun begitu, toner ini mudah sekali menyerap, meninggalkan kesan lengket sesaat yang kemudian hilang dan berganti menjadi sensasi lembap dan plumpy. Mudah-mudahan kalian paham dengan apa yang saya maksud ya!
 
Avoskin Miraculous Retinol Toner
 
Ada yang unik dari aroma Avoskin Miraculous Retinol Toner. Meskipun fragrance free-dan memang saat dicium dari botolnya pun tidak ada aroma apapun-, namun begitu diaplikasikan, saya bisa mencium aroma yang jika dideskripsikan mungkin bisa dibilang aroma-aroma asam. Tapi tenang, aroma ini akan menghilang dengan cepat pada saat produknya sudah menyerap ke dalam kulit.
 
Pagi hari setelah pemakaian Avoskin Miraculous Retinol Toner, kulit terasa lebih bersih. Padahal baru sekali pemakaian, tekstur kulitpun menjadi super haluuus. Biasanya, produk-produk yang mengandung retinol, meskipun membuat kulit menjadi lebih bersih, kadang membuat kulit menjadi lebih kering. Namun, produk ini tidak. Justru sebaliknya, saya merasa kulit tetap lembap dan kenyal. Setelah 2 minggu pemakaian, sama sekali gak ada reaksi negatif yang saya rasakan, alhamdulillah, artinya produk ini cocok di kulit acne prone dan sensitif saya. Mungkin ya itu tadi, kandungan retinol pada Avoskin Miraculous Retinol Toner ini bukan retinol biasa, sehingga untuk kulit sensitif.
 
Ada satu hal yang agak bikin saya bingung, saya mendapatkan manfaat lain di luar yang diklaim oleh produk ini, yaitu tentang whitehead di kedua pipi saya yang tiba-tiba jauh berkurang. Berkurangnya komedo di pipi ini juga membuat pori-pori di pipi saya menjadi bersih dan menjadi terlihat kecil. Ajaib memang, saya juga bingung, tapi ya tentu gak akan komplain juga. Maka dari itu, saya jadi optimis, sepertinya pemakaian dalam jangka waktu lama yang juga dilengkapi dengan Avoskin Miraculous Retinol Ampoule sepertinya akan memberikan hasil yang menakjubkan di kulit saya.
 
KESIMPULAN

+ Tekstur tonernya enak
+ Gak ada aroma yang mengganggu
+ Kandungan retinolnya aman untuk kulit sensitif
+ Membuat kulit lebih bersih
+ Komedo jauh berkurang, pori-pori terlihat lebih bersih
- Kemasannya mirip dengan seri refining
 
Harga : 169.000/ 100 ml
Nilai : 5/5

Disclaimer : Artikel ini ditulis atas pengalaman pribadi penulis, bukan sponsor maupun endorsement
Continue reading REVIEW : Avoskin Miraculous Retinol Toner, Retinol Untuk Kulit Sensitif

Wednesday, 15 September 2021

, , , ,

REVIEW : Azalea Deep Hydration Rose Water, Bukan Sekedar Air Mawar Biasa

Sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang punya manfaat. Lalu, bagaimana dengan skincare? Bagi saya juga, sebaik-baiknya skincare adalah yang punya banyak manfaat, dan halal, juga murah (banyak maunya memang!). Terdengar mustahil, tapi ternyata banyak kok produk semacam itu yang saya temukan, termasuk yang akan saya ulas kali ini, produk terbaru dari Azalea. Sebelum saya mengulas tentang produknya, kalian pasti sudah pernah dengar brand Azalea kan? Brand yang dikenal dengan produk-produknya, gak hanya di perawatan badan dan rambut tapi kini semakin berkembang di area perawatan wajah, dan tentunya halal! Ini bukan kali pertama saya mencoba produk Azalea, produk-produk haircarenya masih menjadi favorit saya karena membuat rambut saya tetap wangi dan segar meskipun tertutup hijab. Makanya, ketika saya tahu bahwa Azalea mengeluarkan produk baru, saya langsung penasaran!

Review Azalea Deep Hydration Rose Water

Nah, produk terbaru yang mereka keluarkan kali ini, adalah sesuatu yang mengandung mawar. Hmm, langsung ketebak gak sih? Haha. Iya, Rose Water! Nama anak barunya Azalea ini adalah AZALEA DEEP HYDRATION ROSE WATER.

KEMASAN 

Dikemas dalam botol plastik dengan design ala Azalea, warna cerah dengan gambar wanita berhijab, yang secara gak langsung sudah menunjukkan kalau produk-produknya halal. Botolnya sendiri terbuat dari plastik yang aman untuk dibawa berpergian, dan berukuran 75 ml. Tutup botolnya bermodelkan flip top yang kokoh sehingga rasanya gak mungkin produknya akan tumpah saat dibawa berpergian.

Review Azalea Deep Hydration Rose Water

KLAIM   

Review Azalea Deep Hydration Rose Water

  • Mengandung ekstrak bunga mawar asli, zaitun oil, allantoin, dan niacinamide yang berfungsi untuk menyejukkan, melembapkan, dan mencerahkan kulit wajah. 
  • Dapat digunakan sebagai campuran masker dan cairan untuk sheet mask
  • Cepat menyerap, sehingga nyaman untuk digunakan
  • Cocok untuk kulit sensitif 

Selain itu, Azalea Deep Hydration Rose Water juga no alcohol, no paraben, no fragrance, halal, dan sudah BPOM.

CARA PEMAKAIAN

  1. Teteskan ke kapas, aplikasikan ke wajah secara merata
  2. Aplikasikan perlahan ke arah atas untuk penyerapan yang lebih maksimal
  3. Gunakan rutin setiap pagi dan malam hari (ketika skincare-an)

REVIEW 

Azalea Deep Hydration Rose Water. Jika dibaca sekilas, kita mungkin hanya memahami bahwa  produk ini hanya menitikberatkan pada fungsi melembapkan secara maksimal saja, padahal ternyata kandungannya yang beragam punya fungsi yang juga beragam. Kandungan utamanya sudah jelas, ekstrak bunga mawar asli. Dari dulu, bunga mawar ini sudah dikenal memiliki manfaat untuk kulit wajah. Dengan kandungan vitamin E, vitamin K, vitamin B, zat tanin, geraniol, nerol dan flavanoid, bunga mawar dipercaya mampu membuat kulit lebih sehat, cerah, dan lembap. Makanya, gak heran kalau produsen skincare berbondong-bondong membuat produk skincare berbasis bunga mawar.

Hebatnya, meskipun judulnya rose water, Azalea Deep Hydration Rose Water ini gak hanya mengandalkan bunga mawar saja, tapi juga zaitun oil, allantoin, dan niacinamide. Bagi kalian pengguna skincare, mungkin sudah familiar dan paham mengenai zaitun oil dan niacinamide, berikut dengan manfaatnya. Tapi untuk allantoin, saya juga baru pertama kali dengar. Naah.. setelah membaca beberapa artikel, akhirnya saya paham mengapa Azalea memasukkannya ke dalam produk terbarunya. Dikuti dari fimela.com, kandungan allantoin ini bersifat anti-inflamasi dan mampu menghidrasi kulit dengan baik. Bahkan allantoin mampu melindungi kulit dan bisa memperbaiki luka ringan. Allantoin juga mempunyai sifat antioksidan yang tinggi, dan bisa bekerja sebagai bahan exfoliant, serta merangsang pertumbuhan kolagen pada kulit. Sungguh manfaat yang luar biasa kan? 

Review Azalea Deep Hydration Rose Water

Tekstur dari produk ini sangat cair. Bahkan rasanya ya seperti air putih biasa, namun memiliki aroma saat dicium. Aromanya khas bunga mawar, lembut, dan gak mengganggu bahkan buat saya yang sensitif terhadap wewangian pada skincare. Ada beberapa cara dalam menggunakan Azalea Deep Hydration Rose Water. Saya biasanya menggunakan rose water ini sebagai campuran masker bubuk, efeknya masker terasa lebih dingin dan adem saat diaplikasikan di wajah. Selain itu, terkadang saya menyelipkannya dalam urutan rutinitas skincare, yaitu setelah melakukan double cleansing. Ada sensasi nyesss adem dan segar begitu mengusap wajah menggunakan kapas yang sudah dituangi oleh Azalea Deep Hydration Rose Water ini. Saya juga yakin betul bahwa produk ini membuat kulit wajah saya lebih rileks dan bersih, sehingga saya merasa kalau penyerapan skincare lainnya menjadi lebih optimal.

Ada 1 lagi hal menyenangkan tentang produk ini. Dengan sebegitu banyaknya deretan manfaat yang didapat dari kandungan-kandungan yang sudah saya jelaskan tadi, Azalea Deep Hydration Rose Water ini bisa kalian dapatkan di supermarket terdekat di kota kalian dengan harga kisaran 9.000 saja, gak lebih mahal dari semangkok bakso di rumah saya! Hayooo, pilih makan bakso atau punya kulit wajah yang sehat? Pasti kalian jawab dua-duanya deh ah! Sama kayak saya.

Continue reading REVIEW : Azalea Deep Hydration Rose Water, Bukan Sekedar Air Mawar Biasa

Thursday, 5 August 2021

, , , ,

REVIEW : Fruitlab Fruit Toner Green Apple dan Fruit Sleeping Cream Blueberry, Kulit Cantik dengan Buah-Buahan

Kita semua pasti sudah paham betul, bahwa buah-buahan dan sayuran punya peranan penting dalam mempercantik kulit kita dari dalam. Deretan artikel mengenai buah-buahan yang wajib dikonsumsi demi mendapatkan kulit yang bersih dan bebas jerawat sudah pasti pernah kita baca. Tapi, pernah gak sih kalian denger, kalau buah-buahan juga dapat merawat kulit dari luar? Mungkin pernah ya, tentang bagaimana bahan-bahan alami dapat merawat kecantikan kulit. Lemon untuk mengobati jerawat, bengkoang untuk mencerahkan kulit, atau timun untuk mengatasi kantung mata. Dulu saya juga sering melakukan itu, memakai lemon untuk mengatasi jerawat, tapi sayangnya gak pernah cocok, jerawat saya malah semakin parah. 

Mungkin gak banyak yang tau, tapi belakangan, saya baru paham bahwa meskipun dikatakan "alami", tapi buah-buahan gak bisa begitu saja langsung diaplikasikan ke kulit wajah. Contohnya lemon. Banyak skincare yang menggunakan lemon sebagai bahan dasar utamanya, tapi bukan berarti lemon aman digunakan langsung ke wajah. Kandungan lemon pada skincare sudah diformulasikan secara khusus, konsentratnya sudah disesuaikan untuk penggunaan di kulit wajah. Sedangkan lemon yang langsung diambil di dapur memiliki pH di angka 2, yang berarti sangat rendah, sedangkan pH kulit kita secara alami ada di angka 4-5,5. Makanya, gak jarang terjadi iritasi, sensasi cekit-cekit dan terbakar ketika kita menggunakan lemon secara langsung ke wajah.


Luckily, FruitLab, brand lokal yang baru saja meluncurkan produk-produknya, sangat paham dengan kondisi-kondisi tersebut. Betapa banyak wanita-wanita yang ingin cantik secara alami, mati-matian menghindari produk skincare hanya karena takut mendengar kata-kata kimiawi. Padahal, seperti yang saya bilang tadi, buah-buahan dalam skincare justru melalui proses sedemikian rupa dengan tujuan agar dapat diterima oleh kulit kita. Fruitlab mengeluarkan beberapa produk, dan semuanya terinspirasi dari buah-buahan yang punya banyak manfaat bagi kulit. Saya sendiri, menggunakan 2 produk yang saya rasa sesuai dengan kondisi kulit saya, yaitu Green Apple Fruit Toner dan Blueberry Fruit Sleeping Cream

FRUITLAB GREEN APPLE FRUIT TONER

KEMASAN

Kemasan Fruitlab Fruit Toner Green Apple 
Kemasannya berupa botol ulir berukuran 100 ml. Botol ini juga dikemas daam box yang dilengkapi oleh informasi-informasi tentang produk di setiap sisinya. Gak ada masalah tentang kemasannya, hanya saja saya agak pegal membaca informasi mengenai manfaat dan cara pakainya. Terlalu panjang jika dijabarkan dalam bentuk paragraf. Saya pikir, kalau dibuatkan poin-poin angka akan lebih nyaman untuk dibaca.

KANDUNGAN
 
Kandungan Fruitlab Fruit Toner Green Apple

KLAIM

Fruitlab menghadirkan Fruit Toner yang terinspirasi dari buah Green Apple. Toner yang terbuat dari ekstrak Green Apple ini berfungsi untuk menyeimbangkan tingkat pH pada kulit wajah, mengurangi produksi sebum wajah, mencegah timbulnya komedo, mengeksfoliasi secara lembut kulit mati pada wajah sehingga membuat kulit wajah lebih bersih dan terhidrasi. 

CARA PAKAI

Gunakan setelah membersihkan wajah dengan facial wash, gunakan toner di pagi dan malam hari, tuangkan toner secukupnya ke kapas atau ke telapak tangan lalu diaplikasikan ke seluruh wajah, kemudian tepuk-tepuk wajah secara perlahan hingga toner menyerap dengan sempurna.

AROMA, TEKSTUR, WARNA

Tekstur Fruitlab Fruit Toner Green Apple 
Namanya saja sudah Fruit Toner Green Apple, wanginya ya wangi apel. Segar dan gak bikin pusing. Teksturnya super cair, terasa seperti air saja. Warnanya bening kehijauan, menyesuaikan nama produknya sendiri.

HASIL PEMAKAIAN

An apple a day keeps the doctor away… and the dermatologist too. Ini adalah semacam tagline yang saya ulang-ulang begitu merasakan manfaat dari Fruitlab Fruit Toner Green Apple. Seringkali orang menyepelekan manfaat toner bagi wajah, tapi buat saya toner adalah langkah awal dalam merawat kulit. Toner membuat pH kulit kita menjadi seimbang dan membuat kulit kita menyerap skincare selanjutnya secara optimal.

Review Fruitlab Fruit Toner Green Apple

Saya suka dengan tekstur toner yang seperti ini, pure cair dan gak meninggalkan kesan lengket. Wangi apelnya membuat kulit lebih segar dan memberikan efek menenangkan yang menyenangkan. Kulit terasa lebih adem, dingin. Saya masih ingat pertama kali mencoba toner ini saat puasa. Kurangnya asupan cairan membuat kulit wajah terasa kering dan kusam karena dehidrasi. Tapi begitu saya aplikasikan menggunakan tangan, ditepuk-tepuk, kulit terasa segar. Ya, saya sering mengaplikasian toner dengan menggunakan tangan. Rasanya gak rela kalau harus menyisakan tetesan toner di kapas.

Mungkin sebagian orang sangsi dengan manfaat toner, karena hasil yang diberikan gak signifikan. Tapi saya malah merasa sebaliknya. Saya malah merasa serum, moisturizer, dan skincare saya yang lainnya, lebih ampuh dan terlihat hasilnya ketika saya memakai toner ini. Betul kan seperti yang saya bilang, kalau toner punya fungsi untuk 'mempersiapkan" kult untuk dapat menerima nutrisi-nutrisi dari luar secara optimal.

Yang saya suka, meskipun toner ini cair seperti air, namun dia tetap memberikan kelembapan yang pas. Bukan lembap yang bikin kulit malah menjadi berminyak. Jadi kalau dilihat di cermin, seperti gak ada perbedaan signifikan, tapi kalau dipegang, terasa sekali kalau kulit lebih halus.

FRUITLAB FRUIT SLEEPING CREAM BLUEBERRY

KEMASAN

Kemasan Fruitlab Fruit Sleeping Cream Blueberry
Terbuat dari jar kaca yang aman dan kokoh, saya suka dengan kemasannya, apalagi ditambah dengan spatula sebagai aplikatornya, membuat pemakaian produk menjadi lebih higienis. Untuk kemasan boxnya, ga ada masalah. Saya suka dengan semua design kemasannya, pemilihan warnanya cute and bright. Menarik aja gitu dilihatnya, eye catching!

KANDUNGAN

Kandungan Fruitlab Fruit Sleeping Cream Blueberry

KLAIM   

Skin Revitalizing, berfungsi untuk meremajakan kulit dengan meningkatkan pembaharuan sel kulit dengan meningkatkan pembaharuan sel kulit dan merangang pembentukan kolagen, yang dapat menghaluskan dan mencerahkan kulit wajah. Terinspirasi dari buah blueberry yang kaya akan vitamin C, serat, dan mineral. FruitLab menghadirkan Fruit Sleeping Cream, Cream malam yang terbuat dari ekstrak buah blueberry yang dapat menutrisi, meregenerasi, memperbaiki, serta menjaga kelembapan dan keelastisan kulit wajah di malam hari, sehingga membuat kulit wajah tetap lembap, kencang, dan terhindar dari penuaan dini.

CARA PEMAKAIAN

Gunakan FruitLab Sleeping Cream setelah menggunakan toner dan serum. Aplikasikan produk ke bagian wajah dan leher yang sudah dibersihkan secara merata, kemudian pijat lembut agar krim menyerap dengan sempurna.

AROMA, TEKSTUR, DAN WARNA

Tekstur Fruitlab Fruit Sleeping Cream Blueberry
Wanginya lebih soft dibanding tonernya, segar dan lembut, tentu terasa aroma blueberry. Dengan warna ungu transparan, tekturnya seperti gel yang agak cair.

HASIL PEMAKAIAN

Kalau diperhatikan, saat membuka produknya, kalian akan melihat 2 lapisan yang terpisah. Saya sendiri kurang paham itu apa, namun saya jadi paham kenapa produk ini diberi spatula. Selain untuk menjaga kebersihan, juga untuk mencampur kedua lapisan tadi. Tenang, gak ada sensasi aneh kok. Saat tercampur, ya rasanya seperti gel cream biasa.

Review Fruitlab Fruit Sleeping Cream Blueberry


Fruit Sleeping Cream Blueberry ini saya pakai di malam hari, tepat setelah pemakaian toner. Meskipun teksturnya cair dan terasa ringan sekali, tapi saat diaplikasikan rasanya lembap banget. Tapi ingat, lembapnya bukan yang bikin lengket. Senangnya lagi, dengan takaran sebesar 1 biji jagung saja mampu menjamah seluruh wajah dan juga leher. Ini takaran yang pas menurut saya, karena terlalu banyakpun rasanya gak nyaman untuk dibawa tidur. 

Saya bisa merasakan efektifitas produknya dari mulai hari pertama setelah pemakaian. Setelah bangun tidur, terasa betul kalau kulit saya lebih halus, plumpy, dan kenyel-kenyel. Ngerti gak sih, maksudnya? Pokoknya, kulit lebih terhidrasi.

Pengalaman yang menarik juga saya rasakan waktu saya sedang puasa. Setiap kali saya puasa, saya gak pernah banyak berharap dengan kondisi kulit. Kering dan kusam sudah biasa terjadi. Tapi sepertinya, pemakaian Fruit Sleeping Cream Blueberry ini secara rutin mampu mempertahankan kelembapan kulit, termasuk ketika saya kekurangan cairan saat puasa. Kulit tetap terasa lembap dan kenyal, dipegangpun masih terasa halus, gak bersisik seperti yang biasa terjadi.

Kandungan blueberry emang cocok banget untuk produk-produk yang punya tujuan anti aging. Buah yang memiliki andungan antioksidan tinggi ini akan membantu melawan senyawa radikal bebas dalam tubuh sehingga bermanfaat dalam mencegah penuaan dini. Meskipun saya sendiri sadar kalau usia saya memang tak lagi muda, tapi berusaha untuk memperlambat proses penuaan pada wajah kan gak ada salahnya!

KESIMPULAN

+ Design produknya fresh dan eye catching
+ Mengandung buah-buahan yang memiliki banyak manfaat
+ Tonernya memiliki tekstur yang cair dan mudah menyerap, membuat kulit lembap, dan segar.
+ Sleeping creamnya memiliki tekstur yang ringan dan mudah menyerap, membuat kulit lembap dan kenyal, menghidrasi kulit dengan baik, gak bikin kulit berminyak.
+ Saya menggunakan produk ini saat puasa, dan sukses membuat kulit saya tetap lembap sepanjang hari
Continue reading REVIEW : Fruitlab Fruit Toner Green Apple dan Fruit Sleeping Cream Blueberry, Kulit Cantik dengan Buah-Buahan

Friday, 14 June 2019

, , ,

Mengenal Exfoliator : Physical Exfoliator, Chemical Exfoliator, AHA, BHA? Apa Bedanya?

Eksfoliasi atau pengangkatan sel kulit mati adalah salah satu step penting dalam perawatan wajah. Penumpukan sel kulit mati dan kotoran, kerap kali menimbulkan permasalahan kulit wajah. Dari mulai komedo, tekstur dan warna kulit yang gak merata, sampai jerawat yang meradang. Sebetulnya, kulit kita punya kemampuan untuk meregenerasi kulit secara alami dalam periode waktu tertentu. Normalnya, di usia remaja, regenerasi kulit terjadi setiap 28 hari sekali. Tapi, tentu saja, semakin bertambah usia kita, kemampuan regenerasi ini menurun, semakin lama. Oleh karena itu, kita butuh exfoliator lain untuk mengoptimalkan regenerasi kulit ini.
 


Bagi yang sudah sering menggunakan produk-produk exfoliator, pasti paham kalau sebetulnya exfoliator ini terbagi menjadi 2, physical exfoliator dan chemical exfoliator. Physical exfoliator tampaknya booming lebih dulu dibanding dengan chemical exfoliator. Produk physical exfoliator memanfaatkan tekstur kasar pada produknya (yang biasa kita sebut scrub), dalam rangka mengangkat sel-sel kulit mati.  Bahannya cenderung sederhana dan mudah ditemukan, contohnya kopi, biji aprikot, gula, dan lain-lain. Produk-produknya pun cenderung mudah ditemukan, dari mulai brand lokal maupun brand luar. Bahkan rasanya, hampir 90% exfoliator yang dikeluarkan oleh brand lokal adalah tipe exfoliator ini. Berikut adalah contoh-contoh physical exfoliator:

 produk-produk physical exfoliator anisa firdausi

Tapi, kalian juga harus paham efek samping dari physical exfoliator ini. Dikarenakan mengandung butiran-butiran scrub, ada gesekan yang cukup intens antara butiran scrub dengan permukaan kulit. . Jadi, ingat untuk selalu menggunakannya secara gentle, pelan-pelan, untuk menghindari resiko kulit menjadi iritasi ataupun kulit kering. Lalu, ada baiknya, kalian pilih jenis scrub dengan butiran kecil-kecil, atau yang biasa disebut microbeads, agar kulitmu tetap aman.

Selanjutnya kita beralih ke chemical exfoliator yang saat ini sedang booming. Beda dengan physical exfoliator yang mengandalkan bentuk dan tekstur dari produknya, chemical exfoliator fokus pada kandungan kimia  (umumnya menggunakan acid), yang berfungsi untuk membantu kulit melakukan regenerasi. AHA dan BHA merupakan kandungan yang umum terkandung pada produk chemical exfoliator. Saya yakin kalian pernah dengar kan produk-produk yang sekarang lagi booming-boomingnya, yang seringkali menonjolkan kandungan AHA ataupun BHA, tapi sebenarnya apa sih bedanya?

AHA adalah singkatan dari Alpha Hydroxy Acids atau asam alfa hidroksi. Jenis asam ini sering terkandung dalam makanan, terutama buah-buahan. Dalam skincare, AHA bekerja memperbaiki kulit yang 'rusak' akibat paparan sinar matahari, seperti hiperpigmentasi, warna dan tekstur kulit yang gak rata, juga memperbaiki tingkat kolagen, serta menjaga kelembapan kulit. Oleh karena itu, biasanya AHA lebih direkomendasikan untuk orang-orang dengan kulit yang normal, sensitif, dan kering. Bagi kalian yang mengalami hiperpigmentasi karena paparan sinar matahari, kalian bisa menggunakan produk dengan kandungan AHA sebesar 5%-10%. Beberapa skincare memang ada yang menonjolkan kandungan AHA pada produknya, tapi ada juga yang hanya menuliskannya di bagian ingridients, dan biasanya dituliskan dalam bentuk lain seperti glycolic acid, lactic acid, atau citric acid. Di bawah ini adalah contoh produk-produk yang mengandung AHA :

produk-produk chemical exfoliant AHA

Meskipun AHA dan BHA terdengar mirip-mirip, tapi ternyata keduanya memiliki komponen yang berbeda, fungsinyapun berbeda. Jika tadi AHA lebih cocok digunakan untuk kulit kering, sebaliknya, penggunaan BHA disarankan bagi orang-orang dengan kulit berminyak, pori-pori besar, dan berjerawat. Bentuk lain BHA yang sering dicantumkan di dalam ingridients list suatu produk adalah salicylic acid. Jika batas aman AHA bisa sampai 10%, BHA akan lebh efektif jika konsentrat dalam produknya tidak lebih dari 4%. Berikut adalah contoh produk-produk yang mengandung BHA :

produk-produk chemical exfoliant BHA

Tidak hanya AHA dan BHA saja, sekarang banyak produk yang mengandung AHA dan BHA bahkan PHA sekaligus dalam 1 produk. Balik lagi, semuanya harus disesuaikan dengan jenis kulit kalian, apa yang sebetulnya dibutuhkan. Jangan hanya karena tergiur dengan banyaknya kandungan exfoliator dalam 1 produk, kalian menganggap produk tersebut akan lebih optimal bekerja di kulit kalian. Balik lagi, skincare itu cocok-cocokkan. Kadang yang terlalu berlebihanpun gak akan baik kan?

Continue reading Mengenal Exfoliator : Physical Exfoliator, Chemical Exfoliator, AHA, BHA? Apa Bedanya?

Tuesday, 19 February 2019

, , , , , , , , , ,

REVIEW : Raiku Brightening Series, Skin Care Lokal tanpa Paraben

Saya betul-betul senang melihat brand lokal yang semakin inovatif dan keren-keren, termasuk produk yang akan saya ulas sekarang, yaitu Raiku. Sebetulnya, pertama saya dengar Raiku, saya pikir brand Jepang. Ternyata, begitu membanggakannya kalau skin care ini adalah produk lokal. Dipikir-pikir, Raiku ini artinya "wajahku" dalam Bahasa Jawa ya?

To be honest, beda dengan kosmetik, untuk masalah perawatan kulit, meskipun dikasih secara cuma-cuma, saya tetap pilih-pilih. *udah miskin, sombong.* Sebetulnya, ada satu hal yang bikin saya ngerasa aman dan tertarik coba produk selain karena Raiku ini sudah terdaftar di BPOM dan MUI, yaitu karena Raiku ini gak mengandung paraben sama sekali. Saking amannya, ibu hamil dan menyusui pun dapat menggunakan Raiku.

review raiku brightening series indonesia

Raiku ini mengeluarkan produk-produk yang terbagi menjadi 3 seri, Cleansing Series, Brightening dan Anti Aging. Waktu saya ditawarin antara Anti Aging Series atau Brightening Seriesnya, saya harusnya memilih Anti Aging Series, mengingat umur saya yang berada di ujung 20. Tapi ternyata, saya lebih tertarik dengan Raiku yang seri brighteningnya. Alasannya sederhana, bukan karena gak sadar umur, tapi karena kandungan niacinamidenya lebih banyak dibanding dengan seri anti aging yang di dalamnya lebih banyak mengandung collagen.

Sebelumnya saya pernah cerita tentang betapa cintanya saya pada Niacinamidenya The Ordinary. Kadar minyak di kulit wajah saya menjadi lebih stabil semenjak saya pakai Niacinamide. Makanya, begitu lihat kalau niacinamide merupakan salah satu kandungan utama Raiku Brightening Series ini, saya gak ragu buat nerima tawarannya.

Sejujurnya, ini adalah pertama kali saya coba one brand skin care. Biasanya dari 1 brand, hanya ada beberapa saja yang cocok di kulit saya, sisanya kalau gak bikin jerawatan, ya bikin kering. Akhirnya, selama kurang lebih 2 minggu, saya berani untuk membuat review atas semua produk Raiku yang saya coba, mudah-mudahan informatif ya.

Jadi, saya dikasih 6 item. 4 item merupakan produk dari seri brighteningnya, 2 lagi adalah cleanser dan hydrating masknya. Tentu akan saya ulas secara bertahap.

1. Raiku Cleansing Cream (60 gr)

review raiku cleansing cream indonesia
Harga: IDR 68.000
Klaim:
Krim pembersih yang dapat membantu membersihkan wajah dari sisa kotoran, minyak, dan make up dengan lembut. Mengandung Chamomile Extract dan Vitamin E yang dapat membantu menjaga kelembapan dan membuat kulit tampak lebih cerah.

Kandungan:
Aqua, Mineral Oil (Paraffinum Liquidum), Cetearyl Alcohol, Dimethicone, Ricinus Communis Seeed Oil, Phenoxyethanol, Imidazolidinyl Urea, Ceteary Glucoside, PEG-20 Stearete, Caprylic/ Capric Triglyeride, Allantoin, Triethanolamine, Chamomilla Recutita Extract, Disodium EDTA, Tocopheryl Acetate, Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Cross Polymer, BHT, Benzotriazolyl Dodecyl p-Cresol, Glucose

Cara Pakai:
Oleskan secara merata pada wajah, lalu hapus menggunakan kpas. Gunakan sebelum menggunakan Raiku Cleansing Foam.

Review:

review raiku cleansing cream indonesia

Tekstur dari Raiku Cleansing Cream ini seperti balm yang meleleh saat diaplikasikan. Jadi, walaupun saya hanya menggunakannya sedikit, produknya bisa merata ke seluruh wajah. Teksturnya yang licin dan meleleh di kulit, membuat saya kadang malah keenakan buat massage muka. Pertama kali saya baca informasi produk ini, agak skeptis dengan klaimnya yang bilang bisa ngangkat make up. Tapi ternyata, setelah saya coba ke muka saya yang saat itu memaka bold make up, keangkat dong!

Setelah menggunakannya, kulit terasa bersih dan kenyal. Walaupun mengandung mineral oil, produk ini gak menyumbat pori, seperti yang biasanya terjadi pada bagian hidung dan pipi saya saat memakau produk yang mengandung mineral oil.

2. Raiku Brightening Toner (100 ml)

review raiku brightening series indonesia

Harga: IDR 98.000

Klaim:
Toner yang dapat mengangkat sisa kotoran dan make up dengan mudah. Mengandung niacinamide dan Rice Extract yang dapat membantu meratakan warna kulit dan membuat warna kulit tampak lebih cerah. Safflower dapat membuat kulit tampak lebih bercahaya, dan AHA akan membantu mengangkat sel kulit mati dan melembutkan tekstur kulit.

Kandungan:
Aqua, Butylene Glycol, Methylpropanediol, Glycerin, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Phenoxyehanol, Niacinamide, Inositol, Imidazolidinyl Urea, Propylene Glycol, Allantoin, Panthenol, Menthyl Safflowerseedate, Dosidium EDTA, Sodium Lactate, Triethanolamine, Oryza Sativa Bran, Glycyrrhiza Glabra Root Extract, Chamomilla Recutita Extract, Tocopheryl Acetate, Tromethamine.

Cara Pakai:
Tuang toner pada kapas dan oleskan secara merata pada pagi dan malam hari setelah pemakaian Raiku Cleansing Foam.

Review:

review raiku brightening series indonesia

Saya bukan termasuk perempuan yang menganggap kalau toner adalah salah satu step skin care yang esensial. Pakai gak pakai, hasilnya gak akan signifikan. Bagi saya toner hanya sebagai penyegar ataupun pembersih tahap akhir atas sisa-sisa kotoran yang tertinggal di wajah. Tapi Raiku Brightening Toner ini termasuk toner yang punya peran lebih dari sekedar membersihkan sisa make up atau kotoran.

Toner ini teksturnya seperti air, gak memiliki wangi apapun. Saat diaplikasian, rasanya segar. Setelahnya, kulit wajah tetap lembap dan lembut. Gak bikin kulit kering sama sekali. Bahkan jika didiamkan beberapa saatpun, kulit tetap terasa lembap. Dengan kondisi kulit seperti ini, sangat pas untuk melanjutkan tahapan skin care selanjutnya.

3. Raiku Brightening Serum (30 ml)


review raiku brightening series indonesia

Harga: IDR  148.000
Klaim:
Mengandung Niacinamide dan Rice Extract yang dapat membantu meratakan warna kulit dan membuat warna kulit tampak lebih cerah. Safflower dapat membuat kulit tampak lebih bercahaya, dan AHA akan membantu mengangkat sel kulit mati dan melembutkan tekstur kulit.

Kandungan:
Aqua, Niacinamide, Glycerin, Butylene Glycol, Cyclopentasiloxane,Inositol, Cyclohexasiloxane, Phenoxythanol, Allantoin, Oryza Sativa Bran, Sodium Polyacrylloyldimethyl Taurate, Imidazolidinyl Urea, Propylene Glycol, Menthyl Safflowerseedate, Triethanolamine, Hydrogenated Polydecene, Sodium Lactate, Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Panthenol, Dimethicone Crosspolymer, Trideceth-10, Dimethicone/Vinyl Dimethicone Crosspolymer, Glycyrrhiza Glabra Root Extract, Chamomilla Recutita Extract, Tromethamine, Dimethiconol, Cyclotetrasiloxane.

Cara Pakai:
Oleskan secara merata pada pagi dan malam hari setelah pemakaian Raiku Brightening Toner.
Review:

review raiku brightening series indonesia

Jika dilihat dari harganya, serum ini merupakan yang termahal di antara produk yang lainnya. Saya rasa gak aneh, karena biasanya serum memang "dewa" nya skin care. Punya efek yang sangat signifikan dibandingkan dengan produk-produk lainnya.

Tekstur dari serum ini agak berbeda dari serum pada umumnya. Untuk ukuran serum, teksturnya cukup kental dan butuh waktu untuk menyerap. Sensasi setelah memakai serum inipun agak unik, yaitu sedikit lengket. Maka dari itu, saya biasanya menunggu beberapa detik hingga serumnya benar-benar menyerap sebelum melanjutkan ke skin care tahap selanjutnya.

Serum ini memiliki aroma yang gak bisa saya deskripsikan. Meskipun begitu, sama sekali gak mengganggu. Justru yang menarik perhatian saya adalah kemasannya. Menurut saya diameter pipetnya terlalu besar, sehingga seringkali produknya bleberan ke pinggir kemasannya saat saya mencoba untuk memasukkan pipetnya ke dalam botol. Masukan untuk Raiku, alangkah baiknya apabila pipetnya dibuat lebih langsing, biar lebih ergonomis aja

4. Raiku Brightening Morning Cream Spf 15 (40 gr)


review raiku brightening series indonesia

Harga: IDR 98.000

Klaim:
Mengandung Niacinamide dan Rice Extract yang dapat membantu meratakan warna kulit dan membuat warna kulit tampak lebih cerah. Safflower dapat membuat kulit tampah bercahaya, dan AHA akan membantu mengangkat sel kulit mati dan melembutkan tekstur kulit.

Kandungan:
Aqua, Butylene Glycol, Ethylhexyl Methoxycinnamate, Glycerin, Acrylates Copolymer, Cyclopentasiloxane, Aluminum Starch Octenylsuccinate, Niacinamide, C12-15 Alkyl Benzzoate, Silica, Sodium Polyacrylloyldimethyl, Taurate, Inositol, Cyclohexasiloxane, Titanium Dioxade, Hydrogenated Polydecene, Phenoxyethanol, Caprylic/ Capric, Triglyceride, Oryza Sativa Bran, Allantoin, Imidazolidinyl Urea, Triethanolamine, Chamomilla Recutita Extract, Sodium Lactate, Dimethicone Crosspolymer, Trideceth-10, Menthyl Safflowerseedate, Disodium EDTA, Dimethicone/Vinyl Dimethicone Crosspolymer, Fragrance, Dimethiconol, Cyclotetrasiloxane

Cara Pakai:
Oleskan secara merata pada pagi hari setelah pemakaian Raiku Brightening Serum

Review:

review raiku brightening series indonesia 

Di antara produk lainnya, tekstur Raiku Brightening Morning Cream ini paling kental dan betul-betul berbentuk krim. Dugaan saya sih karena produk ini mengandung tabir surya, jadi sedikit lebih berat. Tapi, bukan berarti produk ini gak menyerap di kulit. Justru uniknya, meskipun krimnya tampak lumayan kental, sama sekali gak terasa berat di wajah. Saya hanya merasa, wajah lebih lembap, dan ada sedikit white cast yang gak mengganggu, bahkan malah bikin warna kulit terlihat lebih rata.

Selain terasa lembap, kulit terasa lebih kenyal. Setiap saya memakai base make up di atas produk ini, make up terasa lebih menempel dan glowy. Produk ini mengandung SPF 15, termasuk cukup jika saya beraktivitas di dalam ruangan tertutup. Tapi kalau misalnya ternyata saya harus keluar rumah, saya pasti menambahkan sunblock dengan SPF yang lebih tinggi, agar lebih aman.

5. Raiku Brightening Night Cream (40 gr)

review raiku brightening series indonesia

Harga: IDR 98.000
Klaim
Mengandung Niacinamide dan Rice Extract yang dapat membantu meratakan warna kulit dan membuat warna kulit tampak lebih cerah. Safflower dapat membuat kulit tampah bercahaya, dan AHA akan membantu mengangkat sel kulit mati dan melembutkan tekstur kulit.

Kandungan:
Aqua, Butylene Glycol, Cyclopentasiloxane, Glycerin, Niacinamice, Acrylates Copolymer, Cyclohexasiloxane, Sodium Polyacrylloyldimethyl Taurate, Aluminum Starch Octenylsuccinate, Inositol, Oryza Sativa Bran, Caprylic/ Capric Triglyceride, Hydrogenated Polydecene, Phenoxyethanol, Allantoin, Zinc Oxide, Imidaxolidnyl, Urea, Menthyl Safflowerseedate, Triethanolamine, Chamomilla Recutita Extract, Dimethicone/ Vinyl Dimethicone Crosspolymer, Cyclotetrasiloxane, Dimeticonol,

Cara Pakai: 
Oleskan secara merata pada malam hari setelah pemakaian Raiku Brightening Serum.

Review:

review raiku brightening series indonesia

Kemasan Raiku Brightening Night Cream ini, plek plekan sama persis dengan Raiku Brightening Morning Cream. Bedanya hanya di keterangan produk aja. Jadi mesti hati-hati sebelum memakai, pastikan produk yang dipakai gak tertukar.

Selain kemasan, kandungannyapun agak mirip dengan morning creamnya, namun pada saat diaplikasikan sangat terasa bedanya. Tekstur dari krim malam ini berbentuk gel dan lebih ringan, mudah menyerap. Saya suka dengan tekstur krim malam yang seperti ini, karena sejujurnya, memakai krim yang terlalu berat saat tidur, kadang malah bikin debu-debu di kamar nempel dan memicu timbul jerawat di keesokan harinya.

6. Raiku Hydrating Mask (40 gr)

review raiku hydrating mask indonesia

Harga: IDR 88.000
Klaim:
Mengandung vitamin C yang dikenal dapat membantu menangkal radikal bebas dan membantu wajah tampak lebih segar dan cerah. Collagen membuat kulit terasa lebih kenyal dan Hyaluronic Acid dapat membantu mengurangi tanda penuaan dini.

Kandungan:
Aqua, Cyclotetrasiloxane, Butylene Glycol, Cyclopentasiloxane, Methylpropanediol, Inositol, Triethanolamine, Acrylates/ C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Phenoxyethanol, Sodium Ascorbyl Phosphate, Imidazolidinyl Urea, Hydroxyethylcellulose, Dimethicone Crosspolymer, Aloe Barbadensis Leaf Juice, Benzotriazolyl Dodecyl p-Cresol, Dimethiconol, Chondrus Crispus Extract, Sodium Metabisulfite, Rosa Damascene Flower Oil, Collagen,Sodium Benxoate, Potassium Sorbate, Methylparaben, Citric Acid, Gluconoalactone, Sodium Hyaluronate.
May Contain: Cl 42090

Cara Pakai: 
Oleskan secara merata pada wajah yang telah dibersihkan. Tidak perlu dibilas. Gunakan masker 2 kali dalam seminggu untuk hasil yang maksimal

Review:

review raiku hydrating mask indonesia
Kalau melihat informasi produknya, masker ini bisa dikatakan masker yang bisa digunakan kapan saja, gak perlu dibilas. Sedikit mirip dengan sleeping mask, namun waktu pemakaian hydrating mask ini gak terbatas, terserah maunya kita. Tapi karena selama ini yang saya tau hanyalah sleeping mask, masker yang gak perlu dibilas dan bisa dibawa tidur, jadi saya memperlakukan Raiku Hydrating Mask ini layaknya memakai sleeping mask.
Sejujurnya, saya gak terlalu suka dengan sleeping mask karena teksturnya yang lengket dan bikin tidur jadi gak nyaman *maklum posisi tidur saya ganas*. Tapi, hydrating mask ini agak berbeda. Teksturnya gel berwarna biru yang ringan. Ada sensasi dingin saat diaplikasikan. Produk ini juga cepat menyerap, jadi bukan tipe masker yang hanya nempel di atas muka dan gak bisa menyerap. Produk ini seringan aloe vera gel, sama sekali gak meninggalkan sensasi lengket-lengket, tapi kulit tetap lembap. Hore!

KESIMPULAN

Ada beberapa poin yang ingin saya sampaikan mengenai Raiku Brightening Series ini. Pemakaian 2 minggu memberikan hasil di atas ekspektasi saya. Dari mulai Raiku Cleansing Cream, Raiku Brightening Series, sampai Raiku Hydrating Mask, semua bekerja dengan baik di kulit saya, terutama Brightening Seriesnya. Kalau kamu menyimak informasi yang dituliskan di setiap produk Raiku Brightening Series, ada 1 paragraf yang selalu ada di setiap produknya. Ya, tentang klaimnya! Kalau kalian lupa, saya akan kutip kembali ..

"Mengandung niacinamide dan Rice Extract yang dapat membantu meratakan warna kulit dan membuat warna kulit tampak lebih cerah. Safflower dapat membuat kulit tampak lebih bercahaya, dan AHA akan membantu mengangkat sel kulit mati dan melembutkan tekstur kulit."

Karena tiap produk Brightening Series ini memiliki kandungan utama yang sama, maka manfaatnya pun sama. Jadi waktu saya bikin review, saya mencoba menganalisa produk mana yang sangat berpengaruh di kulit saya. Tapi nyatanya sulit menemukan jawabannya. Saya rasa, hasil yang saya dapatkan ini karena pemakaian produk Raiku Brightening Series secara lengkap, sehingga hasil yang didapatkan pun optimal. Jadi, kalau kalian tanya saya "Saya ingin coba, rekomendasiin dong produk yang paling oke nya.." Maafkan saya gak bisa jawab, karena semuanya sebagus itu.

Rasanya kurang afdol kalau belum nulis positif dan negatifnya produk yang direview ya, jadi buat yang pemalasan, saya rangkum poin-poinnya :

+ Produk lokal, bangga produk lokal!
+ Terdaftar BPOM dan MUI
+ Paraben free
+ Hampir semua produk gak beraroma
+ Kulit lebih kenyal dan glowy
+ Jerawat kempes
+ Warna kulit lebih rata

- Kemasan morning cream dan night creamnya plek plekkan sama banget, kadang suka ketuker kalau gak teliti liatnya
- Botol pipet serumnya terlalu besar, sehingga saat dimasukkan kembali, kadang serumnya bleberan ke pinggir-pinggir botol
- Serum butuh waktu untuk menyerap

Jadi, Raiku Brightening Series ini sukses dengan klaimnya yang menyebutkan dapat membantu meratakan warna kulit dan membuat warna kulit tampak lebih cerah. Sukses juga membuat kulit saya lebih bercahaya dan melembutkan tekstur kulit, bahkan saya dapat bonus manfaat, yaitu jerawat saya menghilang! Padahal saya baru pakai produk ini selama 2 minggu.  Kalau kalian penasaran dengan produk ini, kalian bisa cek di websitenya RAIKUBEAUTY atau ke Instagramnya @raikubeauty , mereka juga sering ngadain promo loh, jangan sampai kelewat!
Continue reading REVIEW : Raiku Brightening Series, Skin Care Lokal tanpa Paraben