Showing posts with label serum. Show all posts
Showing posts with label serum. Show all posts

Wednesday, 23 February 2022

, , , ,

REVIEW: Avoskin Retinol Miraculous Ampoule, Kulit Menjadi Kembali Muda, Kenyal, dan Sehat!

Kali ini, ulasannya juga masih tentang retinol, dan juga masih dari brand Avoskin. Produk ini adalah step selanjutnya yang diaplikasikan setelah Toner. Konon, Mbah Suhay juga takjub dengan produk ini, karena menurutnya produk ini betul-betul mampu menyamarkan kerutan di wajahnya, meskipun beliau masih merasa tidak percaya, too good to be true mungkin buat beliau.

Review Avoskin Retinol Miraculous Ampoule

Saya juga, gak muluk-muluk, gak berharap kalau produk ini mampu bikin saya terlihat lebih muda, menghilangkan kerutan-kerutan dan semacamnya. Saya cuma berharap kulit saya beregenerasi dengan optimal, mengurangi noda-noda lama bekas jajahan jerawat selama ini. Tapi, gimana ya hasilnya? Simak teruss!

KEMASAN

Review Avoskin Retinol Miraculous Ampoule

Masih dengan warna yang serupa dengan produk sebelumnya, Avoskin Miraculous Retinol Ampule ini dikemas dalam bentuk botol dengan aplikator pipet. Gak ada komplain apapun, apalagi saya pecinta kemasan botol pipet, memudahkan untuk menakar produk yang akan dipakai, dan lebih higienis tentunya.

KANDUNGAN

Water, Propylene Glycol, Glycerin, Phenoxyethanol, Carbomer, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Caprylic/Capric Triglyceride, Camellia Sinensis (Green Tea) Leaf Extract, Methyl Methacrylate Crosspolymer, Polyglutamic Acid, Tetrasodium EDTA, Retinol, Hydrogenated Lecithin, Ethylhexylglycerin, Cholesterol, Biosaccharide gum-1, Tocopheryl Acetate, Rubus Idaeus (Raspberry) Fruit Extract, BHT, Punica Granatum (Fruit) Extract, Butylene Glycol, Phaseolus Radiatus Seed Extract BHA, Avena Sativa (Oat) Meal Extract, Palmitoyl Hexapeptide-12

KLAIM

Avoskin Miraculous Retinol Ampoule memiliki kandungan utama 3% Actosome Retinol yang 50% lebih rendah efek samping pada kulit dibandingkan dengan retinol lainnya. Dipadu dengan kandungan Vitamin E, ekstrak buah pomegranate, dan ekstrak green tea yang bekerja secara optimal untuk memicu regenerasi sel kulit sehingga meningkatkan produksi kolagen alami pada kulit.

Review Avoskin Retinol Miraculous Ampoule

Produk Miraculous Retinol Ampoule ini efektif untuk: 

  • Menunda munculnya tanda penuaan dini pada kulit. 
  • Menyamarkan noda hitam dan garis halus. 
  • Menjaga kekenyalan atau elastisitas kulit. 
  • Mencerahkan kulit wajah dan meredakan jerawat.

CARA PEMAKAIAN

  • Aplikasikan secara merata pada kulit wajah menggunakan ujung jari 
  • Bilas keesokan harinya, dan jangan lupa gunakan sunscreen favoritmu

HASIL PEMAKAIAN

Seperti yang saya duga, tekstur dari Avoskin Retinol Miraculous Ampoule sedikit lebih kental dari Avoskin Retinol Miraculous Toner. Berwarna putih dengan aroma yang gak bisa dideskripsikan, namun gak mengganggu karena aromanya menghilang dengan cepat saat kita aplikasikan. Sama dengan tonernya, Avoskin Retinol Miraculous Ampoule ini juga cepat menyerap. Hanya butuh 1 tetes untuk seluruh wajah. Setelah memakai produk ini, gak ada perasaan lengket atau gak nyaman seperti kebanyakan skincare retinol yang pernah saya coba. Ini merupakan poin yang menyenangkan, karena saya sebetulnya paling malas kalau harus tidur dengan kondisi wajah yang lembapnya berlebihan, bikin parno kalau debu-debu, kuman, dan kotoran di udara, bantal, selimut, akan bersarang di wajah saya.

 Review Avoskin Retinol Miraculous Ampoule 
Seperti yang saya bilang, saya gak muluk-muluk soal kerutan dan sebagainya. Terlalu serakah rasanya kalau mengharapkan produk ini mengabulkan semua inginnya saya. Poin utamanya hanyalah saya ingin kulit wajah saya sehat, lebih normal, gak berlebihan minyak, ataupun kekurangan minyak, yang sedang-sedang saja kalau kata lagu dangdut. 

Pemakaian sebulan, saya langsung merasakan hasil yang lebih optimal dibanding dengan saya hanya memakai Avoskin Retinol Miraculous Toner. Tektur kulit jauh lebih halus, kulit lebih bersih, beruntus semakin berkurang, pokoknya tekstur kulit saya terasa enak untuk dipegang-pegang. Garis senyum dan flek hitam, masih terlihat begitu-begitu saja, tapi saya gak tau kalau dilihat pakai mikroskop, mungkin sedikitknya ada perubahan. Lagipula, garis senyum saya memang sudah dalam dari sananya, jadi ya mungkin agak sulit ya untuk diotak-atik.

Suatu kali, saya melihat review orang lain mengenai ampoule ini. Lalu, saya agak terkejut waktu membaca salah satu review seperti ini, "karena mengandung retinol, ampoule ini gak disarankan dipakai setiap hari, maksimal seminggu 3x". Wew, saya tau kalau retinol ini cukup "keras" untuk kulit sensitf, tapi yang saya tau, tiap brand punya formulanya masing-masing, sehingga ada beberapa yang membolehkan untuk pemakaian sehari-hari. Saya pikir produk ini adalah salah satunya, karena saya gak melihat ada larangan penggunaan tiap hari pada kemasannya. Tapi ya, saya juga agak-agak cemas, takut saya ketinggalan informasi, jadi saya langsung menanyakannya pada admin Avoskin di Instagram. Hamdallah, adminnya jawab bahwa semuanya tergantung kulit masing-masing, kalau sudah terbiasa pakai retinol tiap hari dan gak ada efek samping apapun, gak masalah untuk pemakaian tiap malam, yang penting tetap pakai sunscreen! Ya, jelas, saya hajar aja pakai tiap hari, dan hasilnya juga buagyus bangettt!

Baca Juga : Review Avoskin Toner, Retinol Untuk Kulit Sensitif

KESIMPULAN

+ Tekstunya enak, mudah menyerap
+ Aroma gak mengganggu
+ Kandungan retinolnya aman untuk kulit sensitif
+ Tekstur kulitmenjadi lembap dan kenyal
+ Komedo jauh berkurang, pori-pori terlihat lebih bersih
- Kemasannya mirip dengan seri refining
 
Harga : 200.000/ 30 ml
Nilai : 5/5

Disclaimer : Artikel ini ditulis atas pengalaman pribadi penulis, bukan sponsor maupun endorsement
Continue reading REVIEW: Avoskin Retinol Miraculous Ampoule, Kulit Menjadi Kembali Muda, Kenyal, dan Sehat!

Sunday, 13 June 2021

, , , , , , , ,

REVIEW : Rangkaian SKincare DEWPRE, Rasakan Manfaat Ekstrak Peaonia dalam Hitungan Hari

Tuhan emang baik. Baru saja kemarin saya cerita tentang bagaimana saya struggling dengan kulit yang tiba-tiba kering, yang bikin tampilan wajah jadi kusam dan tua. Dulu saya pikir punya kulit kering itu menyenangkan, minim terserang jerawat. Tapi ternyata, jerawat emang gak sopan, gak pandang tipe kulit. Kulit saya yang kering juga gak luput dari komedo dan beruntusan, terutama di area dahi. Saya agak bingung menjelaskannya, tapi yang jelas area dahi ini terlihat berminyak, namun saat diraba, terasa kering. Bingung emang. Makanya dengan permasalahan kulit yang memusingkan ini, saya rasa mengembalikan kelembapan kulit adalah langkah pertama yang harus saya lakukan.

Mencari produk yang memberikan efek melembapkan ini seringkali tricky buat saya. Kebanyakan bikin lengket di kulit, susah menyerap, dan memicu timbulnya komedo dan jerawat. Makanya, waktu saya menemukan produk pelembap kulit yang ternyata cocok, rasanya saya ingin cerita, berbagi pengalaman, siapa tau kalian juga memiliki permasalahan kulit yang sama dengan saya.

Produk yang akan saya ulas kali ini adalah satu rangkaian, gak cuma satu produk, tapi tiga. Sekilas saya pikir ini produk Korea, tapi ternyata ini buatan lokal yang memang menggunakan teknologi Korea, yaitu DEWPRE. Fokus utama dari rangkaian skincare DEWPRE adalah untuk mencerahkan dan melembapkan kulit. Tentu saja brand ini halal, sudah terdaftar di BPOM, dan juga sudah melewati tes dermatologi sehingga aman untuk kulit sensitif. Cruelty free, no animal tested, dan tidak mengandung paraben, alcohol, mineral oil, steroid, dan synthetic pigment adalah kelebihan lainnya dari produk-produknya DEWPRE ini. 

Semua produknya mengandung niacinamide dan paeonia lactiflora ecxtract. Nah, kandungan yang kedua ini terdengar asing, bikin saya penasaran untuk mencoba rangkaian produknya DEWPRE yang terdiri dari Dewpre Paeonia Brightening Fluid, Paeonia Brightening Essence, dan Paeonia Brightening Cream.

KEMASAN

Saya bukan banci kemasan, tapi saya sangat mengapresiasi kemasan-kemasan yang niat. Menurut saya, meskipun brand ini baru, tapi kemasannya terlihat mewah. Designnya minimalis dan rapi. Bahan yang digunakan di masing-masing produknya terasa kokoh. Pokoknya, dari mulai liat dan megang produknya aja, saya bisa nilai kalau mereka gak main-main dalam "melahirkan" produk-produk ini.

Paeonia Brightening Fluid : Botol pump dengan ukuran cukup besar karena isinyapun memang banyak. Aplikatornya model pump, sangat nyaman digunakan, terlebih lagi karena teksturnya cair sehingga pengeluaran produk jadi lebih terkontrol.
Paeonia Brightening Essence : Botol model pipet dari plastik tebal dan kokoh. Cara penggunaannya sedikit berbeda dengan skincare yang botolnya serupa. Botolnya ini bening, jadi kita bisa lihat isi di dalamnya.
Paeonia Brightening Cream : Kemasannya jar dan ada pelindung antara tutup jar dengan produknya.

KANDUNGAN 

 

Ketiga produk ini memiliki kandungan yang berbeda satu sama lain. Ya tentu saja, kan fungsinya pun berbeda. Namun, dari sekian banyak kandungan yang digunakan, ada beberapa kandungan yang menjadi highlight buat saya karena punya manfaat yang sangat oke untuk kulit, yaitu:

  • Paeonia Extract : Anti inflamasi, anti oksidan, meningkatkan skin tone, melindungi kulit dari sinar UV, menghambat proses penuaan dini, mengatasi iritasi kulit
  • Niacinamide : Mencerahkan, memperkuat perlindungan kulit, menghaluskan garis-garis halus dan kerutan.
  • Glycerin : Menghidrasi kulit, mengunci dan mempertahankan kelembapan.
  • Sodium Hyaluronite : Memperbaiki kulit yang rentan berjerawat, anti penuaan, dan mempertahankan kelembapan.
  • Mango Butter : Menutrisi kulit, menghidrasi kulit, mempertahankan kelembapan. 

KLAIM

Paeonia Brightening Fluid : Produk 2 in 1 (toner dan emulsion) fungsi utama sebagai moisture film coating tech membuat kulit menjadi lebih lembap dan halus sepanjang hari.
Paeonia Brightening Essence : Sebagai soft moisture film coating membuat kulit terasa halus dan lembut.
Paeonia Brightening Cream : Sebagai coating film effect dimana berfungsi membentuk lapisan yang mengunci kulit agar tetap lembap, kenyal, dewy, dan memiliki wangi yang menenangkan

CARA PEMAKAIAN

Paeonia Brightening Fluid : Bersihkan wajah terlebih dahulu dan pastikan tangan juga bersih. Tuangkan Paeonia Brightening Fluid ke kapas atau tangan. Usapkan secara merata dan tepuk secara lembut agar menyerap hingga ke dalam kulit.

Paeonia Brightening Essence : Dipakai setelah fluid dan sebelum cream. Tekan pump ke dalam botol, lalu lepaskan pump, tarik dropper tanpa menekan pump. Teteskan secukupnya ke wajah atau tangan. Tepuk secara lembut agar menyerap hingga ke dalam kulit.

Paeonia Brightening Cream : Dipakai setelah fluid dan essence. Oleskan Paeonia Brightening Cream ke wajah dan leher. Usapkan secara merata dengan gerakan dari sisi luar ke dalam. Pijat secara perlahan-lahan.

TEKSTUR DAN AROMA

Semua rangkaian skincare Dewpre ini memiliki aroma yang soft refreshing, gak menyengat sama sekali. Tekstur dari setiap produk berbeda yang mempengaruhi urutan pemakaiannya. Produk yang paling cair dan ringan harus dipakai di awal sedangkan produk yang memiliki tekstur paling kental dan padat, harus diaplikasikan terakhir. 

Paeonia Brightening Fluid memiliki tekstur yang watery dan ringan, Paeonia Brightening Fluid memiliki tekstur yang lebih kental dari fluid namun masih terasa ringan, sedangkan Paeonia Brightening Cream memiliki tekstur yang padat dan kental.

HASIL PEMAKAIAN

Review ini saya tulis setelah sekitar 3 minggu pemakaian produk, jadi saya bisa pastikan kalau kondisi kulit saya sekarang adalah hasil dari pemakaian rangkaian skincare DEWPRE. Tapi, sebelum saya bercerita mengenai hasilnya, rasanya lebih seru kalau saya cerita mengenai awal-awal pemakaian produk ini. Sesuai dengan urutan yang direkomendasikan, rangkaian skincare ini dimulai dari tekstur yang paling light, cair, yaitu Paeonia Brightening Fluid. Ini adalah pertama kali saya mencoba skincare dengan formula seperti ini. Paeonia Brightening Fluid ini sangat cepat menyerap, sama sekali gak meninggalkan kesan lengket tapi tetap ada perbedaan dibanding dengan kamu gak pakai apa-apa. Kulit terasa lebih halus dan lembap. Menyenangkan rasanya saat mengaplikasikan Paeonia Brightening Fluid ini. Refreshing banget soalnya.

Setelah 1 menit penggunaan Paeonia Brightening Fluid, saya beralih ke Paeonia Brightening Essence. Teksturnya jelas lebih kental, jadi butuh waktu untuk menunggu produknya menyerap. Setelah pemakaian Paeonia Brightening Essence ini kulit jauh lebih lembap dan kenyal. Kalau dilihat secara langsung pun kulit terlihat lebih plumpy dan sehat. Saya pikir, dengan 2 produk ini saja sepertinya kulit udah kelihatan sehat banget, tapi saya tetep penasaran dengan step ketiganya, yaitu Paeonia Brightening Cream.

Paeonia Brightening Cream memiliki tekstur yang thick, kental. Saat dipakai di kulit, produknya gak akan seluruhnya menyerap ke kulit. Tetap terasa seperti ada lapisan krim di atas kulit. Memang Paeonia Brightening Cream ini difungsikan untuk mengunci produk-produk yang sebelumnya sudah dipakai. Sebetulnya, saya bukan pecinta produk dengan tekstur seperti ini, karena sepengalaman saya, tekstur-tekstur yang seperti ini yang sering bikin pori-pori tersumbat dan malah menjadi komedo. Tapi, karena penasaran, saya teruskan saja, dan kalian harus tau hasilnya seperti apa.

Dalam semalam saja, tekstur kulit saya membaik. Bagian-bagian yang kering terasa menjadi kembali halus meskipun masih ada beberapa beruntusan, tapi saya bisa merasakan kalau beruntusan saya mengering tapi tidak dengan permukaan kulit yang lain. Justru, permukaan yang lain terasa lebih lembap dan halus. Dengan hasil seperti ini, saya merasa ini indikator saya cocok dengan rangkaian skincare Dewpre. Akhirnya, saya memutuskan untuk melanjutkan penggunaannya sampai sekarang.

Setelah beberapa minggu pemakaian, kalian bisa lihat di foto kan. Tektur kulit saya jauh lebih baik, lebih halus dan sehat. Yang paling menyenangkan dan di luar ekspektasi adalah, beruntus saya di dahi menghilang! Padahal saya gak berharap banyak, asal kulit gak kering dan gak bikin jerawatan aja udah oke. Tapi ternyata justru beruntusan saya ikut hilang, terharu.

 


Yang paling bikin saya yakin kalau rangkaian produk DEWPRE ini membuat kulit saya sehat adalah saat memakai make up. Untuk mendapatkan hasil make up yang oke, kita butuh "kanvas" yang juga oke. Biasanya hasil make up saya antara cracky karena kering atau gak rata karena beruntusan-beruntusan di permukaan kulit. Tapi
sekarang gak lagi, seneng banget karena jadi keliatan banget kalau kulit saya jauh lebih sehat. Happy!

KESIMPULAN

+ Kemasan minimalis, kokoh, dan mewah
+ Aroma soft gak mengganggu
+ Tekstur menyesuaikan dengan fungsi
+ Membuat kulit lembap dan sehat
+ Menghilangkan beruntusan
+ Tekstur kulit lebih halus
- Baru mengeluarkan 3 produk aja, I wish they have more product to launch.

Harga : 
Paeonia Brightening Fluid : IDR 239.000 / 120 ml
Paeonia Brightening Essence : IDR 209.000 / 30 ml
Paeonia Brightening Cream : IDR 209.000 / 50 ml
 
Nilai : 4.5/5

Beli di ?
Shopee DEWPRE atau di website officialnya DEWPRE, gunakan kode voucher DEWPNISA untuk mendapatkan diskon sebesar 10%
Continue reading REVIEW : Rangkaian SKincare DEWPRE, Rasakan Manfaat Ekstrak Peaonia dalam Hitungan Hari

Sunday, 22 November 2020

, , , , ,

REVIEW : Olay Regenerist Micro Sculpting Serum, Ringan dan Mudah Menyerap

Hai, semuanya!

Ada beberapa orang yang mungkin bingung, kenapa beauty blogger/ vlogger bisa bolak balik review produk skincare yang berbeda, padahal muka kan cuma satu? Saya juga kerap kali mendapat pertanyaan yang sama. Nah, kalau buat saya, saya punya additional skincare dan juga main skincare. Kalau additional skincare, biasanya saya pakai di waktu-waktu tertentu, punya efek yang bagus untuk kulit, tapi gak berdampak apa-apa ketika saya menghentikannya, kurang lebih seperti booster kulit saja. Sedangkan main skincare atau skincare utama saya, adalah produk-produk perawatan kulit yang WAJIB saya pakai, dan akan ada perbedaan (ke arah negatif) kalau saya gak pakai.

Nah, produk yang akan saya bahas ini adalah salah satu main skincare saya, salah satu produk keluaran Olay Regenerist. Mungkin pembaca blog saya pernah baca, kalau saya jatuh cinta dengan Olay Regenerist Micro Sculpting Cream (bisa baca DI SINI). Hasilnya yang luar biasa oke di kulit saya yang rewel, bikin saya ketagihan untuk nyoba step lainnya dalam varian Olay ini, yaitu serumnya, Olay Regenerist Micro Sculpting Serum.

 Review Olay Regenerist Micro Sculpting Serum

KEMASAN

 Review Olay Regenerist Micro Sculpting Serum

Di dalam box merah yang cukup besar ini, ternyata kemasannya gak besar-besar amat. Produk ini dikemas dalam botol pump yang punya sistem lock, jadi aman banget untuk dibawa berpergian. Yang saya suka, takaran 1 pump produk ini pas, gak sedikit tapi juga gak kebanyakan. 1x cukup untuk seluruh wajah saya.

KANDUNGAN

Review Olay Regenerist Micro Sculpting Serum

KLAIM

Review Olay Regenerist Micro Sculpting Serum

Serum bertekstur ringan yang mudah diserap permukaan kulit. 

1. Membantu tekstur kulit terasa halus
2. Membantu menyamarkan garis halus dan keriput
3. Melembapkan agar kulit terasa lebih kencang

Formulanya, dengan ADVANCED AMINO- PEPTIDE COMPLEX + EKSTRAK BUAH CAROB, memberikan permukaan kulit bahan-bahan yang membuat kulit tampak lebih muda.

TESKTUR DAN AROMA

Dibandingkan dengan Olay Regenerist Micro Sculpting Cream, Olay Regenerist Micro Sculpting Serum ini punya tekstur yang lebih light. Teksturnya enak banget, mudah dibaurkan dan mudah meresap. Saya pikir warnanya putih, tapi kalau diperhatikan lebih jelas, warnanya nude dan bercahaya (entah glitter atau apa, tapi yang jelas butirannya sangaaaat halus, nyaris tak terlihat). Aromanya juga soft, mirip dengan Olay Regenerist Micro Sculpting Cream, aromanya langsung menghilang begitu serumnya menyerap dengan sempurna. Me like it.

HASIL PEMAKAIAN

Saya sudah menggunakan produk ini selama kurang lebih 3 bulan. Termasuk awet untuk produk berisi 50 ml ini, karena saya memang hanya menggunakannya di malam hari. Kenapa cuma di malam hari? Nanti saya jelaskan. 

Jadi, produk ini saya pakai setelah toner, sebelum memakai Olay Regenerist Micro Sculpting Cream. Seperti yang saya bilang sebelumnya, teksturnya ini mudah menyerap dan yang bikin saya cinta adalah hasil akhirnya yang semi matte tapi lembap. Pertama kali saya menggunakan produk ini, efek yang pertama saya rasakan adalah tekstur kulit yang semakin haluuuuuusss. Saya emang gak pernah ragu dengan niacinamide yang selalu bersahabat dengan kulit saya. Kulit saya yang acne prone jadi lebih terkontrol, bibit-bibit jerawat akan menghilang dengan sendirinya. Setiap saya pakai serum ini, pagi harinya kulit menjadi lebih lembap dan kenyal.

Nah, kalau alasan saya gak pernah pakai Olay Regenerist Micro Sculpting Serum ini di pagi hari adalah, saya memang menghindari kulit terlalu lembap di pagi dan siang hari. Makanya, saya selalu skip segala produk yang jenisnya moisturiser. Cukuplah hanya sunscreen di pagi hari. Buat saya yang kadar minyak di wajah gak main-main, pakai serum atau moisturiser atau apapun itu, malah memicu wajah menjadi lengket dan akan dengan mudah menyebabkan komedo. Ya, masalah komedo ini belum bisa saya atasi dengan produk apapun. Jadi, better safe than sorry, saya hanya menggunakan serum ini di malam hari. 

Review Olay Regenerist Micro Sculpting Serum

Ada bedanya ketika saya gak pakai serum ini dengan ketika saya pakai. Pernah sekali saya skip pakai serum ini di malam hari, pagi harinya kulit gak selembap dan sehalus itu. Lalu, efek niacinamide dalam mencerahkan, seharusnya akan terlihat, kalau saja saya gak bandel mencetin komedo yang bikin kulit jadi sering memerah dan meninggalkan noda hitam. Karena di beberapa bagian yang mulus, kulit terlihat lebih cerah.

Jadi, dalam 3 bulan pemakaian ini, saya sangat puas dengan hasil yang didapatkan. Rasanya seperti kalau saya pakai krim racaikan dokter di klinik, terlihat hasilnya Untuk efeknya dalam menyamarkan keriput atau garis halus sih saya belum begitu melihat, tapiiii saya tetap optimis. Keriput dan garis garis halus kan timbul karena kondisi wajah yang kering dan kurang lembap. Kalau efek lembap, kenyal, dan halusnya sudah terasa, saya rasa untuk menyamarkan keriput dan garis halus tinggal menunggu waktu saja.

Kebetulan produk ini sepertinya akan habis dalam waktu dekat, kalau ditanya bakal repurchase atau nggak, saya sebetulnya lagi penasaran sama varian Olay Regenerist Retinol 24 Serum, mencari yang lebih bermanfaat buat kulit yang semakin menua ini. Tapi, kalau ternyata nanti saya gak cocok sama varian retinolnya, surely saya akan balik lagi ke Olay Regenerist Micro Sculpting Serum ini.

KESIMPULAN

+ Kemasan pump, takaran pas
+ Kemasan ada lock systemnya, aman dibawa
+ Aroma soft, gak mengganggu
+ Tektur light, mudah menyerap
+ Kulit lebih kenyal
+ Tekstur kulit lebih halus
+ Mencegah dan mengobati jerawat
+ Kulit lebih cerah
+ Kadar minyak di wajah pas
- Apa ya, belum ada. Saya puas banget soalnya, kalau masalah komedo, produk ini memang gak mengklaim bisa ngatasin itu. Jadi yaa, gak ada kayaknya
 
Nilai : 4.5/5
Harga : IDR 180.000 / 50ml


Continue reading REVIEW : Olay Regenerist Micro Sculpting Serum, Ringan dan Mudah Menyerap

Monday, 27 January 2020

, , , , , , ,

REVIEW : Some By Mi Snail Truecica Miracle Repair Serum, Sehebat Itukah?

Produk yang akan direview sekarang, memang sudah saya beli dari 2 bulan yang lalu. Tapi kan, namanya review produk, apalagi skincare, butuh waktu minimal 2 minggu untuk merasakan efeknya. Awal mula saya beli produk ini karena termakan iklan yang sering banget muncul di instagram saya. Gak cuma dari official accountnya, tapi juga dari review teman-teman sesama blogger. Klaim dari produk yang berbahan dasar lendir siput ini juga bikin mupeng, yaitu dapat meregenerasi kulit yang rusak, memperbaiki tekstur kulit, juga mengecilkan pori-pori yang besar. Sebetulnya dari dulu saya skeptis sama produk-produk yang mengklaim bisa memperbaiki tekstur ataupun mengecilkan pori-pori kulit wajah, karena kayaknya memang gak mungkin. Tapi dasar Anisa, imannya belum kuat, begitu lihat produk ini waktu itu lagi diskon, gak mikir lama-lama, langsung order aja.Saya belum nyebut nama prodik yang akan saya review, tapi kalau kalian menyimak intro singkat saya tadi, pasti udah tau kalau saya akan bahas Some By Mi Snail Truecica Miracle Repair Serum.

Review Some By Mi Snail Truecica Miracle Repair Serum

KEMASAN

Review Some By Mi Snail Truecica Miracle Repair Serum

Kemasannya dari plastik dengan botol pump. Seperti biasa, tipe botol pump adalah yang saya suka, karena gak perlu repot-repot menakar jumlah produk yang akan dikeluarkan. Belum lagi, tipe botol seperti ini jauh lebih higienis. Satu hal yang saya kurang suka adalah pumpnya yang kurang smooth waktu mengeluarkan produknya. Hmm.. gimana ya jelasinnya, jadi kalau ditekan itu agak keras gitu. Sebetulnya bukan masalah besar sih, tapi ya namanya juga review, harus sedetail mungkin kan?

TEKSTUR

Tekstur dari Some By Mi Snail Truecica Miracle Repair Serum adalah berupa gel cair berwarna bening, mungkin sengaja dibikin menyerupai lendir siput (walaupun saya sendiri belum pernah liat langsung yang namanya lendir siput). Tekstur gel ini cepat meresap di kulit, tanpa meninggalkan kesan lengket. Good point!

AROMA

Aromanya wangi yang cukup menyengat. Kalau ini sih preferensi ya. Saya sih kurang suka ya skincare yang terlalu wangi, tapi beberapa orang ada yang malah suka.

KANDUNGAN

Review Some By Mi Snail Truecica Miracle Repair Serum
Water, Butylene Glycol, Niacinamide, 1,2-Hexanediol, Snail Secretion Filtrate, C12-14 Pareth-12, C12-14 Pareth-7, Carbomer, Tromethamine, Dioscorea Japonica Root Extract, Trehalose, Ethylhexylglycerin, Beta-Glucan, Hydrolyzed Corn Starch, Citrus Aurantium Bergamia (Bergamot) Fruit Oil, Allantoin, Adenosine, Disodium EDTA, Sucrose, Melaleuca Alternifolia (Tea Tree) Leaf Extract, Glycyrrhiza Glabra (Licorice) Root Extract, Agrimonia Eupatoria Extract, Salvia Officinalis (Sage) Oil, Centella Asiatica Extract, Salvia Officinalis (Sage) Leaf Extract, Camellia Sinensis Leaf Extract, Chamaecyparis Obtusa Leaf Extract, Silybum Marianum Seed Extract, Perilla Frutescens Leaf Extract, Sodium Chondroitin Sulfate, Broussonetia kazinoki Root Extract, Propolis Extract, Artemisia Capillaris Extract, Cimicifuga Dahurica Root Extract, Salix Alba (Willow) Bark Extract, Pentylene Glycol, Madecassoside, Oenothera Biennis (Evening Primrose) Flower Extract, Asiaticoside, Asiatic Acid, Madecassic Acid, Phenoxyethanol.

KLAIM

Review Some By Mi Snail Truecica Miracle Repair Serum

Produk ini mengklaim memiliki fungsi ganda, yaitu sebagai whitening dan anti wrinkle. Mengandung 890.000ppm Snail Truecica ™ yang terdiri dari Black Snail Extract dan Truecica ™, yang berfungsi:
- Membantu regenerasi kulit dengan memperbaiki kerusakan kulit
- Menenangkan kulit dan menguatkan lapisan kulit
- Menghilangkan noda dan bekas luka tanpa rasa lengket
- Bebas dari 20 bahan berbahaya
- Lulus uji iritasi kulit

CARA PEMAKAIAN

Kalian bisa gunakan produk ini setelah cuci muka dan pengaplikasian toner. Sebelum memakai Some By Mi Snail Truecica Miracle Repair Serum, kalian dianjurkan untuk mengocoknya terlebih dahulu. Setelah itu keluarkan produk sebanyak 3-4 tetes, oleskan ke wajah, dan tepuk-tepuk hingga menyerap.


HASIL PEMAKAIAN

Jadi, sebelum memakai produk ini, kulit saya gak ada masalah. Rangkaian skincare saya hanya sebatas micellar water, facial wash, sunblock, dan night cream, dan hamdallah semuanya cocok. Tapi, karena saya ingin menguji kualitas produk ini, akan lebih fair rasanya kalau saya berhenti memakai night cream untuk sementara waktu, dan hanya menggunakan Some By Mi Snail Truecica Miracle Repair Serum ini, supaya reviewnya jadi gak bias. 

Review Some By Mi Snail Truecica Miracle Repair Serum
Sebelumnya, bertahun-tahun yang lalu, saya pernah punya beberapa skincare dari Korea yang juga berbahan dasar lendir siput, dan saya gak cocok dengan mereka. Lalu kenapa sekarang ingin coba Some By Mi Snail Truecica Miracle Repair Serum yang jelas-jelas berbahan dasar lendir siput? Ya, namanya juga kurang kuat imannya. Apalagi melihat klaim yang ditawarkan oleh produk ini, dan juga review dari para penggunanya yang mengaku bahwa bekas luka bopeng dan juga pori-pori wajahnya tersamarkan. Gimana gak tertarik coba? Jadi saya mencari pembenaran, kalau dulu-dulu itu, rangkaian skincare saya ada yang gak cocok dengan produk siput, jadi hasilnya malah gak oke. Maka kali ini, saya akan mencobanya tanpa dibarengi skincare lain (selain facial wash dan sunblock, tentunya).
   
Seminggu pemakaian, saya suka dengan produk ini. Dari mulai tekstur gel yang cepat meresap, dan efek setelah memakaianya, yaitu gak lengket sama sekali. Pemakaian Some By Mi Snail Truecica Miracle Repair Serum ini pun irit, 1x pump cukup untuk seluruh wajah dan leher, bahkan buat saya masih kebanyakan. Padahal, katanya untuk penggunaan 1x itu butuh 3-4 tetes, waaah buat saya malah kerasa gak nyaman. Bikin kulit wajah terasa gerah. Hanya dengan 1 pump saja, wajah terasa lebih lembap dan lebih enak dipegang. Meskipun gak ada perubahan apapun dengan tekstur kulit saya -ya namanya juga baru seminggu-, gak ada reaksi negatif apapun yang muncul. Saya udah PD, kalau produk ini akan jadi jodoh saya, sampai akhirnya...


Memasuki minggu kedua, muncul whitehead sedikit demi sedikit di bagian pipi saya. Selain itu, di bagian jidat pun muncul beruntusan. Beruntusan adalah masalah kulit yang paling saya benci, sulit ngusirnya. Beda dengan jerawat yang bisa dibilang masih mudah diatasi. Saya pikir, mungkin purging. Tapi memasuki minggu ketiga, whitehead dan beruntusan, masih juga ada. Biasanya, saya mengalami purging gak lebih dari 2 minggu. Akhirnya, memasuki 1 bulan pemakaian, saya bisa menyimpulkan kalau saya gak cocok dengan produk ini, hmm lebih tepatnya, saya memang gak cocok dengan produk berbahan dasar lendir siput. No debate. 

Saya sampai pada kesimpulan, kalau Some By Mi Snail Truecica Miracle Repair Serum ini kurang cocok untuk kulit-kulit sensitif seperti saya. Lalu, saya agak skeptis mengenai klaim "miracle" yang katanya bisa menghilangkan bekas luka dengan cepat. Tampaknya itu hanya berlaku bagi luka-luka baru, bukan luka menahun seperti bopeng. Btw, saya pernah mengoleskan produk ini pada hidung saya yang gak sengaja tergaruk dan luka. Betul saja, lukanya cepat mengering dan sembuh. Mungkin, untuk luka-luka menahun atau pori-pori yang besar, butuh waktu yang lamaaaa buanget, untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Jadi, kalau kamu punya kulit yang gak sensitif seperti kulit saya, lalu kamu orangnya sabar, mungkin Some By Mi Snail Truecica Miracle Repair Serum ini akan memberikan hasil yang menakjubkan di kulitmu.

KESIMPULAN

 Some By Mi Snail Truecica Miracle Repair Serum

+ Tekstur gel yang cepat menyerap
+ Tidak menimbulkan rasa lengket
+ Botol model pump
+ 1x pump cukup untuk wajah dan leher 
+ Menyembuhkan luka baru dengan cepat
- Kurang cocok untuk kulit sensitif
- Wanginya menyengat

Nilai : 3/5
Harga : Kisaran 200.000, tergantung beli di mana 

Disclaimer : Artikel ini ditulis atas pengalaman pribadi penulis, bukan sponsor maupun endorsement
Continue reading REVIEW : Some By Mi Snail Truecica Miracle Repair Serum, Sehebat Itukah?

Tuesday, 2 April 2019

, , , , ,

REVIEW : Wardah Aloe Hydramild Serum, Apa Bedanya dengan Aloe Vera Gel?

Berbekal pengalaman positif setiap menggunakan produk Wardah yang memiliki embel Aloe Vera, terutama Hydramild Moisturizernya yang harganya 18.000 itu, saya tertarik mencoba serumnya. Di antara produk-produk dengan kandungan alami lainnya, produk yang memiliki kandungan aloe vera selalu berjodoh dengan kulit sensitif saya. Selain melembapkan, saya merasa aloe vera ini mampu mengatasi masalah kulit tanpa menimbulkan masalah baru. Saya sempat mengalami beruntusan, jerawat, kulit kering, dan semuanya selalu terobati dengan produk-produk yang mengandung aloe vera

Review Wardah Aloe Hydramild Serum Anisa Firdausi

INFORMASI PRODUK

Wardah Nature Daily Aloe Hydramild Serum
Produced by PT Paragon Technology and Innovation
Industri Road IV Blok AF No 18
Jatake Industrial Area
Tangerang-Indonesia
NA18180101944

KEMASAN

Review Wardah Aloe Hydramild Serum Anisa Firdausi

Di dalam boxnya, terdapat 5 ampoule yang masing-masing berisi 5 ml cairan serumnya. Harga 1 box ini 47.5000, sehingga jika dibagi rata, 1 ampoule ini harganya 9.500 lah. Kemasannya dari botol plastik seukuran jari saya. Jadi, enak banget kalau dibawa buat travelling, gak akan ngabisin tempat.

KLAIM

 Review Wardah Aloe Hydramild Serum Anisa Firdausi

Melalui penelitian yang mendalam, kini Wardah  telah berhasil menggabungkan kekuatan bahan aktif Aloe vera untuk bantu proses hidrasi agar kulit normal cenderung kering tetap lembap dan terasa halus. Serum ringan dan mudah diserap oleh kulit ini secara khusus diformulasikan dengan:
  • Hydramild Aloe Vera Extract : Ekstrak Aloe Vera organik yang dikenal memberikan efek menenangkan dan melembapkan.
  • Vitamin E: Vitamin E dipercaya bantu melembapkan kulit dan melindungki kulit dari radikal bebas.
  • Hyaluronic Acid: Bahanaktif yang dikenal bantu menjaga elastisitas dan kelembapan kulit
CARA PAKAI

Oleskan merata pada kulit wajah dan leher yang telah dibersihkan. Gunakan sebelum pelembap dan bersama rangkaian produk Wardah Aloe lainnya untuk hasil yang maksimal. Hindari kontak daerah mata.

KANDUNGAN

Aqua, Glycerin, Butylene Glycol, Phenoxyethanol, Propylene Glycol, Ammonium Acryloyldimethyltaurate/ VP Copolymer, Panthenol, Aloe Barbadensis (Aloe Vera) Leaf Extract, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Trideceth-9, Tocopheryl Acetate, Triethylene Glycol, Sodium Hyaluronate, Fragrance, Polysorbate 20, Potassium Sorbate, Sodium Benzoate.

TESKTUR, WARNA, DAN AROMA

Review Wardah Aloe Hydramild Serum Anisa Firdausi

Untuk ketiga komponen ini, saya bisa bilang agak meyerupai aloe vera gel pada umumnya. Bedanya, saat diaplikasikan, serum yang terasa seperti gel ini langsung luruh seperti air. Warnanya tentu bening, dengan sedikit aroma aloe vera.

HASIL PEMAKAIAN

Awal pemakaian saya langsung merasa serum ini cukup mudah menyerap dan sama sekali gak meninggalkan kesan lengket pada wajah. Ini adalah perbedaannya dengan aloe vera gel. Jika aloe vera gel memiliki tekstur yang lebih kental, butuh waktu untuk menyerap, dan sedikit meninggalkan kesan lengket, serum ini sebaliknya. Setelah serum sudah terserap kulit, sama sekali gak ada sensasi lengket, tapi efek lembapnya sangat terasa. 

Review Wardah Aloe Hydramild Serum Anisa Firdausi

Sejauh ini, saya sudah menghabiskan 3 ampoule selama  kurang lebih sebulan. Saya pakai pagi dan malam hari setelah penggunaan toner.  Seperti yang saya duga, saya gak pernah ada masalah dengan produk berbasis aloe vera. Sesuai dengan klaimnya, produk ini betul-betul membuat kulit saya merasa terhidrasi. Walaupun serum ini ditujukan untuk kulit kering, tapi saya yang punya kulit super berminyak gak merasa kulit saya semakin berminyak. 

Sebetulnya sih ya, karena kulit saya sudah cukup lembap, saya gak perlu serum ini. Saya cuma penasaran aja dengan serum ini, sekaligus melangkapi langkah-langkah rutinitas skincare saya. Ya, biasanya saya sering skip serum kalau merasa kulit baik-baik saja.

Review Wardah Aloe Hydramild Serum Anisa Firdausi

Jadi, kalau ditanya hasil pemakaian selama 1 bulan, saya bisa bilang produk ini memang bikin lembap.  Tapi, karena memang saya gak punya masalah kulit kering, dengan atau tanpa menggunakan serum inipun gak ada perbedaan yang signifikan. Jadi, terus terang saja, saya gak merasa harus punya serum ini sebagai salah satu step skincare saya. Bahkan, saya merasakan efeknya sedikit mirip dengan ketika saya menggunakan aloe vera gel. Tapi kan tetap, buat kulit saya yang mudah berjerawat, produk yang gak menyebabkan beruntusan atau jerawat, sudah masuk kategori skincare yang oke.

Kelebihannya lagi, meskipun 5 ml terkesan sedikit, tapi saya hanya membutuhkan 2 tetes saja untuk seluruh wajah. Jadi, untuk ampoule seharga 47.000 ini saya rasa bisa bertahan hingga 2 bulan. Cukup ekonomis bukan untuk ukuran serum?

KESIMPULAN

+ Membuat kulit lembap
+ Gak bikin lengket
+ A little goes a long way
+ Mudah ditemukan
+ Harga terjangkau
+ Kemasan travel friendly
+ Aromanya samar, gak menyengat
+ Gak menimbulkan reaksi negatif seperti beruntusan atau jerawat 
+ Diformulasikan untuk kulit kering, tapi malah pas di kulit saya yang berminyak

- Kelembapan yang dihasilkan gak terlalu signifikan, mungkin bagi yang memiliki kulit kering akan kurang puas dengan kelembapannya

Harga : IDR 47.500
Nilai : 3.5/5
Continue reading REVIEW : Wardah Aloe Hydramild Serum, Apa Bedanya dengan Aloe Vera Gel?

Tuesday, 19 February 2019

, , , , , , , , , ,

REVIEW : Raiku Brightening Series, Skin Care Lokal tanpa Paraben

Saya betul-betul senang melihat brand lokal yang semakin inovatif dan keren-keren, termasuk produk yang akan saya ulas sekarang, yaitu Raiku. Sebetulnya, pertama saya dengar Raiku, saya pikir brand Jepang. Ternyata, begitu membanggakannya kalau skin care ini adalah produk lokal. Dipikir-pikir, Raiku ini artinya "wajahku" dalam Bahasa Jawa ya?

To be honest, beda dengan kosmetik, untuk masalah perawatan kulit, meskipun dikasih secara cuma-cuma, saya tetap pilih-pilih. *udah miskin, sombong.* Sebetulnya, ada satu hal yang bikin saya ngerasa aman dan tertarik coba produk selain karena Raiku ini sudah terdaftar di BPOM dan MUI, yaitu karena Raiku ini gak mengandung paraben sama sekali. Saking amannya, ibu hamil dan menyusui pun dapat menggunakan Raiku.

review raiku brightening series indonesia

Raiku ini mengeluarkan produk-produk yang terbagi menjadi 3 seri, Cleansing Series, Brightening dan Anti Aging. Waktu saya ditawarin antara Anti Aging Series atau Brightening Seriesnya, saya harusnya memilih Anti Aging Series, mengingat umur saya yang berada di ujung 20. Tapi ternyata, saya lebih tertarik dengan Raiku yang seri brighteningnya. Alasannya sederhana, bukan karena gak sadar umur, tapi karena kandungan niacinamidenya lebih banyak dibanding dengan seri anti aging yang di dalamnya lebih banyak mengandung collagen.

Sebelumnya saya pernah cerita tentang betapa cintanya saya pada Niacinamidenya The Ordinary. Kadar minyak di kulit wajah saya menjadi lebih stabil semenjak saya pakai Niacinamide. Makanya, begitu lihat kalau niacinamide merupakan salah satu kandungan utama Raiku Brightening Series ini, saya gak ragu buat nerima tawarannya.

Sejujurnya, ini adalah pertama kali saya coba one brand skin care. Biasanya dari 1 brand, hanya ada beberapa saja yang cocok di kulit saya, sisanya kalau gak bikin jerawatan, ya bikin kering. Akhirnya, selama kurang lebih 2 minggu, saya berani untuk membuat review atas semua produk Raiku yang saya coba, mudah-mudahan informatif ya.

Jadi, saya dikasih 6 item. 4 item merupakan produk dari seri brighteningnya, 2 lagi adalah cleanser dan hydrating masknya. Tentu akan saya ulas secara bertahap.

1. Raiku Cleansing Cream (60 gr)

review raiku cleansing cream indonesia
Harga: IDR 68.000
Klaim:
Krim pembersih yang dapat membantu membersihkan wajah dari sisa kotoran, minyak, dan make up dengan lembut. Mengandung Chamomile Extract dan Vitamin E yang dapat membantu menjaga kelembapan dan membuat kulit tampak lebih cerah.

Kandungan:
Aqua, Mineral Oil (Paraffinum Liquidum), Cetearyl Alcohol, Dimethicone, Ricinus Communis Seeed Oil, Phenoxyethanol, Imidazolidinyl Urea, Ceteary Glucoside, PEG-20 Stearete, Caprylic/ Capric Triglyeride, Allantoin, Triethanolamine, Chamomilla Recutita Extract, Disodium EDTA, Tocopheryl Acetate, Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Cross Polymer, BHT, Benzotriazolyl Dodecyl p-Cresol, Glucose

Cara Pakai:
Oleskan secara merata pada wajah, lalu hapus menggunakan kpas. Gunakan sebelum menggunakan Raiku Cleansing Foam.

Review:

review raiku cleansing cream indonesia

Tekstur dari Raiku Cleansing Cream ini seperti balm yang meleleh saat diaplikasikan. Jadi, walaupun saya hanya menggunakannya sedikit, produknya bisa merata ke seluruh wajah. Teksturnya yang licin dan meleleh di kulit, membuat saya kadang malah keenakan buat massage muka. Pertama kali saya baca informasi produk ini, agak skeptis dengan klaimnya yang bilang bisa ngangkat make up. Tapi ternyata, setelah saya coba ke muka saya yang saat itu memaka bold make up, keangkat dong!

Setelah menggunakannya, kulit terasa bersih dan kenyal. Walaupun mengandung mineral oil, produk ini gak menyumbat pori, seperti yang biasanya terjadi pada bagian hidung dan pipi saya saat memakau produk yang mengandung mineral oil.

2. Raiku Brightening Toner (100 ml)

review raiku brightening series indonesia

Harga: IDR 98.000

Klaim:
Toner yang dapat mengangkat sisa kotoran dan make up dengan mudah. Mengandung niacinamide dan Rice Extract yang dapat membantu meratakan warna kulit dan membuat warna kulit tampak lebih cerah. Safflower dapat membuat kulit tampak lebih bercahaya, dan AHA akan membantu mengangkat sel kulit mati dan melembutkan tekstur kulit.

Kandungan:
Aqua, Butylene Glycol, Methylpropanediol, Glycerin, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Phenoxyehanol, Niacinamide, Inositol, Imidazolidinyl Urea, Propylene Glycol, Allantoin, Panthenol, Menthyl Safflowerseedate, Dosidium EDTA, Sodium Lactate, Triethanolamine, Oryza Sativa Bran, Glycyrrhiza Glabra Root Extract, Chamomilla Recutita Extract, Tocopheryl Acetate, Tromethamine.

Cara Pakai:
Tuang toner pada kapas dan oleskan secara merata pada pagi dan malam hari setelah pemakaian Raiku Cleansing Foam.

Review:

review raiku brightening series indonesia

Saya bukan termasuk perempuan yang menganggap kalau toner adalah salah satu step skin care yang esensial. Pakai gak pakai, hasilnya gak akan signifikan. Bagi saya toner hanya sebagai penyegar ataupun pembersih tahap akhir atas sisa-sisa kotoran yang tertinggal di wajah. Tapi Raiku Brightening Toner ini termasuk toner yang punya peran lebih dari sekedar membersihkan sisa make up atau kotoran.

Toner ini teksturnya seperti air, gak memiliki wangi apapun. Saat diaplikasian, rasanya segar. Setelahnya, kulit wajah tetap lembap dan lembut. Gak bikin kulit kering sama sekali. Bahkan jika didiamkan beberapa saatpun, kulit tetap terasa lembap. Dengan kondisi kulit seperti ini, sangat pas untuk melanjutkan tahapan skin care selanjutnya.

3. Raiku Brightening Serum (30 ml)


review raiku brightening series indonesia

Harga: IDR  148.000
Klaim:
Mengandung Niacinamide dan Rice Extract yang dapat membantu meratakan warna kulit dan membuat warna kulit tampak lebih cerah. Safflower dapat membuat kulit tampak lebih bercahaya, dan AHA akan membantu mengangkat sel kulit mati dan melembutkan tekstur kulit.

Kandungan:
Aqua, Niacinamide, Glycerin, Butylene Glycol, Cyclopentasiloxane,Inositol, Cyclohexasiloxane, Phenoxythanol, Allantoin, Oryza Sativa Bran, Sodium Polyacrylloyldimethyl Taurate, Imidazolidinyl Urea, Propylene Glycol, Menthyl Safflowerseedate, Triethanolamine, Hydrogenated Polydecene, Sodium Lactate, Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Panthenol, Dimethicone Crosspolymer, Trideceth-10, Dimethicone/Vinyl Dimethicone Crosspolymer, Glycyrrhiza Glabra Root Extract, Chamomilla Recutita Extract, Tromethamine, Dimethiconol, Cyclotetrasiloxane.

Cara Pakai:
Oleskan secara merata pada pagi dan malam hari setelah pemakaian Raiku Brightening Toner.
Review:

review raiku brightening series indonesia

Jika dilihat dari harganya, serum ini merupakan yang termahal di antara produk yang lainnya. Saya rasa gak aneh, karena biasanya serum memang "dewa" nya skin care. Punya efek yang sangat signifikan dibandingkan dengan produk-produk lainnya.

Tekstur dari serum ini agak berbeda dari serum pada umumnya. Untuk ukuran serum, teksturnya cukup kental dan butuh waktu untuk menyerap. Sensasi setelah memakai serum inipun agak unik, yaitu sedikit lengket. Maka dari itu, saya biasanya menunggu beberapa detik hingga serumnya benar-benar menyerap sebelum melanjutkan ke skin care tahap selanjutnya.

Serum ini memiliki aroma yang gak bisa saya deskripsikan. Meskipun begitu, sama sekali gak mengganggu. Justru yang menarik perhatian saya adalah kemasannya. Menurut saya diameter pipetnya terlalu besar, sehingga seringkali produknya bleberan ke pinggir kemasannya saat saya mencoba untuk memasukkan pipetnya ke dalam botol. Masukan untuk Raiku, alangkah baiknya apabila pipetnya dibuat lebih langsing, biar lebih ergonomis aja

4. Raiku Brightening Morning Cream Spf 15 (40 gr)


review raiku brightening series indonesia

Harga: IDR 98.000

Klaim:
Mengandung Niacinamide dan Rice Extract yang dapat membantu meratakan warna kulit dan membuat warna kulit tampak lebih cerah. Safflower dapat membuat kulit tampah bercahaya, dan AHA akan membantu mengangkat sel kulit mati dan melembutkan tekstur kulit.

Kandungan:
Aqua, Butylene Glycol, Ethylhexyl Methoxycinnamate, Glycerin, Acrylates Copolymer, Cyclopentasiloxane, Aluminum Starch Octenylsuccinate, Niacinamide, C12-15 Alkyl Benzzoate, Silica, Sodium Polyacrylloyldimethyl, Taurate, Inositol, Cyclohexasiloxane, Titanium Dioxade, Hydrogenated Polydecene, Phenoxyethanol, Caprylic/ Capric, Triglyceride, Oryza Sativa Bran, Allantoin, Imidazolidinyl Urea, Triethanolamine, Chamomilla Recutita Extract, Sodium Lactate, Dimethicone Crosspolymer, Trideceth-10, Menthyl Safflowerseedate, Disodium EDTA, Dimethicone/Vinyl Dimethicone Crosspolymer, Fragrance, Dimethiconol, Cyclotetrasiloxane

Cara Pakai:
Oleskan secara merata pada pagi hari setelah pemakaian Raiku Brightening Serum

Review:

review raiku brightening series indonesia 

Di antara produk lainnya, tekstur Raiku Brightening Morning Cream ini paling kental dan betul-betul berbentuk krim. Dugaan saya sih karena produk ini mengandung tabir surya, jadi sedikit lebih berat. Tapi, bukan berarti produk ini gak menyerap di kulit. Justru uniknya, meskipun krimnya tampak lumayan kental, sama sekali gak terasa berat di wajah. Saya hanya merasa, wajah lebih lembap, dan ada sedikit white cast yang gak mengganggu, bahkan malah bikin warna kulit terlihat lebih rata.

Selain terasa lembap, kulit terasa lebih kenyal. Setiap saya memakai base make up di atas produk ini, make up terasa lebih menempel dan glowy. Produk ini mengandung SPF 15, termasuk cukup jika saya beraktivitas di dalam ruangan tertutup. Tapi kalau misalnya ternyata saya harus keluar rumah, saya pasti menambahkan sunblock dengan SPF yang lebih tinggi, agar lebih aman.

5. Raiku Brightening Night Cream (40 gr)

review raiku brightening series indonesia

Harga: IDR 98.000
Klaim
Mengandung Niacinamide dan Rice Extract yang dapat membantu meratakan warna kulit dan membuat warna kulit tampak lebih cerah. Safflower dapat membuat kulit tampah bercahaya, dan AHA akan membantu mengangkat sel kulit mati dan melembutkan tekstur kulit.

Kandungan:
Aqua, Butylene Glycol, Cyclopentasiloxane, Glycerin, Niacinamice, Acrylates Copolymer, Cyclohexasiloxane, Sodium Polyacrylloyldimethyl Taurate, Aluminum Starch Octenylsuccinate, Inositol, Oryza Sativa Bran, Caprylic/ Capric Triglyceride, Hydrogenated Polydecene, Phenoxyethanol, Allantoin, Zinc Oxide, Imidaxolidnyl, Urea, Menthyl Safflowerseedate, Triethanolamine, Chamomilla Recutita Extract, Dimethicone/ Vinyl Dimethicone Crosspolymer, Cyclotetrasiloxane, Dimeticonol,

Cara Pakai: 
Oleskan secara merata pada malam hari setelah pemakaian Raiku Brightening Serum.

Review:

review raiku brightening series indonesia

Kemasan Raiku Brightening Night Cream ini, plek plekan sama persis dengan Raiku Brightening Morning Cream. Bedanya hanya di keterangan produk aja. Jadi mesti hati-hati sebelum memakai, pastikan produk yang dipakai gak tertukar.

Selain kemasan, kandungannyapun agak mirip dengan morning creamnya, namun pada saat diaplikasikan sangat terasa bedanya. Tekstur dari krim malam ini berbentuk gel dan lebih ringan, mudah menyerap. Saya suka dengan tekstur krim malam yang seperti ini, karena sejujurnya, memakai krim yang terlalu berat saat tidur, kadang malah bikin debu-debu di kamar nempel dan memicu timbul jerawat di keesokan harinya.

6. Raiku Hydrating Mask (40 gr)

review raiku hydrating mask indonesia

Harga: IDR 88.000
Klaim:
Mengandung vitamin C yang dikenal dapat membantu menangkal radikal bebas dan membantu wajah tampak lebih segar dan cerah. Collagen membuat kulit terasa lebih kenyal dan Hyaluronic Acid dapat membantu mengurangi tanda penuaan dini.

Kandungan:
Aqua, Cyclotetrasiloxane, Butylene Glycol, Cyclopentasiloxane, Methylpropanediol, Inositol, Triethanolamine, Acrylates/ C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Phenoxyethanol, Sodium Ascorbyl Phosphate, Imidazolidinyl Urea, Hydroxyethylcellulose, Dimethicone Crosspolymer, Aloe Barbadensis Leaf Juice, Benzotriazolyl Dodecyl p-Cresol, Dimethiconol, Chondrus Crispus Extract, Sodium Metabisulfite, Rosa Damascene Flower Oil, Collagen,Sodium Benxoate, Potassium Sorbate, Methylparaben, Citric Acid, Gluconoalactone, Sodium Hyaluronate.
May Contain: Cl 42090

Cara Pakai: 
Oleskan secara merata pada wajah yang telah dibersihkan. Tidak perlu dibilas. Gunakan masker 2 kali dalam seminggu untuk hasil yang maksimal

Review:

review raiku hydrating mask indonesia
Kalau melihat informasi produknya, masker ini bisa dikatakan masker yang bisa digunakan kapan saja, gak perlu dibilas. Sedikit mirip dengan sleeping mask, namun waktu pemakaian hydrating mask ini gak terbatas, terserah maunya kita. Tapi karena selama ini yang saya tau hanyalah sleeping mask, masker yang gak perlu dibilas dan bisa dibawa tidur, jadi saya memperlakukan Raiku Hydrating Mask ini layaknya memakai sleeping mask.
Sejujurnya, saya gak terlalu suka dengan sleeping mask karena teksturnya yang lengket dan bikin tidur jadi gak nyaman *maklum posisi tidur saya ganas*. Tapi, hydrating mask ini agak berbeda. Teksturnya gel berwarna biru yang ringan. Ada sensasi dingin saat diaplikasikan. Produk ini juga cepat menyerap, jadi bukan tipe masker yang hanya nempel di atas muka dan gak bisa menyerap. Produk ini seringan aloe vera gel, sama sekali gak meninggalkan sensasi lengket-lengket, tapi kulit tetap lembap. Hore!

KESIMPULAN

Ada beberapa poin yang ingin saya sampaikan mengenai Raiku Brightening Series ini. Pemakaian 2 minggu memberikan hasil di atas ekspektasi saya. Dari mulai Raiku Cleansing Cream, Raiku Brightening Series, sampai Raiku Hydrating Mask, semua bekerja dengan baik di kulit saya, terutama Brightening Seriesnya. Kalau kamu menyimak informasi yang dituliskan di setiap produk Raiku Brightening Series, ada 1 paragraf yang selalu ada di setiap produknya. Ya, tentang klaimnya! Kalau kalian lupa, saya akan kutip kembali ..

"Mengandung niacinamide dan Rice Extract yang dapat membantu meratakan warna kulit dan membuat warna kulit tampak lebih cerah. Safflower dapat membuat kulit tampak lebih bercahaya, dan AHA akan membantu mengangkat sel kulit mati dan melembutkan tekstur kulit."

Karena tiap produk Brightening Series ini memiliki kandungan utama yang sama, maka manfaatnya pun sama. Jadi waktu saya bikin review, saya mencoba menganalisa produk mana yang sangat berpengaruh di kulit saya. Tapi nyatanya sulit menemukan jawabannya. Saya rasa, hasil yang saya dapatkan ini karena pemakaian produk Raiku Brightening Series secara lengkap, sehingga hasil yang didapatkan pun optimal. Jadi, kalau kalian tanya saya "Saya ingin coba, rekomendasiin dong produk yang paling oke nya.." Maafkan saya gak bisa jawab, karena semuanya sebagus itu.

Rasanya kurang afdol kalau belum nulis positif dan negatifnya produk yang direview ya, jadi buat yang pemalasan, saya rangkum poin-poinnya :

+ Produk lokal, bangga produk lokal!
+ Terdaftar BPOM dan MUI
+ Paraben free
+ Hampir semua produk gak beraroma
+ Kulit lebih kenyal dan glowy
+ Jerawat kempes
+ Warna kulit lebih rata

- Kemasan morning cream dan night creamnya plek plekkan sama banget, kadang suka ketuker kalau gak teliti liatnya
- Botol pipet serumnya terlalu besar, sehingga saat dimasukkan kembali, kadang serumnya bleberan ke pinggir-pinggir botol
- Serum butuh waktu untuk menyerap

Jadi, Raiku Brightening Series ini sukses dengan klaimnya yang menyebutkan dapat membantu meratakan warna kulit dan membuat warna kulit tampak lebih cerah. Sukses juga membuat kulit saya lebih bercahaya dan melembutkan tekstur kulit, bahkan saya dapat bonus manfaat, yaitu jerawat saya menghilang! Padahal saya baru pakai produk ini selama 2 minggu.  Kalau kalian penasaran dengan produk ini, kalian bisa cek di websitenya RAIKUBEAUTY atau ke Instagramnya @raikubeauty , mereka juga sering ngadain promo loh, jangan sampai kelewat!
Continue reading REVIEW : Raiku Brightening Series, Skin Care Lokal tanpa Paraben

Saturday, 2 February 2019

, , , , , ,

REVIEW : The Ordinary Niacinamide 10% + Zinc 1%, Serum Untuk Kulit Acne Prone

Masih seputar skincare, kali ini saya ingin membahas brand yang beberapa waktu ini sedang naik daun, yaitu The Ordinary. Brand The Ordinary ini adalah brand skincare yang menurut saya paling gak neko-neko, to the point, gak banyak basa basi. Seperti yang pernah saya bilang, dalam memilih skincare yang tepat kita perlu jatuh cinta pada kandungannya, bukan label atau klaim yang mereka sampaikan. Nah, brand The Ordinary adalah salah satu brand yang "menjual" kandungan, bukan sekedar janji manis. Pada kemasannya, mereka secara gamblang menuliskan kandungan dari produknya.

The Ordinary Naicinamide 10% + Zinc 1%

Bagi saya, tentu ini membantu saya dalam memilih produk yang kemungkinan besar akan cocok di kulit saya. Tapi bagi orang-orang yang gak familiar terhadap kandungan-kandungan skincare mungkin agak bingung dan perlu banyak cari referensi untuk menentukan produk The Ordinary yang mana yang mereka perlukan. 

Dari sekian banyak produk The Ordinary, pilihan saya jatuh pada The Ordinary Niacinamide 10% + Zinc 1%. Selain karena saya mendapat review yang baik tentang produk ini dari sahabat saya (yang punya problematika kulit serupa dengan saya), sudah lama saya penasaran dengan kandungan Niacinamide,  jenis vitamin B3 yang katanya bagus untuk kulit yang berjerawat.

KEMASAN
 
The Ordinary Naicinamide 10% + Zinc 1%

Hampir semua produk The Ordinary dikemas dalam botol kaca dengan aplikator pipet. Botolnya sebenarnya tebal, tapi tetap harus hati-hati, karena saya pernah dapat cerita yang botolnya jatuh dan pecah. So, better safe than sorry.

KANDUNGAN

Kandungan / Ingridients The Ordinary Naicinamide 10% + Zinc 1%

Tentunya serum sebanyak 30 ml ini gak cuma berisi Niacinamide dan Zinc. Ada kandungan lain sebagai campurannya, yang juga dituliskan dalam kemasannya seperti ini. Aqua (water), Niacinamide, Pentylene Gylcol, Zinc PCA, Dimethyl Isosorbide, Tamarindus Indica Seed Gum, Xanthan Gum, Isoceteth-20. Ethoxydiglycol, Phenoxyethanol, Chlorphenesin. 
Plusnya lagi, produk ini fragrance free!

KLAIM

Manfaat The Ordinary Naicinamide 10% + Zinc 1%


Walaupun tulisannya kecil dan kurang mencolok, pada kemasannya juga dituliskan manfaat dari serum tersebut. Jadi buat yang awam sama kandungan-kandungan skincare, mungkin ini akan cukup membantu. Walaupun, seperti yang selalu saya bilang, jatuh cinta harus pada kandungannya ya.

Manfaat The Ordinary Naicinamide 10% + Zinc 1%

Jadi untuk The Ordinary Niacinamide 10% + Zinc 1% ini bermanfaat untuk mengontrol minyak dan mengecilkan pori-pori. Walaupun hanya 2 poin yang dituliskan, sebenarnya masih banyak manfaat-manfaat lain dari Niacinamide ini, misalnya mengatasi hiperpigmentasi pada kulit. Jadi kalau misalnya kulit wajah kalian lebih gelap dari leher karena terlalu sering terpapar sinar matahari, niacinamide ini dapat membantu meratakan warna kulitmu.

TEKSTUR
 
 Tekstur The Ordinary Naicinamide 10% + Zinc 1%

Teksturnya cairan bening. Agak sedikit kental, tapi cukup cepat menyerap. Teksturnya yang ringan membuat The Ordinary Niacinamide ini biasa saya gunakan sebagai skincare di layer pertama yang saya pakai setelah toner. Itu juga yang disarankan oleh pihak The Ordinary, bahwa serum ini lebih baik untuk dipakai di awal, sebelum pemakaian skincare yang berbentuk krim atau yang teksturnya lebih berat dari serum The Ordinary ini. Ada yang lucu dari tekstur The Ordinary Niacinamide ini. Serumnya jadi berwarna keputihan kalau tercampur dengan air. Jadi kalau dipakai saat kulit wajah belum benar-benar kering, rasanya seperti bedak yang kecampur air gitu, putih-putih dengan sedikit tekstur.
 
AROMA

Ada aroma yang sangat samar, yang gak bisa saya deskripsiin. Tapi gak perlu khawatir, aromanya yang gak menyengat gak akan bikin hidung kita gak nyaman kok.

HASIL PEMAKAIAN

Tulisan ini sudah saya revisi berkali-kali, mengikuti pemahaman saya tentang produk ini. Pada saat tulisan ini saya publish, tentu ini sudah kesimpulan akhir yang saya dapat setelah sekitar 2 bulan menggunakan produk ini. Satu hal yang saya amati, produk ini cukup awet, dalam 2 bulan hanya menghabiskan setengah botolnya.

Cara Pemakaian The Ordinary Naicinamide 10% + Zinc 1%

Saya selalu bilang kalau pertama kali menggunakan skincare baru, usahakan jangan tercampur dengan skincare baru yang lain. Alasannya adalah untuk mempermudah penilaianmu terhadap produk tersebut. Jadi tidak ada yang berbeda dengan rutinitas skincare saya selain menyelipkan The Ordinary Niacinamide ini sebelum memakai moisturizer. Tapi ada satu hal yang saya lupa, bahwa ada kandungan-kandungan yang tidak bisa tercampur dengan si Niacinamide, yaitu vitamin C. Saya juga lupa, kalau Farsali, si kesayangan saya, mengandung vitamin C. Makanya, minggu pertama pemakaian The Ordinary Niacinamide ini malah bikin kulit saya break out.

Setelah saya ingat kalau Farsali ini mengandung vitamin C, minggu-minggu setelahnya saya hanya menggunakan The Ordinary Niacinamide ini tanpa dilayer dengan apapun, kecuali  di pagi hari, yang tentunya saya layer dengan sunblock. Hasilnya? Saya takjub sih. Minyak di wajah lebih terkontrol, kulit wajah lebih kenyal dan lembut saat dipegang. Saya juga merasa produk ini mengembalikan warna kulit saya yang hiperpigmentasi karena sering panas-panasan. Kerennya lagi, The Ordinary Niacinamide ini bikin jerawat saya lebih terkontrol, hanya menyisakan 1 atau 2 jerawat, itupun jerawat PMS.  Sebenarnya Niacinamide juga dikatakan dapat mengecilkan pori-pori, tapi saya belum merasakannya. Saya gak protes sih, masalah pori-pori besar memang gak bisa cuma berharap dengan 1 produk skincare, apalagi hanya dalam waktu 2 bulan.

Jadi, review orang-orang yang bilang kalau The Ordinary Niacinamide ini bagus, terbukti benar, khususnya untuk orang-orang yang memiliki kulit cenderung mudah berjerawat. Tapi sekarang-sekarang, saya bikin jadwal untuk penggunaan Niacinamide ini. Alasannya? Karena saya juga masih ingin mendapatkan efek glowy dari Farsali, dan Niacinamide ini termasuk skincare yang gak bisa dipakai berbarengan dengan Farsali. Jadi, mau gak mau, harus mengalah dipakai terpisah.

KESIMPULAN

+ Mudah menyerap
+ Harga terjangkau
+ Mengontrol minyak di wajah
+ Dapat meratakan warna kulit wajah
+ Mengontrol jerawat dan beruntusan
+ Isinya banyak

- Gak bisa digabung dengan vitamin C
- Teksturnya berubah aneh kalau terkena air
- Sulit dicari, harus online

Harga : 130.000 untuk 30 ml
Nilai : 4/5
Rekomendasi : Ya, apalagi untuk kalian yang punya kulit acne prone.
Continue reading REVIEW : The Ordinary Niacinamide 10% + Zinc 1%, Serum Untuk Kulit Acne Prone